
Oliv yang sudah di kuasai oleh minuman alkohol tidak menyadari kalau dari tadi ada seseorang yang mengintainya, dengan senyum manisnya karena orang ini sangat tahu kalau Oliv tergila-gila dengan Devan jadi pria ini berpikir dengan cara seperti inilah dia bisa mendapatkan Oliv kembali....karena Oliv sudah mabuk parah dan dia sudah tidak mengenalin siapa yang ada dihadapannya jadi dalam pikiran Oliv hanya Devan....
Devan dan Devan saat pria itu datang Oliv memandang pria itu dengan wajah Devan Oliv tidak banyak bicara lagi la langdsung melingkarkan tangannya ke leher pria itu dan menciumin bi**r pria itu, kalau pria yang normal mana taham dengan perlakuan seperti itu apalagi orang yang dia cintai yang melakukan itu, batang kayu yang di bawah sudah berdiri tegak.
Pria itu karena sudah tidak tahan lagi akhirnya langsung memboking satu kamar hotel karena caffe yang didatangi Oliv adalah caffe besar punya restoran dan juga hotel. Pria itu pengen menghabiskan waktunya bersama dengan Oliv di kamar hotel.
"Malam mbak...saya boking satu kamar ya malam ini saja.", ujar pria tersebut dan langsung memberikan ktp Oliv pintar juga pria itu masih berpikir dengan mengambil ktp Oliv, untuk di pakainya biar tidak ketahuan kalau mereka berdua baru selesai enak-enak. Kalau Oliv sudah meracau tidak jelas bahkan Oliv kayak ular yang melingkar di leher dan badan pria tersebut.
Sakit sih hati pria itu karena saat Oliv bersamanya tapi bukan namanya yang di sebut tapi nama pria lain, tapi itu tidak penting karena pria itu sangat yakin suatu saat Oliv akan datang mencarinya..jika sudah ada benih tertanam didalam rahim Oliv.
"Mbak cepat yah, pacar saya mabuk soalnya dia mai istirahat" desak pria itu pada resepsionis.
"Ini mas...silahkan di kamar nomor sekian-sekian...akhirnya seorang pengawai hotel mengantarkan Oliv dan pria itu ke dalam kamar...
__ADS_1
"Ini ya mas kamarnya saya tinggal dulu jika ada sesuatu mas tinggal hubungi saja" ujar pengawai hotel.
"Baik mas, jawab pria itu ramah. Sebenarnya dalam hati pria itu tidak tega melakukan hal tidak se**no itu kepada Oliv tapi pria itu lakukan lantaran cintanya kepada Oliv jadi pria itu tidak mau Oliv jadi milik orang lain..
"Tidak masalah saat ini aku menahan sakit karena kamu mencintai pria lain, tapi aku yakin suatu saat kamu akan datang mencariku, untuk meminta tanggung jawab karena janin yang kamu kandung
Pria itu dengan lembut menidurkan Oliv di atas ranjang tapi justru Oliv tidak mau dan dengan beraninya Oliv makin gencar menciumi Bi**r pria itu sambil meracau..."Devan aku rela kamu meniduri aku asal aku tetap menjadi milikmu lakukan saja Devan aku iklas asal kamu tinggalkan perempuan itu dan hidup bersama aku....lagian aku sudah tidur juga dangan mantan pacarku...kalau sayang sih sebenarnya masih tapi aku tidak mau nikah sama dia Dev aku mau sama kamu saja"
"Sayang memangnya kamu tidak apa-apa kalau aku menjama kamu....kamu serius kalau kamu masih sayang sama mantan kamu ?" tanya pria itu.
Pria itu tidak menunggu lama lagi dan langsung melumut bi**r Oliv sehingga Oliv mengeluarkan erengan halus hal itu membuat batang kayu sih pria makin menengang...pria itu langsung melucuti semua pakian Oliv dan sekarang tidak ada sehelai benang pun yang tertinggal di tubuh Oliv membuat pria makin mengila dengan...tidak sabar dia menghantam Oliv sampai Oliv mengeluarkan suara erengan penuh nikmat...
Pria itu mengonyangkan pinggulnya kesana kemari...sampai puas hampir satu jam mereka berdua bertempur di atas ranjang akhirnya sih pria menyemburkan cairan kental kedalam rahim nya sih Oliv.
__ADS_1
Pria itu berharap usahanya tidak akan sia-sia nanti kalau sudah ada benih yang tumbuh di rahim Oliv pria itu berharap Oliv ngidam untuk selalu ada didekatnya. Dan sebenarnya pria itu bahagia karena ternyata Oliv masih mencintainya.
"Makasih ya sayang...untuk pelayanannya malam ini aku sangat puas banget, waktu pertama kita melakukan kamu merasa kesakitan tapi sekarang justru kamu yang ketagihan sampai minta berulang kali. Aku harap apa yang sudah aku lakukan tadi membuahkan hasil agar kita selalu bersama dengan anak-anak kita nantinya..kamu tahu sangking cintanya aku sama kamu aku relah datang kesini untuk bertemu dengan kamu. Aku juga berharap Jika nanti kamu hamil ngidam kamu selalu mengiginkan aku ada bersama kamu."
Pria itu kembali mencium Oliv dan pria itu mengirim pesan kelada Oliv pria itu melakukan hal seperti itu agar Oliv tahu kalau pria itu yang membawahnya ke hotel karena Oliv pikir itu Devan
Setelah selesai melakukan dengan Oliv pria itu kembali memakaikan pakiannya dan sekali lagi mencium Oliv karena pria itu mau pergi ia tidak mau Oliv tahu siapa Dia. Cukup lewat wa saja kerena belum saatnya..
"Maaf sayang aku terpaksa meninggalkan kamu karena aku belum siap untuk bertemu dengan kamu, kalau kamu tahu aku yang kembali melakukan hal ini sama kamu pastinya kamu makin membenci aku sayang..jadi lebih baik aku pergi padahal aku pengen disini menenani kamu tapi mau bagaimana lagi tapi aku selalu memantau kamu dari jarak jauh."
Pria itu keluar dari kamar hotel dan gegas pergi tapi seketikan dia berpikir sepertinya Oliv belum makan jadi biarlah dia pesan makanan di restoran untuk kirim ke kamar Oliv nanti...begitu juga pria itu pergi belikan pakian ganti untuk Oliv dan mengirimkannya ke kamar Oliv.
Pria itu masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi ke hotel dimana pria itu nginap..sebenarnya, hati pria itu tidak tenang tapi ya terpaksa saja.
__ADS_1
"Secinta itu kamu sama pria itu Liv, sampai kamu di alam bawah sadar saja kamu selalu menyebut nama pria itu bahkan tadi kamu hubungan sama aku itu bukan karena kamu cinta sama aku, melainkan kamu berpikir kalau aku ini adalah pria yang kamu cinta. Dimana janji kamu dulu Liv sama aku waktu kita bersama kamu bilang sampai kapan pun kamu tetap mencintai aku dan tidak akan meninggalkan aku tapi buktinya kamu pergi juga.
Bahkan sekarang ini sudah ada nama lain mengisi hatimu bukan aku lagi...kamu tahu betapa sakitnya hatiku