Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
77:77 Kesaksian Bik sumi.


__ADS_3

Pak donal yang mendengar penuturan dari devan ia menghentikan langkah nya, karena takut devan gak main-main dengan perkataan nya.


Dan hanya memandang istri nya dengan iba, lagian pak donal belum lihat foto-foto itu makanya ia mau menolong istri nya kalau sudah lihat belum tentu ia mau.


"Tuan donal di didalam amplop itu ada bukti berupa foto dimana istri anda diam-diam bertemu dengan seseorang, dan juga di tempat dimana nyonya larasati kecelakaan pun nyonya ratna bersama laki-laki itu ada di sana berdiri tak jauh dari tempat kejadian".ujar devan


Pak donal yang mendenger terkejut amarah memuncak, ia menatap ratna dengan tajam tapi bu ratna pintar ngeles. "pa mereka ini hanya membual pa, itu foto editan mereka sengaja menfitnah mama pa, papa gak usa percaya sama omong kosong mereka." ujar bu ratna


"Diammmm kau ratna.....saya gak bicara dengan kamu, dari tadi kamu brisik banget kalau memang kamu gak lakukan pembunuhan itu gak perlu takut, tapi kenapa kamu selalu mencela setiap perkataan mereka," ujar pak donal


"Tuan mudah devan, kalau bukti hanya foto saya gak bisa percaya begitu saja kan, karena belum tentu itu benar. Banyak sekali orang melakukan banyak hal hanya untuk kepentingan sendiri, apa masih ada bukti lain yang benar-benar akurat"? Ujar pal donal sebenarnya buka nya pak donal gak percaya namun tepatnya ia hanya mau memastikan dan cari kebenaran.


Karena kata pak donal gak percaya dengan semua itu seketika senyum kememangan terpancar di wajah bu ratna, dan dengan tatapan sinis memandang devan dan yang lain.


" Ok baik lah kalau tuan donal minta bukti karena itu belum cukup kuat, saya akan mendatangkan seseorang yang dulu salah satu orang yang perna mengurus alin dan dia adalah saksi kunci." ujar devan


Seketika senyum di wajah ratna hilang seperti di telan bumi, dan wajahnya menengang."Boby panggil orang nya tolong bawa masuk." ujar


Seketika muncul dari balik pintu depan seorang perempuan paru baya dengan wajah senyum sinis menatap saras dan bu ratna, "Tuan donal nyonya ratna kita ketemu lagi." nyampa perempuan itu.


" Bi bik sumi ngapai bibi kesini, selakan pergi dan jangan kembali ke sini",.teriak ratna ketakutakan.


"Ratna...........!!! Prakkkkkk...

__ADS_1


Akhhhrrrrrr!!


Karena pak donal sudah gak tahan lagi emosinya melihat kelakuan bu ratna dari tadi teriak mulu, pak donal langsung hajar mulut nya sakit kali daras segar keluar.


"Papa...stop pukul mama, apa papa gak punya hati menyiksa mama, seharus nya papa lebih percaya mama dari pada manusia ini" tujuk saras ke arah alin yang berdiri tak jauh dari mereka.


"Diam kau anak kurang ajar, anak sama mama sama aja. Saya mau dengar apa yang bik sumi tahu tentang kejadian itu. Ceritakan lah, akhirnya bik sumi ceritakan semua nya kejadian pas suatu sore..


FLASHBACK


Sore itu, setelah bik sumi selesai masak rencana bik sumi mau memanggil nyonya dan nona saraa untuk makan, tapi pas saya tiba di depan pintu kamar nyonya gak sengaja bibik memdengar picaraan nona saras dan nyonya tuan"Ujar bik sumi


"Apa yang mereka bicarakan dan rencanakan ceritakan lah semua bik gak usa takut, kami akan menjaga bibik kalau memang yang bibik katakan semua nya itu benar" ujar pak donal


"Ma, bagaimana caranya agar mbak alin di benci sama papa, saras iri ma sama mbak saras kok kayak papa gak sayang sama saras kalau selagi mbak alin masih ada dirumah ini, masa papa dengan eyang hanya perhatikan mbak alin sedangkan saras gak."


"Kamu sabar sayang mama pikir pas mama singkirkan larasati mama dapat tempat terbaik di hati papa kamu, namun ternyata mama salah gak semudah itu papa melipakan laras begitu saya, karena mama juga benci kali sama larasati sudah mati juga masih di cintai sama papa kamu."ujar ratna


"loh jadi mama yang membuat mama nya mbak alin meninggal ma, kenapa? Bukan nya mama perna bilang kalau dulu mama dengan tante laras teman ya?" tanya saras


"Iya teman sih tapi mama benci dan iri sama perempuan itu, karena berani merebut mas donal dari mama, makanya mama sengaja membayar om kamu untuk mensabotase mobil laras. Dan pada akhirnya berhasil dia celaka."


"Mulai dari saat itu mama sengaja mendekati papa kamu, karena memang itu niat awal mama untuk menyingkirkan perempuan itu dan merebut papa darinya. Dan mama membuat siasat untuk gimana caranya papa kamu bisa datang ke hotel tanpa curiga, mama sengaja menelpon papa kamu kalau ada orang yang sengaja mencelakai mama".

__ADS_1


"Dan nyuruh papa kamu datang, dan benar saja tak lama papa kamu datang kehotel, sebelum itu mama sudah sipakan minum yang di taburi dengan obat perangsang, menjebaknya di hotel. Setelah ia tidur dengan mama, ya mama ngaku hamil anaknya padahal kamu bukan anak kandung dari papa kamu."


Duarrrrrr....pas pak donal mendengar itu seperti kesambar petir di siang bolong dengan kenyataan yang ia dengar, ia menatap tajam ke arah saras dan bu ratna yang sudah gemetaran ketakutan.


Tapi pak donal masih diam mendegarkan cerita bik sumi. Namum si ratna berteriak "Diam lau sumi....hentkan omong kosong kamu itu sudah di bayar berapa oleh mereka


"Astaga mama nekat banget terus kalau sendainya papa tahu sekarang bagaimana mama"?


Pa, gak usa degarin orang tua yang sudah bau tanah itu dia hanya membual omong kosong karena dia dibayar pa, percaya sama mama," ujar bu ratna.


Tapi pak donal gak menghiraukan omongan bu ratna. "Lanjtukan bik.


"Ha yang benar ma, terus saras anak siapa ma" tanya saras" saras sebenarnya syok juga mendengar kenyataan yang pahit itu, tapi menurutnya untuk apa ia cari ayah kadungnya yang belum tentu dia berikan apa yang ia mau.


mendengar itu pak donal gak mau dengar lagi perkataan bibik sumi, dan dia menatap devan, terus bertanya masih ada bukti lain, karena baik foto maupun cerita dari bik sumi belum juga akurat menurut pak donal, karena bisa jadi bik sumi di bayar dan buat rekayasa.


"Masih semoga ini bukti terkahir ya tuan donal, ia balik menatap boby dan berkata tolong kirm semua video itu semua ke hp tuan donal."


boby mengotak atik hp nya sebentar, lalu berkata:" sudah tua donal boleh di periksa," segerah pak donal mengambil hp nya dan membuka file yang masuk video pertama disana dengqn jelas memperlihatkan saras, jalan dengan mengedap-edap ke arah eyang nya pas eyang ada di tangga lantas mau turus ke bawa.


Dan sedekit kemudia terlihat di dalam vedeo itu saras mendorong eyang nya dari tangga atas sedangkan tertangkap kamera cctv alin baru keluar dari kamar dan terkejut.


Melihat itu nafas pak donal terasa sesak gak percaya dengan semua itu, tapi pak donal masih tetap melanjutkan nonton video selanjutnya dimana bu ratna bertemu dengan seorang laki-laki yang bernama adam.

__ADS_1


Dalam pembicaraan mereka bu ratna menyuruh orang tersebut untuk melenyapkan bu laras dan bu ratna menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat itu di perkirakan isinya adalah uang, tapi lumayan banyak kalsu dilihat dari besar amplop itu.


__ADS_2