
Pinkan yg masih kesal pun mau tak mau menelan makanannya. Ia tak bisa jika tak sarapan pagi, dan ia juga harus pergi ke kantor. Keegoisannya membuatnya harus tetap bekerja walaupun kehamilannya mulai memasuki trisemester 3. Sebagai anak CEO harusnya Pinkan bisa cuti dan hidup dengan tenang, tapi kerena keegoisannya ia memilih tetap bekerja hingga menjelang melahirkan.
Dan dampaknya mulai terasa, Pinkan mulai stres karena tekanan kantor belum lagi dengan perdebatannya dengan Aryo akhir-akhir ini. Pinkan yg sedang tidak fokus pun membuat kesalahan. Di sela-sela rapatnya, ia tertidur dan membuat ayahnya kesal.
Haris pun tak tinggal diam dan membangunkannya.
"Pinkan..!" teriak Haris.
"Ya dad.." ucap Pinkan terkejut.
"Keluar dari ruangan ini.. jangan tunjukan wajahmu di ruang rapat selama seminggu.." ucap Haris.
"Baiklah.." ucap Pinkan lesu.
Pinkan sungguh tak berani melawan ayahnya yg sangat tegas. Ia bahkan langsung pergi meninggalkan rapat dan tidur diruangannya. Ia benar-benar mengantuk dan lelah.
"Apa orang hamil memang selemah ini?" gumam Pinkan dalam hati.
Setelah rapat usai, Haris menemui Pinkan diruangannya. Nampak putrinya sedang tertidur dengan posisi kepala yg disandarkan di atas meja. Hal itu membuat Haris khawatir dan membangunkannya.
"Pinkan bangunlah.." ucap Haris.
"Ehh.. dad sejak kapan?" tanya Pinkan.
"Apa kau sakit?" tanya Haris.
"Tidak hanya lemas dan mengantuk saja.." ucap Pinkan.
"Pulanglah, dad akan memberimu cuti 1 minggu.. jika masih begini kau cuti sampai melahirkan.." ucap Haris.
"Tidak dad, aku hanya akan cuti 1 minggu saja.." ucap Pinkan.
"Terserah kau saja, tapi jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu pada kandunganmu.." ucap Haris meninggalkan ruangan.
Sementara Pinkan merapikan barangnya dan dibawah sudah ada sopir Haris yg ditugaskan untuk mengantarkan Pinkan pulang. Pinkan pun dengan senang hati menerimanya karena mengingat Aryo tak mungkin menjemputnya sekarang.
Di perusahaan, Pinkan mendapat perlakuan khusus sampai ruangan khusus. Ia punya hak untuk memarahi siapapun dengan jabatan ayahnya. Walaupun sebenarnya kinerjanya baik tapi attitude nya buruk dan dibenci banyak pegawai lain.
Selain ia langsung mendapatkan jabatan yg tinggi dan gaji yg tinggi, ia juga merasa seperti perusahaan ini miliknya jadi bisa seenaknya. Padahal ayahnya yg seorang CEO pun sebenarnya hanyalah seorang sekertaris pribadi yg dengan kelicikannya merebut perusahaan tersebut.
☘☘☘
Sementara David dan anak buah Daniel bergerak, jika David mengurus orang-orang yg ia curigai sementara anak buah Daniel mencari kelemahan Haris. Karena hanya dengan begitu, mereka bisa menyusup masuk ke circle Miracle Company.
Anak buah Daniel pun menemukan beberapa fakta mengejutkan, dimana Haris punya beberapa selingkuhan bahkan sampai punya anak. Haris pun beberapa kali mengunjungi salah seorang selingkuhannya. Sebanyak 3 orang wanita yg menjadi selingkuhannya, dimana 2 diantaranya adalah sugar baby. Sungguh miris bukan??..
David pun yg mendengar jadi tertarik dan meminta mereka untuk mengambil gambar sebanyak-banyaknya. Dan dari gambar tersebut akan menjadi kelemahan Haris.
"Kerja bagus, lanjutkan dan kumpulkan sebanyak mungkin.." ucap David.
__ADS_1
"Baik tuan.."
Sementara anak buah Daniel pun melaporkan hal serupa pada Daniel. Mereka hanya mengirimkan pesan dan gambar-gambar tersebut.
"Ini gila.." ucap Daniel yg tengah bersama Theo.
"Apanya yg gila?" tanya Theo.
"Haris.. emm maksudku CEO Miracle Company punya 3 wanita selingkuhan dan 2 diantaranya sugar baby.." ucap Daniel.
"Sugar baby itu apa?? anak selingkuhannya begitu?" tanya Theo tak mengerti.
"Ckk.. kau itu terlalu banyak kerja sampai tak tahu.." ucap Daniel.
"Ya makanya aku bertanya.." ucap Theo.
"Sugar baby itu adalah wanita muda yg biasanya adalah remaja yg menjadi simpanannya." ucap Daniel.
"Mengerikan.. kalau bukan uangnya pasti mereka menolak.." ucap Theo merinding.
"Makanya kau kejar Sheira, sebelum para sugar baby menggodamu.. om-om kaya dan muda pasti lebih menarik dimata mereka.." ejek Daniel.
"Cih, aku bukan pedofil.." ucap Theo menjauh.
Tiba-tiba saja Sheira datang ke apartemen Theo untuk menemui Daniel. Dan setelah Theo membuka pintu ia melihat wajah cantik Sheira dengan tatapan yg cerah.
"Apa kak Niel ada?" tanya Sheira.
"Kak.. aku cari-cari ternyata disini.." ucap Sheira.
"Maaf Ara ada apa?" tanya Daniel.
"Aku ingin makan malam bersama, ayo kita makan di apartemenku.." ucap Sheira.
"Theo juga boleh ikut.." ucap Sheira.
"Baiklah.. " ucap Daniel.
"Ayo Theo.." ucap Daniel.
Sementara Sheira jalan terlebih dahulu menuju ke apartemennya.
"Aku menemanimu karena makan malamnya di apartemennya, tapi kalau diluar aku akan memberikanmu ruang.." ucap Daniel.
Seketika Theo pun tersenyum, ia senang sahabatnya begitu perhatian padanya. Dan malam itupun mereka menikmati masakan buatan Sheira. Mereka berdua begitu menyukainya karena rasanya memang lezat.
"Bagaimana?" tanya Sheira.
"Sangat lezat.." ucap Daniel.
__ADS_1
"Ini termasuk masakan terenak yg pernah kumakan seperti sedang diresto bintang 5." puji Theo.
"Terimakasih semuanya, karena aku buat banyak dan kalian menyukainya aku akan membawakan kalian stok makanan.. " ucap Sheira.
"Terimakasih Ara.." ucap Daniel dan Theo.
"Sama-sama, selama ini kalian selalu menjagaku dan kalian tinggal sendirian jadi pasti lebih sering makan diluar yg tak sehat.." ucap Sheira.
Seketika Theo dan Daniel pun tersenyum. Mereka tak menyangka Sheira akan seperhatian ini pada mereka.
☘☘☘
Setelah makan, Daniel dan Sheira mendapat pesan dari David mengenai hasil penyelidikannya. Dan mereka pun tersenyum walaupun Sheira sedikit terkejut.
"Bagaimana Ara?" tanya Daniel.
"Lanjutkan, ayo kita jatuhkan saham mereka dulu.." ucap Sheira.
"Wow.. jadi kalian akan menyerang Miracle Company?? butuh bantuanku?" tanya Theo.
"Oke, semakin banyak orang semakin bagus.." ucap Sheira lalu Daniel menjelaskan situasinya.
Dan sesuai rencana mereka, begitu saham Miracle Company anjlok Daniel dan Theo akan membeli saham tersebut. Sheira pun membeli saham tersebut atas nama Daniel agar tak ada kecurigaan. Dan Daniel tak mungkin mengkhianatinya.
"Mari kita lihat berita bagus ini besok.." ucap Daniel.
☘☘☘
Sementara David, ia mengumpulkan semua informasi dari anak buah Daniel dan merangkumnya. Hingga ia menemui seorang wartawan dan memberinya berita eksklusif tersebut.
"Bagaimana? bagus bukan beritanya.." ucap David.
"Tentu tuan.. terimakasih.."
"Ingat kau harus memposting berita tersebut dan pastikan berita itu menjadi headline news dan trending di beberapa media sosial." ucap David.
"Aku akan berusaha tuan.."
Dan keesokannya, muncullah berita mengejutkan tersebut. Dan hal itu membuat Mia dan Pinkan terkejut. Mia pun kesal bukan main pada suaminya dan Haris berkilah kalau ini hanyalah berita untuk menjatuhkannya.
Dan dengan akal bulusnya, Haris mengelabui istri dan anaknya untuk keluar negeri mengurus bisnis lainnya sembari menenangkan diri. Ia harus menghilang sampai kabar tersebut mereda. Dan Pinkan yg akan mengurus perusahaan untuk sementara.
"Dad.. jangan lama-lama.." ucap Pinkan.
"Tentu Pinkan, Dad hanya akan pergi sampai situasinya mereda."
"Baguslah.." ucap Pinkan.
Haris berbuat demikian karena Pinkan terkenal ditakuti banyak karyawan karena kesombongan dan keegoisannya. Sementara Haris ia akan pergi ke rumah Jeny salah satu sugar baby miliknya. Ia begitu merindukan sugar baby tersebut karena kesibukannya. Dan dengan kejadian ini, ia akan menghilang dan ada kesempatan untuk bersama Jeny. Kebetulan Jeny juga langsung menghubunginya begitu melihat kabar Haris.
__ADS_1
Dan dengan kabar buruk inilah, perlahan saham Miracle Company turun. Theo beserta Daniel perlahan-lahan membeli saham tersebut.