
Pinkan yg merasa selalu tertekan pun memilih untuk kabur ke Bali menemui Piere. Ia mau jadi kaya raya lagi dan tak ingin hidup susah. Apapun akan ia lakukan termasuk pindah ke Bali.
Setibanya disana, Pinkan langsung dijemput oleh Piere. Keduanya pun tersenyum bahagia bisa kembali bertemu. Pinkan sudah tak sabar ingin bekerja dan menjadi kaya raya. Namun, Piere sudah menyiapkan rencananya untuk Pinkan.
Pinkan pun diantarkan ke salah satu villa miliknya. Pinkan pun tercengang karena langsung diberikan tempat tinggal di villa tersebut. Ia senang melihat bangunan yg akan dijadikannya tempat tinggalnya oleh Piere.
"Bagaimana Pinkan? kau suka?" tanya Piere.
"Iya aku suka.. tapi pekerjaanku apa ya?" tanya Pinkan.
"Pekerjaanmu besok aku jelaskan, sekarang kau istirahat saja." ucap Piere.
"Oke.. Terimakasih." ucap Pinkan.
"Iya.. kau istirahat saja dulu." ucap Piere.
Pinkan pun istirahat di dalam villa tersebut seharian. Ia menunggu perintah selanjutnya dari Piere. Dan malam itu Piere tiba di villanya. Ia ingin bertemu Pinkan dan mendapatkan apa yg ia inginkan.
Pinkan pun senang Piere datang ke villa tersebut. Dan mereka bicara berdua.
"Jadi ada apa?" tanya Pinkan.
"Aku punya penawaran untukmu.." ucap Piere.
"Apa itu?" tanya Pinkan senang.
"Jadilah kekasihku.. kau akan dapatkan semua ini, dan juga aku bisa memberimu uang." ucap Piere.
"Benarkah? kau tidak bohong kan?" tanya Pinkan.
"Benar.." ucap Piere.
"Lalu pekerjaanku bagaimana?" tanya Pinkan.
"Kau bekerja padaku.. jadi semua terserah padaku." ucap Piere.
__ADS_1
"Aku suka cara berpikirmu." ucap Pinkan.
"Bagaimana? apa aku diterima?" tanya Piere.
"Tentu.." ucap Pinkan.
"Terimakasih baby.." ucap Piere mencium punggung tangan Pinkan.
Mereka pun menghabiskan malam di villa tersebut. Dan Pinkan dimanjakan oleh Piere dengan hadiah, uang dan sebagainya. Pinkan pun tak bekerja melainkan hanya jadi kekasihnya. Tugasnya hanya melayani Piere di ranjang dan menemaninya di waktu-waktu tertentu.
Seminggu berlalu, Pinkan pun mengabari Momnya. Mia pun lega Pinkan sudah dapat pekerjaan, dan ia berharap putrinya tak bertemu orang jahat selama tinggal di Bali.
Sementara Pinkan ia menikmati semua yang ia peroleh dari Piere. Uang, tempar tinggal, mobil dan semua fasilitas lainnya. Tugasnya mudah, dan tak perlu banyak berfikir. Apalagi wanita macam Pinkan pasti takkan menolak atas segala fasilitas yg diberikan Piere.
Tapi tak ada yg namanya instan di dunia ini dan tak ada juga sesuatu yg tak pamrih. Segalanya pasti menuntut balasannya begitu juga dengan Piere. Ia tak cuma-cuma menjadikan Pinkan kekasihnya. Ia hanya menjadikannya alat pemuas dan pemulus segala bisnisnya nanti ketika ia sudah bosan dengan Pinkan.
Setiap bertemu, Pinkan selalu diberikan obat yg biasanya Piere akan menyebutnya Vitamin dan pil kb. Pinkan yg bodohnya begitu alami pun meminumnya tanpa memperhatikan apalagi mencaritahu jenis obat apa itu. Dan ternyata obat tersebut adalah nar***a agar Pinkan kecanduan dan menuruti perintah Piere.
Satu bulan pertama, hidup Pinkan bahagia dan nyaman. Tapi di bulan berikutnya, hidup Pinkan mulai lalah. Karena ia dijadikan budak se** oleh Piere. Belum lagi efek samping dari nar***a yg diminum Pinkan selama ini mulai menimbulkan efek samping kecanduan.
Dan Piere yg sudah puas menjadikannya budak se** pun mulai bosan dan kini Pinkan dijadikan alat untuk memuluskan bisnisnya. Pinkan pun diminta melayani kliennya, dan jika menolak ia takkan diberi obat tersebut yg menyebabkan dirinya kesakitan.
Setiap harinya ia harus melayani klien Piere. Hingga Pinkan menyadari kebodohannya, harusnya ia tak terbujuk rayu Piere dan menuruti momnya. Minta tolong pun percuma karena momnya sudah tak seperti dulu. Dan Piere akan mengancam jika ia mengabari keluarganya maka keluarganya harus menebusnya dengan harga yg tinggi dan Pinkan yakin momnya tak punya uang sebanyak itu.
Begitulah kira-kira kebodohan Pinkan yg begitu alami dan mengesalkan. Padahal Mia sebagai ibu sudah memiliki firasat dan melarangnya. Juga sudah menjelaskan segala kemungkinan yg terjadi. Dan inilah yg didapatkan Pinkan bukannya mendapat kerja malah ia dikerjai. Dan Pinkan mulai sadar kalau obat yg diberikan adalah nar**a.
Pinkan pun terjebak di tempat tersebut dan tak bisa kabur. Ia hanya bisa berpura-pura baik-baik saja di hadapan momnya agar momnya tak curiga.
☘☘☘
Sementara Sheira dan Theo, mereka mulai ditanya kapan mereka akan melangsungkan pernikahan. Dan mereka akan melangsungkannya tahun depan dimana pembangunan project F telah selesai dibangun.
Dan Sheira maupun Theo mulai merencanakan pernikahan mereka tahun depan. Mereka mulai merancangnya dari nol. Dari pakaian, gedung dan lainnya.
Dan Daniel, ia kembali ke US selama beberapa bulan untuk mengurus perusahaannya. Ia juga sudah tahu rencana pernikahan Sheira tahun depan.
__ADS_1
Jasmine pun kembali disibukkan dengan pekerjaannya sebagai dokter di sebuah rumah sakit. Dan Jason kakak tirinya, tak terima dan menyebarkan aib Jasmine. Pihak rumah sakit pun mempertanyakannnya dan Jasmine menjawab dengan jujur apa yg ia alami selama ini.
Pihak rumah sakit pun tak terima dan mereka langsung memecat Jasmine. Jasmine pun kembali menjadi pengangguran dan hanya berdiam diri dirumah. Sheira yg melihatnya pun kasihan dan hendak memberinya pekerjaan.
"Jasmine, bekerjalah denganku.." ucap Sheira.
"Tidak, aku pasti akan mempermalukanmu." ucap Jasmine.
"Tidak, kau tidak mempermalukanku." ucap Sheira.
"Sheira aku sudah banyak menyusahkanmu." ucap Jasmine.
"Tidak, kau sedang mengalami ketidakberuntungan saja. Siapa yg menyebarkan berita itu?" tanya Sheira.
"Aku hanya tahu 1 orang.. yaitu kakak tiriku." ucap Jasmine.
"Dia jahat sekali padamu. Jasmine ikutlah denganku dan jadi asistenku di kantor." ucap Sheira.
"Tapi apa aku layak?" tanya Jasmine.
"Tak ada yg lebih memahamiku daripada kau bukan..?" balas Sheira.
"Baiklah, aku akan mencobanya." ucap Jasmine.
"Baguslah.. masalah kakak tirimu aku akan melaporkannya ke polisi untuk diselidiki." ucap Sheira.
"Tak usah Sheira.. " ucap Jasmine.
"Kau yakin?" tanya Sheira.
"Iya, biarkan aku saja yg melaporkannya." ucap Jasmine.
"Baiklah, mulai besok kau ikut aku ke kantor." ucap Sheira.
"Oke." ucap Jasmine.
__ADS_1
Akhirnya Jasmine pun menjadi asisten pribadi Sheira dan membantu pekerjaan Sheira di kantor. Sementara kasus penyebaran berita tersebut pun sedang diselidiki karena itu adalah masa lalu Jasmine dan juga Jasmine dijebak atas kasus tersebut.
Sementara Daniel yg baru tiba di Indonesia, ia terkejut mendengar Jasmine dipecat dari rumah sakit karena beredar berita buruk. Berita mengenai aib Jasmine yg disebarkan oleh saudara tiri Jasmine. Daniel pun tak diam saja dan akan menangkap orang tersebut.