Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
93:93


__ADS_3

Setelah oliv dengan temannya sampai di hotel, sesuai dengan pembicaraan di mobil, oliv mandi terus ganti pakiam dan langsung istirahat karena oliv merasa sangat lelah jadi semuanya di lupakan termasuk makan, Oliv lupa kalau ia belum makan tapi dalam pikiran Oliv sekarang ini istirahat itu lebih penting.


Oliv mau agar badannya segar pas bangun, ia gak ingin di ganggu sama teman-temannya. Setelah oliv istrihat temannya yang bernama Indry mala sibuk di dapur untuk menyediakan makanan untuk oliv.


"Bar, kalau lo mau istirahat tuh masih ada kamar kosong lo istirahat disitu aja gue siapin makan siang untuk kita, mungkin sih sahabat gila kita itu udah lapar tapi lebuh penting istirahat mungkin dari pada isi perut, biarlah nanti kalau ia bangun baru makan,"


"Ah nanti aja gue In, gue masih mau duduk disini, oh ya memangnya lo bisa masak in, kok gue baru tahu sih kalau lo bisa masak? "


"Ha...Bar lo meragukan masakan gue...jangan salah lo masakan gue gak kalah enak dari masakan restoran, atau bisa jadi masak gue lebih enak, entar nanti lo coba deh, gue yakin lo pasti akan ketagihan."


"Ck, pede banget sih lo In, awas lo ya kalau masakan lo gak enak gue nyuruh lo yang habiskan semua makanan yang ada, tapi kalau enak gapapa sih biar gue yang habisin hahaha"


"Hahaha lo gak percaya mah gue nih, lihat aja nanti awas ya kala nambah. Gue botakin pala lo, gue gini-gini tadi sudah terlatih soal masak jadi lo gak usah meragukan gue"


"Ya gimana gue gak meragukan lo In, secarakan selama ini gue gak tahu kalau lo sering masak, gue pikir lo mala suka beli dari luar mala"


"Gak ah mendingan gue yang masak biar streril, dari pada beli dari luar belum tentu, gue uda terbiasa Bar begini"

__ADS_1


Indry dengan Bara berdebat hanya karena makanan, padahal Bara dengan Oliv terus Indry sudah lama kenal namun kedua sejoli itu mereka pergi Kulia di kota B akhinya mereka ikut kerja dan tinggal di kota B sampai sekarang, karena sudah terbiasa tinggal sendiri jadi Indry pintar masak namun karena Bara gak tahu jadi ia meremekan masakan indry


Hampir satu jam Indry berkutak dengan masakan di dapur akhirnya selesai juga semuanya, Indry segera membereskan dapur mininya dan membersihkan semua piring kotor, setelah itu Indry menyiapkan makanan di atas meja, Karena baru selesai masak Indry merasa gerah, akhirnya ia memutuskan bersihkan dirinya lagi padahal tadi sebelum ke bandara ia sudah mandi.


Ternyata Indry baru menyadari kalau Bara sudah gak ada disana ia menegok kiri kanan namun gak melihatnya juga, mungkin sudah masuk kekamar pikirnya.


Indry langsung mengambil handuk dan masuk kedalam kamar mandi ia pengen merendam dirinya dengan air dingin, karena tadi biarpun ada AC Indry merasa kepanasan.


Lama Indry di kamar mandy hampir satu jam kira-kira apa yang Indry lakukan didalam kamar mandi, masa hanya mandy harus satu jam. Setelah selesai dengan semua rutinitas dalam kamar mandi Indry keluar dengan wajah yang sengar dan fres.


"Hunn sengar banget setelah selesai mandi, kenapa selesai mandi kok jadi ngantuk gini ya pengen cepat tidur kan jadinya"


"Yaelah mereka berdua tidur kayak orang mati deh, masa sudah berapa jam tidurnya, jadi ngantuk mendingan baring-baling aja deh, sambil cek bisnis"


Karena menunggu lama tapi yang di tunggu gak kunjung bagun akhirnya Indry jadi ngantuk, ia membaringkan tubuhnya di atas ranjang sambil buka hp melihat dan mengecek gmail yang masuk dan cek bisnisnya.


Sampai pada akhirnya ia ngantuk dan tertidur menindih hpnya, setelah lama Indry tidur baru lah Oliv dan Bara mengeliat dari tidur mereka, dan sama-sama bagun dari tidur mereka sedangkan lapar sudah menyeruak gak bisa ketahan.

__ADS_1


"Waduh lama juga gue tidur sampai jam segini, kira-kira ada makanan gak ya lapar banget gue". Gumam oliv


Oliv bersihkan wajahnya begitu juga Bara setelah itu mereka keluar namun Indry mala gak ada, sekarang giliran mereka berdua yang mencari Indry kesana kemari. Karena gak ketemu akhirnya Oliv bertaka" Bar sepertinya Indry tidur deh, mala gue lapar banget lagi, gimana ya, gak mungkinkan kita duluan makan, sedangkan Indry yang cape masak".


" Iya Liv gue juga sama kayak lo, lapar banget, gimana kalai kita duluan aja gapapa Indry gak bakal marah, sepertinya tadi ia juga nungguin kita deh."


"Ah gak enak lo Bar, masak kita makan duluan gak seruh" mereka yang masih berdebat gak menyadari kalau ternyata Indry sudah bagun dan menyaksikan mereka dari pintu kamar sambil senyum dan geleng kepala."


"Woy...lo berdua pada ngapain bukannya makan, mala berdebat, memang lo berdua gak lapar? Silakan aja berdebat sampai makan ini gue habisin semua, kalau gue mau makan lapar gue nungguin lo berdua sampai ketiduran sue deh, udah bagun bukannya makan eh...mala berdebat biar perut kenyang."


Indry gak hiraukan teman-temannya itu ia langsung duduk dan makan, bodoh amat pikirnya, Indry dengan santai makan sedangkan Bara dan Oliv baru sadar kalau ternyata Indry sudah lahap dengan makanan, lantas Bara dan Oliv juga ikut duduk dan langsung ambil makanan mereka ikut makan dalam diam.


Tak lama mereka habis makan" Wah enak banget masakan lo In, gue sampai nambah tahu, gue kira lo anak manja yang gak bisa ngapa-ngapain, hanya tahunya pesan aja."


"Gila lo Bar gue bukan anak manja seperti yang lo pikir buktinya dari dulu gue hidup mandiri sampai sekarang punya bisnis sendiri apa lo kira bisnis dari bokap dan nyokap gue, sue lo pada, kalau lo mau bilang yang manja itu jangan bilangin ke gue, tapi tuh orangnya."


Indry nunjukin Oliv yang katanya anak manja dan anak mami, ya emang sih, yang di katakan Indry itu ada benar juga karena dari kecil sampai besar Oliv selalu di manjain makanya agak keras kepala dan apa yang ia inginkan selalu tercapai.

__ADS_1


Tapi gak tahu kali ini keinginan untuk mendapatkan Devan tercapai gak, secarakan devan gak mencintainya Devan hanya mencintai satu wanita yaitu Alin.


__ADS_2