Affair With Me??

Affair With Me??
EP.176 S2 : Tabur Tuai


__ADS_3

Kini Angel pun kembali dirawat di rumah sakit. Kondisinya lebih baik walaupun ada pendarahan. Hal tersebut membuatnya dirawat di rumah sakit sedikit lebih lama dan Jack kesal bukan main mengetahui hal tersebut.


Dan kini dirinya meminta beberapa anak buahnya yg tersisa untuk menangani hal tersebut. Dirinya tak terima lantaran Angel dan calon anaknya hampir celaka. Anak buahnya pun bergerak menyelidiki kasus tabrak lari tersebut dan mengecek cctv sekitar.


Benar saja mereka memang sengaja untuk menabrak Angel dan nampak mereka adalah orang suruhan seseorang. Jack yg mendengarnya pun semakin marah, karena dirinya bahkan tak bisa melihat Angel karena berada di balik jeruji besi. Mau tak mau ia memerintahkan anak buahnya untuk mencari pelakunya sampai ketemu dan menyerahkan diri ke pihak berwajib. Karena dengan begitu dirinya dan anak buahnya yg lain bisa membalasnya di dalam tahanan.


"Kalian tangkap orang-orang itu hidup-hidup dan minta mereka menyerahkan diri." perintah Jack.


"Apa kami tak salah dengar tuan?" tanya anak buahnya yg bingung karena biasanya Jack begitu kejam dan tak kenal ampun.


"Sudah ada aku disini yg akan mengurusnya bersama beberapa rekan kalian." ucap Jack.


"Kami mengerti tuan." ucap anak buahnya.


Mereka pun bergerak cepat dan mencari si pelaku. Sesuai instruksi Jack, mereka menemukannya karena profesi mereka yg sama. Hingga anak buah Jack dapat mencium dimana keberadaan mereka. Lalu mereka menangkapnya hidup-hidup dan menyerahkannya ke pihak berwajib. Bahkan mereka mengancam untuk mengakui siapa orang yg menyuruh mereka. Jawaban mereka pun cukup mengejutkan karena pelakunya adalah Bianca, mantan mertua Angel.


Setelah itu, di kantor polisi mereka mengakui semua kejahatannya. Dan Bianca terseret akan kasus yg ia buat sendiri. Suaminya pun malu bukan main atas tindakan istrinya dan langsung memintanya menyerahkan diri agar hukumannya ringan. Tapi Bianca menolak dan tak terima akan perlakuan suaminya.


"Sayang kau tega aku masuk penjara??" tanya Bianca.


"Kau yg sudah bersalah.. jadi mengaku saja karena semua bukti dan saksinya sudah mengaku." ucap Hans.


"Tidak mau. Pokoknya kau harus cari cara agar aku bebas." ucap Bianca.


"Pokoknya aku tak mau pusing oleh masalah yg kau perbuat, jika tak mengakui kita bercerai saja dan jalani proses hukum." ucap Hans kesal.

__ADS_1


"Kau sudah keterlaluan..!" ucap Bianca marah.


"Kau sendiri bagaimana?? hampir membunuh wanita hamil.. ingat aku memberimu waktu 1 hari sampai besok untuk mengaku di kantor polisi dan akan membantu hukumanmu agar diringankan." ucap Hans.


"Kau ini tega sekali." ucap Bianca lalu pergi meninggalkan Hans.


"Terserah..!" ucap Hans.


Dan Jefry mendengar keributan orang tuanya pun bersedih. Belum cukup masalah perceraiannya dan penipuan yg Angel lakukan padanya, kini orang tuanya bertengkar. Parahnya ibunya sendiri yg ingin mencelakai Angel, dan Jefry sebagai sesama manusia merasa apa yg dilakukan ibunya adalah salah besar dan tak seharusnya seorang ibu mencelakai wanita yg sedang hamil.


Tapi begitulah Bianca sebelas duabelas dengan Angel. Mereka mirip, tapi Angel sudah mulai terbuka hatinya semenjak kejadian terungkapnya ayah kandungnya. Dan Aryo begitu menyayanginya tanpa perlu melakukan tes DNA padanya. Artinya ikatan antara dirinya dan Aryo cukup kuat hingga tak perlu banyak pembuktian.


Dan Bianca yg terbawa emosi pun meminta seseorang melakukan hal yg sangat fatal. Dimana ia meminta seseorang menyelundupkan racun yg dapat menggugurkan kandungan Angel.


Pagi itu, tepat saat ayah dan ibunya pergi karena harus bekerja. Ya Desy, mengelola bisnis bibinya di Paris. Dan Aryo masih bekerja di sebuah perusahaan. Inilah celah dimana seseorang menyamar sebagai perawat dan memberi Angel obat penggugur kandungan. Angel yg tak tahu pun meminum obatnya karena dirinya berada di rumah sakit tak mungkin ada kesalahan dalam pemberian obat.


"Bagaimana kondisinya bu?" tanya dokter.


"Dok perutku sakit setelah mengkonsumsi obat tadi pagi." ucap Angel.


"Obat? tapi aku tak meresepkan obat tadi pagi." ucap sang dokter.


"Siapa yg mengantarkan obat pada ibu Angel??" tanya sang dokter tegas.


"Bukan kami dok.. kami tidak berani." ucap perawat.

__ADS_1


"Lalu siapa?? bagaimana jika aku keguguran perutku sakit sekali." ucap Angel.


"Biar kami periksa." ucap sang dokter yg bergegas bertindak.


Tapi malangnya tindakannya sia-sia karena hari itu juga Angel dinyatakan mengalami keguguran. Dan Desi beserta Aryo panik saat pihak rumah sakit mengabari hal tersebut. Aryo pun tak terima bagaimana bisa mereka lalai dan memberikan obat yg salah. Tapi pihak rumah sakit tetap bersikeras kalau mereka tak meresepkan apapun.


"Lalu siapa yg melakukannya?? bagaimana dengan sistem keamanan rumah sakit ini?? lihat putriku keguguran." ucap Aryo kesal.


"Pokoknya kalau kalian tak menangkap pelakunya kami akan menuntut kalian." ucap Desy.


"Kami tunggu sampai 2 hari kedepan atau laporan kepolisian akan sampai pada kalian.!" ancam Aryo.


Sementara Angel pun menangis sedih karena dirinya keguguran. Dirinya merasa anaknya harus menanggung akibat dari perbuatan jahatnya pada Grace dan keluarganya. Dirinya pun tak berhenti menyalahkan dirinya. Angel merasa inilah karma yg ia dapatkan dari menyakiti dan berbuat jahat pada orang lain yg tak bersalah.


Desy pun menenangkannya dan Aryo menyelidiki kejadian ini dengan pihak rumah sakit. Dirinya tak tinggal diam dan memaksa untuk mengecek cctv. Didapatlah seorang perawat laki-laki masuk di pagi hari sesuai cerita Angel. Dan kini mereka sibuk mencaritahu siapa perawat tersebut. Karena dirumah sakit tersebut tak ada perawat dengan perawakan besar dan tinggi begitu. Aryo pun semakin curiga dan berpikir kalau ada yg ingin mencelakai Angel.


Hingga ia mengabari Jack akan kejadian ini. Aryo tahu kalau Jack pasti bisa membantunya apalagi setelah pelaku tabrak lari itu terungkap. Jack yg mendengar tak kalah kesal dan emosi. Calon anaknya meninggal begitu mudah bahkan sebelum bertemu dengannya. Dan Jack sangat yakin kalau pelakunya adalah orang yg sama.


Anak buah Jack pun bergerak lagi dan mendapati hal yg sesuai dengan dugaan Jack. Jack pun terpaksa meminta mereka menyeret Bianca ke kantor polisi agar dirinya bisa memberi hukuman yg setimpal.


Dan Bianca langsung dijemput paksa oleh pihak kepolisian. Dirinya pun terkejut kalau kejahatannya terbongkar begitu mudah. Begitulah hukumnya sesama penjahat selalu tahu cara penjahat lain bergerak. Hingga bukan hal sulit bagi anak buah Jack yg sudah terbiasa dengan pekerjaan kotor menyelidiki hal ini.


Hingga bukan hanya penahanan yg diterima Bianca melainkan surat gugatan cerai dari suamianya Hans. Bahkan Jefry yg awalnya tak tega kini emosi, mengingat bagaimana pun kelakuan Angel bayi dalam kandungannya tak bersalah. Dan bagaimana bisa seorang ibu membunuh seorang bayi yg tak berdosa?? Jefry pun tak habis pikir dengan ibunya dan tak menolongnya sama sekali seperti yg ayahnya lakukan.


Kini Bianca sudah berada di dalam penjara yg sama dengan Jack beserta anak buahnya yg ikut ditahan. Dirinya pun mendapatkan balasan dari Jack setelah membunuh calon anaknya.

__ADS_1


Sementara itu, Angel pun merasa sedih dan tertekan. Dirinya mulai merasakan karma dan balasan atas perbuatannya. Hingga ia menemui Grace dan keluarganya untuk meminta maaf. Mereka pun memaafkannya dan meminta Angel untuk hidup lebih baik.


Tapi Angel cukup frustasi, dan hal itu membuat Desy dan Aryo ekstra sabar mengawasi Angel. Berulang kali Angel mengatakan ingin bunuh diri dan berhasil dicegah oleh orang tuanya. Angel pun sampai ditangani oleh medis atas depresi dan frustasi yg ia terima. Sampai beberapa tahun kedepan Angel akan menjalani terapi karena tak mudah menangani seseorang yg depresi. Sekalipun sudah dinyatakan sembuh, orang sekitarnya harus selalu memberikan energi postitif padanya agar tidak kambuh lagi. Dan itu adalah tugas Desy dan Aryo.


__ADS_2