Affair With Me??

Affair With Me??
EP.71 Persidangan Haris


__ADS_3

Setelah diadakan penyelidikan mendalam atas laporan Melisa, beberapa orang yg disuap oleh Haris pun mengundurkan diri dan mengakui kejahatannya sebelum mendapatkan hukuman yg lebih parah. Hingga di putuskan mereka mengganti hakim dan juga beberapa orang lainnya.


Setelah itu, dibuatlah jadwal baru untuk menentukan hasil dari penyelidikan Haris. Tapi karena Haris masih bungkam, dan pengacaranya terus berputar-putar membuat penyelidikannya terhambat. Hal itu juga membuat persidangan ditunda.


Haris pun meminta pengacaranya agar meminta bantuan pada Toni dan Luis agar ia dibebaskan. Tapi pengacaranya memberitahu kalau mereka menghilang dan tak bisa dihubungi. Haris pun semakin frustasi.


Hingga pada tim penyidik ia mengakui segalanya dan berkata kalau ia tak sendiri melakukan ini. Ia mengakuinya dan melakukannya dengan 2 orang yg bernama Toni dan Luis. Dan ia juga berkata kalau ia melakukannya atas permintaan Luis. Tim penyidik pun bergerak dan mengeluarkan surat perintah untuk menangkap kedua orang tersebut.


Tapi semua terlambat karena Luis dan Toni sudah pergi keluar negeri. Pihak penyidik pun mencari kemana-mana dan tak menemukannya. Bak sudah tahu akan terbongkar keduanya kompak kabur terlebih dahulu meninggalkan Haris.


Tim penyidik pun mencaritahu kabur kemana kedua orang tersebut dan akan mengejarnya. Tapi Leon menawarkan diri untuk mencarinya dan menangkapnya bersama tim SHIELD.


Persidangan untuk Haris pun akan berlangsung minggu depan. Hal itu membuat Sheira dan semua temannya bahagia. Mereka tak sabar untuk mengungkap kejahatan Haris dan melihatnya dihukum.


Setelah beberapa hari di rumah sakit, Sheira pun diijinkan pulang ke apartemennya. Ia pulang bersama Daniel dan Jasmine. Sementara Theo menyiapkan penyambutan di apartemennya. Ia menyiapkan makanan dan juga sambutan untuk Sheira bersama Tio.


Tio pun tak keberatan karena ia juga sedikit tertarik pada Sheira. Mereka berdua pun bekerja dengan cepat, hingga saat Sheira datang pun mereka bersembunyi. Begitu pintu terbuka mereka pun menyambut kedatangan Sheira.


"Selamat datang kembali Sheira.." ucap Theo.


"Kami menyiapkan ini semua untuk membuatmu semangat." ucap Tio.


"Terimakasih Tio dan Theo.." ucap Sheira.


"Kalau begitu ayo kita mulai pestanya." ucap Jasmine.


"Tapi dimana David?" tanya Sheira tak melihat pria yg selalu memimpin pergerakan mereka.


"Dia sedang bersama tuan Leon.." ucap Daniel.


"Oke.. kalau begitu mari kita mulai." ucap Jasmine.


"Iya.." ucap Sheira.


Mereka pun makan bersama dan merayakan akan digelarnya kembali persidangan untuk Haris. Kemudian, ia diberitahu kalau Haris sudah membuka suaranya dan mengakuinya tapi kedua temannya itupun kabur ke luar negeri. Mungkin Leon sedang mengajak David untuk menangkap kedua orang tersebut.

__ADS_1


"Setidaknya Haris sudah mengaku dan kemungkinan status tersangkanya sudah resmi atas kasus di masa lalu." ucap Daniel.


"Benar, aku tak sabar melihatnya mendekam di penjara. Setelah puluhan tahun menipuku." ucap Theo.


"Aku harap setelah ini aku bisa hidup tenang dan kembali memulai pekerjaanku." ucap Tio.


"Nah, kalau begitu kita doakan agar David bisa kembali membawa kedua orang tersebut dan juga kita bisa memperoleh keadilan." ucap Sheira.


"Aminn.." ucap mereka semua.


☘☘☘


Seminggu kemudian, sidang Haris pun digelar. Dan Sheira beserta rekannya hadir dalam persidangan tersebut, kecuali David. Mereka pun dikawal oleh tim alfa atas perintah Leon demi keamanan.


Mereka pun tiba di persidangan, dan masuk ke dalam ruangan. Disana juga terlihat Pinkan dan Aryo beserta Mia.


Setelah itu, sidang dimulai dan dibacakan semua perkaranya. Disana Haris pun mengakui semua tuduhannya. Ia mengaku sudah membayar pembunuh bayaran dan juga memalsukan dokumen milik Chandra. Tapi ia juga berkata kalau dirinya melakukannya karena perintah Luis.


Sekarang semua fakta terungkap dengan jelas, dimana Haris adalah boneka bagi Luis dan Toni. Apapun itu tak mengubah fakta kalau ia tega menghilangkan nyawa orang lain. Yg lebih parahnya ia juga memalsukan dokumen Chandra atasannya sendiri untuk menguasai semua hartanya.


"Mom, bagaimana ini?" tanya Pinkan.


"Mom juga tak tahu, kita tunggu saja apa aja yg kita dapatkan dari semua ini." ucap Mia.


"Apakah kalian berdua sudah tahu tentang kejahatan ayah?" tanya Aryo.


"Kami tidak tahu nak Aryo.. apalagi Pinkan." ucap Mia.


"Aku pikir ayah benar-benar sukses selama ini." ucap Pinkan.


"Yasudah, kau jangan pikirkan dan setelah ini kita langsung pulang." ucap Aryo.


Setelah palu diketok, Hakim pun memutuskan hukuman atas Haris. Ia akan dipenjara dalam waktu yg lama. Dan hal itu membuat Pinkan pingsan. Aryo pun bergerak cepat dan membawa Pinkan ke rumah sakit. Sheira dan yg lainnya juga melihat kejadian hal itu.


"Entah mengapa aku kasihan melihatnya." ucap Sheira.

__ADS_1


"Sudahlah, ayahnya memang pantas menerima ini semua." ucap Daniel.


"Dia juga sudah cukup banyak melakukan kesalahan padamu." ucap Theo.


"Semoga orangtuaku bisa tenang disana dengan semua fakta yg terungkap." ucap Tio.


Tepat setelah keputusan hakim dibacakan, Leon dan David membawa kedua teman Haris, yaitu Luis dan Toni.


Braakkk..!


Pintu pun terbuka dan memperlihatkan Leon dan David tengah membawa kedua orang tersebut dalam kondisi babak belur.


"Yang mulia, kami bawakan pelaku lainnya." ucap Leon.


"Silahkan.." ucap Hakim.


Disana Haris pun tersenyum karena bukan hanya dirinya yg akan mendapat hukuman. Lalu hakim pun juga menjatuhkan hukuman pada kedua orang tersebut setelah semya bukti yg terungkap. Luis dan Toni pun mengepal geram, mereka padahal sudah bersembunyi dengan baik tapi bagaimana bisa ditemukan dengan mudahnya ??


Hal itu pun langsung menyapu bersih semua pelaku. Dan kemungkinan semua kaki tangan Haris dan Toni juga akan diringkus. Hingga semua pembunuh orang tua mereka bisa tertangkap.


Persidangan pun ditutup dengan hukuman untuk Luis dan Toni. Mereka langsung ditahan dan masuk tahanan hari ini. Dan Sheira beserta rekannya berbahagia atas keadilan yg sudah mereka perjuangkan.


Setelah persidangan, mereka pun diundang ke resto milik Daniel dan merayakan kemenangan mereka. Leon pun hadir sebentar lalu ia pergi lagi, karena ia masih banyak perkerjaan.


"Terimakasih atas undangannya, tapi aku harus segera pergi karena masih ada urusan.." ucap Leon.


"Ya.. Terimakasih tuan Leon atas bantuannya semua berkat bantuan tuan.. " ucap Daniel mewakili yg lainnya.


"Kalau begitu aku permisi." ucap Leon meninggalkan resto tersebut.


Sementara yg lainnya merayakan keberhasilannya. Mereka pun terharu atas segala perjuangannya sejauh ini. Mereka saling berterimakasih dan mendoakan orang tua mereka yg sudah tiada. Dan setelah ini, mereka akan langsung mengunjungi makam orang tua mereka.


☘☘☘


Situasi berbeda terjadi pada Pinkan, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan hebat. Ia juga harus segera melakukan operasi karena kondisinya. Dan kelahiran anak Pinkan pun menjadi lebih cepat dari prediksinya.

__ADS_1


Seorang pria yg mendapat informasi tersebut pun langsung tersenyum. Dan ia sudah mempersiapkan diri untuk melihat anaknya lahir ke dunia walaupun harus mengungkapkan fakta dan berurusan dengan hukum. Dia adalah Kevin, mantan kekasih dari Pinkan yg sekaligus menjadi ayah dari anak Pinkan.


__ADS_2