
Daniel pun memperkenalkan diri di hadapan Pinkan agar wanita itu menghargainya sebagai pemilik saham.
"Maaf nona, apa anda keberatan dengan kekasihku?" tanya Daniel.
"Tidak tuan, silahkan nikmati acara ini. Tapi apa tuan tahu siapa dia?" tanya Pinkan.
"Kau harus tahu siapa wanita ini.." ucap Aryo.
"Aku tahu, anggaplah aku yg memungutnya, membersihkannya dan merawatnya.. karena berlian tidak akan berkilau jika tidak diasah bukan?" tanya Daniel.
"Baiklah, tuan.. terimakasih sudah hadir.." ucap Pinkan.
"Tunggu, apa kau benar saudara dari Sheira?" tanya Aryo masih penasaran.
"Tuan Aryo sepertinya di belakang masih ada yg mengantri ingin memberikan selamat, jadi aku harus segera pergi.." ucap Daniel.
"Sekali lagi selamat ya Aryo.. " ucap Jasmine seraya merapikan jas Aryo dan menatap matanya membuat Aryo terhipnotis.
"Cukup.." ucap Pinkan melerai Jasmine.
"Selamat juga Pinkan.. akh aku lupa nona Pinkan." ucap Jasmine.
"Come on baby, kita membuat mereka menunggu.." ucap Jasmine menggandeng tangan Daniel.
Daniel pun tersenyum, dan pergi bersama Jasmine. Mereka pun berkumpul sejenak dengan orang-orang dari Miracle Company. Daniel pun berbincang sejenak dan Jasmine mendengarkan dengan seksama. Lalu mereka pulang setelah Daniel mendapat informasi penting.
Dan David, ia memanfaatkan kehadiran Daniel untuk memantau situasi. Lewat earphone nya David memandu Daniel untuk memancing orang-orang yg ia curigai.
"Cari tuan Hans.." ucap David.
Daniel pun menuju ke arah tuan Hans dan berbicara dengannya. Ia langsung berkenalan dan bertanya-tanya sebagai pemegang saham disana..
"Selamat datang tuan Daniel.. aku harap kita terus bekerjasama.." ucap Hans.
"Tentu tuan Hans, bagaimana perkembangan perusahaan ini?" tanya Daniel.
"Bisa kau lihat sendiri, sangat luar biasa dan kau takkan menyesal membeli saham kami.." ucap Hans.
"Oh tentu, bagaimana menurut anda tuan Haris?? aku penasaran belum bisa berbincang dengannya." ucap Daniel.
"Beliau orang yg jenius, karena bisa mengatasi semua permasalahan dengan baik. Bahkan mengubah perusahaan yg hampir bangkrut karena tuan Chandra menjadi seperti sekarang." ucap Hans.
"Beliau terdengar luar biasa." ucap Daniel.
"Ya itu berkat tuan Haris yg mengelola project F.. dia berhasil mendapatkan investor yg mau membantu.." ucap Hans.
"Dia juga sangat beruntung rupanya." ucap Daniel.
Setelah berbincang-bincang, Daniel pun pulang bersama Jasmine. Di dalam mobil nampak Daniel mengucapkan terimakasih pada Jasmine.
__ADS_1
"Ya sama-sama, bukankah kau membayarku untuk ini.." ucap Jasmine.
"Ya.. dan aku sudah mentransfer uangnya.." ucap Daniel.
"Wow nominalnya fantastis.. kau yakin hanya menemanimu ke pesta? bukan ke ranjang juga?" tanya Jasmine.
"No, tadi kau dengar kan aku bicara kalau aku memungutmu, membersihkanmu dan merawatmu..?" tanya Daniel.
"Ya.. dan aku terdengar seperti kucing liar ." ucap Jasmine.
"Ya.. dan aku berusaha agar kau tak terlihat seperti kucing liar. Jadi aku akan mengantarmu pulang ke apartemenmu.." ucap Daniel.
"Oke.. terimakasih tuan Daniel." ucap Jasmine.
"Ingat selama bekerja denganku jangan terima siapapun.. aku sudah membayarmu mahal kalau kau kenapa-kenapa aku yg rugi." ucap Daniel.
"Oke." ucap Jasmine. "Orang gila macam apa dia? sampai mau mendandani wanita kotor sepertiku." gumam Jasmine dalam hati.
Dan Jasmine pun diantarkan pulang ke apartemennya. Tak ada layanan ranjang yg biasanya harus ia lakukan. Tapi Jasmine justru bersyukur, ia berharap bisa lepas dari dunia kotor tersebut.
☘☘☘
Sebelumnya..
Daniel pun sempat mencaritahu siapa Jasmine sebenarnya. Karena ia berhubungan dengan Aryo tapi ia juga menolong Sheira. Tapi info yg Daniel dapatkan sungguh mencengangkan.
Jasmine pun harus bekerja pada malam hari mencari pelanggan. Tapi karena ia cukup pintar, ia hanya ingin memanfaatkan pria kaya yg bersih. Akhirnya ia bisa bertahan hidup dengan cara yg tidak baik. Bahkan kini ia menganggap dirinya kotor.
Daniel yg membaca profilnya pun terharu, sungguh malang nasib gadis ini. Hingga ia ingin bertemu Jasmine dan memberinya pekerjaan yg lebih baik karena sudah membantu Sheira.
Daniel pun memesan Jasmine pada seseorang joki. Dan Jasmine pun tertarik hingga mau menemui Daniel di hotel tersebut. Jasmine pun melihat nomor pintu yg ada di kamar tersebut. Dan setelah ia yakin, ia mengetuknya. Daniel pun membukanya dan Jasmine pun terkejut.
"Kau saudara Sheira?" tanya Jasmine.
"Masuklah.." ucap Daniel.
"Jadi bisa langsung kita mulai..?" tanya Jasmine.
"Belum, kau duduklah dulu.." ucap Daniel.
"Kenapa lama sekali..? kau yakin tahan.." ucap Jasmine.
"Jasmine, sebenarnya aku memanggilmu bukan untuk melayaniku.." ucap Daniel.
"Lalu untuk apa?? kau tahu kan pekerjaanku sampai memesan lewat joki." ucap Jasmine.
"Aku tahu, dan aku hanya ingin menawarkan pekerjaan yg lebih baik. " ucap Daniel.
"Pekerjaan apa?" tanya Jasmine.
__ADS_1
"Menemaniku ke pesta pernikahan dan pura-pura jadi pasanganku.." ucap Daniel.
"Hanya itu..?" tanya Jasmine.
"Ya hanya itu, memang kau mengharapkan apa?" tanya Daniel.
"Aku hanya butuh uang, jadi tak masalah." ucap Jasmine.
"Dan aku cukup terkejut begitu mengetahui kau adalah seorang dokter." ucap Daniel.
"Yah, kau pasti juga tahu alasanku tak bisa kembali menjadi dokter." ucap Jasmine.
"Ya.. aku tahu, saudara tirimu memang jahat. Dan aku bersedia memulihkan ijin praktekmu.." ucap Daniel.
"Lantas apa yg harus kulakukan?" tanya Jasmine.
"Bekerjalah denganku, kau hanya perlu menuruti perkataanku dan berhenti di dunia malam." ucap Daniel.
"Semua tergantung bayaranmu.." ucap Jasmine.
"Aku sudah menyiapkan kontrak ini.. kau baca saja.." ucap Daniel.
Jasmine pun membaca pasal demi pasal dan ia terkejut dengan nominalnya.
"Sa-satu milyar??" tanya Jasmine.
"Ya.. jika kau bersedia menurutiku." ucap Daniel.
"Baiklah, aku akan menjadi kekasih pura-puramu.." ucap Jasmine.
"Tapi jika dalam kurang dari setahun semuanya selesai, kau bebas.." ucap Daniel.
"Baiklah, setidaknya aku tak perlu mengunjungi dunia malam.." ucap Jasmine.
"Dan pergilah ke dokter.. kau harus diperiksa dan bersih." ucap Daniel.
"Oke..oke.." ucap Jasmine.
Jasmine pun setuju dan menandatangani kontrak dengan Daniel. Ia cukup beruntung bertemu dengan Daniel, karena setidaknya setahun ini ada yg menjamin hidupnya dan ia bisa lepas dari jerat pekerjaan kotor tersebut.
"Kalau sudah silahkan kau keluar.. dan mulai sekarang pakailah pakaian yg nyaman. " ucap Daniel.
"Terimakasih tuan Daniel. Senang berbisnis denganmu." ucap Jasmine.
"Sama-sama.. nanti untuk detail pekerjaanmu aku akan mengirim pesan." ucap Daniel.
Sejak saat itu pun Jasmine selalu berkomunikasi dengan Daniel. Berkali-kali Jasmine mengetes Daniel dengan menggoda atau merayunya tapi tak mempan, menandakan kalau Daniel memang profesional. Bahkan sampai Daniel membelikan baju untuk dipakai di acara pernikahan Aryo dan Pinkan malam ini. Daniel memilihkan baju yg sopan dan tidak terlalu terbuka.
"Semoga kau memang malaikat penolongku, tuan Daniel.. aku ingin kembali ke duniaku dulu.." gumam Jasmine dalam hati.
__ADS_1