Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
126


__ADS_3

Alin yang mendengar ancaman dari Oliv dan melempar beberapa foto wajah Alin, bukanya membuay Alin marah justru Alin jadi tertawa terbahak-bahak. Alin merasa lucu dengan perempuan yang satu ini karena semua yang di katakan tentang foto itu tidak benar, karena sudah jauh-jauh Devan sudah cerita juga dan memang waktu Itu Oliv sengaja tersandung sehingga jatuh ke pelukan Devan yang kebetulan berdiri didekatnya.


dan karena terkejut akbirnya Devan menagkap Oliv namun sebelum Devan menghempaskan tubuh Oliv kebawah Cinta sudah duluan mengambil foto itu makanya foto itu pas Oliv di pelukan Devan.


"Kalau aku tidak menolak kenapa? secarakan Devan sendiri yang datang mencari aku dan membawah aku kesana, Devan juga sendiri yang bilang jika dia tidak punya pacar apalagi punya calon, kalau soal foto itu saya juga sudah tahu sejak lama karena kamu senjaga menjatuhkan dirimu keatas Devan kan?. Kasian ya, ada cewek cantik yang berani datang kesini dan mengaku dia adalah calon istri dari calon suami saya hahaha. Aku kok jadi prihatin ya sama kamu cantik-cantik tapi mau jadi pelakor"


"He kurang ajar kamu ya, aku kesini hanya mau bicara baik-baik saja sama kamu untuk menjauhi Devan, apa susahnya sih hanya jauhin dia, jangan jadi perempuan kegatelan sama calon suami saya. Saya ini sudah lama kenal dan berteman dengannya sedangkan kamu baru kenal saja sudah langsung nikah, pakek pelet apa kamu?"


Ternyata Oliv belum tahu kalau Alin dan Devan sudah berteman sejak masih sekolah di SD sampai SMP baru mereka pisah.


"Apa kamu bilang...aku kegatelan hello....nona Oliv siapa disini yang pantas di sebut perempuan gatel aku atau kamu? harus kamu itu ngaca dan tahu diri apa kamu di rumah tidak ada kaca biar aku berikan gratis...aku ini resmi di lamar didepan semua orang lah kamu,....hanya perempuan yang tidak berguna kerjanya ngejar calon suami orang.


He nona Oliv aku ini tahu siapa kamu karena aku sudah mengirim orang untuk cari tahu siapa kamu sebenarnya, jadi jika aku mau menghancurkan hidup kamu itu gampang, kamu jangan lupa siapa bundaku dan kamu juga jangan lupa siapa aku, aku bisa melakukan apa saja jika aku mau, bahkan aku tahu kejahatan apa yang sudah kamu lakukan tubuh kamu masih virgin atau tidaknya aku juga tahu, bahkan aku tahu siapa pacar kamu dulu.


"Dan soal kamu bilang temanan sama Devan lama...biar aku kasih tahu kamu aku dan Devan berteman sejak SD sampai SMP tapi dia pindah ke luar kota makanya kami hilang kontak.


Jadi jika kamu ngatain aku perempuan ****** terus kamu apa? Sedangkan kamu tidak punya bukti apa-apa tentang aku, sedangkan aku punya bukti yang kuat, kamu mau video ada, kamu mau foto juga ada. Jadi tolong jangan ganggu hidupku dengan Devan lagi dan kalau memang kamu dan Devan saling mencinta kenapa Devan tidak melamar kamu dan mengakui kamu sebagai calon istrinya.

__ADS_1


Sedangkan dia sampai bela-belain menunggu aku bertahun-tahun sampai datang mencari aku kesini, berarti luar biasakan cinta Devan sama aku jadi tolonglah kamu pulang saja tidur tenang di rumah atau kamu boleh kembali ke kota A, kalau kamu tidak punya ongkos boleh kok aku berikan ongkos untuk kamu dengan Iklas karena setiap bulan aku dapat uang belanja dari Devan sekitar lima miliyar jadi aku tidak kekurangan uang biasalah calon istri Tuan muda.


Aku sangat bersyukur bisa jadi calon istri Devan salah satunya dia kaya raya, sangat royal juga jadi pantas dong aku bangga, sekarang aku minta kamu keluar dari perusaha-an aku atau aku sendiri yang menyeret kamu pergi." Perkataan Alin berhasil mengundang emosi Oliv.


Oliv bangkit dari duduknya dan menyerang Alin tapi Alin menghindar jadi Oliv terjatuh ke atas Sofa di mana Alin duduk. Belum sampai disitu Oliv kembali menyerang ingin menampar Alin tapi dengan sigap Alin menangkap tangan Oliv dan memutarnya sampai Oliv kesakita sehingga ia mengumpeti Alin.


"Dasar ****** lepaskan aku...auhhh sakit perempuan sinting." Bentak Oliv sambil menahal sakit tapi hal itu membuat Alin emosi karena di maki akhiraya Alin menampar bibir Oliv.


Plakkkk.


"Auhhhh.....biadab!"


Aku tahu kamu mendekati Devan karena kaya raya bukan karena cinta. Bagaimana Devan mau dengan perempuan seperti kamu yang tidak memiliki tatakrama yang baik."


Biar bibir moyong kamu itu jika selalu berkata jahat aku berikan hadia supaya kamu selalu ingat dan tangan kecil kamu ini jangan coba-coba menaikannya ke aku, karena aku ini bisa mematahkan tulang manusia, jika kamu baik aku menghormatimu. Namun jika kamu jahat aku injat kamu, sekarang kamu tinggal pilih mau di hormati atau mau aku injak batang lehermu biar patah. Devan itu pintar cari istri karena Devan adalah orang terpandang jadi otomatis Devan mau mencari istri yang berkelas bukan murahan."


Oliv yang tidak terimah merlihat ada vas bunga kristal sangat cantik ada diatas meja kerja Alin dengan cepat Oliv mengambinlnya dan sekali banting langsung pecah.

__ADS_1


Brakkkkk!


Oliv langsung mengambil salah satu bagian vas yang pecah itu dan mengarahkan ke arah Alin, tapi Alin tetap tenang tidak sedikit pun takut apalagi didalam ruangan itu ada Leo, Lisa dan juga Boby


"Sini biar aku habisi kamu dengan ini" ujar Oliv sambil jalan mendekati Alin Oliv rencana ingin mencelakai Alin dengan pecahan vas bunga itu membuat Leo dan Lisa terus Boby panik.


'He perempuan sinting, kamu sudah gila ya silahkan saja kalau berani adik saya terluka hari ini juga tempatmu di kantor polisi," biarpun Leo sudah bicara begitu tapi Oliv tetap mendekati Alin saat Oliv hendak menusuk Alin, Lisa melempar map besar dan tebal yang ia pengang dari tadi mengenai tangan Oliv sampai meringis kesakitan dan pecahan vas bunga langsung jatu.


Leo bergerak cepat dan mendorong Oliv hingga tersungkur di lantai dan meringis kesakitan karena dorongan Leo sangat kuat.


"Argr......"


Setelah Oliv terjatuh, Alin mendekati Oliv dan menarik rambutnya dengan kuat karena Alin emosi vas bunga mewah harga ratusan juta berani di pecahkan oleh perempuan gila itu.


"Berani sekali kamu datang membuat kekacauan di sini ha...kamu tahu vas bunga itu harganya lebih mahal dari pada harga diri kamu paham, jadi jangan seenaknya menghancurkan barang diruangan aku karena orang itu pulang harus babak belur juga." Alin bicara sambil menarik rambut Oliv dengan kuat sehingga Oliv merasa kesakitan.


"argarrr....sakit ****** lepaskan....aku tidak akan mengampunimu"

__ADS_1


Plakk....bumkkkk....."Ini akibatnya perempuan tidak berguna seperti kamu datang mengusik kehidupaku, selama ini aku tidak perna mengusik kamu tapi kamu sendiri yang datang dan menyerahkan dirimu kepadaku untuk menyiksamu, kamu tahu aku Alin tidak takut sama manusia siapapun karena menghadapi orang seperti kamu adalah makanan sehari-hari untukku jadi jangan main-main sama aku kalau kamu tidak mau hanya nama kamu yang aku kirim ke kota A."


__ADS_2