SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 53


__ADS_3

7 Jam berlalu


Nuna dan Cio sampai di negara mereka


Cio dan Nuna langsung menuju pulang ke mansion mereka tapi disini hari sudah sangat malam, Nuna sangat kelelahan jadinya di tertidur, Cio menemani Nuna di kursi belakang dia minta jemput oleh anak buahnya sedangkan King juga sudah pulang


45 menit perjalanan dia sampai di Mansion nya, Cio menggendong Nuna membawanya ke masuk kedalam kamar


Ketika sampai Cio merebahkan Nuna di ranjang King size nya tapi Nuna membuka matanya sambil menarik baju Cio


"Ayo istirahat Berci! " Ajak Nuna membuat Cio tersenyum melihat tingkah agresif istrinya


"Aku mau bersih-bersih dulu yah" Ijin Cio pada Nuna tapi dia menggeleng kan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya


"Kamu udah bersih dan wangi ngapain bersih-bersih lagi? " Tanya Nuna


"Gak mau! kamu disini aja" Rengek Nuna lalu mengalungkan tanganya di leher Cio bahkan menariknya membuatnya terjatuh di dada nya Nuna


Cio mengalahkan lalu menggeser Nuna agar di bisa tidur disamping nya Nuna


Nuna memasukkan tubuhnya kedalam pelukannya Cio tapi Cio keheranan dengan sikap Nuna


"Elus belakang ku Berci" Suruh Nuna dan Cio menurutinya


"Apakah benar yang dipelukan ku ini Nuna? " Tanya Berci


"Nuna sudah tidak ada yang ada hanya Chagiyaaaa " Jawab Nuna membuat Cio tersenyum


"Aku seperti ini agar aku bisa membiasakan dirinya Berci! aku mau manja ke kamu, merengek nya cuma sama kamu" Sambung Nuna


"Aku mau jadiin diri aku tempat kamu pulang dan juga sebaliknya" Ujar Nuna lagi


"Makanya kamu kaya gini? " Tanya Cio dan Nuna menganggukkan kepalanya


"Berci jangan mengumpat ku dihati kamu yah aku bisa dengar" Ucap Nuna


"Maksudnya? kamu bisa baca pikiran orang lain? " Tanya Cio tapi Nuna hanya diam sambil memejamkan matanya


Nuna membuka matanya lagi lalu mencium bibir Cio sekilas lalu dia memejamkan matanya lagi sedangkan Cio terbeku karena ulahnya


Tidak lama kemudian mereka berdua malah tertidur pulas tanpa hitungan menit


Hari berganti pagi


Nuna membuka matanya ingin bangun tapi dia melihat Cio yang masih tertidur sambil memeluknya


Nuna ingin lepas dari pelukannya Cio tapi tidak bisa


"Chagiiii mau sunnnn" Rengek Cio dengan manja lalu matanya terbuka sebelah sambil tersenyum


"Sunnn Chagiiii" Rengek Cio lalu Nuna mencium bibir Cio membuatnya tersenyum bahagia


"Kamu sudah bangun? " Tanya Nuna dia membuka matanya dengan sempurna lalu menganggukkan kepalanya


"Sejak tadi, biar kamu liatin muka aku pas tidur imut kan" Ujar Cio membuat Nuna memukul pelan wajah Cio sambil tertawa

__ADS_1


"Benarkan? " Tanya Cio


"Mommy bilang aja wajahku pas tidur sangat imut" Ujar Cio


"Tapi kamu tadi gak tidur tapi pura-pura tidur jadinya muka kamu pura-pura imut kan" Ucap Nuna


"Kenapa sih tinggal bilang Iyah aja" Ucap Cio lalu dia memanyunkan bibirnya


Nuna terkekeh melihat Cio lalu dia mencubit pipi suaminya dengan gemas


Cio bertingkah seperti anak kecil karena menggelengkan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya


"Cuma Mommy yang bilang aku Imut kamu gak" Celoteh Cio


"Kamu gak imut Berci" Ujar Nuna


"Kan! " Ucap Cio dengan wajah kesalnya


"Kamu itu lebih ke gemesin " Sambung Nuna lalu Cio tersenyum sambil memeluk gemas Nuna


"Auuuuu" Ringis Nuna karena Cio memeluk terlalu kuat mengenai luka Nuna


"Sakit Chagiiii? " Tanya Cio panik


"Gak! Gak! cuma nyeri aja" Jawab Nuna


"Punya suami yang love langunge nya sentuhan gini" Ujar Nuna


"Emang gak suka yah? " Tanya Cio dengan nada manja


Cio membalik tubuh Nuna dan sekarang dia ada diatasnya Nuna, mereka saling tatap


"Ma-mau ngapain? " Tanya Nuna tergagap-gagap


"Main kuda-kuda yuk? " Ajak Cio


"Pasti paham kan? " Tanya Cio dengan senyum nakalnya


Nuna terdiam menatap mata Cio yang memang sangat menginginkan nya


Cio sudah ingin mencium Nuna tapi ternyata kamarnya Cio ada yang mengetuk


"Siapa? " Tanya Nuna


"Biarin aja" Ujar Cio dan kembali ingin menyerang Nuna tapi pintunya kembali di ketuk bahkan lebih kencang dari tadi


"Bukain aja dulu" Suruh Nuna lalu Cio turun dari ranjang lalu membuka pintu


Ternyata itu adalah Serena dia lompat memeluk Cio karena senang kakanya sudah pulang dari luar negeri


"Akhirnya kaka pulang" Ucap Serena sambil memeluk dengan erat Cio


Serena melepaskan pelukannya dia melihat wajah dongkol kakanya membuatnya mengerucut alisnya


"Kenapa datang sepagi ini sih Serena? " Tanya Cio

__ADS_1


"Aku kangen kaka! makanya aku datang sekalian mau berangkat kampus juga" Jawab Serena


"Andai kamu gak sayang kaka pasti sudah... " Ucap Cio sengaja dipotong


"Numpang makan ya ka" Ucap Serena


"Iyah! makan aja, kaka mau masuk lagi" Ujar Cio tapi Nuna tidak membiarkan itu dia malah menarik tangan Cio ikut dengannya keruang makan


Nuna ditinggal oleh Cio hanya geleng-geleng kepala karena dia sudah mulai tau sikap Serena


"Andai Serena gak datang aku bakal gak bersegel lagi" Ucap Nuna merasa lega


Nuna ingin duduk untuk kekamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya.


Disisi Cio


Serena sarapan di temani Cio tapi mata Cio sesekali menatap kamarnya


"Kaka gak sarapan? " Tanya Serena


"Tunggu istriku" Jawab Cio


"Oh iyah aku lupa kalau ada ka Nuna! mana dia ka" Ujar Serena


"Dia di kamar, gara-gara kamu tarik kaka kesini! makanya kaka tinggalin dia" Ucap Cio


"Paling juga tidur lagi" Ucap Serena


"Ceritain dong kaka disana ngapain aja? " Tanya Serena


"Kamu kuliah sampai jam berapa? " Tanya Cio


"Sampai siang aja sih, kenapa? " Tanya Serena


"Tolong kamu temenin Istriku yah keadaan dia kurang baik, soalnya aku ada urusan dengan King nantinya" Jawab Cio tanpa mengakatakan jika Nuna kena tembak


"Boleh aja sih, asal dianya gak nyebelin kaya dulu" Ujar Serena lalu meminum susu coklatnya


"Dia gak kaya dulu kok! " Ucap Cio


"Lega dengarnya! nanti aku ajak ka Hellen dan ka Dania deh soalnya mereka juga gak ada aktivitas juga, nanti aku suruh ka Hellen periksa dia juga" Ucap Serena


"Ka Nuna diculik sama siapa? " Tanya Serena


"Teman sekolahnya dulu, gak usah bahas dia lah, kaka males" Ucap Cio


"Oh ya ka! masa cuti kaka tinggal besok aja loh! soalnya Daddy minta nya cuma 10 hari" Ucap Serena


"Cuma 10 hari? " Tanya Cio lalu dia memutar bola matanya


"Kenapa cuma 10 hari? " Tanya Cio


"Kaka belum honeymoon Serena" Ucap Cio dengan frustasi


"Dikamarkan bisa?" Ucap Serena lalu menaik turunkan alisnya

__ADS_1


"Jangan lupa keponakan cewenya ya ka" Pesan Serena tapi Cio tidak menjawabnya


__ADS_2