Affair With Me??

Affair With Me??
EP.148 S2 : Resign


__ADS_3

Sejak kejadian malam itu, Grace pun langsung mengundurkan diri diikuti dengan berbagai tuntutab dari orang tuanya. Pihak perusahaannya pun terkejut akan kejadian tersebut. Mereka menyesal atas tindakan Risa pada Grace. Dan Angel juga turut mengundurkan diri setelah menumbalkan Risa.


Risa pun dituntut dan dipecat dari kantornya. Walaupun Angel menawarkan banyak kompensasi tapi tetap saja Risa menyesal telah mengikuti perintah Angel. Risa yg mengaku kalau dirinya disuruh oleh Angel pun tak ada yg memercayainya. Karena Angel begitu pandai menipu atasannya. Kini Risa pun harus mendekam di jeruji besi atas tuntutan orang tua Grace.


Kini semua orang tahu kalau Grace berasal dari keluarga kaya raya dan pemilik perusahaan Alfa.corp. Dirinya pun sudah tak sebebas dulu dan jika ia melamar pekerjaan di tempat lain pastinya akan ada rumor aneh-aneh yg beredar.


Hingga akhirnya Grace pun memutuskan untuk rehat dari bekerja dan fokus pada kuliahnya. Ia tak menyangka pengalaman pertamanya bekerja begitu mengejutkan. Dan dirinya hampir dijual oleh atasannya sendiri demi sebuah project.


Mengingatnya saja membuatnya kesal, apalagi setiap melewati gedung yg pernah menjadi tempatnya bekerja. Sejak saat itu juga hubungannya dengan Jefry mulai membaik. Grace mulai menanggapi ucapan Jefry yg sebelumnya begitu mengacuhkannya.


Tapi lama kelamaan, Grace pun jadi bosan karena terbiasa bekerja. Dan ia pun meminta ijin bekerja pada momnya.


"Mom.. bolehkah aku bekerja lagi?" tanya Grace.


"Kau yakin sudah siap?" tanya Sheira.


"Iya.. aku terbiasa sibuk jadi saat senggang begini malah bosan." ucap Grace.


"Tapi dadmu akan melarangmu.. dia sudah bicara pada mom." ucap Sheira.


"Ayolah mom.. aku ingin mencari pengalaman." ucap Grace.


"Akh baiklah, bagaimana jika kau bekerja di toko roti mom." ucap Sheira.


"Tapi aku tak bisa membuat roti mom.. kalau tidak enak kan reputasi toko mom jadi jelek." ucap Grace.


"Kan tidak mesti kau bisa membuat roti, ada banyak posisi selain memangganh roti." ucap Sheira tersenyum.


"Lalu dad bagaimana mom?" tanya Grace.


"Kau yakin ingin bekerja di toko roti mom? tidak malu?" tanya Sheira memastikan.


"Ya.. tak masalah, aku hanya tidak perlu memakai mobil saja jika bekerja disana." ucap Grace.


"Baiklah, mom akan bicarakan pada dad.. Dia pasti setuju karena itu toko milik mom dan kau bisa diawasi dengan baik. " ucap Sheira.


"Oke.. aku serahkan semuanya pada mom." ucap Grace.

__ADS_1


Sheira pun akhirnya bicara pada suaminya, dan Theo menyetujuinya sesuai prediksi Sheira. Grace pun senang bisa bekerja kembali. Walaupun hanya toko roti, setidaknya lebih baik daripada menganggur, mengingat dadnya yg masih belum memperbolehkannya bekerja di tempat lain.


"Terimakasih mom." ucap Grace.


"Sama-sama sayang.. kau bekerjalah dengan baik dan ingat kau bukan sebagai putri mom disana." ucap Sheira.


"Oke mom.. aku mengerti." ucap Grace.


"Dan banyaklah belajar selama kau bekerja disana karena tempatnya sangat berbeda dengan kantor." ucap Sheira.


"Oke mom.. aku tahu." ucap Grace.


Kini Sheira sedang mengajari Grace bagaimana hidup dari bawah. Memulai karir dari nol dan bahkan Grace jadi pelayan di toko rotinya. Sheira ingin melihat seberapa besar motivasi Grace dalam berbisnis.


Hari pertama Grace bekerja pun ia nampak kebingungan dan terkejut dengan beberapa istilah dalam dunia baking. Maklum, ia tak suka memasak tapi kini ia mempelajarinya sedikit demi sedikit. Ia kini harus selalu tersenyum pada pelanggan toko dan menyiapkan pesanan mereka dengan baik dan benar. Belum lagi pakaian yg ia kenakan harus tertutup terutama rambutnya agar makanan tetap higienis.


Hari pertama bekerja Grace melakukan banyak kesalahan, tapi semua pegawai memakluminya karena ia baru pertama bekerja di toko roti. Perlahan Grace pun mencatat segala kesalahannya dan memperbaikinya.


"Grace, kau harus banyak belajar jika ingin bekerja disini.." ucap rekannya.


"Iya.. aku akan berusaha." ucap Grace.


"Iya..terimakasih kak sudah banyak mengajariku hari ini." ucap Grace.


"Ya sama-sama.." ucap rekannya tersebut.


Grace pun senang bekerja di toko roti milik ibunya. Ia belajar banyak hal terutama dalam hal penjualan produk. Ia belajar menangani pelanggan yg memiliki berbagai macam reaksi. Ada yg baik, ramah, dan juga jujur. Tapi ada juga yg tidak ramah, tidak jujur, bahkan sangat jutek.


Grace pun juga belajar banyak hal, bagaimana cara menyajikan roti dan kue, juga cara mengemas roti-roti dengan rapi. Grace pun bahagia bekerja disana dan berfikir kenapa tak dari dulu saja ya dia bekerja di toko milik ibunya.


Sheira pun senang melihat Grace yg nampak begitu betah bekerja di toko roti miliknya. Begitu juga dengan Nicho dan Nathan yg senang karena mereka sangat mudah mengawasi Grace jika berada di toko ibunya. Theo juga bangga karena Grace tak malu bekerja sebagai pelayan di toko milik ibunya.


Begitu juga dengan hubungannya dengan Jefry yg kian lana kian membaik. Mereka kadang makan bersama diluar dan jalan berdua. Nicho pun membiarkannya karena tahu Jefry takkan berani macam-macam setelah dirinya mengancamnya.


☘☘☘


Hingga pada akhirnya beberapa tahun kemudian Grace pun menerima cinta Jefry dan mereka menjadi sepasang kekasih. Keduanya pun sama-sama sibuk dengan urusan masing-masing, terutama Grace yg semakin sibuk menjelang kelulusannya.

__ADS_1


Jefry juga tengah disibukkan dengan pekerjaannya mengurus kantor milik orangtuanya. Suatu ketika, orang tua Jefry ingin bertemu dengan Grace. Akhirnya Jefry pun mempertemukannya dengan Grace.


"Jadi ini putri tuan Theo dan nyonya Sheira.. sangat cantik." ucap Bianca ibu dari Jefry.


"Terimakasih tante pujiannya." ucap Grace.


"Sekarang kau sibuk apa nak?" tanya Bianca.


"Aku sibuk kuliah dan juga bekerja." ucap Grace.


"Oh jadi kau sudah mulai bekerja di perusahaan ayahmu." ucap Bianca.


"Bukan tante, aku bekerja di salah satu toko roti milik ibuku.. " ucap Grace membuat Bianca tercengang.


"Nak, yg benar saja kau kan bisa jadi pegawai di alfa.corp atau Golden.corp milik ibumu.?" tanya Bianca.


"Aku ingin belajar bisnis dari nol. Mulai dari produksi sampai penjualan aku ingin mempelajarinya secara langsung." ucap Grace.


"Tapi kan pelayan toko itu agak.." ucap Bianca.


"Terlihat agak rendah, tapi ilmunya tak main-main. Karena tak mudah menghandle pelanggan, ada yg tak ramah, ada juga yg baik dan ramah. Juga aku belajar bagaimana berbisnis makanan, dengan segala bahan premium dan juga makanan harus selalu baru dan higienis. Dan masih banyak lagi mengenai pembukuan, management keuangan dan sebagainya." ucap Grace panjang lebar.


"Ya.. kau benar juga.." ucap Bianca tak mampu menyangkalnya.


"Grace, ini dadku,." ucap Jefry memperkenalkan tuan Hans padanya.


"Halo om.. saya Grace. " ucap Grace.


"Iya nak, salam kenal. Dan santai saja padaku." ucap Hans.


Setelah perkenalan itu, Hans pun menyukai Grace karena ia adalah anak muda yg punya mental yg kuat. Ia tak malu bekerja di toko roti ibunya sebagai pelayan. Dan juga ia mempelajari bisnis dari nol di toko roti tersebut. Berbeda dengan Hans, justru Bianca agak tak suka dengan Grace. Ia terlalu sederhana dan mau bekerja sebagai pelayan walaupun Grace sudah menjelaskan apa yg ia pelajari di toko ibunya.


"Jef, apa kau tak ada wanita lain lagi?" tanya Bianca.


"Maksud mom apa? Grace itu dari keluarga terpandang dan juga gadis pintar." ucap Jefry.


"Tapi dia bekerja di toko roti, harusnya dia itu yg mengelola toko roti ibunya." ucap Bianca.

__ADS_1


"Bianca, kau ini tak mengerti bisnis dan hanya menghamburkan uang.. Tahu apa kau soal bisnis.??" ucap Hans membungkam Bianca istrinya.


"Jef, jangan hiraukan mom.. dia itu tak mengerti apapun soal bisnis, Dad justru suka anak muda seperti Grace yg tak malu mempelajari bisnis dari nol." ucap Hans.


__ADS_2