
Nicho pun mengirimkan lokasi dimana Jack ditahan. Dan Jefry datang kesana sesuai dengan waktu yg ditentukan oleh Nicho.
"Akhirnya kau datang juga." ucap Nicho.
"Jadi mana orangnya?" tanya Jefry.
"Ikuti aku." ucap Nicho lalu ke suatu tempat untuk bertemu Jack.
Mereka pun menunggu beberapa saat, hingga petugas membawa Jack ke ruangan tersebut menemui Nicho.
"Hai tuan Nicho.. dan Hai adik ipar." ucap Jack.
"Bagaimana kabarmu Jack? kau tidak dipukuli kan?" tanya Nicho.
"Tidak, berkatmu." ucap Jack.
"Jadi apa sebenarnya hubunganmu dengan istriku?" tanya Jefry.
"Dia masih belum tahu?" tanya Jack pada Nicho.
"Kau beri tahu saja, daripada dia mati penasaran." ucap Nicho.
"Baiklah, jadi diam dan dengarkan hingga aku selesai bicara." ucap Jack.
Jack pun menceritakan segalanya pada Jefry dan pastinya Jefry mengepal geram akan pengakuan Jack. Bagaimana tidak?? ia ditipu habis-habisan demi dendam Angel pada Grace yg sebenarnya adalah kesalahpahaman.
Tidak sampai disitu, Jack meminta Jefry menceraikan Angel karena bayi yg dikandung Angel adalah anaknya. Jefry pun tak tahan dan berdiri.
"Wah, kau buru-buru sekali.. ingat Angel dan bayi itu milikku." ucap Jack.
"Dia sangat kesal sampai tak bisa bicara." ucap Nicho tersenyum.
"Kau senang??" tanya Jack.
"Tentu saja, dia meninggalkan adikku yg adalah tunangannya demi Angel kekasihmu." ucap Nicho.
"Setidaknya, aku memisahkan adikmu dari pria bre***sek itu bukan?" tanya Jack.
"Ya.. Terimakasih untuk itu.. sampai jumpa lagi Jack.." ucap Nicho.
"Baik tuan.. sampai jumpa lagi." ucap Jack.
Ya, Jack memilih bersekutu dengan Nicho agar dirinya bisa keluar lebih cepat. Dirinya pun berjanji akan mengabdi pada Nicho jika dirinya dibebaskan. Tapi sayangnya Theo tak semurah hati itu, dan Jack hanya akan menjalani hukuman beberapa tahun. Tapi setidaknya, Jack mendapat beberapa perlindungan dari Nicho karena sudah membongkar semua fakta dan dalang dibalik semua ini.
Nicho pun memanfaatkan Jack sebaik mungkin selama masih berguna untuknya. Dan dirinya hanya membantu Jack sebisanya karena memang tindakan Jack sudah kelewat batas. Walaupun ia masih kesal setengah mati pada Jack tapi ia mencoba memanfaatkannya daripada mencari masalah baru dengan memukulinya atau membunuhnya.
☘☘☘
__ADS_1
Sementara itu, di rumah sakit Angel sudah sadar. Dirinya pun mendengarkan semua cerita mom dan ayah kandungnya yg selama ini ia cari. Desy pun meminta Angel untuk memaafkan dirinya dan Aryo. Serta menerima Aryo sebagai ayahnya.
Akhirnya Angel pun berdamai dengan orangtuanya. Tapi Desy menekankan untuk meminta maaf pada Sheira dan Theo, terutama Grace. Angel pun masih keras kepala dan enggan meminta maaf karena malu. Desy pun akan terus menyuruhnya meminta maaf hingga Angel akan melakukannya.
Ditengah kebahagiaan Angel bertemu dengan ayahnya, Jefry pun tiba disana dengan sorot mata tajam. Desy pun paham pasti ini buntut dari perbuatan putrinya.
"Ada apa Jefry?" tanya Aryo pasang badan.
"Aku ingin bicara dengan Angel." ucap Jefry.
"Silahkan, tapi kami akan tetap disini karena nampaknya kau sangat emosi." ucap Aryo.
"Kuharap kalian tidak mencampuri urusan rumah tanggaku." ucap Jefry.
"Tidak akan, tapi aku tak ingin kau bersikap kasar pada putriku." ucap Aryo.
"Ayah, sudahlah.. aku tak apa." ucap Angel.
"Ck.. awas kalau kau sampai bersikap kasar." ucap Aryo yg takut putrinya terkena karma atas dirinya yg pernah memukuli Sheira mantan istrinya di masa lalu.
Aryo dan Desy pun keluar ruangan dan menunggu keduanya selesai bicara. Cukup lama mereka bicara kurang lebih 1 jam, hingga Jefry keluar dalam kondisi kesal dan tangan terkepal.
Jefry pun berjalan begitu saja melewati Aryo dan Desy tanpa berpamitan.
"Ada apa sayang?" tanya Desy.
"Dia kesal mom, dan meminta bercerai." ucap Angel.
"Tentu saja, lagi pula aku tak mencintainya." ucap Angel.
"Ya ampun nak, kenapa semudah itu kau menikah? lalu apa benar anak ini bukan anaknya.?" tanya Aryo bingung.
"Maafkan aku ayah, aku memang bukan putri yg baik. Dan anak ini memang benar bukan anaknya, jadi tak ada alasan bagiku untuk tak bercerai darinya." ucap Angel.
"Lalu siapa ayahnya?" tanya Aryo.
"Jack, pria yg kini berada di penjara." ucap Angel.
"Ya Tuhan, sayang berjanjilah kau akan hidup damai setelah masalah ini selesai." ucap Aryo sedih.
"Baik ayah aku berjanji. Tapi aku akan tetap menikah dengan Jack." ucap Angel.
"Itu pilihanmu.. kau bebas menentukannya." ucap Desy.
"Maafkan aku mom.. ayah." ucap Angel.
"Semua sudah terjadi.. dan kami memaafkanmu." ucap Aryo.
__ADS_1
"Yg terpenting, kau harus berubah jadi lebih baik apalagi kau akan menjadi seorang ibu." ucap Desy.
"Ya mom." ucap Angel.
Setelah keluar dari rumah sakit, Angel pun ditemani Aryo kemana-mana. Mulai dari mengurus perceraian sampai masalah yg dibuatnya bersama Jack. Pihak dari Theo pun tak masalah jika Angel tak ditahan karena kehamilannya. Terlebih Angel tak banyak bertindak kotor, dan Jack yg melakukan segala pekerjaan kotor. Bukan tanpa alasan karena Jack tak ingin Angel menderita di penjara.
Angel pun hanya diwajibkan melapor karena mengakui semua perbuatannya. Lalu masalahnya belum berhenti sampai disana, karena keluarga Jefry tak terima akan tindakan Angel yg menipu Jefry dan keluarganya. Harusnya putra mereka menikahi Grace yg berasal dari keluarga yg setara dengan mereka tapi malah menikahi Angel.
Hinaan demi hinaan pun diterima Angel dari keluarga Jefry terutama Bianca. Tapi Aryo dan Desy rela memasang badan demi putri mereka. Dan mereka juga sudah menemui Jack di dalam penjara. Aryo pun berjanji, apapun yg terjadu dia akan selalu ada untuk Angel sekalipun Jack meninggalkannya.
Perceraian Jefry dan Angel pun berjalan dengan cepat karena keduanya menginginkannya. Dan akhirnya secara resmi Jefry menyandang status sebagai duda. Kini Jefry akan kembali merebut hati Grace kembali karena masih mencintainya.
Tapi sayang, Bianca tak diam begitu saja menerima semua ini. Dirinya merasa begitu terhina akan sikap Angel yg menipunya dan menjadi aib dalam keluarganya. Bianca pun berniat untuk memberi pelajaran untuk Angel. Dirinya membayar orang untuk mencelakai Angel.
Tepat di suatu hari, dimana Angel sedang bersantai sendirian tanpa ditemani ayah dan momnya karena keduanya sibuk pada pekerjaan mereka. Angel pun pergi ke sebuah pusat perbelanjaan dan ingin membeli perlengkapan bayinya dan beberapa baju ibu hamil.
Saat itu, Angel habis berbelanja dan membawa beberapa kantong belanja. Tiba-tiba sebuah mobil hitam hendak menabraknya dari belakang. Dan mobil tersebut sengaja melaju kencang ke arah Angel.
Hingga sebuah tangan menarik tubuh Angel dan keduanya pun terjatuh.
"Akh.. sakit sekali." ucap Angel.
"Kau tak apa?? sepertinya mobil tadi sengaja melaju cepat." ucap Grace.
Tapi saat keduanya menoleh dan saling melihat wajah keduanya pun terkejut.
"Angel.. kau tak apa?" tanya Grace dengan wajah terkejut.
"I-iya.." jawab Angel yg tak kalah terkejut.
"Akhh.. perutku sakit sekali." ucap Angel.
"Ayo kita ke rumah sakit.." ucap Grace.
Grace pun membawa Angel ke rumah sakit terdekat. Ditambah munculnya pendarahan di kaki Angel membuat situasi menjadi semakin tegang. Grace pun dengan cepat menuju ke rumah sakit agar tak terjadi hal buruk pada Angel.
Angel pun langsung ditangani dan kandungannya baik-baik saja. Tapi dirinya harus istirahat di rumah sakit selama beberapa hari. Dan inilah waktu yg tepat bagi Angel untuk meminta maaf pada Grace.
"Grace, jangan pernah memaafkan aku.." ucap Angel.
"Kenapa begitu? kukira kau akan meminta maaf dengan tulus." ucap Grace.
"Karena yg kulakukan sungguh jahat. Jadi jangan maafkan aku." ucap Angel.
"Oke.. aku setuju denganmu." ucap Grace tersenyum.
"Lalu Terimakasih, hari ini kau sudah menolong anakku.. Tak bisa kubayangkan jika kau tak menolongku." ucap Angel.
__ADS_1
"Ya.. aku terima ucapan terima kasihmu." ucap Grace.
Tak lama Aryo dan Desy tiba, mereka cukup terkejut atas insiden ini. Tak lupa mereka juga berterimakasih pada Grace yg telah membantu Angel.