Affair With Me??

Affair With Me??
EP.184 S2 : Mempermalukan diri sendiri


__ADS_3

Sean pun mengantar Celine ke dokter kandungan sesuai perintah Grace. Dan Celine berusaha mengelak sebisa mungkin karena dirinya tak ingin kebohongannya diketahui semua orang. Terlebih keluarga Sean adalah pemilik SHIELD, kalau mereka tersinggung dirinya akan dituntut habis-habisan. Belum lagi hubungan kerjasama mereka pasti bermasalah.


"Sepertinya kalian tak perlu repot-repot." ucap Celine.


Grace pun tersenyum menandakan kalau Celine berbohong dan ingin kabur.


"Tidak bisa, kau harus diperiksa dengan teliti.." ucap Grace.


"Ya.. kalau itu penyakit bisa berbahaya Celine." ucap Sean.


"Oh ayolah.. kalian tak percaya padaku.?" tanya Celine.


"Percaya, tapi kami hanya ingin memastikan." ucap Grace.


"Sudah, kau diam saja dan Sean lebih cepat lagi." ucap Grace.


"Baiklah." ucap Sean.


Sean pun membawa mereka ke rumah sakit dan setibanya disana Grace memegang tangannya sambil berpura-pura menyemangati, padahal dalam hatinya ia tak ingin Celine kabur. Karena hanya dengan kata-kata yg keluar dari mulut Celine, reputasi Sean sebagai calon suaminya akan hancur.


"Ayo.. jangan takut, ada aku." ucap Grace membawa Celine ke dokter kandungan.


Bahkan saat mengantri Grace tak ingin melepaskan Celine. Hingga mereka masuk ke ruangan dokter. Celine pun pucat dan semakin mencari-cari alasan untuk kabur. Sean pun tersenyum, ternyata sikap pura-pura polosnya bisa menarik Celine agar dirinya tidak membohongi semua orang. Belum lagi Grace yg sifatnya tak perduli apapun dan tak takut apapun, sudah dipastikan hari ini Celine akan berhenti mengganggu mereka.


"Kumohon hentikan." ucap Celine.


"Kau harus tahu kondisi anakmu." ucap Grace.


"Tapi aku tidak hamil, tolong maafkan aku." ucap Celine.


"Benarkah? katanya kau sudah cek dengan tespack." ucap Grace.


"Sudah cek saja, nanti kita cari jalan keluarnya." ucap Sean.


"Huuuaaa.. aku tidak hamil.. maafkan aku .. cukup hentikan." ucap Celine menangis.


"Oke.. jadi katakan yg sejujurnya." ucap Grace sembari mengarahkan kamera ponsel ke arah Celine.


"Haruskah direkam?" tanya Celine.


"Nama baik Sean dipertaruhkan. Kau mau dituntut dan mendekam di penjara?" tanya Grace.


"Setidaknya jika muncul rumor aku bisa meredamnya dan takkan menuntutmu." ucap Sean menatap tajam pada Celine.


"Baiklah.." ucap Celine pasrah dan menghapus air matanya.


Grace pun men-cancel pemeriksaan Celine, dan mempersilahkan pasien lain untuk diperiksa. Lalu mereka membuat video permintaan maaf Celine. Celine pun mengakui semua kejahatannya yg telah memfitnah Sean di hadapan beberapa orang di toko perhiasan.


Setelah itu, Sean sedikit menekan Celine untuk tak mengganggu pernikahannya dengan Grace. Dan Celine pun akhirnya mengakhiri semua kegilaannya pada Sean dan berjanji akan hidup dengan baik. Setelah itu, Sean dan Grace mengantarkannya pulang ke rumahnya.


☘☘☘


Setelah hari itu Celine tak pernah mengganggu Sean, hidupnya pun kembali tenang dan hanya ada Grace wanita di hidupnya. Hingga acara pertunangan keduanya pun berjalan dengan baik dan lancar. Kebahagiaan pun terpancar dari kedua keluarga dan calon pengantin.

__ADS_1


Ucapan selamat pun berdatangan dari orang-orang terdekat. Celine pun turut hadir dan memberi selamat pada Sean dan Grace. Dirinya sudah menutup segala niatan buruk pada pasangan tersebut dan mengikhlaskan takdir hidupnya kalau Sean memilih Grace.


Dan Samuel datang bersama Juliet beserta keluarganya. Mereka turut bahagia atas pertunangan Sean dan Grace. Terutama Samuel yg tak henti-hentinya menggoda Sean.


"Bagaimana Sean? ampuh bukan saran-saranku?" tanya Samuel.


"Kau benar." ucap Sean.


"Oh jadi kak Samuel yg mendorongnya." ucap Grace.


"Pria ini memang payah Grace.. kau harus memukulnya jika tak peka .." ucap Samuel.


"Baiklah kak akan aku ingat." ucap Grace.


"Sam.. sudahlah.. yg penting kan hasilnya." ucap Sean.


"Oke.. nanti jika kau butuh latihan untuk malam pert**a kabari aku." ucap Samuel.


"Apa?? " tanya Sean terkejut.


"Husshh.. sudah Sean jangan dengarkan, dan kak Sam jangan racuni pikiran bersih Sean." ucap Grace.


"Bersih?? hahaha.. baiklah nanti kau akan tau sendiri bagaimana Sean." ucap Samuel.


"Ck.. sudah sana.. aku bosan melihatmu." ucap Sean.


Tiba-tiba datanglah seorang pria dengan tampilan berantakan dan bau alkohol menyengat. Dirinya pun jadi pusat perhatian karena pernah menjadi bagian dari hidup Grace. Orang tersebut tak lain adalah Jefry. Pria yg frustasi setelah mendengar Grace bertunangan dengan Sean.


Jefry pun langsung menghampiri Grace di tempatnya dengan tatapan menyedihkan bahkan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Nicho dan Nathan yg berada di sekitar pun maju untuk menghentikan aksi gila Jefry. Mereka berdua punya firasat buruk pada Grace terlebih Jefry dalam posisi tak sadarkan diri.


Tapi Jefry tetap jalan menuju ke arah Grace dan tiba tepat dihadapannya. Sean pun melangkah maju untuk melindungi tunangannya.


"Mau apa kau datang kemari dengan tampilan begini?" tanya Sean.


"Ckk.. minggirlah.. aku ingin bicara pada Grace." ucap Jefry.


"Aku calon suaminya, katakan di hadapanku." ucap Sean.


"Sudah Sean, biar aku menghadapinya." ucap Grace.


"Ada apa Jefry?" tanya Grace.


"Batalkan pertunangan ini dan menikahlah denganku." ucap Jefry.


"Kau pasti mabuk, pulanglah sebelum pihak keamanan mengusirmu." ucap Grace.


"Tidak akan.." ucap Jefry mendekat.


Sean pun cepat bertindak dan menarik kerah Jefry, dan pukulan kuat pun mendarat tepat di wajah Jefry hingga dirinya tersungkur.


Bugghh..


"Pengawal.. tangkap orang ini..!" perintah Sean.

__ADS_1


Jefry pun ditangkap dan diusir dari tempat tersebut. Beberapa menit kemudian acara pun berjalan dengan baik kembali dan hampir selesai. Beberapa tamu undangan juga sudah pulang. Dan entah bagaimana Jefry berhasil kabur dari ruangan yg menahannya. Mengingat Jefry hanyalah warga biasa, pengawal hanya mengikatnya hingga mabuknya reda lalu akan memulangkannya setelah acaranya selesai agar dirinya tak berbuat onar selama acara.


Tapi Jefry berhasil kabur saat pengawal bergantian menjaga sekitar. Dirinya melihat Selena, istri dari Nicho dan menahannya sebagai sandera agar Grace mau bicara dengannya.


"Akhh.. toloongg..!" teriak Selena.


"Selenaaa..!" ucap Nicho yg langsung menoleh ke istrinya.


"Baj***an.. lepaskan istriku.!" ancam Nicho.


Seketika semua pun panik, mengingat Selena sedang hamil muda. Grace dan Sean pun tak tinggal diam apalagi yg diinginkan Jefry adalah Grace.


"Aku ingin bicara pada Grace..! panggil wanita ku." ucap Jefry masih dalam kondisi tidak sadar.


"Lepaskan kak Selena.." ucap Grace mendekat.


"Akhirnya kau mau menemuiku.." ucap Jefry.


"Lepaskan kak Selena dia tak ada hubungannya." ucap Grace.


"Suaminya begitu menyebalkan dan berusaha menjauhkan kita." ucap Jefry.


"Iya aku tahu, lepaskan dia dan mari kita bicara." ucap Grace terlebih melihat Jefry menyodorkan pisau kecil ke arah kakak iparnya.


"Lepaskan?? tidak mau sebelum kau melepas cincinmu." ucap Jefry.


"Baiklah." ucap Grace tak ada pilihan.


"Jangan Grace.." ucap Nathan.


"Kak, keselamatan kak Selena yg utama." ucap Grace.


"Hei Baj***an jika kau tak suka aku jangan sakiti istriku.. ayo kita bertanding saja." ucap Nicho kesal.


"Kalau kau mendekat maka leher istrimu akan terluka." ancam Jefry.


Grace pun memberi kode untuk berhenti pada Nicho. Dan Grace melepas cincinnya dan menaruhnya di sebuah meja di dekatnya.


"Lihat sudah kulepas, dan aku bukan tunangan siapapun." ucap Grace.


"Baiklah.." ucap Jefry lalu melepaskan Selena.


Saat sedang ingin memeluk Grace, tiba-tiba kepalanya dihantam sesuatu hingga pingsan.


Bughhh..


"Akh.." ucap Jefry lalu pingsan.


"Kerja bagus Sean." ucap Grace.


"Lelaki bre***ek ini berani membuatmu melepas cincin dariku, bahkan mengancam wanita." ucap Sean kesal.


"Sudah kuduga baj***an ini akan berulah.. " ucap Samuel mengamankan Jefry dan meminta Sean dan Grace untuk beristirahat.

__ADS_1


Jefry pun diamankan dan dibawa ke pihak berwajib. Untungnya acara pertunangan sudah usai, dan para tamu sudah pulang. Dan saat kejadian hanya ada keluarga. Selena pun baik-baik saja begitu pula dengan kandungannya. Nicho pun marah besar dan melaporkan segala tuntutan pada Jefry. Begitulah acara pertunangan Grace dan Sean berakhir dengan sebuah tragedi, mungkin inilah alasan banyak orang memilih untuk tidak mengundang mantannya di acara spesial mereka. Jika tidak diundang saja bisa membuat kekacauan bagaimana jika diundang?? Dan Sean semakin memperketat keamanan Grace menjelang hari pernikahan.


__ADS_2