Affair With Me??

Affair With Me??
EP.23 Sidang perceraian


__ADS_3

Hari yg dinanti-nanti Sheira pun tiba, hari dimana ia akan bercerai dari suaminya. Dan Sheira sudah bersiap bersama pengacaranya tuan Jonathan dan juga sang detektif swasta yg selalu berada di sekitarnya.


"Anda sudah siap nona?" tanya Jonathan.


"Ya.. aku siap.." ucap Sheira di dalam mobilnya.


Sheira pun keluar ditemani oleh Jonathan yg akan membantunya dalam persidangan. Dan Aryo nampak sudah hadir disana. Mereka pun mau tak mau bertatap muka. Tapi lagi dan lagi Aryo berusaha mendekati Sheira, beruntung ada Jonathan yg menahannya sehingga tak bisa mendekati Sheira.


Sejujurnya Aryo tak mau berpisah dari Sheira. Ia masih sangat mencintainya. Bahkan lebih mencintai Sheira dibanding Pinkan. Tapi Pinkan lebih unggul karena bisa hamil dengan cepat dan membahagiakan keluarganya. Sehingga Aryo bisa bersikap tak adil karena sugesti dari orang tuanya terutama Siti.


Dapat terlihat tatapan tak rela Aryo berpisah dari Sheira. Dan jika mendapat kesempatan Aryo akan menghentikan perceraian ini dan rujuk kembali. Dengan mengumpulkan keberanian, Aryo pun kembali mendekati Sheira.


"Sheira, beri aku waktu 5 menit untuk bicara.." ucap Aryo.


"Maaf Mas, sidang sebentar lagi dimulai." ucap Sheira.


"5 menit saja dengarkan ucapanku.." pinta Aryo, mau tak mau Sheira pun berbicara 4 mata padanya.


"Sheira, ini kesempatan terakhirmu.. mari hentikan ini dan kembali bersamaku.." ucap Aryo.


"Tidak bisa Mas, bahkan luka di fisikku belum sembuh 100% apalagi luka dihatiku.." ucap Sheira.


"Bukankah kau masih mencintaiku?? katakan dengan jelas kalau kau sudah tidak mencintaiku.." ucap Aryo.


"Aku.. tidak.. mencintaimu Mas.." ucap Sheira sambil menitihkan air matanya.


"Kau masih mencintaiku buktinya kau menangis mengucapkannya.." ucap Aryo.


"Cukup Mas persidangan akan segera dimulai.." ucap Sheira mengakhirinya.


"Jangan menyesal.. karena aku takkan melepaskanmu semudah itu.." ucap Aryo.


Sementara Sheira, ia tetap berjalan pergi menuju ke arah ruang persidangan. Ia tak mau lagi mendengar omong kosong suaminya yg suka berbohong.


Akhirnya persidangan pun dimulai dan pengacara Sheira menunjukkan bukti-bukti kesalahan dan kejahatan Aryo. Bukti pemukulan, perselingkuhan, bahkan sampai bukti kalau Aryo tak lagi memberi Sheira nafkah selama 3 bulan terakhir.


Tapi pernyataan pengacara Aryo pun tak mau kalah. Pihaknya juga menyebut kalau Sheira berselingkuh dengan pria bernama Theo dan mereka sering bertemu diam-diam. Lalu mereka menyebut kalau Sheira adalah istri yg sombong karena bisnisnya telah sukses. Sheira dituduh tak patuh pada suami dan mertuanya, serta selalu berdebat dengan ibu mertuanya.


Jonathan pun tak terima akan pengakuan dari lawannya dan menunjukkan bukti-bukti kuat dipersidangan. Dan juga pengacara Aryo tak mau kalah dengan menunjukkan bukti-bukti pertemuan Sheira dengan Theo.


"Yang mulia, ini tidak bisa dibenarkan.. kekerasan dalam rumah tangga adalah perbuatan keji dan tak bisa ditolerir.." ucap Jonathan.

__ADS_1


"Tidak yang mulia, ini karena nona Sheira berselingkuh. Dan dalam agama suami boleh memukul istrinya jika ia tak patuh.." balas pengacara Aryo.


"Hentikan.. kami akan berdiskusi terlebih dahulu sebelum memutuskan." ucap hakim.


Dan tak lama, Hakim meminta persidangannya ditunda untuk menginvestigasi kasus ini. Karena menurut laporan yg Sheira berikan cukup akurat, tapi tak bisa juga mengesampingkan laporan dari pihak suaminya. Hingga mereka akan menyelidiki kasus ini sampai tuntas dan juga akan memanggil tuan Theo sebagai saksi.


Persidangan ditutup dan akan diagendakan 2 minggu lagi. Mau tak mau Sheira dan pengacaranya meminta bantuan Theo untuk bersaksi kalau mereka tidaklah berselingkuh.


"Nona, kita harus menghubungi tuan Theo.." ucap Jonathan.


"Aku mengerti, aku akan menghubunginya dan kita akan bertemu setelah beliau siap bertemu.." ucap Sheira.


"Baik nona.. saya mengerti.." balas Jonathan.


Lalu setelah bertemu Jonathan, Sheira menemui detektif swasta tersebut.


"Mereka cukup licik nona, anda harus berhati-hati.. " ucapnya.


"Ya mereka dengan mudah memutarbalikan fakta.." ucap Sheira.


"Ada hal mengejutkan yg saya dapatkan.. menurut catatan ini, pengacara mereka adalah pengacara keluarga nona Pinkan. "


"Dan yg tak kalah mengejutkan, pengacara tersebut berhasil membuat surat wasiat palsu agar kliennya mendapatkan perusahaan seseorang dengan mudah. Karena pemiliknya sudah meninggal dunia dan tak ada anggota keluarga yg mengerti hal itu mereka langsung mengambil alih perusahaan dengan surat wasiat palsu.." ucapnya.


"Ternyata mereka lebih jahat dari dugaanku.." ucap Sheira.


"Sebaiknya nona berhati-hati.."


"Terimakasih infonya.. kedepannya aku masih butuh bantuanmu sampai perceraian ini selesai.." balas Sheira.


"Tentu nona, aku akan bekerja sesuai bayaran anda.."


"Oke.. sampai bertemu lagi.." ucap Sheira keluar dari sebuah mobil detektif swasta tersebut.


Sheira pun tak menyangka kalau keluarga Pinkan sangat serakah dan kekayaannya ternyata milik orang lain yg sudah mereka rampas. Sheira pun jadi berhati-hati dan akan mengatur siasat agar berhasil bercerai dari suaminya.


"Aku tahu perceraian itu dibenci Tuhan, tapi aku tak bisa jika terus tersiksa.." gumam Sheira dalam hati.


Sheira pun menghubungi Theo, membuatnya salah tingkah saat dihubungi Sheira. Nampak Daniel menguping pembicaraannya karena sangat ingin tahu.


"Halo Theo.. maaf mengganggumu malam-malam.." ucap Sheira di telepon.

__ADS_1


"Tak apa, aku sedang berada di apartemen bukan di kantor." ucap Theo.


"Jadi aku ingin memintamu bersaksi di persidanganku nanti, sebelumnya bisakah kita bicara karena pengacaraku ingin bicara denganmu.." ucap Sheira.


"Aku tak menyangka aku akan terlibat, tapi aku siap membantumu.." ucap Theo pura-pura tak tahu.


"Baiklah, kapan kau ada waktu?" tanya Sheira.


"Besok pukul 1 siang, bagaimana?" tanya Theo.


"Baiklah, kau mau bertemu dimana?" tanya Sheira.


"Di resto X dekat kantorku.." balas Theo.


"Oke.. aku mohon bantuanmu kali ini.." ucap Sheira.


"Ya.. jangan sungkan.." balas Sheira.


"Baiklah sampai jumpa besok.." ucap Sheira lalu mengakhiri panggilan.


Sementara Daniel menunggu-nunggu momen untuk mencaritahu dan menggoda sahabatnya tersebut.


"Ehmm nampaknya besok ada yg akan bertemu.." ucap Daniel.


"Aku akan menjadi saksi dalam persidangan karena suaminya yg bre***sek itu menuduhku berselingkuh dengan Sheira.." balas Theo.


"Aku penasaran dengan wajahnya, setampan apa dan sekaya apa sampai berani menyakiti wanita .." ucap Daniel kesal karena sahabatnya dituduh.


"Sudah, besok ikut saja denganku menemui Sheira agar tak terjadi kecurigaan.." balas Theo.


"Baiklah.." balas Daniel.


☘☘☘


Dan keesokannya mereka bertemu di resto tersebut. Nampak Sheira dan Jonathan sudah hadir disana. Tapi Theo kesana dengan seseorang membuat Sheira ingin bertanya siapa orang tersebut?? tapi Sheira tak berani menanyakannya langsung.


"Maaf Sheira aku terlambat. Dan ini sahabatku, dia akan menemaniku bertemu denganmu agar tak ada kecurigaan. Kau tak masalah kan?" tanya Theo.


"Ya, tak apa .. silahkan .." balas Sheira.


Mereka pun membahas agenda mereka mengenai persidangan tersebut. Dan Jonathan beserta Theo dan Daniel setuju untuk mengajukan laporan atas kekerasan dalam rumah tangga agar suami Sheira mendapat hukuman yg setimpal. Hingga Sheira setuju dan akan melakukannya. Walaupun Sheira yakin, Aryo pasti bebas dengan uang tebusan dan membayar denda.

__ADS_1


__ADS_2