SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 112


__ADS_3

Setelah makan Nuna mengajak mereka ke belakang mansion dimana ada taman kecil untuk mengobrol santai


Mereka celingak-celinguk melihat sekitar membuat Nuna geleng kepala melihatnya


"Kalian liatin apa? " Tanya Nuna


"Di mana letak sempit nya sih rumah kamu Nuna? beneran luas banget" Jawab Syifa


"Mansion mertua ku lebih besar dari ini" Ucap Nuna membuat mereka terbelalak


"Lebih besar? " Tanya Wati dan Nuna hanya mengangguk


"Berapa hektare tanahnya? sampai bisa bikin gini" Tanya Pritta


"Kurang tahu" Jawab Nuna


Syifa mulai menatap Nuna dan dia baru sadar jika wajah Nuna pucat lalu dia mendekati Nuna


"Kamu sakit? " Tanya Syifa pada Nuna


"Enggak kok, cuma aku lagi menstruasi" Jawab Nuna


Pritta langsung membuka tas nya mencari sesuatu lalu memberikan jamu botol yang dia siapkan karena Nuna yang meminta nya tadi


"Maaf yah aku lupa" Ucap Pritta lalu menyerahkan nya pada Nuna


Nuna mengambilnya lalu langsung meminumnya agar jamu nya beraksi nantinya


"Suami kamu kemana? kuliah" Tanya Wati


"Dia kekantor setelah nya baru kuliah" Jawab Nuna


"Kalian pulang sore aja yah! soalnya aku mau minta temenin ke butik Mommy ku" Suruh Nuna


"Oke deh" Jawab Mereka


"Guys boleh tanya? "Ujar Nuna


" Silahkan"Jawab mereka


"Aku udah gak tau mau ngomong ke siapa kecuali ke kalian" Ucap Nuna

__ADS_1


"Emangnya apa?" Tanya Wati


"Aku takut banget kalau suami ku akan menyelingkuhi aku karena mantan orang dia suka kembali ganggu dia" Ujar Nuna bahkan sambil menunduk dengan meremas tangannya


Mereka bertiga buru-buru merapatkan dirinya mendekati Nuna yang memang paham dengan sifat Nuna pasti sebentar lagi dia akan menangis


"Memangnya Qio bisa selingkuh Nuna? dia sayang banget kan kekamu" Ucap Syifa lalu Wati memukul tangan Syifa karena salah menyebutkan nama Cio


"Aku tahu, tapi rasa nya aku marah dan kesal karena aku liat ponsel dia, terus aku nemuin chat cewe itu" Ucap Nuna lalu mengangkat kepalanya dan benar saja matanya berkaca-kaca


"Naaa kamu harus percaya dengan suami kamu, kayanya gak mungkin deh dia bakal selingkuhin kamu karena kamu pernah bilang kalau kamu di culik dia yang jemput kamu" Ucap Pritta


"Aku takut, kalau kecemasan ku beneran terjadi" Ucap Nuna


"Dia punya segalanya bahkan dia buang aku pun pasti dia akan menemukan lebih dari aku kan" Sambung Nuna lagi


"satu bisa pergi tapi sekalipun yang datang 1000 atau lebih jika bukan kamu yang dia cintai gak akan pernah bisa mengantikan kamu" Ucap Pritta


"Aku takut Pritta" Ucap Nuna lalu memeluk Nuna


"Apa Qio respon dia Nuna? " Tanya Syifa yang lagi-lagi salah menyebut nama Cio tapi Nuna menggeleng


"Apa yang kamu takutkan Naa? Cio sudah memilih kamu dan pasti dia bakal selalu sama kamu gak mungkin sama yang lain" Ucap Wati


"Tapi liat chat dia bahkan dia gak ngomong apa-apa ke aku rasanya sakit banget, Aku sangat takut dia pergi dari aku" Sambung Nuna lalu dia menangis sesegukan di depan teman-temannya


Mereka memeluk Nuna untuk menenangkan Nuna tentunya


"Aku memang belum kenal sama suami kamu Nuna, tapi tatapan dia ke kamu itu sangat dalam bahkan aku sebagai wanita aja iri melihat tatapan suami kamu ke kamu" Ujar Pritta


"Hikkk Hikkk Hkk"Tangis Nuna sesegukan lalu mereka melepaskan pelukannya


"Mood kamu lagi down Nuna makanya kayagini, jangan terlalu overthinking yah, percaya aja sama suami kamu yah" Suruh Syifa


"Dia orang terpandang pasti kalau dia macam-macam pasti dia bakal pikir 2 kali" Sambung Wati


Ponsel Nuna berdering yang menelpon adalah suaminya tapi Nuna tidak menghiraukan nya bahkan mematikannya


"Naaa lebih baik ngomongin aja dulu, jangan ada ke egoisan nanti bisa fatal" Tegur Pritta


"Ngomong lewat telpon? apa yang bakal kami dapat" Tanya Nuna

__ADS_1


"Naaa kalau boleh aku tanya emangnya suami kamu pernah selingkuh dari kamu? " Tanya Pritta


"Bukannya kamu dulu yang terang-terangan selingkuh kan di depan mata dia kata kamu" Sambung Pritta


"Dia belum bisa di sebut salah karena cuma kamu yang berlebihan berpikir buruk ke dia, karena kamu pernah berbuat seperti itu ke dia tapi malah kamu gak terima jika ada kata pembalasan" Tambah Pritta berusaha menyadarkan Nuna


"Aku tau kamu pasti cemburu kan? karena kamu sudah mencintai Cio tapi apa pantas dia dapat perlakuan kaya gini dari kamu? dulu pas dia anterin kamu kerumah nya Jordi apa yang dia lakukan? " Tanya Pritta dan Nuna diam menatap Pritta dengan mata penuh air mata


"Kamu sudah memiliki suami yang hampir sempurna Nuna, jangan gara-gara cinta buta kamu, kamu malah bertindak yang bisa menyesali kamu nanti" Ujar Syifa yang ikut menasehati Nuna


Nuna diam saja mendengar kan semua masukkan dari teman-temannya


Disisi Cio


Cio baru saja menyelesaikan meeting lagi hari ini dan tentu dengan bantuan King lagi


Cio hari ini puas dengan meeting yang dia jalan kan karena semuanya memang membuatnya terkesan


Cio menghempaskan tubuh ke kursi kebesaran karena kepalanya masih memikirkan Nuna sejak awal masuk meeting tapi dia harus tetap profesional


Cio menunduk sambil memijat pangkal hidungnya


"Lu kenapa? bukannya meeting hari ini memuaskan" Tanya King yang belum tau dengan Cio


Cio menatap King dia hanya menggeleng lalu membuka ponselnya dia hanya menghela nafas berat karena semua pesannya memang sudah terkirim tapi tidak satupun yang di respon Nuna


"Cio sedang punya masalah dengan istrinya, lebih baik kamu kasih dia masukan, suruh dia buat kejutan ke istrinya" Suruh Tiara Aiden di telinga King


King menoleh kesamping dan dia tersenyum melihat sosok wanita yang selalu bersama sejak lama


"Lu lagi punya masalah dengan Nuna? " Tanya King dan Cio hanya diam tidak menjawab King


"Cewe itu kalau lagi marah kayanya bujukan sederhana aja kok" Sambung King lagi


"Apa? " Tanya Cio lalu meletakkan ponselnya ke sampingnya


"Buat kejutan aja ke dia, emangnya lu gak pernah liat Orang tua romantis? bukannya Om Rio sangat romantis orangnya" Jawab King


"Gua juga gak mau ikut campur dalam bidang emang gua belum ngerti tapi setidaknya lu harus peka sebagai cowo" Sambung King


"Yang dikatakan King benar, gua belum pernah kasih hadiah yang berarti ke Nuna" Batin Cio

__ADS_1


"Cari apa yang di sukai Nuna dan kasih itu ke dia" Suruh King dan Cio hanya diam sambil menatap lurus kedepan


__ADS_2