Affair With Me??

Affair With Me??
EP.150 S2 : Sekertaris baru


__ADS_3

Jefry pun baru kembali dari luar negeri karena perjalanan bisnisnya. Lalu ia kembali dan melihat ada sekertaris baru di kantornya. Jefry pun melihat profilnya untuk memastikan apakah sekertaris tersebut memang kompeten.


Diluar dugaan, sekertaris tersebut punya CV yg bagus dan kompeten. Jefry pun lega karena ia tak harus pusing jika sekertaris baru membuat kesalahan.


Di hari pertamanya bertemu Angel, ia pun menyapanya dengan ramah dan mendiskusikan pekerjaannya. Tak ada yg spesial karena hatinya hanya untuk Grace. Walaupun begitu, Angel lambat laun pasti mempelajari sifat Jefry dan akan merebutnya dari Grace.


Berbeda dengan Jefry, kini Grace sudah mampu mengurus beberapa cabang toko roti momnya. Dirinya pun diberi tanggungjawab penuh oleh Sheira atas beberapa cabang tersebut. Sheira ingin melihat seberapa besar potensi Grace di bidang tersebut.


Dan Grace pun tengah berjuang mempelajari hal baru hingga ia sangat sibuk pergi dari satu cabang ke cabang lainnya. Grace dan Jefry pun jarang bertemu selama beberapa bulan terakhir.


Hingga suatu hari, Angel pun mulai melancarkan aksinya saat ia dan Jefry sedang keluar kota. Angel pun menaruh perhatian pada Jefry sebagai atasannya.


"Angel bagaimana jadwal kita hari ini.?" tanya Jefry.


"Hari ini kita akan rapat sampai malam dengen beberapa pihak." ucap Angel.


"Oke.." ucap Jefry.


"Menurutku kita istirahat saja pada pukul 8 malam." ucap Angel.


"Ya kau atur saja.. tapi aku penasaran denganmu apa kau tak salah bekerja sebagai sekertaris padahal dulu kau seorang direktur?" tanya Jefry.


"Aku ingin mencoba hal baru tuan, dan kebetulan hanya ada lowongan sekertaris jadi aku ambil saja." ucap Angel.


"Ya baiklah, jika kau ingin mencari perusahaan yg lebih bagus dan kembali seperti dulu silahkan saja aku takkan melarangmu." ucap Jefry.


"Terimakasih tuan, kurasa aku sudah terbiasa jadi sekertaris sekarang setelah berusaha beradaptasi beberapa bulan." ucap Angel.


"Baiklah, keputusan ada di tanganmu." ucap Jefry.


Kemudian mereka pun sarapan pagi sebelum menemui klien. Saat itu pelayan hotel sedang membawakan makanan untuk Jefry dan tanpa sadar menjatuhkan sebuah sup hangat di paha Angel.


Byurr..


"Akhh.. panas.." ucap Angel.


"Angel kau tak apa??" tanya Jefry.


"Maaf nona aku tak sengaja." ucap pelayan tersebut.


"Iya.. " ucap Angel.

__ADS_1


Lalu Jefry memberinya sapu tangan dan menyuruhnya ke toilet. Angel pun ke toilet dibantu oleh pelayan tadi yg tak sengaja menyiramnya.


Ada udang di balik Batu begitulah bunyi pepatah yg menggambarkan situasi sekarang. Yakni, Angel membayar pelayan tadi untuk menyiramkan sup hangat ke roknya. Walaupun Jefri tak menyentuhnua tapi ia mendapatkan sapu tangannya.


"Maaf nona, apa kaki anda tidak apa?" tanya pelayan tadi.


"Kau tenang saja, kau melakukannya dengan baik dan sup tadi hangat bukan panas." ucap Angel.


"Tapi apa anda membutuhkan obat?" tanya pelayan itu lagi.


"Boleh juga, bawakan saja plester.." ucap Angel.


"Baik nona tunggu sebentar." ucapnya lalu pergi mengambil plester.


Kemudian pelayan itu kembali dan memberinya plester.


"Ini nona." ucapnya.


"Bagus, dan ini bayaranmu." ucap Angel memberinya amplop berisi uang.


"Terimakasih nona." ucapnya.


Lalu Angel pun memasang plester dan obat yg diberikan oleh pelayan tadi. Ia pun berakting kesakitan di hadapan Jefry saat ia kembali.


"Kau baik-baik saja?" tanya Jefry.


"Aku tak apa tuan, hanya luka kecil." ucap Angel.


"Jika kau tak nyaman kau istirahat saja di hotel aku bisa memanggil staf lain." ucap Jefry.


"Tidak aku bisa bekerja hari ini." ucap Angel. "Jangan sampai gara-gara ini aku digantikan.. ini adalah momen besar." gumam Angel dalam hati.


Seharian ini pun Angel dan Jefry menghadiri rapat sesuai jadwal mereka. Nampak Jefry mulai lelah dengan rapat yg tak ada habisnya. Lalu Angel pun keluar mengambilkannya teh hangat yg ia pesan untuk diberikan pada Jefry.


"Tuan, silahkan diminum anda pasti lelah." ucap Angel.


"Terimakasih Angel." ucap Jefry.


"Sama-sama tuan, saat sedang lelah teh memang yg terbaik." ucap Angel.


"Ya kau benar." ucap Jefry yg kemudian membaca kembali proposalnya.

__ADS_1


Angel pun kembali mengerjakan pekerjaannya bersama Jefry. Setelah ia lihat-lihat, ternyata Jefry lumayan tampan juga. Apalagi saat ia sedang melonggarkan dasinya saat membaca dokumen. Sejenak Angel pun terpaku melihat Jefry.


"Kau akan segera jadi milikku dan meninggalkan Grace." gumam Angel dalam hati.


Lalu Angel pun melanjutkan pekerjaannya. Sebisa mungkin ia tak membuat kesalahan agar Jefry mengakuinya dan dekat dengannya. Pada malam harinya, mereka pun rapat kembali dan diakhiri dengan makan malam bersama. Angel pun menikmati saat-saat bersama Jefry, hingga saat Jefry menghubungi Grace.


"Maaf sayang, aku baru selesai rapat.." ucap Jefry di telepon.


"Baiklah, aku akan mengabari begitu tiba di kamar hotel.." ucap Jefry.


"Byee.. i love u.." ucap Jefry di telepon.


Sementara Angel yg mendengarkannya saat berpura-pura pergi ke toilet pun kesal bukan main. Ia merasa dikalahkan oleh Grace yg lebih muda darinya.


"Grace lagi.. Grace lagi.. padahal ada aku di hadapanmu." gumam Angel dalam hati.


Jefry pun kembali ke meja makan dan berbincanh dengan rekan bisnisnya. Mereka pun berniat mengajak Jefry menuju ke bar untuk minum alkohol. Jefry pun menolaknya karena ia menghindari alkohol dan menjaga gaya hidupnya. Tapi rekannya pun memaksanya dan Jefry ikut saja.


Bak gayung bersambut, Angel pun semakin senang saat menemani Jefry ke bar tersebut.


"Kita tak perlu minum alkohol, pesan saja minuman tanpa alkohol yg tersedia." ucap Jefry pada Angel.


"Baik tuan." ucap Angel.


Dalam hatinya inilah kesempatan emas untuk memikat Jefry. Dan dengan liciknya, Angel memesan minuman biasa tapi mencambur obat perangsang di minumannya dan juga Jefry.


Setelah itu ia baru memberikannya pada Jefry. Rekan-rekannya pun menertawai Jefry saat ia tak minum alkohol, tapi dirinya tak masalah dengan itu. Jefry pun menikmati minuman yg diberikan Angel. Begitu juga dengan Angel.


Hingga saat rekan-rekannya mulai mabuk, Jefry pun mulai merasakan obat perangsangnya. Hawa tubunya panas dan kepalanya pun mulai pusing. Ia pun memilih pergi kembali ke hotel bersama Angel dan berpamitan pada rekannya kalau dirinya tak enak badan.


Jefry pun berjalan perlahan saat sudah tiba di hotel. Bahkan Angel sampai membantunya menuju ke kamarnya. Ketika tiba di kamarnya, Angel pun membantu melepaskan jas dan sepatu Jefry karena dirinya sudah merasakan hawa aneh di tubuhnya.


Hawa panas yg semakin membuatnya kehilangan akal. Dan disaat yg sama ia pun melihat Angel yg kelihatan sexy karena melepas blezer yg ia kenakan.


"Angel..?? kaukah itu?"tanya Jefry.


"Benar, kenapa tuan?" tanya Angel yg juga merasakan hal yg sama.


"Aku ingin bersamamu malam ini." ucap Jefry yg mendekati Angel dan menyerangnya.


Angel pun semakin semangat dan menyerahkan dirinya untuk menikmati malam itu bersama tuannya. Kegiatan mereka pun semakin panas dan berlangsung cukup lama. Hingga keduanya lelah dan tertidur tanpa busana.

__ADS_1


__ADS_2