Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
102


__ADS_3

Di sebuah sel tahanan seorang gadis di hadang oleh beberapa napi yang sudah lama terkurung di tempat itu, mereka dengan kasus yang berbedah ada yang masuk karena tuntutan keluarga hingga melakukan hal seperti mencopet, dan ada juga yang karena membelah orang yang tidak bersalah sehingga di fitnah dan masuk kedalam sel tahanan.


Dengan hukuman yang berbedah-bedah juga, yaitu ada yang satu tahun, ada yang enam bulan dan ada yang satu setengah tahun yang paling berat adalah Saras


Setelah Saras dan Bu Ratna di fonis oleh hakim, mereka langsung dimasukan mereka kedalanm tahan untuk menjalani hukuman yang berlaku untuk mereka, namun ternyata ibu Ratna dan Saras di berikan mereka sel yang terpisah.


Ternyata baik di sel bu Ratna maupun di sel Saras punya ketua geng. Baru saja Saras masuk seorang teman napi mendekati Saras dan bertanya dengan nada sedikit meninggih.


"He ngapain lo masuk kesini, ada kasus apa lo cantik-cantik masuk kesini, lo pikir disini enak ya haahha?"


"Apaan sih gak sopan tahu nendang orang, apa urusannya sama lo, kalau gua bilang sama lo. Kagak ada hubungan apa-apa juga kan ama lo jadi mendingan lo diam deh biking pusing tahu."


"Wah..punya nyali juga lo ternyata, ditanyain baik-baik justru mala ngolot mau cari mati lo, ya jelas urusan ama kite-kite lah kalau orang baru masuk kesini ada hadia sambutan jadi lo juga harus dapat yang paling istimewa."


"Sambut dia dengan sekali tepukan dulu baru tanya lagi mungkin dia belum tahu kali jadi harus ajarin dia "


"Hahaha..betul juga lo pintar jaga otak lo rupanya kirain lo udah gak mikir, kalau gitu lo aja deh yang berikan sambutan "


Bukkkkk.!


"Auuuw....sakit tahu, ngapain sih kalian, mau nyiksa gua ya awas aja gua laporin kalian semua"

__ADS_1


"Haahha laporin aja sana terus setelah itu tamat riwayat lo mau gua habisi lo tangan gua gatal banget tahu."


"Kalau lo tidak mau sakit cepat katakan kasus lo apa, sehingga lo bisa masuk kesini, jangan bilang kalau lo seorang pembunuh ya, nanti gea habisin lo" Saras menelan luda dengan kasar gila, nih napi belum diberitahu aja sudah ngacam tepat sasaran lagi gimana Saras gak gemetaran.


Karena Saras takut kalau jika dia tidak memberitahu soal kasusnya ia mala makin dihajar, padahal Saras tidak tahu kalau nanti dia bakal dapat keroyok dari napi yang sudah lama didalam. Apalagi kasus Saras seorang kriminal yaitu pernah menghilangkan nyawa orang dan menfitnah.


"Jawab lo kenapa diam tidak punya mulut atau lo bisu, tadi baru masuk cerewet banget lo kenapa sekarang lo diam aja gak punya nyali lagi lo"


Saras ketakutan sampai gemetaran ia tidak menyangka kalau ternyata di tahanan dapat siksaan seperti ini, dia pikir enak didalam sel ternyata disiksa.


"Gua ..pernah membunuh eyangku dan menfitnah kak tiriku tapi gua lakuin itu karena terpaksa, "


"Kenapa lo bisa lakuin itu, apa yang membuat lo berani nekat melakukan hal keji itu menghilangkan nyawa orang."


"Sepertinya tangan gue gatel banget, pengen patahkan leher seseorang."


"Bukkkk bukkkkk!


"Auuuw...sakit tolong hentikan dasar gila, salah apa gua sama kalian ha kita aja baru kenal."


"Hahaah....bos lihat deh dia belum kapok juga mulutnya kurang ajar, pengen gua hajar lagi. Waktu lo membunuh gak takut lo, sekarang lo juga harus merasakan seperti apa sakitnya, lo tahu gua masuk kesini karena gua berusaha mencari nafkah untuk eyang gua. Karena orang tua gua sudah tidak ada sampai gua nyolong. Ini lo justru menghilangkan nyawah eyang lo dan menfitna mbak lo gila. Hajar lagi sampai babak belu kawan hajar".

__ADS_1


Ternyata ketua geng malam mendukung kelakuan temannya yang menghajar Saras, karena mereka menilai Saras talalu kejam sampai membunuh dan menfitnah mbaknya, sehingga Saras kena hajar tanpa ampun


Bukkkkk bammmmm!


"Auhhhh...ampun..tolong jangan menyiksa gua , gua mohon gua lakui n itu karena terpaksa gua di paksa ama ibu gua untuk mendapatkan perhatian dari ayah gua, karena ayah gua selalu berikan perhatian ke mbak gua sedangkan gua tidak, jadi gua iri ama mbak gua "


"Mau lo terpaksa atau gak terpaksa sama saja otak lo sudah jahat jadi memang hukuman yang pantas untuk lo, hhe...hukuman lo berapa tahu"?


"Sepuluh tahun...."


"Ringan banget lo ya, dapat hukumannya seharusnya lo dapat hukuman seumur hidup itu cocok buat lo, penjahat kayak lo seharusnya lo tidak perlu dikasih ampun"


"Iya betul seharusnya hukuman gantung untuk manusia seperti ini semoga pas lo keluar dari sini lo bertobat"


Baru juga Saras masuk sudah kena hajar sampai babak belur, kasian juga kamu Saras tapi memang itu hukuman yang pantas untuk manusia tidak punya hati seperti kamu tuh. Itulah akibat dari buah perbuatan yang selama ini dia perbuat sudah membunuh, memfitnah bahkan merebut tunangan Alin. Nah sekarang tidak ada satupun yang ia dapatkan , dari Jhovan putuskannya dan dia di masukan ke penjara tanpa ada belas kasihan sedikitpun dari Alin.


Saras tersungkur di bawah sudut ruangan ia meringkuk disitu merenungi nasibnya yang sekarang. Coba dulu dia tidak melakukan semuanya itu mungkin dia sudah hidup bebas diluaran sana pergi kesana kemari sesuka hati, namun semua hanya angan-angan aja itu tidak mungkin terjadi apalagi sekarang sudah di vonis sepuluh tahun penjara itu, bukan waktu yang sedikit, tapi waktu yang sangat panjang.


"Ya Tuhan kenapa aku harus terjebak dalam masalah ini, aku binggung harus bagaimana, menyesal juga tidak ada gunanya lagi mbak Alin sudah sangat membenciku jadi tidak mungkin dia mau memaafkan aku, aku yakin sekali dia tidak akan memaafkan aku."


Saras sudah menyadari semua kesalahannya tapi mau bagaimana lagi semua sudah terlambat, cobak dari awal dia menyadari dan meminta maaf mungkin semua ini tidak akan menimpahnya tapi semua sudah terlanjut terjadi jadi.

__ADS_1


Memang bukan hal baru lagi bagi setiap napi yang pertaman kali masuk ke sel tahanan, mereka pasti mendapatkan salam dari penghuni lama, dengan kasus yang berbedah juga jika yang masuk itu kasusnya difitnah tapi tidak pernah melakukan kesalahan bisa do toleransi tapi kalau yang masuk adalam pembunuhan itu sangat ngeri.


Jadi tidak heran jika yang masuk kesana mereka mendapatkan siksaan dari napi yang ada didalam sel.


__ADS_2