Tentang Sebuah Rasa

Tentang Sebuah Rasa
-


__ADS_3

*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم*


*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*


Dengan segala kerendahan dan keikhlasan hati, ijinkan kami sekeluarga menghaturkan *Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442H / 2021 M*


تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ,


كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ وَالفَاءِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ.


*Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami*


Terirng Doa semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, umur panjang yang barokah dan selalu mendapat hidayahNya.


Aamiin aamiin aamiin Yarobbal Alamin


Mohon maaf jika selama ini Lhu-Lhu ada salah kata yang mungkin menyinggung hati para pembaca sekalian... :")


*وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*


( Lhu-Lhu & keluarga )


...****************...


Sudah seminggu lamanya Wardah di rumah. Ia mencoba izin pada Bunda untuk berangkat, tapi masih belum diizinkan. Alhamdulillah kini ia sudah lega. Ia sudah minta maaf dan sudah baikan dengan Anisa.

__ADS_1


Ting!


Bunyi notif dari gawainya.


"Besok aku sama Mas Faridz mau main,"


Ternyata dari Anisa. Wardah segera berseluncur ke pakarnya makanan. Mbah You*ube. Mencari menu makanan untuk menyambut dua orang istimewa itu.


Setelah menentukan menu baru yang spesial, Wardah segera bersiap. Di pakainya jilbab, tak lupa memasukkan dompet mungilnya dalam tas slempang dan cuuss! Keluar kamar.


"Mau kemana dek?" Tanya Kak Yusuf yang ada di ruang tamu bersama temannya. Sepertinya sedang membicarakan perihal pekerjaan dengan temannya itu.


"Mau ke supermarket bentar Kak," Jawab Wardah.


"Mau saya antar Dek?" Tanya teman Kak Yusuf.


"Hehehe, sory bos, jiwa kebuayaan ku meronta-ronta lihat cewek cantik! Kidding..." Jawab temannya. Sepertinya Kak Yusuf cukup ditakuti juga.


"Assalamu'alaikum," Pamit Wardah.


"Wa'alaikumussalam, cantik juga adek lo..." Celetuk teman Kak Yusuf.


"Berani macam-macam lo berhadapan langsung sama gua!" Ancam Kak Yusuf.


"Tenang... Sabar... Gua cuma ngomong aja kok. Sensi banget," Jawab teman Kak Yusuf.

__ADS_1


Wardah memesan taksi online untuk pergi ke supermarket. Sepertinya ia harus menunggu lebih lama kali ini. Harus ekstra sabar. Wardah menunggu dengan duduk di sebuah pendopo di samping gerbang rumah. Rumah Kak Yusuf memang tak memiliki jasa penjagaan. Karena perumahan ini sudah terjamin aman, jadi dirasa tak terlalu membutuhkan jasa penjagaan.


"Lho! Belum berangkat dek?" Suara barington itu sukses membuat kaget Wardah. Dan ternyata itu teman dari Kak Yusuf.


"Belum Kak, masih nunggu taksi online," Jawab Wardah dengan sopan.


"Mau kakak antar? Dari pada nunggunya lama?" Tawar Kakak ntah siapa itu. Wardah pun tak kenal.


"Ndak usah Kak, terima kasih... Kasihan bapaknya kalau sampai di cancel," Tolak Wardah dengan lembut.


"Tio! Kalau mau ngambil berkas ya ambil aja! Gak usah gangguin adek gua!" Suara Kak Yusuf menggelegar.


"Sensi banget sih! Biasa aja kalik," Jawab laki-laki yang ternyata bernama Tio itu. Dengan kesal ia masuk ke dalam bersama Kak Yusuf. Tak lupa ia memberikan senyum manisnya kepada Wardah sebelum benar-benar masuk.


Tak berselang lama, akhirnya taksi online pesanan Wardah sampai.


"Terima kasih nggeh Pak," Ujar Wardah setelah sampai di supermarket yang biasa ia kunjungi.


"Tunggu Neng, kembaliannya,"


"Ndak papa, buat bapaknya aja... Assalamu'alaikum," Pamit Wardah kemudian berlalu.


"Wa'alaikumussalam, terima kasih Neng," Di balas senyuman oleh Wardah.


Wardah mulai beraksi kali ini. Di ambilnya catatan bahan masakan yang akan dibelinya. Tak ada Bunda di rumah, membuatnya lebih bebas keluar-keluar sendiri. Kebetulan Bunda saat ini tengah menekuni toko butik yang dikelola sendiri dengan bantuan Kak Yusuf.

__ADS_1


Wardah membaca tiap bahan yang sudah di tulisnya tadi. Ia berjalan dari satu rak ke rak lainnya. Dari satu lorong ke lorong lainnya untuk mencari bahan itu. Sekian lama tak masuk ke supermarket ini, ternyata sudah banyak berubah.


...Bersambung.... ...


__ADS_2