Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
69:69


__ADS_3

Kembali ke kota B sore harinya pak roy pulang ke rumah dengan emosi yang tak terkendalikan, karena gara-gara masalah jhovan dan saras merek hanya ginap satu malam aja di hotel, pada hal sudah di boking selama satu minggu.


Pak roy sampai di rumah dengan wajah yang kusut, baru turun dari mobil pak roy langsung teriak jhovan....dimana kamu keluar sini..sekarang posisi pak roy di ruang keluarga.


Karena bu anita mendengar suara teriakan suami nya ia lari tergopo-gopo datang menghampiri suami nya." Ya ampun pa, ada apa, baru pulang muka nya begitu mala teriak jhovan lagi, tadi ia keluar sebentar kata nya ada yang mau di cari, mungkin sebentar lagi juga sudah datang, kalau papa persama jhovan tunggu sebentar lagi pa," ujar bu anita


"Ada apa ma, kok nama jhovan di sebut tadi, "tanya jhovan tiba-tiba sudah muncul di depan pintu, pak roy yang melihat anak nya langsung naik emosi nya, ia dengan sigap menarik kasar jhovan dan mendudukan di atas sofa.


"Sini kamu duduk anak gak tak berguna, semu kamu tahu gak, semua terjadi karena ula kamu dengan perempuan gak jelas itu, dari awal saya sudah gak respek sama sikap dan tingkah laku nya". Bentak pak roy.


"Pa, bisa gak jangan kasar terus sama jhovan, dia hanya anak kita satu-satu nya pa, kalau papa mau bicara sama jhovan gapapa tapi, gak kasar begitu juga pa, lagian kenapa sih papa datang marah-marah gak jelas". Ujar bu anita makin menanbah masalah sudah tahu suami nya lagi tersulut emosi ia mala bikin suasana makin panas


Praaaakkkkkk!!!


Jhovan dan sang mama tergeloncat kanget. "Ini didikan kamu yang gak becus, selalu manjain dia jadi sampai besar gak berguna, kamu tahu gara-gara dia semua penanam saham perusahaan, hari ini mereka ramai-ramai menarik kembali saham mereka semua termasuk dari perusahaan Wijawa grup.


"Jadi mendingan tutup mulut kamu anita, jangan sampai bibir kamu itu saya pecahkan, jadi istri sama sekali gak berguna, kerja nya ngusain aja urus anak kamu ini dengan baik.

__ADS_1


Jadi perusahaan yang pala rintis dari nol sekarang di ujung kebangkrutan, kamu belain terus anak kamu itu terus biar makin membangkan, biar nanti kalau perusahaan bangkrut kalian berdua makam tanah iya. Dan mulai sekarang fasilitas kamu semua papa tarik kembali .


"Pa, jangan begitu keras sama jhovan, dia juga sepenuh nya salah, kalau papa ambil kembali semua nya terus dia pakai apa, lagian papa kayak ayah paling buruk, mama rasa itu masalah sepele bisa di atasi" omongan bu anita dari tadi memang selalu menghidupkan api.


Pakkkkkkkkkk pakkkkkk!!!!


Dua tanparan mendarat hebat di pipi bu anita, membuat bu anita oleng hampir sedikit jatuh, bu anita kaget dan langsung memengang pipi nya dengan badan gemetar, lagian mulut gak bisa di jaga, sudah tahu suami lagi emosi bukan nya bicara baik-baik mala menyulutkan emosi lagi


Pa, papa berani mukul mama, papa tega sekali sama mama" ujar bu anita jhovan yang awal nya dudul ia bangun dari duduk nya dan lari ke arah mama nya.."Pa, ini salah jhova pa, jadi jangan kasar sama mama".


Perkataan pak roy seketikan membuat tubuh bu anita gemetar hebat lemas semua kaki nya. Ia gak menyangka suami nya bisa tega berkata seperti itu, apa lagi sampai kasar padahal selama ini pak roy terkenal suami yang lemah lembut.


Bu anita samapi membuka lebar mulut nya, baru di tutup pake tangan sangking tak percayanya. Memang bu anita merasakan perubahan terjadi pada suami nya sejak perjodohan jhovan dan saras, karena waktu itu pak roy bersihkeras gak setujuh.


"Pa....papa bercanda kan dengan apa yang papa omongkan barusan, bagaimana kita bisa batalkan pa, sedangkan mereka sudah bertunangan kita buang muka kemana pa, malu." masih juga bu anita gak kapok


"Malu kamu bilang anita? Sekarang baru kamu merasa malu, sedangkan waktu di hotel terpangpang video tak senono anak kamu, di depan mata semua tamu undangan dan semua keluarga disitu dan banyak gunjingan terhadap keluarga kita kamu gak malu ia, dan sekarang kamu bilang malu."

__ADS_1


"Iya pa, tapi bukan dalam arti kita harus batalkan pernikahan jhovan juga pa, mereka saling mencintai, hahha mereka bukan saling mencintai anita tapj itu semua ula kamu, saya tahu jadi kamu gak usa alibi.


"Pa, maafin jhovan, sekarang jhovan lakukan apapun yang papa mau termasuk batalkan pernikahan itu pa, jhovan sudah melakukan kesalahan besar


"Jhovan, kamu bicara apa, sampai kapan pun pernikahan itu tetap berjalan gak ada yang berani membatalkan." ujar bu anita masih leras kepala.


"Oh ok lah itu artinya kalian berdua memilih keluar dari rumah ini dan kamu perempuam egois saya akan ceraikan kamu, setelah kamu keluar dari sini jangan perna kembali" ujar pak roy.


Mendengar itu bu anita benar-benar terkejut, ia gak percaya dengan perubaham suami nya," Apa pa, cerai, gak mama gak mau cerai sama papa sampai kapan pun mama gak mau, dan mama juga gak mua keluar dari rumah ini."


"Hak apa kamu disini anita, kamu disini hanya istri yang gak berguna egois, dan gak pernah menghargai saya sedikit pun di rumah ini sebagai suami kamu, selama ini saya selalu nurut sama semua perbuatan kamu , karena saya pikir suatu saat kamu akan beruba, namun ternyata saya salah sampai mati pun sifat buruk kamu itu gak akan kamu ruba."


Sedangkan di perusahaan seorang pria paru baya keluar dari perusahaan dengan langkah gontai, muka tertunduk ke bawa rasanya sulit sekali untuk mengankat nya keatas.


Pak donal sore ini ia pulang ke apertement nya dengan hati yang hancur, melihat semua yang terjadi hari ini rasa nya ia gak percaya. Apa lagi perusahaan Wijawa grup juga ikut menarik saham nya, padahal saham yang terbesar adalah saham dari perusahaan wijawa grup.


sekarang pikiran pak donal lagi kelut, ia malas pulang ke rumah dari tadi ratna telpon terus, setelah itu saras bergantian mereka tapi tak sekali pun pak donal angkat. Malas rasa nya bicara dengan kedua perempuan yang dulu ia sangat menyayangi mereka tapi dalam sekejap, mereka juga yang menghamcurkan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2