Affair With Me??

Affair With Me??
EP.10 Pertahanan


__ADS_3

Siti pun tanpa tahu malu mendekatkan Aryo pada Pinkan di hadapan Sheira. Sheira pun hanya bisa melakukan apa yg bisa ia cegah. Dengan tatapan tajam Aryo menatap pada ibunya.


"Bu lebih baik ibu pulang.." ucap Aryo.


"Ck.. jangan macam-macam hari ini kau dan Pinkan harus menghabiskan waktu berdua.." ucap Siti tanpa memandang Sheira.


"Bagaimana Mas? haruskah aku pergi?" tanya Sheira ingin melihat usaha Aryo.


"Jangan, kau tetap disini.." ucap Aryo menggenggam tangan Sheira.


"Sepertinya kita akan ber-empat hari ini.." ucap Sheira seraya mengibaskan rambutnya memamerkan cincin berlian miliknya yg merupakan cincin pernikahannya membuat Pinkan kepanasan.


"Sheira, kau itu harusnya mengerti kalau Aryo juga ingin punya keturunan.. jadi biarlah rencana ibu berjalan dengan baik.." ucap Siti.


"Sepertinya ibu harus makan siang bersama kami, kebetulan aku sudah masak banyak.. kita bisa makan bersama.." ucap Sheira.


"Benar, lebih baik kita makan bersama.." ucap Aryo.


Dan berpindahlah mereka menuju meja makan. Sheira dengan cekatan memamerkan keterampilannya memasak.


"Aku yg memasak semua ini, dan Mas Aryo selalu makan masakan buatanku.." ucap Sheira seraya menatap Pinkan.


"Ck.. kalau hanya begini bukankah mudah..?" tanya Siti pada Pinkan.


"Ya.. mudah.." ucap Pinkan, padahal seumur hidupnya ia belum pernah menyentuh peralatan memasak.


"Benarkah? bagus dong.." ucap Sheira.


"Sudah cukup.. semuanya makan dan jangan berbicara .." ucap Aryo.


Mereka pun menikmati makan siang ini, dan Pinkan nampak menikmatinya. Tapi terbersit ide untuk menghina Sheira.


"Kurasa ini seperti makanan di hotel bintang 5.. benarkah kau yg memasaknya?" tanya Pinkan.


"Benar, memangnya perlu kutunjukkan cctv rumah ini?" balas Sheira membuat Pinkan kesal.


"Dan ada rambut di makanan ini membuatku jijik.." ucap Pinkan.


"Kurasa rambut itu bukan milikku karena rambutku tak sepanjang itu.." ucap Sheira membuat Pinkan diam dan menahan emosinya.


"Sheira kenapa kau menyangkal?" tanya Siti.


"Karena aku tahu seberapa panjang rambutku dan tak membiarkannya terurai saat memasak atau makan.. " ucap Sheira membuat Pinkan menjadi tersangka karena rambutnya panjang dan terurai.


"Kau ini memang membuatku kesal saja.." ucap Pinkan.

__ADS_1


"Kenapa?? aku melakukan apa? bukannya kau yg memulai perdebatan ini.." tanya Sheira.


"Sheira kau itu sudah keterlaluan, kau itu tidak setara dengan Pinkan dia anak orang terpandang.. dan kau hanya anak yatim piatu.." ucap Siti.


"Cukup bu..! lebih baik kalian berdua pulang sebelum aku semakin kesal.." ucap Aryo.


"Ck.. kau terus saja membela istrimu.. dan tidak memandang wanita yg setara denganmu.. apa kurangnya Pinkan..?" tanya Aryo.


"Dia terlambat, kurasa itu jawaban yg cukup. Aku sudah menikah dengan Sheira karena aku mencintainya.." ucap Aryo.


"Oke.. terimakasih sudah datang dan mencicipi masakan buatanku.." ucap Sheira.


"Ck.. masakan tidak enak begini kau sajikan pada ibumu.." ucap Siti.


"Setidaknya teman-teman sosialita ibu menyukainya.. bukankah saat arisan kemarin mereka menyebutnya..?" tanya Sheira tersenyum.


"Ck.. dasar menantu kurang ajar.." ucap Siti pergi bersama Pinkan.


"Ya.. Terimakasih ibu pujiannya .." balas Sheira tersenyum.


Sementara Aryo memilih untuk membukakan pintu keluar untuk ibunya. Ia tak mau hubungannya dengan Sheira kembali hancur. Dan Sheira ia sudah mulai berani melawan ibu mertuanya. Ini adalah pertahanan terakhirnya demi mempertahankan rumah tangganya dan Aryo tak berkomentar apapun karena ia tahu posisi Sheira yg selalu diremehkan dan direndahkan. Bahkan sampai ibunya sendiri menjodohkannya dengan Pinkan dihadapan Sheira.


Sheira pun nampak merapikan semua yg ada di meja makan. Aryo nampak duduk diam dan menunggu Sheira selesai untuk mengerjakan tugasnya.


"Aku tahu.. jadi aku memakluminya.. tapi bukan berarti aku membenarkan atau menyutujui perbuatannya.." balas Sheira dengan tenang seraya menyiapkan camilan dan minuman.


"Kuharap kita bisa kembali seperti dahulu.." ucap Aryo.


"Semoga.. " balas Sheira santai sambil menikmati minuman dingin yg ia buat.


Sejujurnya dalam hatinya Sheira menahan emosi melihat ibu mertuanya tanpa tahu malu memperkenalkan wanita lain pada suaminya dihadapannya. Entah apa yg selanjutnya direncanakan oleh ibu mertuanya setelah ini. Karena yg Sheira tahu, ibu mertuanya kalau sudah punya keinginan pasti akan mewujudkannya bagaimanapun caranya.


☘☘☘


Disisi lain, Siti dan Pinkan sangat kesal karena rencananya gagal. Siti tak menyangka kalau Sheira yg begitu polos dahulu kini berubah menjadi sangat pintar dan melawannya tanpa emosi.


"Ibu, jangan menyerah.. kita pasti bisa.." ucap Pinkan.


"Ya.. ibu hanya tidak menyangka kalau Sheira sudah tak sepolos dahulu.." ucap Siti.


"Bu, mana ada wanita polos seperti itu, dia hanya pura-pura dan sekarang menunjukkan wajah aslinya.


"Kau benar, ibu salah menilainya selama ini.." ucap Siti.


"Sudahlah bu, lebih baik kita pikirkan rencana kedepannya.." ucap Pinkan lalu memutuskan untuk berpisah dengan Siti.

__ADS_1


Pinkan memilih pulang dan menenangkan diri. Ia tak mau imagenya di kantor dadnya rusak, jadi ia akan menjaga sikapnya agar tak berbuat kesalahan.


"Sepertinya aku harus tenang dan menunggu saat yg tepat." gumam Pinkan dalam hati.


Dan Pinkan terpikir sebuah ide untuk menaklukan Aryo. Ia akan membuat seolah-olah Sheira berselingkuh sehingga Aryo meninggalkannya.


"Kurasa itu ide yg bagus.." gumam Pinkan.


Keesokannya Pinkan menyewa model terkenal untuk mendekati Sheira. Dan Sheira kebetulan sedang mencari sosok model untuk bintang iklan produk rotinya.


Pria tinggi dengan wajah tampan itupun datang ke salah satu outlet milik Sheira. Ia membeli roti tersebut dan menarik perhatian karena parasnya yg tampan.


Ia berpura-pura live di social medianya dan meriview kue dan roti yg ia beli di bakery Sheira. Ia melakukannya di bakery Sheira dan menuai banyak komentar positif. Sheira pun mendengar kabar tersebut lewat pegawainya dan tayangan livenya cukup ramai di social media.


"Bu sepertinya dia model terkenal.. bukankah kita sedang mencari model untuk iklan roti dan kue kita?"


"Ya itu benar, aku akan mencoba menghubunginya.. kurasa bukan ide yg buruk." balas Sheira tersenyum.


Sheira pun mencaritahu siapa model tersebut. Pria blasteran bernama Julio pun ternyata punya sejarah modeling yg cukup bagus, tapi sayang ia memiliki banyak skandal dengan pebisnis.


"Apakah tidak masalah?" gumam Sheira.


Akhirnya Sheira pun meminta vote dari pegawainya dan mereka semua setuju, hingga Sheira menghubungi Julio. Julio yg berhasil menarik perhatian Sheira pun tersenyum karena rencananya sepertinya akan berhasil.


Julio pun setuju untuk menerima pekerjaan dari Sheira. Kontrak dan sebagainya pun telah diurus dan disetujui bersama. Dan Sheira hanya mempekerjakannya sekali untuk melihat respon dari iklannya. Julio pun setuju karena ia tak mau terikat dengan toko roti yg menurutnya biasa saja walaupun roti dan kue-kuenya lezat, karena baginya popularitas dan tren adalah segalanya.


Sheira pun mengatur jadwal agar bisa melakukan sesi pemotretan dengan baik. Julio pun mulai melempar pujiannya agar Sheira tertarik padanya.


"Anda sungguh cantik nona sebagai seorang chef." ucap Julio.


"Terimakasih pujiannya.. " ucap Sheira menutup mulutnya dengan memamerkan cincin pernikahannya.


"Tentu saja, dan juga karena fansku juga sepertinya banyak merekomendasikan roti disini jadi aku kemari karena penasaran. Ternyara rasanya sangat enak." ucap Julio.


"Ya.. Memang sasaran konsumen kami adalah anak muda.." ucap Sheira.


"Aku setuju menerima pekerjaan ini, sepertinya toko roti ini memang layak untuk diperkenalkan ke publik.." ucap Julio.


"Terimakasih Julio, saya harap anda nyaman bekerja dengan kami.." ucap Sheira.


"Tentu saja, karena anda selain pintar membuat roti tapi juga ramah dan baik hati.." ucap Julio.


"Anda terlalu berlebihan.. baiklah silahkan tanda tangan jika sudah setuju.." ucap Sheira.


Julio pun menandatanganinya tanda ia setuju dan siap bekerjasama. Julio pun tersenyum berharap misinya kali ini sukses karena Pinkan berjanji akan memberikan posisi model utama di perusahaannya.

__ADS_1


__ADS_2