
Siti yg kesal dan tak terima pun pulang dengan membawa emosi tersebut. Bagaimana tidak?? kini Sheira hidup nyaman bagai tuan putri setelah mendapatkan kembali warisan orangtuanya, belum cukup Sheira bahkan akan menikah dengan seorang pria kaya dari keluarga terpandang. Sementara putranya, laki-laki yg telah membuang Sheira ternyata menikahi penipu yg hamil dengan pria lain.
Siti pun semakin geram, hingga tanpa sadar ia menenggak air 1,5 liter hingga habis. Ia merasa terus haus dan kepanasan, hingga kini perutnya terisi air.
"Aku harus mengabari Aryo." gumam Siti mengambil ponselnya.
Siti pun langsung menelpon Aryo dan memberitahukan kabar buruk tersebut. Ia tak mau kehilangan Sheira menantu kaya dan sukses. Dan Aryo tak kalah terkejut dari Siti. Ia tak menyangka kalau Sheira begitu serius dengan Theo.
Aryo pun mengepal geram akan kabar tersebut, hatinya panas mendengarnya. Akhirnya Aryo pun berencana menggagalkan pertunangan tersebut bagaimanapun caranya.
"Kau tak boleh bertunangan apalagi menikah dengan pria manapun Sheira." gumam Aryo dalam hati.
Aryo yg hati dan pikirannya sudah dibutakan dengan cemburu dan obsesi pun tak bisa berpikir dengan jernih. Hingga ia lupa siapa Theo, dan hal tersebut akan menjadi kelemahannya. Aryo mencaritahu lokasi pertunangan dan sebagainya. Bahkan ia berencana menculik Sheira agar batal bertunangan dengan Theo.
Aryo menyusun semua rencana dengan sangat matang dan hati-hati. Tapi tetap saja niat buruk takkan menghasilkan hal yg baik. Ia bahkan tak tahu ada David disisi Theo. Dan David kini adalah pengawal SHIELD group.
Setelah diberitahukan tempat acara pertunangan itu akan digelar, David pun memantaunya. Ia meminta bantuan beberapa rekannya untuk mengecek lokasi tersebut. Dan ada beberapa hal yg ganjil, yaitu beberapa lampu yg kendur, dan kabel yg putus. Sepertinya memang sengaja disabotase agar acaranya gagal.
Setelah melihat keganjilan di lokasi tersebut, David pun menghubungi Theo.
"Ada apa David?" tanya Theo.
"Ada beberapa hal yg kutemukan dilokasi tempat pertunanganmu." ucap David lalu memberikan bukti-bukti fotonya.
"Akh.. siapa orang gila yg berani macam-macam padaku?" umpat Theo kesal.
"Hanya ada 1 orang yg paling mungkin, kau tahu kan siapa dia?" tanya David.
"Aryo.. mantan suami Sheira, hingga kini ia masih ingin rujuk dengannya." ucap Theo.
"Tepat, bagaimana kalau begini.." ucap David memberikan ide pada Theo.
__ADS_1
"Baiklah, aku mengerti.. terimakasih kawan.." ucap Theo.
"Sama-sama Theo, aku harap acaramu sukses." ucap David.
Dan rencana David adalah memindahkan lokasi pertunangan tanpa diketahui oleh Aryo. Dan Theo menyetujuinya. Kali ini akan sangat rahasia dan hanya tamu dari orang terdekat yg tahu. Mereka memindahkannya ke sebuah hotel dan tak ada satu orangpun yg curiga akan hal itu. Sementara lokasi lama tetap didekorasi tapi tak semeriah rencana awal untuk memancing Aryo.
Dan Sheira, ia disuruh menginap di hotel tempat dimana mereka akan melangsungkan pertunangan. Hal tersebut untuk mencegah Aryo mengganggu Sheira.
"Semuanya sudah siap.." ucap David.
"Terimakasih David.." ucap Theo.
"Ya sama-sama. " ucap David.
Rencana mereka pun mulai berjalan, dan acara pertunangan juga sudah dikabari mengenai pergantian lokasi. Semuanya beres hanya tinggal menghitung waktu mundur.
#24 Jam sebelum acara..
Jasmine pun tinggal sendiri di apartemen tersebut. Dan malam itu ia sengaja memakai masker, tiba-tiba bel apartemennya berbunyi dan ia membukanya. Seorang pria yg memakai masker dan topi pun menariknya dan menutup mulutnya. Jasmine pun berusaha berteriak meminta tolong tapi mulutnya ditutup dengan sapu tangan yg sudah diberi obat bius.
Semuanya ternyata adalah rencana dari David untuk menjebak Aryo karena ia sudah bisa menduga langkah Aryo. Dan dugaannya tepat, hingga ia menukar Sheira dengan Jasmine . Jasmine yg memakai masker wajah pun tak diketahui oleh Aryo yg mengira itu adalah Sheira.
Tak berhenti sampai disitu, Jasmine juga sudah mengantongi pelacak di sakunya agar David dan juga Daniel bisa tahu keberadaannya.
Aryo yg masih tak tahu kalau itu Jasmine pun mengurungnya di sebuah kamar di rumahnya. Ia tak ingin Sheira bertunangan dengan pria lain dan akan menjadikannya hanya miliknya. Iri hati, egois dan juga cemburu, hal itu membuat Aryo menjadi gelap mata dan akan melakukan apapun.
Setelah ditinggalkan Aryo disebuah kamar, tak lama Jasmine pun sadar. Ia melihat sekeliling dan nampak ini bukan apartemen Sheira lagi. Ia menyadari telah diculik oleh seseorang yg diduga adalah Aryo. Jasmine hanya berharap baik David maupun Daniel segera menyelamatkannya.
Jasmine pun tersenyum saat menyadari kalau maskernya masih menempel di wajahnya. Lalu ia melepasnya dan segera mencuci wajahnya di toilet yg ada di kamar tersebut.
"Rumah yg bagus." gumam Jasmine.
__ADS_1
Karena seharian ini Jasmine akan dikurung di kamar tersebut agar Jasmine yg dikira Sheira akan batal bertunangan. Dan ART yg bekerja di rumah Aryo yg akan memberinya makanan, sementara Aryo memantau lokasi pertunangan.
Dipantaunya melalui orang-orangnya kalau lokasi acara sedang di dekorasi. Nampak Aryo tersenyum bahagia karena acaranya akan batal karena Sheira ada di rumahnya.
"Kalian terus pantau situasi disana." ucap Aryo.
"Baik bos."
Sementara Jasmine, ia sudah menginap semalaman di kamar tersebut. Ia berusaha menutup wajahnya saat asisten rumah tangga datang membawakan makanan. Tak ada kata-kata atau semacamnya, Jasmine hanya menutupi wajahnya dengan selimut apalagi saat Aryo tiba.
"Sheira, bagaimana keadaanmu?" tanya Aryo tapi Jasmine tetap diam.
"Baiklah, setidaknya kau akan gagal bertunangan dengan Theo." ucap Aryo.
Aryo pun mengusap rambut Jasmine yg sengaja dibuat mirip dengan Sheira. Sementara Jasmine menutup wajahnya dan berbalik pura-pura menangis.
"Jangan menangis, ada aku yg akan kembali menjadi suamimu." ucap Aryo tersenyum lalu keluar dari dalam kamar.
Sementara Jasmine hampir tertawa mendengarnya, tapi ia berusaha menahannya. "Kembali menjadi suami Sheira?? jangan mimpi Aryo." gumam Jasmine dalam hati.
☘☘☘
Sementara itu, Theo pun memundurkan acaranya 2 jam. Semua agar ia bisa melihat apa saja yg akan dilakukan Aryo selama 2 jam tersebut pada tempat yg akan dijadikan acara pertunangannya yg pertama.
"Let's see.." gumam Theo dalam hati.
# 2jam sebelum acara..
David pun memantau lokasi awal, dan terlihat gerak-gerik orang-orang mencurigakan disana. Nampak mereka mengacak-acak tempat yg sengaja dikosongkan tersebut. Setelah puas dan berantakan, mereka pun melaporkannya pada Aryo.
"Kerja bagus." ucap Aryo ditelepon.
__ADS_1
Aryo pun melihat tempat acara tersebut begitu berantakan dan hancur. Hingga tak mungkin digelar sebuah acara disana. Tapi David tak tinggal diam dan begitu mereka hendak keluar, ia dan beberapa pengawal Theo menghajar mereka yg sudah merusak lokasi tersebut.
Mereka pun tumbang dan diamankan oleh David. Lalu ia harus menyelamatkan Jasmine dari Aryo, karena Aryo mengira acaranya sudah gagal padahal acara tetap berjalan dan terjadi di lokasi lain.