SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 141


__ADS_3

Di sisi Lisa


Lisa sedang di Unit apartemen yang memang sama dengan apartemen Nuna dan King


"Itu istri nya Cio? cantik sih tapi kok bisa yah nikah? apa dia jebak Cio?" Ucap Lisa lalu dia meneguk minuman kalengan dingin nya


"Lagi hamil yah? emang kapan nikahnya" Ucap Lisa lagi


"Ngeri juga yah Cio main nya, padahal gak pernah macam-macam eh tiba-tiba hamil aja tuh istrinya" Ucap Lisa lagi


Disisi Nuna


Cio tidak mau melepaskan Nuna bahkan dia terus menggegam tangan Nuna sejak tadi


"Aku bakal punya anak cewe" Ucap Cio sejak tadi dia menyebut itu


"Memangnya yakin punya anak cewe? cewe itu lebih susah ketimbang punya anak cowo" Ujar Mommy Intan


"Susah kenapa? " Tanya Cio


"Tanya Daddy kamu" Suruh Mommy Intan


"Cio kamu besar bersamaan dengan Serena pasti kamu tau bagaimana membesarkan seoarang wanita kan? " Ujar Daddy Rio


"Tapi di keluarga kita yang paling nakal pas remaja itu masih Ka Riel sih" Ucap Rio lalu dia tertawa kecil mengingat kelakukan kaka sepupunya


"Gak perduli aku bakal tetap punya anak cewe" Jawab Cio


"Misalnya anak nya cowo gimana? " Tanya Nuna yang was-was takut Cio akan kecewa nantinya


"Memangnya kenapa? dia tetap anak ku kan" Jawab Cio


"Mulut kaka udah sembuh? kok ngomong nya lancar banget? " Tanya Serena


"Jelas" Jawab Cio


Disisi King


King sedang di sisi jalan menikmati jalannya Korea yang padat penjalan kaki


"Kenapa gua pergi? seharusnya gua kasih selamat tadi ke Nuna" Ucap King


Lagi-lagi Tiara muncul di samping di King mengikuti nya berjalan


"Nuna hamil dan kamu cemburu yah? " Ejek Tiara Aiden pada King


"Cemburu apa sih? aku mau jalan nya bosan di rumah sakit terus" Jawab King asal


"Jawaban apa itu King" Ucap Tiara Aiden


"Makin susah kan sekarang? di suruh cari jodoh malah suka istri orang" Ucap Tiara Aiden


"Bawel! " Jawab King

__ADS_1


"Apa harus anak Nuna lahir terus kamu nikahin? " Tanya Tiara Aiden


"Coba sekarang kamu itu jangan cuma bisa kasih nasehat tapi kasih jalan aku buat ketemu jodoh" Ucap King


"Jodoh itu di jemput sendiri masa mintanya sama setan" Ucap Tiara Aiden


"Aku mau sendiri Tiara" Ucap King


"Kamu usir aku? ini baru pertama kalinya kamu usir aku" Ucap Tiara Aiden tak percaya


"Kalau kamu bawel lebih baik pergi aja kan" Ucap King tapi Tiara tidak pergi malah dia tetap disana


"Jika kamu mengusir aku seperti ini pasti kamu sedang kacau kan King? sedalam itu kamu suka sama Nuna? gak hitungan hari loh kamu kenal dia" Ucap Tiara


"Mungkin karena kami punya kelebihan yang sama" Jawab King


"Kamu dan Nuna itu sama seperti aku dan Kamu, gak akan bisa bersatu tapi bedanya Nuna itu kamu bisa sentuh dia dan dia hidup" Ucap Tiara Aiden


"Yah layaknya Bulan dan matahari gak akan bersatu" Ucap Tiara Aiden


"Tapi ada gerhana matahari yang bisa satuin bulan dan matahari" Jawab King


"Jadi kamu mau rebut Nuna dari Cio? Apa seorang King sudah menjadi brengsek hanya karena mencintai istri sepupunya sendiri" Tanya Tiara Aiden dengan pedas


"Brengsek itu masukin burung ke semua lubang" Jawab King


"Tapi gak lah Tiara, aku gak akan lanjutin perasaan terlarang ini sebab tali persaudaraan ku lebih penting" Ucap King


"Iyah" Jawab King


Disisi Nuna lagi


Cio kembali di periksa oleh dokter sedangkan Nuna ingin menunggu di luar saja dengan Mommy Intan


Mommy Intan juga dari tadi mengelus perut Nuna sedangkan Nuna hanya diam


"Entah bagaimana Mommy mengungkapkan rasa senang Mommy karena kamu akan sudah mewujudkan keinginan Mommy dan Daddy" Ucap Mommy Intan


"Tapi Nuna juga bersalah Mom sebab Nuna gak tau kalau aku hamil jadinya kandungan ku sampai lemah" Ucap Nuna


"Gak papa sayang, ketidak tahuan kamu kan gak di sengaja misalnya kamu sengaja pantas aja kamu merasa bersalah" Ucap Mommy Intan


"Mom aku boleh ke apartemen ku sebentar gak? Mamah ku juga pantas tau kehamilan ku" Ucap Nuna


"Boleh sayang tapi harus di temenin King yah" Ucap Mommy Intan dan Nuna mengangguk


"Tapi King dari tadi hilang loh" Ucap Nuna


"Nanti juga dia kesini lagi" Ucap Mommy Intan lalu Nuna menatap lorong dan di sana ada King yang sedang berjalan mendekati nya


Nuna langsung tersenyum melihat King sebab dia bisa pergi ke apartemen nya


"Kingg" Panggil Nuna bahkan dia langsung berdiri

__ADS_1


"Iyah Nuna" Jawab King lembut


"Darimana? kamu belum ucapin selamat atas kehamilan mana langsung pergi tadi" Ucap Nuna


"Butuh bantuan? " Tanya King tidak menjawab pertanyaan Nuna


"Aku mau ketemu Mamah kamu bisa anterin aku ke apartemen kan" Tanya Nuna


"Tante Figo pergi ke rumah sakit yang ada di seol dan itu jauh dari sini" Ucap King


"Hah? ngapain dia kerumah sakit siapa yang sakit? " Tanya Nuna panik


"Pak tua itu, mungkin paktor umur makanya masuk rumah sakit" Jawab King


"Yahhh, aku mau kasih tau dia kalau aku hamil" Ucap Nuna dengan senang


"Aku telpon aja kali yah" Ucap Nuna


"Aku bisa aja anter kamu Naa tapi kamu nanti pasti ke capean" Ucap King


"Aku juga takut nanti salah paham lagi kalau kita pergi berdua aja" Sambung King


"Kamu betul, yaudah deh nanti aja aku kabarin nya" Ucap Nuna


"King kamu jangan kemana-mana yah selama Cio masih di rawat kamu bisa jagain Nuna" Ucap Mommy Intan


"Aku bisa kok Ty asal aku nanti gak punya pacar aja bebas! " Jawab King


"King" Ucap Nuna dan King mengangkat alis


"Kenapa? " Jawab King


"Kamu punya perut sixpack gak? " Tanya Nuna


"Memangnya kenapa? " Jawab King


"Punya gak? " Tanya Nuna lagi


"Punya" Jawab King bahkan dia langsung membuka bajunya memperlihatkan perutnya


"Woahhh" Kagum Nuna padahal suaminya juga memiliki perut yang sama dengan King


"Boleh pegang? " Tanya Nuna dengan polosnya dan King buru-buru menutup baju nya lagi


"Ngapain? "Ujar King terkejut tapi Mommy Intan hanya tertawa dengan tingkah Nuna


" Aku gak tau kenapa yah, sejak kemarin itu suka banget dekat-dekat sama kamu King, bukannya aku suka tapi kaya suka dekat sama kamu sampai bau parfum kamu aku suka"Ucap Nuna


"Kalau Cio pasti dia bakal marah besar" Ucap Mommy Intan tapi dia tertawa


"Gak tau Mom, tapi emang gitu yang aku rasain kalau sama suamiku juga" Ucap Nuna


"

__ADS_1


__ADS_2