SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 138


__ADS_3

"Tante mana? " Tanya King


"Kayanya udah tidur deh soalnya setelah makan malam tadi dia ngantuk katanya" Jawab Nuna dan King hanya angguk-angguk saja


"Gimana makanannya! enak gak? " Tanya King dan Nuna mengangguk dengan semangat


"Semuanya enak walaupun aku jarang makanan khas Korea gini syukurnya di lidah ku pas aja" Ucap Nuna


"Coba rasain ini" Sodor King ingin menyuapi Nuna tapi dia malah mengambil sendok King lalu menyuapi nya sendiri


"Oh pedes tapi enak" Ucap Nuna sambil mengunyah


"Ih kalau ada suami ku pasti dia suka" Ucap Nuna lalu dia manyun sambil mengunyah


"Kamu udah telpon dia? " Tanya King


"Udah tapi Mommy gak angkat, ada apa yah King? " Tanya Nuna juga


"Mungkin Aunty lagi sibuk terus ponselnya ketinggalan" Jawab King


"Sibuk apa? masa dia tinggalin suami dan serena? " Tanya Nuna lagi


"King anterin aku yuk" Ajak Nuna


"Udah malam Nuna, coba kamu liat jam" Ujar King


"Jan berapa emang? " Tanya Nuna


"sebentar lagi jam 9 malam" Jawab King


"Masih aman King, ayok anterin" Ajak Nuna lagi


"Gak! " Tolak King


"Ih nyebelin" Ucap Nuna


"Jam besuk nya Cio sudah mau habis juga ngapain kita kesitu? " Tanya King


"King kamu lupa, kalau suamiku bisa di jenguk kapan aja, kan dia sudah di pindah ruangannya" Jawab Nuna


"Ayo king! diluar juga gak hujan salju kan udah musim semi" Ucap Nuna lagi


"Kamu siap-siap aja" Suruh King


"Aku udah siap" Ucap Nuna


"Kamu pergi pakai baju piama gini? " Tanya King


"Yah!" Jawab Nuna


"Jawab jujur King aku cantik kan? " Tanya Nuna lalu dia tersenyum di depan King membuat King terdiam melihat Nuna


"Kinggg" Panggil Nuna


"Cantik kan?"" Tanya Nuna lagi

__ADS_1


"Gak!" Jawab King lalu dia sambil geleng-geleng


King berdiri tidak mau menatap Nuna "Aku jelek? kalau gitu aku dandan dulu yah" Ucap Nuna ingin pergi ke kamarnya tapi tangannya langsung di tahan oleh King


"Kelamaan! kita pergi sekarang" Ucap King dan Nuna mengikuti King lalu pergi


Di perjalanan Nuna hanya diam sambil menatap jalan sedangkan King menyetir mobil


"Naa kamu yakin mau kerumah sakit? " Tanya King tapi Nuna diam


"Kita pulang aja gimana? " Ajak King lagi tapi Nuna masih diam


"Naaa aku ngajak kamu ngomong kenapa diam aja? " Ucap King lalu dia menatap Nuna karena dia memang tidak menatap Nuna sejak tadi dan King tersenyum melihat Nuna yang ternyata tertidur di mobilnya


"Astaga, aku ngomong dari tadi ternyata dia tidur" Ucap King lalu dia tergeleng


"Kita putar balik yah Nuna" Ucap King lalu diam putar arah kembali ke apartemen lagi


King sampai di apartemen dia pun tentu menggendong Nuna yang tertidur pulas


"Bisa-bisa dia tidur" Ucap King sambil mengangkat Nuna ke gendongan nya


Ketika King ingin masuk ke lift dia bertemu Lisa tapi dia seakan-akan tidak kenal sedangkan Lisa tentu menyapa King


"Ka King? " Ucap Lisa tapi King hanya mengangguk merespon Sapaan Lisa


"Pacar kaka? " Tanya Lisa pada King


"Bukan" Jawab King


"Terus? kaka sewa? " Ucap Lisa


"Maaf ka" Ucap Lisa


Lisa melirik Nuna yang ada di gendongan nya King"Jika dia bukan pacar ka King terus kenapa dia bisa sama ka King? atau dia yang istrinya Cio"Batin Lisa dan ketika dia ingin bertanya King sudah keluar dari lift membuatnya mengurungkan niatnya


"Masa istrinya Cio sedekat itu dengan ka King? malah ketiduran gitu? " Ucap Lisa yang masih memikirkan King dengan Nuna


"Atau dia mabuk yah dan dia sekamar dengan Ka King" Ucap Lisa dan dia menutup mulutnya dengan dugaan nya sendiri


"Gak bener ini" Ucap Lisa


Disisi Cio


Cio masih belum tidur sedangkan Mommy Intan membantu Serena yang sedang buang air kecil ke kamar mandi


"Chagii lagi apa? kok aku gak tenang dia sama King" Batin Cio


"Mommy sejak tadi sibuk aku pengen telpon dia pun susah" Batin Cio lagi


"Seharian ini gua merasa gak nyaman sebab ada Lisa, gua butuh Nuna bukan dia" Batin Cio lagi


Mommy intan keluar dengan Serena dan Cio hanya bisa melirik lewat ekor matanya


Dia mendudukkan Serena ke ranjangnya lalu membenarkan baju Serena padahal Serena bisa melakukan tapi Mommy Intan tetap menganggap putrinya masih sakit

__ADS_1


"Mom! " Panggil Cio dan Mommy Intan menoleh


"Iyah sayang? " Jawab Mommy Intan


"Aku mau telpon istriku boleh? " Tanya Cio dan Mommy Intan baru ingat jika dia sudah janji dengan Nuna akan menelpon nya lalu dia buru-buru mendekati tas nya, mencari ponselnya lalu menelpon Nuna tapi sayang tidak di angkat bahkan ponsel Nuna tidak aktif


"Sebanyak ini" Ucap Mommy Intan yang baru membuka ponselnya, dia terkejut melihat panggilan telpon lebih dari 10 kali dari Nuna


"Bagaimana Mom? " Tanya Cio lagi


"Gak di angkat sayang tapi Mommy minta maaf yah, Mommy baru buka ponsel dan ternyata Nuna telpon Mommy lebih 10 kali" Ucap Mommy Intan


"Pasti dia sudah tidur" Ucap Cio


"Kaka yakin ka Nuna halangan?" Tanya Serena yang masih belum percaya jika kaka ipar tidak hamil


"Iyah" Jawab Cio


"Masa Iyah sih ka? sikapnya semanja itu? " Ucap Serena lagi


"Serena kalau Kaka kamu belum hamil jangan di paksain" Ucap Mommy Intan


"Mom aku sering samperin ka Hellen ke rumah sakit tau, liat dia praktek juga, aku sempat ketemu cewe yang ngakunya halangan eh ternyata dia flek dan itu tanda jika kandung nya lemah loh Mom" Ucap Serena


"Flek itu cuma sedikit keluar nya" Ucap Mommy Intan


"Gak Mom yang aku temuin itu banyak" Ucap Serena yang bersih kekeh pada omongan nya


"Coba cek dulu ka Nuna nya" Suruh Serena


"Aku gak percaya kalau gak ada bukti" Ucap Serena yang mirip dengan Rio keras kepalanya


"Tapi kata Nuna dia pernah beli testpack kan? " Ucap Mommy Intan


"Iyah tapi dia gak tes urine Mom karena dia berasumsi halangan itu" Ucap Serena


"Ka Nuna makan banyak, sikapnya manja terus suka tidur" Ucap Serena lagi


"Ya kan ka Cio? " Tanya Serena meminta dukungan


"Benarkah chagiya hamil? " Batin Cio yang juga tak percaya


"Jika benar aku harus sembuh agar bisa menjadi suami siaga untuk dia dan anak ku" Batin Cio lagi


Disisi Nuna


King merebahkan Nuna di kasurnya dan hebatnya tidak terbangun sama sekali selama King gendong


King menyelimuti badan Nuna lalu dia berdiri menatap Nuna yang sedang tertidur pulas


"Dia istri sepupu mu King" Tegur Tiara Aiden yang muncul tiba-tiba tapi King hanya bersikap biasa


"Ngomong sama dia nyambung tiara makanya bisa nyaman kalau sama dia" Ucap King


"Aku gak akan ambil dia tapi aku bakal jagain dia Tiara" Ucap King

__ADS_1


"Dia punya suami ngapain kamu jagain dia? " Tanya Tiara Aiden


"Lebih baik sekarang kamu ke unit kamu ketimbang harus memandang ya jelas gak akan pernah kamu miliki" Suruh Tiara Aiden dan King mengangguk lalu pergi


__ADS_2