SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 180


__ADS_3

Cio sampai ke titik di mana ponsel Nuna tapi tempat itu jalan yang sepi bahkan hampir tidak ada yang melewati jalan itu


Cio turun dari mobil untuk mencari Nuna "Chagiii" Teriak Cio


Cio tepat berdiri di mana titik ponselnya Nuna ternyata dia telah menginjak ponsel Nuna


Cio mengambil ponsel itu tapi dia tidak menemukan Nuna sama sekali


Cio terdiam bahkan terduduk di tempat dimana dia menemukan Ponsel Nuna


"Kamu kemana Chagii" Ujar Cio bahkan nada suara gemetar


Cio berdiri dan langsung ke dalam mobilnya untuk mencari Nuna


Disisi King


King yang tahu Nuna hilang juga ikut mencari tanpa sepengetahuan Cio dan lainnya


King bahkan melajukan mobil dengan kecepatan tinggi sebab dia tahu tempat yang akan dia tuju


Tapi mobil King tiba-tiba mati membuat nya langsung mengatakan kata-kata kasar sebab mobil nya


King ingin keluar tapi mobilnya tapi dia tidak bisa keluar sebab pintu terkunci


"Hentikan King" Tegur Tiara yang duduk di samping nya


"Ini semua pasti ulah kamu kan? cepat hidupkan mobil ku Tiara! aku harus membawa Nuna pulang" Ujar King meninggi


"Apa pasti kamu menjemput istri orang lain? " Tanya Tiara


"Aku gak perduli itu yang ku pikirkan adalah Nuna sekarang" Jawab King


"Dasar keras kepala" Ucap Tiara


"Jika kamu lakukan itu sama saja kamu membuat keributan di keluarga kamu sendiri" Ujar Tiara lagi


"Nuna istri sepupu kamu King, apa kamu memikirkan itu? "Tanya Tiara


" Jadi maksud kamu apa tiara? "Tanya King


" Kamu beritahu Cio dan ajak dia buat cari Nuna sama-sama"Jawab Tiara

__ADS_1


"Dia itu gak becus jadi suami, bagaimana bisa Nuna dia biarkan pergi begitu saja bahkan dengan penjagaan yang kurang" Ucap King


"Lakukan saja apa kata ku King" Ucap Tiara


"Bodoh kalau kamu tidak melakukan itu" Sambung Tiara dan King terdiam, lalu tiara menghilang dan mobil King menyala lagi


"Orang tidak becus seperti Cio bagaimana bisa di percaya" Ucap King dan dia melajukan mobilnya


Disisi Cio


Cio sampai di mansion nya Tuan Figo entah kenapa perasaan mengatakan jika Nuna ada di sana


Cio bahkan menabrakan mobilnya ke pagar mansion Tuan Figo tapi malah mobil nya yang penyok tapi Cio tak berputus asa malah dia tetap menabrakkan mobilnya sampai pagar itu terbuka Cio langsung keluar sambil mengacungkan pistol


"Mana istriku" Teriak Cio tapi bodyguard Tuan Figo langsung mengepung Cio


Cio tanpa basa-basi melepas kan tembakkan ke mereka yang menghalangi jalannya


Cio membunuh semua bodyguard yang menghalangi nya hanya dengan pistol kesayangan nya


Cio berlari masuk kedalam mansion dan ketika dia masuk kedalam, langkahnya terhenti sebab ada seseorang yang menusuk perutnya dengan pisau


Dia adalah Tuan Figo sendiri yang memang sudah menghadang Cio di depan pintu


"Jangan harap kamu bisa bertemu dengan putriku bahkan saya akan menggugurkan anak yang dia kandung sebab dia tidak boleh melahirkan anak dari kamu" Ucap Tuan Figo dan melepas kan Cio tapi pisaunya masih tertacap di perut Cio


Cio mencabutnya piasu itu, dia berusaha bertahan dengan berdiri kokoh untuk menjaga kesadaran nya


"Jika anda lakukan itu pada calon putri ku, aku bersumpah akan membunuh kamu Tuan Figo? " Teriak Cio


"Membunuh ku? bahkan sekarang kamu yang bisa mati disini" Jawab Tuan Figo santai


"Sangat mudah memancing tikus masuk kedalam sini" Ucap Tuan Figo


Wajah Cio memucat akibat kehilangan banyak darah tapi tetap menahan rasa sakit nya


"Apa anda tega Tuan Figo? membunuh cucu anda sendiri? dia tidak tau apa-apa bahkan dia belum lahir di dunia ini" Ucap Cio melemah


"Angkat kepala mu lagi Cio! mana ke angkuhan yang sering kamu perlihatkan ke saya" Tanya Tuan Figo


"Aku berbicara sebagai sesama Ayah, apa anda tega membunuh bayi yang di kandung anak anda sendiri? " Tanya Cio

__ADS_1


"Saya tidak perduli sebab bagaimana pun Nuna tidak boleh melahirkan bayi sial itu bahkan Nuna sudah tidak ada disini" Ucap Tuan Figo


"Anda yang sialan! bukan putriku dan dimana istriku" Tanya Cio


Tapi Tuan Figo hanya tertawa puas melihat keadaan Cio dan mengambil derejen yang berisi minyak tanah yang memang sudah di siapkan


Dia mendekati Cio dan langsung menumpahkannya kekepala Cio sampai habis, Tubuh Cio basah kuyup karena minyak tanah tadi


"Kamu akan mati" Ucap Tuan Figo yang mulai mengeluarkan korek api dari kantong baju nya


Dia tertawa puas sambil menyalakan korek api itu dan Cio langsung terjatuh ke lantai sebab kesadaran nya sudah mulai menghilang


Tuan Figo melemparkan korek api itu ke tubuh Cio dan apinya dengan cepat menyala tapi Cio hanya bisa berteriak merasakan panas dari api itu


Disisi Serena


Serena sedang ada di kamarnya, awalnya dia ingin ikut Daddy nya untuk mencari Nuna tapi dilarang dan dia hanya diam di kamar


"Kok dada ku jadi sesak bahkan aku mau menangis rasanya" Ujar Serena sambil memegangi dada nya


"Apa yang terjadi pada ku? " Tanya Serena pada dirinya sendiri


Mata Serena mengeluarkan air matanya entah kenapa sebabnya lalu dia melap air matanya, menatap air mata yang jatuh membasahi pipi nya


"Ka Nuna hilang, apa ada hubungan nya dengan ka Nuna" Ujar Serena


Serena pun jadi menagis di kamar sebab perasaan nya tak karuan membuat nya menangis


"Ka Nuna yang hilang tapi aku malah memikirkan ka Cio, apa Ka cio kenapa-napa" Ucap Serena dengan matanya yang terus mengeluarkan air mata


"Aku mohon jika perasaan yang ku rasa sekarang mengenai ka Cio, aku mohon Tuhan tolong dia aku gak mau dia kenapa-napa" Ucap Serena sambil menangkup tangannya


Serena keluar kamar menuju kamar Mommy nya dan dia melihat Mommy nya sedang menangis juga


"Mommy! " Ujar Serena dan langsung memeluk Mommy yang sedang duduk di depan cermin rias


"Mommy kenapa nangis? " Tanya Serena


"Mommy gak tau kenapa Mommy bisa nangis? tapi rasanya sakit banget Dada Mommy" Jawabnya


"Sama seperti aku" Ujar Serena pelan lalu memeluk Mommy nya dengan erat

__ADS_1


"Apa ka Cio kenapa-napa? " Batin Serena


__ADS_2