Affair With Me??

Affair With Me??
EP.11 Hampir Terjebak


__ADS_3

Tibalah hari dimana Julio melakukan pemotretan. Sheira yg ikut mengawasi jalannya proses tersebut pun tak ingin ada masalah terlebih kabar yg ia dapat mengenai Julio sangatlah tidak baik belakangan. Sheira hanya berharap bisa bekerjasama dengan profesional tanpa ada masalah.


Dan pemotretan berjalan dengan lancar, Sheira pun puas akan hasilnya. Tapi Julio mulai berulah membuat Sheira menaruh curiga. Ia meminta untuk ditraktir makan di sebuah resto mahal sebagai bentuk penghargaan.


"Baiklah, mari kita lihat permainan apa yg akan kau mainkan.." gumam Sheira setelah mendapat pesan dari Julio.


Sheira pun akan datang ke tempat yg sudah di tentukan. Dengan setelan kasual yg tertutup dan stylish Sheira masuk ke tempat tersebut. Rambutnya yg dicepol menunjukkan kalau Sheira adalah wanita yg sibuk dan tak memperhatikan penampilannya.


"Selamat datang nona.." ucap Julio.


"Terimakasih .." balas Sheira.


"Aku senang kau mau datang kemari.." ucap Julio mulai berbicara non-formal.


"Iya, bagiku tak masalah.. silahkan pesan apa yg anda inginkan.." ucap Sheira langsung membuka buku menu.


"Tak bisakah nona bersikap santai padaku?" tanya Julio.


"Maaf Julio, aku sudah menikah dan hubungan kita hanya sebatas rekan kerja.. aku harus bisa menjaga sikap selayaknya seorang istri.." ucap Sheira.


"Baiklah, nona.." ucap Julio kaku. Rasanya sulit sekali menembus pertahanan Sheira.


Mereka pun memesan makanan dan makan dengan damai. Tak ada yg memulai pembicaraan sampai selesai makan.


"Nona, aku mengucapkan terimakasih atas makan malam hari ini.. dan senang bisa mengenalmu.." ucap Julio.


"Ya terimakasih kembali.. aku harap promosi kali ini berhasil.." ucap Sheira.


"Tentu saja, followersku menyukai roti anda.." ucap Julio.


"Ya.. semoga sesuai harapan.." ucap Sheira lalu memanggil pelayan untuk membayar tagihan.


"Nona, bagaimana jika aku traktir minum hari ini.." ucap Julio.


"Rasanya tidak mungkin karena aku sedang menjalani program kehamilan.." ucap Sheira menolak.


"Tapi minum kan tak harus alkohol.. bagaimana jika teh atau sebagainya.." ucap Julio.


"Maaf Julio aku tak bisa pulang terlalu larut.." ucap Sheira.


"Ayolah nona, aku merasa bersalah sudah minta ditraktir makanan mahal jika tak membalas.." ucap Julio.


"Terimakasih Julio mungkin lain kali.." balas Sheira.


Saat Sheira berdiri, Julio pun menahan lengannya dan berlutut dihadapan Sheira membuatnya bingung.


"Ada apa?? jangan bercanda ini tempat umum.." ucap Sheira.

__ADS_1


"Aku menyukai anda.. bisakah aku menjadi kekasih anda..?" tanya Julio membuat seisi restoran heboh.


"Maaf, anda bisa melihat cincin pernikahanku ini kan..?" balas Sheira tak mau kalah.


"Aku sudah menyiapkan yg lebih bagus.." ucap Julio mengeluarkan cincin membuat seisi resto makin heboh.


"MAAF.. Lepaskan.. pulanglah dan pikirkan kembali keinginanmu yg konyol itu.." ucap Sheira melepaskan tangan Julio dan meninggalkan resto.


Tapi Julio tersenyum dan merasa puas. Ia sudah menduga hal ini akan terjadi jadi ia sengaja membuat skandal di hadapan umum. Karena mungkin bukan hanya reputasi toko Sheira yg hancur seperti keinginan Pinkan, dan juga hubungannya dengan suaminya ikut retak.


"Jadi ini rencanamu.." gumam Sheira.


Sheira pun menemui seseorang dan memintanya melakukan sesuatu.


"Baik nona.." ucap orang tersebut.


Dan Sheira pulang ke rumahnya tepat sebelum Aryo pulang. Sheira pun masih sempat menghangatkan makanan yg sudah ia masak tadi sore.


Tak lama, Aryo pun pulang tapi dengan wajah kesal. Sheira pun paham dan akan menghadapinya dengan tenang. Aryo pun menghampiri Sheira dengan melemparkan sebuah cuplikan video.


"Bisa kau jelaskan ini? apa ini caramu membalas dendam??" tanya Aryo.


"Ck.. jadi kau percaya pada skandal murahan yg dibuat seorang model yg namanya hampir tenggelam..?" balas Sheira.


"Apa maksudmu?" tanya Aryo.


"Ja-jadi.. ini yg terjadi?" tanya Aryo terkejut.


"Benar, dia adalah model untuk iklan roti di bakery ku tapi nampaknya dia berusaha menjebakku.. " ucap Sheira.


"Apa alasannya?" tanya Aryo.


"Mungkin saingan bisnis atau orang yg tidak menyukaiku.." ucap Sheira.


"Kau tidak berbohong kan sayang??" tanya Aryo.


"Mas, apa video ini adalah editan?? bukan kan, dan video yg tersebar di medsos adalah potongan video dan editan.. sementara ini asli.." ucap Sheira.


"Kenapa kau bertemu berdua dengannya?" tanya Aryo.


"Sebagai ucapan terimakasih karena mau bekerjasama. Dan hanya makan malam.." ucap Sheira.


"Mana aku tahu kau hanya bekerjasama atau ada maksud lain.." ucap Aryo.


"Mas, setidaknya aku bekerja secara profesional dan tidak memanfaatkan situasi untuk berselingkuh.. dan dia sangat jauh dibawah standar pria ku.." ucap Sheira.


"Aku tidak bisa percaya begitu saja, ibu sampai heboh.." ucap Aryo.

__ADS_1


"Baiklah, memangnya aku bisa mempercayaimu langsung setelah perselingkuhanmu.. ?? Lagipula besok akan ada berita yg tak kalah menarik.." ucap Sheira.


"Apa maksudmu? ini masalah nama baikku, ibuku dan bahkan juga bisnismu.." ucap Aryo.


"Lihat saja besok.." ucap Sheira meninggalkan Aryo menuju ke kamar tamu yg sekarang ia tempati.


Aryo pun merasa Sheira mulai berubah, ia tak lagi wanita yg polos yg akan selalu menurutinya. Ia berubah menjadi lebih pintar bicara dan bertindak. Bahkan Aryo selalu kalah jika berdebat dengannya.


"Bagaimana jika reputasiku hancur karena skandal ini?" gumam Aryo dalam hati.


Lalu ia berjalan ke meja makan dan melihat istrinya masih menyajikan makan malam untuknya. Ia pun merasa sedikit bersalah pada istrinya karena sudah menuduhnya.


Sementara Sheira mengepal geram, ia sangat tahu ini perbuatan siapa. Lalu ia menelpon orang yg menjadi kepercayaannya untuk bertahan. Seorang detektif swasta yg ia tugaskan untuk memata-matai suami dan juga orang mencurigakan disekitarnya. Ia melakukannya sejak kembali dari Bandung. Ia harus bertahan dan bisa keluar dari konflik rumah tangganya dengan aman, meskipun ia harus sedikit terluka.


"Bagaimana?" tanya Sheira.


"Beres nona, mereka adalah orang suruhan Julio. Kemungkinan Julio juga adalah orang suruhan seseorang untuk menjebak anda ." ucap pria misterius tersebut.


"Baik, terimakasih.. buat laporan polisi dan kumpulkan pelaku untuk bersaksi kalau mereka dibayar .." perintah Sheira.


"Baik nona.." ucapnya.


Sheira pun lega, detektif tersebut bisa mengatasinya dengan cepat dan andal. Ia tak sia-sia mengeluarkan banyak uang demi melindungi dirinya. "Baiklah, mari kita lihat seberapa heboh berita besok.." gumam Sheira.


Dan keesokannya, Julio ditangkap oleh pihak berwajib sebagai tuduhan pencemaran nama baik. Ia ditahan atas saksi para pelaku yg menjadi orang suruhannya untuk merekam dan mengunggah video dirinya bersama Sheira di sosial media. Seketika nama bakery Sheira pun ramai diperbincangkan. Banyak nitizen di dunia maya yg menghujat Julio dan bersimpati terhadap Sheira.


"Dasar sam***h.."


"Pansos teross..!"


"Tampang doang ganteng, etika minim.."


"Padahal toko rotinya enak.. tapi kok ada aja ya yg jahat.. samangat Cheff..!"


"Hukum harus ditegakkan.. !"


"Jangan kasih kendor, kawal sampe tuntas..!"


"Roti langgangannku karena memang enak bgt.. tapi sempet shock karena berita kemarin, untung cuma fitnah.."


"Jujur chefnya pasti kaget.. semangat chef kebenaran pasti menang.."


Begitulah unggahan-unggahan komentar di sosial media. Berita tersebut sangat ramai sampai viral dan membuat orang-orang ramai mengunjungi bakery Sheira. Mereka ingin memberi dukungan dan mencoba roti dan kue yg dijual.


"Bagaimana Mas? masih tidak percaya?" tanya Sheira saat melihat suaminya menonton berita fitnah tentang dirinya.


"Maaf sayang, Mas khilaf.." ucap Aryo..

__ADS_1


"Oke.. tapi ini bukan lebaran Mas jadi simpan saja sampai beberapa bulan kedepan.." ucap Sheira yg langsung meninggalkan Aryo menuju ke dapur.


__ADS_2