Affair With Me??

Affair With Me??
EP.123 Nicholas dan Nathan


__ADS_3

Setelah cukup lama dalam pelukan Sheira, kedua bayi itu pun dibawa perawat untuk dimandikan dan diukur berat serta panjang tubuh mereka. Viola pun terharu saat melihat kedua bayi kembar tersebut keluar dari ruangan bersalin. Ia menitihkan air mata melihat cucu-cucunya yg tampan dan menggemaskan itu.


Kulit yg putih bersih, serta rambut yg tebal dan wajah yg menggemaskan membuat Viola tak sabar ingin menggendongnya nanti. Tak lama Theo pun ikut ke ruangan bayi untuk menggendongnya dan Viola pun ikut bersama Theo.


Keduanya pun digendong dan terlihat tenang. Dekapan hangat dan irama jantung sang ayah pun membuat salah satu bayi kembar itu nyaman.


"Theo terimakasih sudah memberikan mom cucu." ucap Viola.


"Tentu mom, aku juga menginginkan mereka hadir. " ucap Theo.


"Lihatlah wajah tampan mereka, persis seperti dirimu." ucap Viola.


"Pastinya mom mereka kan anakku, akan aneh kalau mirip tetangga.." ucap Theo bercanda.


"Duh kau ini, dasar ya.." ucap Viola.


"Aku senang mendapat dua anugrah terbaik hari ini mom.. aku rela tak bekerja selama beberapa hari kalau untuk mereka." ucap Theo.


"Kau ambil libur saja sampai besok, akan kacau kalau kau libur lama-lama." ucap Viola.


"Baiklah mom." ucap Theo sedikit kecewa.


"Siapa nama kedua bayi tampan ini?? kau sudah menyiapkan nama?" tanya Viola.


"Yg pertama kuberi nama Nicholas, dan yg kedua kuberi nama Nathan. Bagaimana mom?" tanya Theo.


"Nama yg bagus, Sheira sudah tahu?" tanya Viola.


"Belum, nanti aku akan memberitahunya." ucap Theo.


"Nicholas dan Nathan, kalian harus menjadi lelaki sejati yg memiliki akhlak baik seperti kedua orang tuamu." ucap Viola kemudian mencium kedua cucunya bergantian.


Setelah itu, tak lama kemudian mereka kembali ke ruangan Sheira. Disana Sheira tengah beristirahat dan mengumpulkan tenaga. Melahirkan 2 bayi kembar bukanlah hal mudah dan hal itu menguras energinya. Tak ada kata lain selain rasa bersyukur Sheira atas Anugrah Tuhan yg luar biasa untuknya.

__ADS_1


Bisa memiliki 2 anak sekaligus, dan memiliki Suami siaga, serta ibu mertua bak malaikat. Sungguh pernikahan keduanya begitu sempurna. Kini ia tak sabar ingin melihat kedua anaknya lagi.


Theo pun tiba di ruangan Sheira dengan senyumnya bersama Viola.


"Selamat sayang.. mom bahagia.." ucap Viola.


"Terimakasih mom." ucap Sheira.


"Terimakasih sayang.. mereka berdua sehat dan sebentar lagi kemari." ucap Theo.


"Benarkah? aku sudah merindukan mereka." ucap Sheira.


"Ya.. mereka akan kemari untuk minum susu." ucap Viola.


"Baiklah mom aku sudah tak sabar. " ucap Sheira.


Tibalah kedua bayinya dan Sheira dibimbing oleh perawat untuk memberikan ASI pertamanya. Dibantu dengan Viola, bayinya pun meminum ASI nya dengan lahap dan bergantian. Setelah kedua bayi itu kenyang, mereka pun tertidur. Yg satu dipangkuan Sheira dan yg satu bersama Viola.


"Sayang aku ingin memberi nama mereka bolehkah?" tanya Theo.


"Kau boleh protes jika tak suka. Yg pertama bernama Nicholas dan yg kedua bernama Nathan. Bagaimana?" tanya Theo.


"Wah, nama yg bagus.. aku suka.." ucap Sheira senang.


"Baguslah.. aku senang jika kau suka." ucap Theo.


"Mulai sekarang namamu Nicholas.." ucap Viola pada bayi di gendongannya.


"Halo Nathan, mulai hari ini namamu Nathan." ucap Sheira.


Sheira pun dihujani banyak kebahagiaan setelah kedua anaknya lahir. Kerabat dan keluarga mereka pun ikut bahagia mendengarnya. Daniel dan Jasmine pun akan ke Indonesia menjenguk Sheira dan dua bayi kembarnya.


David dan Tio yg sibuk pun hanya mengirimkan sebuket bunga dan hadiah untuk 2 keponakan mereka. Theo dan Sheira yg menerimanya pun mengucapkan terimakasih pada mereka.

__ADS_1


Hari-hari menegangkan pun dimulai, dimana mengurus si kembar bukanlah hal yg mudah. Dengan bantuan Viola, Sheira banyak belajar. Kemudian Viola akan mengirimkan 2 babysitter untuk membantu Sheira nanti.


Tibalah saat Sheira pulang ke rumah dengan membawa kedua bayi kembarnya. Dirinya pun disambut oleh Juminten dan ART lainnya, serta para penjaga rumahnya. Viola juga sudah membawa beberapa pakaian dan barangnya karena ia akan menginap di rumah Sheira untuk membantu mengurus cucunya.


Saat tiba di rumahnya, Daniel dan Jasmine sudah tiba bersama baby Samuel kemarin. Dan juga David beserta Tio ikut hadir menyambut kepulangan keponakan mereka.


"Selamat datang Ara.." ucap Daniel.


"Terimakasih kak.." ucap Sheira.


"Selamat Sheira.." ucap Jasmine sembari menggendong baby Samuel yg sudah bertambah besar.


"Terimakasih Jasmine, Samuel sudah besar saja." ucap Sheira.


"Lucu sekali putramu.. " ucap Jasmine.


"Ini namanya Nathan dan Nicholas bersama mom Viola." ucap Sheira.


"Sam, lihat kau dapat teman.." ucap Jasmine.


"Selamat Sheira dan Theo.." ucap David dan Tio.


"Terimakasih David.. Tio.. kalian sampai datang kemari.." ucap Sheira.


"Aku dan Daniel yg merencanakan ini." ucap David.


"Oh pantas saja.. tapi terimakasih atas kejutannya." ucap Theo.


Baby Nathan dan Nicholas pun diletakkan di tempat tidur bayi karena mereka tertidur lelap. Dan babysitter yg akan menjaga mereka. Sementara Sheira duduk dan mengobrol bersama kerabat dan rekannya. Mereka pun berkumpul dan merayakan kelahiran kedua bayi tersebut. Mereka makan bersama dan bercengkrama. Lalu Sheira pamit undur diri karena harus banyak beristirahat. Sheira pun menuju kamar bayinya dan beristirahat disana.


Theo pun berbincang dengan mereka bersama Viola menggantikan Sheira. Daniel pun ikut bahagia atas kelahiran keponakan kembarnya. Dan baby Samuel menjadi pusat perhatian karena begitu menggemaskan dan mulai bisa merespon saat diajak bicara. Viola pun menggendongnya beberapa saat dan bisa membayangkan bagaimana nanti saat Nicholas dan Nathan sudah seusianya pasti rumahnya akan ramai. Apalagi kalau keduanya sudah bisa berjalan, pasti Viola akan semakin betah di rumah Theo.


Setelah beberapa jam mengobrol bersama, David dan Tio pun pamit pulang karena tahu mereka semua lelah. Tapi mereka senang bisa menjenguk Sheira dan keponakan kembar mereka. Setelah mereka pulang, tinggal Daniel dan Jasmine disana karena Theo meminta mereka menginap disana saja selama di Indonesia.

__ADS_1


Selama beberapa hari itu pun, rumah mereka ramai oleh 3 bayi yg kerap menangis. Susana pun menjadi ceria dan menegangkan bagi sang ibu. Apalagi Sheira, ia harus rajin memompa ASI nya agar kedua bayinya tak berebut saat ingin minum susu. Lebih adil jika keduanya minum dari botol susu dan sewaktu-waktu minum susu langsung darinya.


Babysitter yg dibawa oleh Viola pun sudah terlatih dan Sheira banyak belajar dari mereka. Kini Sheira harus mengatur waktu istirahatnya dengan baik karena harus menghasilkan ASI yg banyak untuk kedua putranya. Ditambah ia harus makan makanan yg bergizi dan menunjang ASI nya. Karena Sheira ingin memberi ASI ekslusif selama 1 tahun pada kedua putranya agar tumbuh sehat.


__ADS_2