Affair With Me??

Affair With Me??
EP.59 Penyelidikan Leon


__ADS_3

Leon pun tertarik pada kasus David, dan ia sampai menyelidikinya langsung. Ia bersama Kim sekertarisnya pun mencaritahu siapa saja yg menjadi sekutu David dan siapa musuh mereka.


"Ini tuan berkas lengkapnya, mengenai siapa orang-orang yg harus kita lindungi." ucap Kim.


"Sheira, seorang chef yg memiliki beberapa bekery.. seorang janda dan merupakan korban utama dari masalah ini.. Menarik.." ucap Leon.


"Selanjutnya.. Theo, CEO Alfa.corp.. ayahnya dibunuh karena sebuah project.. alasan yg kuat.." ucap Leon.


"Kemudian Tio, anak pengacara yg orangtuanya dibunuh juga karena berhubungan dengan kasus wanita bernama Sheira.. Oke mereka cukup kompak." ucap Leon.


"Dan yg paling membuatku penasaran, informasi mengenai David, seorang detektif swasta yg dipecat dari kepolisian karena fitnah, dan menjelma menjadi detektif yg misterius.. ingin memulihkan nama baiknya.. Bagus, aku tertarik pada David.." ucap Leon.


"Benar tuan, kurang lebih begitu informasi tentang mereka." ucap Kim.


"Lalu musuhnya coba aku lihat." ucap Leon.


"Tuan Haris dari Miracle Company, tuan Toni seorang pejabat korup, dan tuan Luis sang penipu ulung.. Salah satu dari mereka juga target kita.. Jadi sambil menyelam minum air.. Kim langsung kirim balasan pada David dan biarkan ia menemuiku.." ucap Leon.


"Siap tuan." ucap Kim.


Kim pun menghubungi David dan mengajaknya bertemu. Nanti, Leon akan menyamar sebagai kapten tim alfa. Dan David bersedia bertemu demi keamanan semua rekannya.


Mereka akan bertemu di markas SHIELD, dan disana David akan sedikit berkonsultasi.


Hari yg dinantikan pun tiba, David kini sudah berada di SHIELD. Sebuah perusahaan besar yg sudah berjaya selama puluhan tahun. David pun menatap kagum pada kantor tersebut. Lalu ia bertemu tuan Kim dan mengantarnya pada tuan Leon yg merupakan kapten tim Alfa.


"Silahkan masuk.. " ucap Leon.


"Terimakasih tuan.." ucap David.


"Jadi kau punya banyak bukti atas kejahatan mereka?" tanya Leon to the point.


"Benar tuan, ini buktinya.. " ucap David.


"Bagus, apa kau yg mengumpulkannya?" tanya Leon.


"Tidak, tapi kami semua yg mengumpulkannya dan berbagi informasi." ucap David.


"Kau terlihat seperti pemimpin mereka, dan juga aku ingin melihat isi disk ini.." ucap Leon.


"Silahkan tuan." ucap David.


Dan Leon pun membuka isi disk tersebut, nampak itu adalah rencana kejahatan mereka bertiga. Leon pun tersenyum kecut setelah menyaksikannya.


"Musuh kalian cukup berbahaya dan kalian meminta bantuan pada orang yg tepat.. Mulai hari ini akan ada pengawal kami yg akan menjaga kalian, juga dengan pengacara dan rekanmu yg bersedia membantumu membuka kasus ini." ucap Leon.

__ADS_1


"Terimakasih tuan.." ucap David.


"Ya.. nanti aku akan menghubungimu jika kita akan bergerak." ucap Leon.


"Tentu tuan." ucap David.


David pun pergi setelah bertemu Leon, ia merasa sudah menemukan orang-orang yg tepat. Tapi baru saja ia keluar dari markas SHIELD, ia sudah dibuntuti dari belakang.


"Si***ll..!" umpat David.


Tapi Leon yg tahu hal itu, langsung memerintahkan anak buahnya untuk menghalangi mereka mengikuti David.


"Pria itu benar-benar butuh kebebasan.. " ucap Leon memerhatikan dari kajauhan di dalam mobilnya.


"Mereka akan segera membantu tuan. " ucap Kim.


"Ya.. bagus.. dan juga kirim ke orang-orang yg ia minta untuk lindungi." ucap Leon.


Saat diikuti, muncul beberapa orang yg bertabrakan mobil dihadapan si penguntit tersebut. Mereka pun bertengkar hebat dan memunculkan kemacetan, hingga harus didamaikan oleh polisi. Leon pun tersenyum karena si penguntit tak bisa mengikuti David.


Sementara mereka yg mengikuti David kesal bukan main. Orang-orang itupun adalah pengawal SHIELD yg diperintahkan oleh Leon untuk membantu David. Hingga David bisa kabur dengan leluasa dan langsung tiba di tempat tinggalnya.


Beberapa orang pilihan Leon pun mendatangi rekan-rekan David dan juga David. Mereka membawa surat perintah dari Leon untuk penjagaan. Sementara Leon tertarik untuk menyelidiki Sheira sebagai korban utama dari kasus ini. Dimana orang tuanya menjadi target utama dalam pembunuhan dan ia kehilangan kedua orangtuanya serta semua aset peninggalan orang tuanya jatuh ke tangan Haris.


"Jadi kau adalah orang-orang dari SHIELD.. Terimakasih sudah datang.." ucap Sheira.


"Namaku, Leon aku kapten dari tim Alfa." ucap Leon.


"Aku Sheira, salam kenal." ucap Sheira.


"Jadi apa kegiatan anda nona hari ini?" tanya Leon.


"Aku akan mengunjungi 4 bakery ku hari ini.. " ucap Sheira.


"Baik nona aku akan mengikuti anda kemanapun." ucap Leon.


"Terimakasih, kau bisa duduk di salah satu kursi karena aku akan bekerja di dalam." ucap Sheira.


"Baik nona. " ucap Leon.


Leon pun menunggu di dalam bakery tersebut. Ia pun duduk dan memerhatikan sekeliling, sesekali ia juga berkeliling mengecek sesuatu. Sheira pun memberinya minuman dan makanan untuk berjaga disana.


"Kau darimana?" tanya Sheira.


"Hanya berkeliling memantau situasi." ucap Leon.

__ADS_1


"Apa ada yg tidak beres?" tanya Sheira.


"Tidak, semuanya terlihat aman." ucap Leon padahal sudah ada yg memata-matai bakery tersebut.


"Baguslah, aku sudah memasang cctv jadi siapapun akan terekam jika mencurigakan. Dan ini ada sedikit camilan dan minuman sembari kau berjaga." ucap Sheira.


"Baik, Terimakasih nona." ucap Leon.


"Silahkan dicicipi." ucap Sheira lalu kembali lagi ke dapurnya.


Sementara Leon ia memerintahkan anak buahnya untuk menangkap mata-mata yg dipasang seseorang. Juga ia menelpon anggotanya dan ternyata sudah ada banyak mata-mata disekitar mereka, kecuali David yg pandai bersembunyi.


"Sudah kuduga David memang cerdas.." gumam Leon dalam hati.


Leon pun dengan sabar menunggu Sheira dan menikmati makanan dan minuman yg disediakan. Menurutnya kue disana cukup enak dan tak kalah dari buatan momnya.


Leon pun mengikuti Sheira ke beberapa bakery selanjutnya untuk pengecekan data dan sebagainya. Para pegawai Sheira pun terkejut karena kini atasannya dijaga oleh pengawal yg tampan.


"Bu, itu pengawal beneran apa pengawal hati ibu?" goda mereka.


"Ish.. dia itu pengawal beneran lah, kalian ini jangan bercanda.. Dan hati-hati ya jika ada yg mencurigakan langsung hubungi aku." ucap Sheira.


"Siap bu, tapi salam ya sama Mas Bodyguard nya.." ucap mereka.


"Dasar centil.. " ucap Sheira tersenyum.


"Byee.. Mas ganteng.." ucap mereka membuat Leon bingung dan menengok ke kanan dan kiri.


"I-iya sampai jumpa lagi." balas Leon.


"Maaf ya tuan, mereka memang tak pernah melihat orang tampan jadi suka bereaksi berlebihan." ucap Sheira.


"Tak apa nona." ucap Leon.


Terakhir, Leon pun mengantar Sheira pulang ke apartemen. Leon juga sudah mengatur penjagaan disana, dan mereka melaporkan kalau ada beberapa orang yg mengawasi sekitar.


"Bagus, tetap awasi aku akan pergi ke suatu tempat. " ucap Leon pada mereka.


"Baik tuan.." ucap mereka.


Leon pun bergerak bersama David dan Kim. Ia sengaja mengajak David untuk melihat kemampuannya. Dan David juga sebagai petunjuk arah mereka karena ia yg tahu pergerakan musuh.


"Malam ini kita bergerak.. " ucap Leon.


"Baiklah tuan." ucap David dan langsung bersiap-siap.

__ADS_1


__ADS_2