
Kini Wardah sudah siap dengan setelan kerjanya. Baju yang dulu pernah ia pakai untuk interview, tapi sayangnya gagal. Kini ia pakai kembali, hemat bro! Nggak boleh boros. Meskipun sebenarnya ia tak tahu prosedur seragam atau pakaian yang digunakan di perusahaan ini.
"Wuih! Cocok nih jadi bu bos!" Celetuk Caca.
"Nggak usah gitu," Sanggah Wardah.
"Iya-iya, ya udah ayo berangkat! Udah di tunggu sama my baby hany," Ujar Caca yang kini sudah melenggang keluar kamar.
Dengan tergesa, Wardah mengambil tasnya dan mengikuti Caca. Ruang tamu sudah kosong, itu berarti pacar dan teman Caca sudah pergi. Sampai di lobi, Caca menarik tangan Wardah agar mengikutinya. Salah tebakan Wardah. Ternyata kini mereka tengah satu mobil bersama dua laki-laki tadi.
"Biar hemat bahan bakar, kita numpang mereka ajah," Celetuk Caca. Seakan tahu kemana arah pikir manusia di sampingnya ini.
"Kamu sering berangkat bareng mereka?" Tanya Wardah dengan mengirim chat pada Caca. Ntahlah! Mungkin karena canggung, ia memilih mengobrol melalui chat.
"Iya, lumayan sering. Kalau Hito lagi ngajak Pak Adit atau kebetulan lagi apart-nya, pasti sarapannya di aku," Jawab Caca.
"Ngapa gak ngobrol biasa aja? Serasa lagi nguntitin orang aja kalau chatingan gini! Padahal sebelahan kitanya," Tambahnya.
"Sungkan aku tuh!" Jawab Wardah.
"Kalian ngapain sih? Sibuk sama hp sendiri!" Gerutu Hito.
"Hehehe, nggak papa Yaank...." Jawab Caca.
Obrolan ala ngumpet mereka pun sampai di sini. Kini hanya terdengar gombalan receh Hito untuk Caca dan candaan mereka. Dunia hanya milik mereka, lainnya nggak tahu dah kemana! Auu ah! Gelap!
.
.
.
Oke! Setelah perjalanan sepuluh menit, akhirnya sampailah mereka di kantor. Wardah terkagum melihat gedung yang kini menjulang tinggi.
Tertera di sana sebuah nama "WordTV". Salah satu stasiun tv internasional yang ada di Indonesia.
"Ayo masuk! Aku antarkan ke ruang HRD," Ujar Caca, buyar sudah hayalan Wardah.
Tinggal mereka berdua di sini. Ntah kemana dua laki-laki tadi. Tiba-tiba sudah tak ada. Wardah mengikuti Caca yang sudah melenggang masuk. Tampak beberapa orang di sana melihat ke arah Wardah dan Caca. Risih sendiri rasanya.
"Kenapa kita dilihatin gitu?" bisik Wardah.
__ADS_1
"Aku udah biasa digituin. Ntar kamu juga tahu sendiri alasannya," Jawab Caca.
Untung saja sudah berada di lift. Kontak mata tajam tak lagi menelanjangi Wardah. Hahaha.
Tertera dalam tombol lift, jika mereka berada di lantai 15.
Di ruangan yang sepi, sunyi, menegangkan. Di sinilah Wardah sekarang. Tengah menunggu kepala HRD yang katanya masih keluar sebentar. Sendirian saja di sini, seperti uji nyali saja.
Cklek!
"Wau! Kamu tamu istimewanya Pak Aditya ya?" Tanya seorang wanita yang tiba-tiba masuk.
Wardah yang menjadi lawan bicaranya pun diam membisu. Aditya? Bukankah itu nama temannya Hito?
"Sini anak manis, saya tunjukan bagian kamu nanti," Ujar wanita itu sembari berjalan ke tempat duduknya.
Wardah mengikuti wanita itu dan duduk di hadapannya. Tampak ia membuka komputernya. Serius sebentar, kemudian menghadap ke Wardah sepenuhnya.
"Nama kamu Wardah Asyifa Alifia? Lulusan ilmu ekonomi, pernah berkecimpung dalam dunia penyiaran radio waktu masih sekolah," Ujar Ibu itu.
"Inggih bu," Jawab Wardah.
"Bisa saya tes untuk membaca berita atau VO?" Tanya Ibu itu lagi.
"Oke! Coba kamu vo naskah berita ini," Ujar ibu itu, yang belum tahu namanya sama sekali.
Wardah mengambil kertas yang diberikan dan mulai mempersiapkan suara ala diafraghma-nya. Ia pun tak yakin masih menguasainya atau tidak. Ia sempat belajar beberapa hari kemari.
...----------------...
...SLUG : MOBILITAS WARGA MASIH TINGGI...
...JUDUL: EXIT TOL SIDOARJO DI TUTUP SELAMA PPKM DARURAT...
...PROGRAM :JURNAL PETANG...
...REPORTER :RIZA RAHMA...
...LOKASI:SIDOARJO...
...TGL:13 JULI 2021...
... ...
__ADS_1
... (***PKG***)...
...INILAH PROSES PENYEKATAN DI PINTU EXIT TOL SIDOARJO/ YANG MERUPAKAN PINTU MASUK KE KOTA SIDOARJO DARI ARAH SURABAYA/ MAUPUN DARI LUAR KOTA//DISINI JAJARAN KEPOLISIAN DARI SATUAN LANTAS POLRESTA SIDOARJO BERSAMA JAJARAN PETUGAS PJR DIRLANTAS POLDA JATIM MELAKUKAN PENUTUPAN EXIT TOL SIDOARJO DAN KONDISI INIPUN/ MEMBUAT KEMACETAN SEPANJANG DUA KILO METER/ /...
... ...
...KENDARAAN DARI ARAH SURABAYA YANG MENUJU KOTA SIDOARJO MELALUI TOL/ TERPAKSA HARUS MEMUTAR MELINTAS EXIS TOL TANGGULANGIN// ...
... ...
...PENYEKATAN INI DILAKUKAN MENYUSUL/ HASIL EVALUASI YANG DILAKUKAN KEPOLISIAN/ YANG MENUNJUKAN KABUPATEN SIDOARJO MASIH HITAM/ KARENA TINGGINYA MOBILTAS WARGA/ DI TANGAH PPKM DARURAT/ YANG BERLANGSUNG SEJAK 3 JULI LALU//...
... ...
...RENCANANYA/ PENYEKATAN DI PINTU EXIT TOL INI AKAN DILAKUKAN SELAMA PPKM BERLANGSUNG/ DAN PENYEKATAN BERLANGSUNG SELAMA 24 JAM/ ATAU SIANG MALAM//...
... ...
...WWC1………… AKBP DWI SUMRAHADI/ KASAT PJR DITLANTAS POLDA JATIM...
... ...
... ...
...PROSES PENYEKATAN TIDAK SAJA DILAKUKAN DI PINTU EXIT TOL/ JUGA DI LAKUKAN DI PERBATASAN SURABAYA SIDOARJO/ DAN PERBATASAN SIDOARJO PASURUAN/SERTA BEBERAPA TITIK DI JALAN YANG MENUJU KOTA SIDOARJO//...
... ...
...DARI SIDOARJO JAWA TIMUR/ RIZA RAHMA/MELAPORKAN//...
...----------------...
Dengan tenang, Wardah membacanya. Temponya benar-benar diperhatikan. Sampai wanita di hadapannya berbinar menyimaknya.
"Perkenalkan, nama saya Raya Indriyani. Panggil saja saya Ibu Raya. Bahkan saya lupa memperkenalkan diri," Ujar wanita yang ternyata bernama Raya itu. Wardah tersenyum ramah menyambut uluran tangannya.
"Kamu saya angkat jadi presenter ya? Mulai besok!" Ujar Bu Raya.
"Bu, jangan langsung di tempatkan di depan layar... Saya mohon, saya masih belum siap kalau langsung seperti itu," Pinta Wardah dengan panik.
Tentu saja ia tak mau. Ia masih mempunyai jiwa demam panggung.
"Hahaha, aneh kamu itu, dikasih lowongan jadi artis kok nggak mau. Ya sudah, untuk satu bulan ke depan kamu saya tempatkan kamu di divisi news. Mas Angga yang akan mendampingi kamu nanti. Mari saya antar," Ujar Bu Raya.
__ADS_1
...Bersambung... ...