
Daniel pun berbagi informasi pada semuanya. David pun mendapat banyak informasi yg berbeda-beda, hingga mereka harus mencari yg mana yg paling tepat. Dan Theo, hanya satu orang yg harus ia minta keterangannya.
"Hanya ada satu orang yg pasti tahu walaupun sedikit tentang project F, yg banyak memakan korban ini.." ucap Theo.
"Siapa orangnya?" tanya Sheira.
"Ibuku.. nyonya Viola." balas Theo.
"Ibumu?? akh aku lupa Alfa.corp milik keluargamu.." ucap David.
"Aku akan bertanya langsung agar kasus ini jelas." ucap Theo.
"Baiklah, kami serahkan tugas ini untukmu Theo, dan kabari jika butuh bantuan kami." ucap Daniel.
"Oke.." ucap Theo.
☘☘
Theo pun pulang ke rumahnya malam itu, dan momnya sangat senang melihatnya bisa pulang ke rumahnya. Walaupun ia sangat tahu Theo tidak menyukai rumah mereka karena di tempat tersebut Theo melihat ayahnya sudah tak bernyawa.
"Malam ini kau harus makan malam disini.." ucap Viola.
"Tentu mom." ucap Theo.
Setelah makan malam, barulah Theo membicarakan apa yg ada di kepalanya mengenai project F.
"Mom, apa mom kenal dengan tuan Chandra pemilik golden.corp sebelum sekarang berubah menjadi Miracle Company.?" tanya Theo.
"Ya.. dia salah satu rekan dadmu, sebelum ia dinyatakan bersalah telah menggelapkan dana investor." ucap Viola.
"Mom, bisakah mom jujur tentang beliau? aku sudah dengar macam-macam kisah. Ada yg bilang ia menggelapkan uang, ada yg bilang ia ditipu salah satu investornya.. dan masih banyak lagi. Jadi siapa yg berkata jujur?" tanya Theo.
"Theo sudah mom bilang jangan bahas hal ini lagi.." ucap Viola.
"Mau sampai kapan mom menyimpan rahasia ini?? Mau berapa banyak lagi anak yg kehilangan orangtuanya karena kasus ini??" tanya Theo.
"Apa maksudmu? kau jadi sensitif karena kehilangan dad?? itu takdir sayang.. " ucap Viola.
"Mom, aku bertemu dengan anak-anak yg sama denganku, malah ada yg kedua orang tuanya dibunuh.. Mau sampai kapan mom tutupi?" tanya Theo.
"Theo tak ada gunanya kau membahasnya sekarang. Semua sudah berlalu.." ucap Viola.
"Tak ada gunanya karena posisi kita baik-baik saja, bagaimana posisi anak lain?? bahkan ada yg sampai kini dikejar-kejar bak maling hanya karena ia tahu beberapa fakta.." ucap Theo.
"Theo apa yg kau inginkan dari semua ini?" tanya Viola.
"Keadilan untuk semua orang, terutama keluarga para korban.. agar mereka bisa hidup normal tanpa terus diburu dan dikejar-kejar agar rahasianya tetap aman." ucap Theo.
__ADS_1
"Memangnya ada berapa orang korbannya?" tanya Viola.
"Ada 4 orang yg kehilangan keluarganya, salah satunya ada yg orangtuanya dihabisi.." ucap Theo.
"Tidak, kau sedang berbohong kan agar mom berkata jujur.?" tanya Viola.
"Mom aku tak sedang bercanda, bahkan salah seorang korbannya mengenal mom.." ucap Theo.
"Siapa??" tanya Viola.
"Apa mom akan percaya padaku?" tanya Theo.
"Coba katakan siapa?" tanya Viola.
"Sheira.. bahkan dia sampai hidup sebatang kara.. Mom pasti sudah tahu kan cerita hidupnya." ucap Theo.
"Panggil para korban, dan tunjukkan apakah kalian benar-benar adalah korban atau bukan." ucap Viola.
"Berjanjilah mom takkan menghubungi siapapun, karena jika sampai mom melakukannya nyawa mereka taruhannya." ucap Theo.
"Baiklah.." ucap Viola.
"Nanti mom akan menceritakannya setelah mendengar cerita mereka." ucap Viola.
Setelah itu Theo pun menghubungi semuanya dan memintanya datang ke rumah momnya. Mereka pun bersedia hadir, kecuali David. David tak mau identitasnya ketahuan karena ia yg paling dicari saat ini.
Theo pun menemani mereka sembari memberikan minuman.
"Jadi David benar-benar tak bisa hadir.."ucap Theo.
"Benar Theo, dia sangat berhati-hati.." ucap Tio.
"Baiklah, nanti dia dengar berita dari kita saja.." ucap Theo.
Dan tibalah Viola ke ruangan tersebut, seketika suasana berubah menjadi kaku dan tegang.
"Halo tante, maaf mengganggu waktunya.." ucap Sheira menyapa.
"Iya tak apa.." ucap Viola.
"Halo tante lama tak berjumpa.. masih ingat denganku kan?" tanya Daniel.
"Tentu Daniel." ucap Viola.
"Jadi mereka korbannya?" tanya Viola pada Theo.
"Benar, kurang 1 lagi karena ia tak ingin ketahuan dan sedang dicari oleh pihak-pihak yg tak bertanggungjawab." ucap Theo.
__ADS_1
"Begitu, jadi bisakah kalian mulai bercerita?" tanya Viola.
Sheira pun berbicara, ia mengutarakan apa yg ia tahu selama ini. Dari sekian banyak harta ayahnya, ia tak menerima sepeserpun dan hanya mempunyai rumah yg memang sudah atas nama neneknya. Bahkan rumah besar mereka pun disita oleh bank. Setelah Chandra dan istrinya meninggal dalam kecelakaan, ia tinggal dengan neneknya dan neneknya lah yg mengurus segalanya. Sebagai orang tua yg minim pengetahuan, dengan mudahnya sang nenek dibodohi dan tak mendapatkan apapun dengan alasan segala harta milik Chandra disita dan juga ada surat wasiat palsu. Dan yg asli baru-baru ini Sheira dapatkan dari pamannya, yaitu ayah Daniel.
Cerita bersambung ke Tio, ayahnya yg seorang pengacara yg menangani kasus hukum Chandra pun ikut diburu karena pastinya memegang surat wasiat milik Chandra. Dan kejadian naas itupun menimpa keluarga Tio. Bahkan sampai Tio melihat pembunuhan kedua orang tuanya lewat cctv. Viola yg tak percaya pun merinding setelah melihat rekaman cctv 20 tahun yg lalu.
"Jadi kalian benar-benar korban.." ucap Viola.
"Masih ada satu orang lagi nyonya, namanya tak bisa kami sebutkan, tapi dia orang yg terkena imbasnya dari penyelidikan pembunuhan mengerikan ini. Dan ia tahu banyak fakta tentang hal ini sampai ia harus terus bersembunyi sepanjang hidupnya." ucap Tio.
"Belum lama ini bahkan akupun hampir saja dihabisi." ucap Tio membuat Viola tak mampu berkata-kata.
"Pantas saja suamiku tak mau menyerahkan project F pada Haris." ucap Viola.
"Sebenarnya apa yg terjadi tante?" tanya Sheira.
"Kejadiannya, 20 tahun yg lalu suamiku dan ayahmu memiliki project besar bernama F Project. Rencananya mereka akan membuka sebuah mall besar. Modalnya adalah dari uang mereka sendiri, tapi tiba-tiba Chandra menghilang dan sulit dihubungi. Ia juga meminta suamiku untuk bersembunyi dan tak menyerahkan project ini pada Haris atau siapapun." ucap Viola.
"Lalu, malam itu saat pembunuhan suamiku terjadi, suamiku mendapat telepon untuk segera meninggalkan rumah oleh Chandra. Tapi, kami terlambat dan mereka sudah tiba dirumah. Mereka berpura-pura merampok rumah kami padahal yg mereka cari hanyalah perjanjian F project." ucap Viola lalu menangis.
"Dan suamiku menyuruhku dan juga Theo untuk sembunyi, sementara ia menghadapi mereka. Surat tersebut pun aman padaku, tapi suamiku mati dibunuh oleh mereka. Dan setelah itu, mereka menculik Theo agar aku menyerahkan file tersebut." ucap Viola.
"Aku diculik?" tanya Theo.
"Ya.. waktu itu, kau trauma jadi mom membuatmu melupakan kejadian itu lewat beberapa pengobatan." ucap Viola.
"Mereka mengancam akan membunuh Theo jika aku tak memberikan file tersebut. Lalu Chandra menghubungiku dan akan membantu, tapi yg kudapatkan adalah berita kematiannya dalam beberapa jam" ucap Viola.
"Mom, masih bisa bercerita?" tanya Theo mengusap-usap punggung Viola.
"Masih, mom harus beberkan semuanya sebelum berjatuhan banyak korban." ucap Viola.
"Setelah itu aku berfikir keras menyelamatkan perusahaan dan karyawan di Alfa.corp. Aku mengubah beberapa syaratnya dan mengamankan perusahaanku, lalu memberikan project F tersebut pada mereka hingga Theo dibebaskan." ucap Viola.
"Dan sekarang project F tersebut menjadi sebuah hotel mewah bukan mall seperti yg pamanku Chandra dan tuan Andre rancang." ucap Daniel yg sudah bisa menebak.
"Kau benar, hotel itu adalah rancanganku.. dan ini adalah file project F yg asli." ucap Viola membuka berkas tersebut.
Mereka semua pun terdiam, mereka tak menyangka nyonya Viola mampu mengelabui Miracle Company. Dan menyelamatkan perusahaan serta putranya. Kini Theo dan Daniel pun melihat rancangan mall tersebut dan terdiam. Mereka tahu pasti nominal untuk membuka sebuah mall tersebut. Nilainya pasti jutaan dollar.
"Lalu, semua uangnya? apakah aman?" tanya Theo.
"Mom berhasil mengamankan separuh milik Dadmu, dan milik Chandra mom tak tahu apa pun.." ucap Viola.
"Terimakasih tante sudah bicara jujur pada kami, aku tahu ini berat tapi tante sangat hebat bisa menyelamatkan segalanya." ucap Sheira memberi semangat.
"Kalian harus menangkap Haris, dialah otak dibalik semua peristiwa ini.. dan kekayaannya saat ini pasti adalah milik ayahmu Sheira." ucap Viola.
__ADS_1
"Aku tahu tante, tapi yg terpenting sekarang adalah mengungkap surat wasiat palsu tersebut dan membuatnya mendekam dipenjara." ucap Sheira.