
Aryo yg merasa hampa pun duduk termenung. Ia kehilangan selera makan dan menyesali perbuatannya. Ia sadar sudah salah dengan memukuli Sheira. Dan tadi dapat terlihat dengan jelas , wanita yg masih berstatus istrinya tersebut tampak berpakaian tertutup. Hal itu pasti karena bekas cambukan ditubuhnya belum hilang. Ditambah lagi dengan sikap Sheira yg ketakutan saat ia mendekat membuatnya semakin merasa bersalah.
Pinkan yg melihat reaksi suaminya tersebut pun tak tinggal diam dan akan melancarkan aksinya. Aksi agar pria tersebut tetap menikahinya dan hidup bersama dengan anak dalam kandungannya.
"Mas.. jangan terlalu dipikirkan.. Mas kan tahu kalau Sheira seperti apa.. lepaskan saja Mas istrimu.." ucap Pinkan.
"Bagaimana bisa sayang?" tanya Aryo.
"Kau pasti bisa, kau tidak sendiri.. Ada aku dan calon anak kita.." ucap Pinkan menempelkan tangan Aryo ke perutnya yg masih rata.
"Baiklah, jika tak ada kalian aku tak tahu apa aku masih punya alasan untuk hidup.." ucap Aryo.
"Jadi Mas, lepaskan saja Sheira.. Dan kita mulai hidup baru dengan anak ini.." ucap Pinkan.
"Baik sayang, Mas mengerti. Dan kita harus meresmikan pernikahan ini agar anak kita punya identitas." ucap Aryo.
"Terimakasih Mas, semoga dengan ini rumah ini menjadi tenang.. Mas tahu sendiri kan aku selalu berdebat dengan Sheira dan itu tak baik untuk kandunganku.." ucap Pinkan.
"Iya sayang.." balas Aryo dengan mata berkaca-kaca.
Disatu sisi ia senang ada Pinkan dan calon anaknya. Tapi disisi lain ia harus merelakan Sheira, wanita yg selalu mengisi hari-harinya selama 2 tahun terakhir. Dan bagaimana bisa Aryo melupakan cintanya yg selalu ada setiap saat? Rasanya sangat sulit, tapi Pinkan pun bukan orang bodoh. Ia berusaha mensuggesti suaminya agar membenci Sheira dan melupakan wanita itu. Karena hanya dengan begitu, rumah tangga impiannya pun bisa terwujud.
☘☘☘
Sementara Sheira ia berada di apartemennya terduduk lemas. Ia tak tahu lagi bagaimana Aryo bisa mengajaknya kembali tanpa rasa malu bahkan tanggung jawab setelah puas memukulinya dan menyakiti hatinya. Tubuh Sheira pun gemetar dan membuatnya tak berani untuk keluar. Mungkin ia akan berdiam diri di dalam apartemennya selama 1 atau 2 hari.
"Aku kuat, aku bisa menghadapi ini.." gumam Sheira dalam hati.
Sementara Theo, ia tahu kalau Sheira bertemu Aryo dan ada kejadian tak diinginkan. Menurut laporan orang-orangnya Sheira terlihat ketakutan dan meminta bantuan petugas keamanan untuk kabur darisana.
"Hhh.. sejujurnya aku tak tahan lagi.." ucap Theo.
"Anda harus bersabar tuan, jika anda ingin bisa memiliki nona Sheira anda harus memastikan statusnya sudah aman.." ucap Dony.
"Ya.. aku tahu, karena ia akan semakin sulit jika aku mendekat.." ucap Theo.
tok..tok..
"Silahkan masuk.." ucap Theo.
"Halo bro.. lama tak bertemu.." ucap pria bernama Daniel.
"Kapan kau tiba disini? kenapa tak mengabari?" tanya Theo.
__ADS_1
"Kejutan.. aku tidak ingin kau repot menjemputku seperti pasangan kekasih.. " balas Daniel.
"Ck.. kau ini dasar kurang ajar.. aku masih normal..!" ucap Theo kesal, tapi sedetik kemudian mereka akur kembali dan bercengkrama dengan akrab.
Daniel pun bercerita mengenai masalahnya, dan Theo pun sudah tahu kalau Daniel ditugaskan oleh ayahnya mencari sepupunya yg kehilangan kontak dengan keluarganya pasca orangtuanya meninggal dalam kecelakaan.
"Jadi kau belum mendapatkan petunjuk?" tanya Theo.
"Ya.. aku sudah 5 tahun ini mencarinya tapi tak menemukan hasil.." ucap Daniel.
"Aku akan membantumu sebisaku.." ucap Theo.
"Thanks bro, kuharap aku bisa bertemu dan mempertemukannya dengan dadku.." ucap Daniel.
"Memangnya apa yg kau tahu tentangnya? siapa tahu aku bisa membantu.." ucap Theo.
"Nama panggilannya Ara.. kami lupa nama aslinya karena kami berada di negara yg berbeda. Dan yg lebih mencengangkan, kini perusahaan ayahnya dipegang oleh orang lain padahal aku yakin sepupuku masih hidup dan berhak atas perusahaan orangtuanya.." ucap Daniel.
"Kejam sekali yg mengambil harta orangtuanya ." ucap Theo.
"Maka dari itulah dadku khawatir akan nasibnya disini.. Dadku sudah sakit sejak lama jadi ia menjalani pengobatan di US.. Lalu kami jadi jarang bertemu dan akhirnya hilang kontak.." ucap Daniel.
"Kau harus menemukannya, aku pasti membantumu.." ucap Theo.
"Terimakasih bro.. tapi bagaimana kabarmu? kau belum menikah kan?" tanya Daniel.
"Siapa tahu, kau berbuat kesalahan dan menghamili anak orang.." balas Daniel.
"Dasar, padahal aku tadi sudah bersimpati padamu.." ucap Theo.
"Haha.. santai saja bro.. jadi apa kau tak punya kekasih?? atau wanita incaranmu.." tanya Daniel.
"Tidak ada, aku terlalu sibuk. Tapi ada satu orang yg ingin kudekati.." ucap Theo.
"Wah siapa wanita itu? cantik?? apa pekerjaannya..?" tanya Daniel.
"Cantik, pintar, berbakat, sukses, seorang Chef.. tapi.." ucap Theo lalu diam.
"Tapi apa? kau jangan buat aku penasaran.." ucap Daniel.
"Sudahlah lebih baik kau penasaran.." balas Theo.
"Jangan bilang dia milik orang lain atau istri orang??" tanya Daniel.
__ADS_1
"Kau benar.." ucap Theo.
"Kau gila? mau kupukul kepalamu?? apa yg ada dipikiranmu sampai menyukai istri orang..?" tanya Daniel kesal.
"Ck.. dengarkan aku dulu.. mereka akan bercerai.." ucap Theo.
"Kau yakin?" tanya Daniel.
"Ya.. karena perselingkuhan dan KDRT.." ucap Theo.
"Sadis sekali suaminya.." ucap Daniel.
Lalu Theo pun menceritakan segalanya pada sahabatnya tersebut. Daniel pun cukup bersimpati pada kisah wanita tersebut dan mendukung sahabatnya karena tak baik mendekati wanita yg masih berstatus istri orang.
Daniel pun sementara akan menumpang di apartemen Theo karena mereka memang sedekat itu. Dan Daniel begitu penasaran pada wanita bernama Sheira. Theo pun memperlihatkan toko milik Sheira di media social dan foto-foto Sheira yg ada disana.
"Hanya ini foto wanita itu?" tanya Daniel karena foto Sheira nampak kurang begitu jelas.
"Ya hanya itu.." ucap Theo.
Dan mereka pun pulang ke apartemen Theo. Daniel pun masih penasaran ingin melihatnya langsung tapi Theo mencegahnya agar Sheira tak merasa tidak nyaman padanya.
Daniel pun mengerti dan mengurungkan niatnya. Lalu ia kembali menghubungi orang-orangnya untuk menanyakan kabar sepupunya Ara.
"Kalian masih belum menemukannya?" tanya Daniel.
"Maaf tuan kami belum bisa menemukannya.." ucap seseorang di telepon.
"Baiklah.. terus cari sampai dapat.." ucap Daniel.
Daniel pun mencari rumah lama yg dulu ditempati Ara dan keluarganya. Tapi rumah tersebut sudah ditempati orang lain, membuatnya bingung harus mencari kemana lagi.
Theo pun mengajak Daniel untuk makan malam diluar. Dan tanpa sengaja mereka bertemu Sheira. Theo pun menunjukkan wanita bernama Sheira pada Daniel. Dan sebagai pria ia menilai kalau selera Theo sungguh luar biasa.
"Bagaimana?" tanya Theo.
"Kau memang paling bisa mencari wanita.. kalau aku dekati saja bagaimana?" balas Daniel.
"Tidak boleh.. mau kuhajar?" tanya Theo.
"Oke..oke.." ucap Daniel.
Tapi nampaknya Sheira membeli makanan untuk dibawa pulang karena ia langsung pergi setelah menerima pesananya. Theo pun tak jadi menyapanya dan membuat Daniel tersenyum.
__ADS_1
"Sabar bro.. tak semalanya cinta itu indah.." goda Daniel.
"Ck.. kau ini.." balas Theo kesal.