
Kembali ke keluarga jhovan dan keluarga saras, malam itu jhovan sama sekali gak hubungi saras sampai besok pagi nya walaupun saras telpon berulang kali jhovan gak menangapi nya.
Karena jhovan juga sangat emosi dengan saras bahkan ada timbul rasa benci dalam diri jhovan, karena sudah jelas-jelas saras itu tunangan nya, tapi berani nya ia mengejar devan yang jelas calon suami alin, memang saras gak ada urat malu nya sama sekali. Tapi kelakuan nya juga di dukung oleh bu ratna itu yang membuat jhovan gak habis pikir.
Bahkan tak tahu malu nya saras berani sekali lakukan itu di depan semua tamu undangan dan keluarga jhovan apa lagi di depan orang tua jhovan, itu juga yang membuat pak roy marah besar.
Dengan pilihan sang istri dengan anak nya karena memang dari awal pal roy menentang dengan perjodohan itu, pak roy hanya setuju waktu pas dengan alin.
Tapi pas alin di usir keluar dari rumah dan gak putuskan perjodohan, mala sang istri dan sang anak bersih keras untuk melanjutkan perjodoham itu dengan saras, sekarang sudah mencoreng nama keluar nya.
Bahkan sekarang jhovan berniat meninggalkan saras. Karena menurut jhovan saras jelas gak menghargai nya sama sekali, baru juga tunangan saras mengatakan cinta nya ke calon kak ipar nya sendiri. Calon macam apa seperti saras yang tak lebih jauh dari sebutan perempuan ganjeng. Yang mau merebut calon suami dari mbak nya.
Walaupun alin sudah gak tinggal dengan sang papa lagi tapi darah itu mengalir kental jadi gak bisa di tepis itu. Karena bagaimana pun alin tetap lah anak kandung dari pak donal, hanya saja waktu itu pak donal lebih memilih percaya istri kedua nya ketimbang anak kandumg nya sendiri.
Keesokan harinya pak donal berangkat dari apertement, pergi ke kantor karena pak donal malas pulang ke rumah, apa lagi sebelum ke kantor aja sudah di telpon dari kantor, kalau banyak pemengang saham yang datang ke kantor.
Dan sekretaris pak donal meminta agar pak donal segerah tiba di kantor, pak donal segera pergi kekantor tak lama ia sampai, baru juga nyampe banyak pemengang saham sudah berdatangan, untuk memutuskan kerja sama dengan perusahaan Adibrata grup.
Tak ayal yang di alami pak donal sekarang ini, juga di alami oleh perusahaan Arkan grup yaitu perusahaan keluarga jhovan. hari ini seperti mimpi buruk bagi kedua pria paru baya itu, mereka yang menanggung malu dan perusahaan terancam colaps karena ula anak mereka. Seperti pagi ini di perusahaan Adibrata.
__ADS_1
"Maaf pak donal, saya ingin memutuskan kontrak kerja dengan perusahaan ini". Ujar si A
"Saya juga".
'Iya saya juga pak donal"
"Dan saya juga pak, karena saya gak mau bekerja sama dengan perusahaan yang di kelola oleh keluarga yang berlaku buruk.
"Maaf bapak-bapak semua maksudnya gimana ya kenapa tiba-tiba memutuskan kontrak gak bisa gitu dong pak, ini bisa mengalami kerugian besar loh". Ujar pak donal pura-pura bartanya padaha ia jelas tahu masalahnya.
"Memangnya anda gak tahu pak donal, yang sekarang lagi viral dimana-mana tentang kasus yang terjadi pada saat pertunangan anak anda, bukan hanya itu pak donal, banyak direksi juga kecewa denga sikap istri anda pak".
"Yang berani berkata kasar pada calon istri dari putra Tua davin, padahal sebagai seorang istri pengusaha, seharusnya punya adab lah pak dan jaga tutur kata bahkan perilaku juga, tapi kami lihat kelakuan istri pak donal buruk sekali."
"Oh iya saya pernah loh menyelidiki pak donal, jadi saya tahu kalau pak donal bukan nya, punya dua orang putry ya kok hanya satu, yang pak donal kenalkan waktu itu, menangnya satu kemana pak donal" tanya pak tua yang perutnya buncit
Perkataan semua pemengang sahan itu membuat donal terkejut, dan susah menelan selive nya. Bagaimana tidak, pak donal sampai gak Percaya kalau orang yang di depan nya ini bisa tahu kehidupan pribadinya.
Tapi pak donal juga gak bisa menepis semua nya itu, karena namanya seorang pengusaha pasti ada aja yang selalu mencari celah untuk menjatuhkan nya, tapi ada benarnya juga kalau pak donal memang memiliki dua putry.
__ADS_1
Tapi sayang nya satu sudah pergi dan gak perna menganggap mereka lagi.
"Ok kalau begitu kami pamit undur diri dulu ya pak donal" setelah mereka semua pergi, pak donal membanting meja yang ada di depan matanya." Kurang ajar ini semua gara-gara keburukan ratna dan saras, kalau mereka gak berlaku buruk semua ini gak perna terjadi."
"Saya harus diam-diam tes DNA saya sama saras, saya harus pastikan kebenaran tentang perkataan alin, karena saya juga sebenarnya curiga soal kehamilan ratna waktu itu.
Sedangkan berbedah tempat sekarang Di Kantor pak Roy gak Kalah seruh, banyak juga Dari pemengang Saham yang datang ke Kantor Dan Ada juga yang hanya melalui telpon.
Untuk memutuskan kontrak sama seperti yang di lakukan oleh devan hari ini devan masuk ke kantor nya dan melakukan pembatalan kontrak terhadap perusahaan Adibrata dan Arkan grup itu yang membuat baik pak roy maupun pak donal frustasi karena dari semua pemengang saham, tapi saham yang paling banyak adalah perusahaan Wijawa grup.
"Gimana ini perusahaan Wijawa grup juga menarik kembali saham nya, tak lama kemudia ada berita mengenai perusahaan Adibrata grup dab Arkan grup yang di beritakan di tv.
Katanya kedua perusahaam itu sudah di ujung kebangkrutan karena ula anak dan calon mantu bahkan kelakuan seorang istri pengusaha yang berperilaku buruk.
hal itu membuat pak Roy frustasi Karena perusahaan dalam bahaya.
Bu ratna yang tadi sudah siap mau pulang ke rumah seketika gemetar hebat sampai hpir jatuh pas melihat berita itu. Karena istri pemgusaha itu adalah bu ratna yang gak bisa jaga emosinya waktu di acara pertunangan saras.
"Gak....gak mungkin..ini gak mungkin kalau berani perusahaan bangkrut terus kami makan apa, dan papa bisa menyiksa aku dan saras"
__ADS_1
Dalam berita itu juga memberitakan kalau banyak pemengang saham yang sekarang, sudah menarik kembali saham mereka termasuk perusahaan wijawa grup, yang dimana ia yang menanam saham yang paling besar di kedua perusahaan itu.
"Aku harus lakukan sesuatu biar perusahaan kembali normal bahkan jauh lebih baik aku akan mendatangi devan minta bantuan agar perusahaa, itu gak colaps.