Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
109


__ADS_3

Setelah bu Ratna dan Saras masuk penjara sekarang tinggal pak Donal hidup sendiri atau sebatang kara di rumah besar itu, rumah yang menjadi kenangan pahit untuk Alin dan saksi bisu kehancuran ke keluarga pak Donal. Saat ini pak Donal hanya tinggal dengan asisten rumah tanggahnya dan satu orang satpam. Untung perusahaan pak Donal sudah bangkrut tapi masih ada bisnis lain yang memiliki penghasilan yang lumayan besar juga sehingga pak Donal bisa bertahan hidup dengan bisnis itu kalau tidak kasian juga dengan kehidupan pak Donal saat ini.


Dan juga masih ada butik yang di kelola oleh bu Ratna tapi semenjak bu Ratna masuk penjara pak Donal ambil alih sementara waktu karena butik itu akan di kembalikan ke Alin. Tinggal tunggu waktu saja kalau Alin sudah siap untuk mengambali alih butik itu, dengan senang hati pak Donal kembalikan apalagi saat ini pak Donal sudah sakit-sakitan dan pak Donal juga sudah mendengar kalau Alin dan Devan segerah menikah.


Jadi itu juga sangat menganggu pikiran pak Donal karena pak Donal masih hidup masa Alin nikah pake wali nikah dari orang lain, itu yang membuat pak Donal merasa kalau dirinya tidak berguna lagi. Dan merasa sedih pak Donal ingin di sisa hidupny biar ia sedikit memberikan kebahagiaan kepada Alin.


Sekarang ini pak Donal lagi duduk termenung di ruang tengah memikirkan penyakitnya kedepan, karena pak Donal tahu waktu sisa hidupnya sudah tidak lama lagi sedangkan Alin saja belum bisa memaafkannya.


Bagaimana caranya agar Alin mau memaafkannya memang pak Donal tahu kesalahannya yang dulu sudah sangat menyakiti putrynya bahkan pak Donal sudah menyesal atas apa yang sudah pak Donal perlakukan kepada Alin Dulu.


"Aku tahu nak betapa sakitnya hati kamu dan mederitanya kamu pada saat kamu keluar dari rumah ini karena ayah yang bodoh, lebih percaya perempuan ular itu dibanding kamu. Ayah sendiri tidak bisa menjaga kamu pantas aja waktu ayah mimpih ketetemu dengan ibu kamu marah besar, ayah pantas mendapatkan perlakuan inj dari kamu karena selama ini ayah lebih memperhatikan anak orang lain dibandingkan kamu sebagai anak kandung ayah"


"Ayah menyesal nak tolong maafkan ayah, ayah harap dengan sisa hidup ayah ini biarkan ayah menikahkan kamu dengan pria yang kamu sayangi dan pria yang akan menjaga dan menyayangi kamu seumur hidupmu."


Pak Donal bicara sendiri tidak sadar air mata pak Donal mengalir begitu saja membasahi pipinya, bibik yang melihat dari pintu dapur merasa kasian juga kepada pak Donal tapi mau bagaimana lagi, memang bibik baru kerja disitu setelah bik sumi tapi sih bibik juga sudah mendengar semua tentang apa yang sudah di Alami oleh Alin.

__ADS_1


Bibik yang kasian termelihat Tuannya sedih, ia gegas mendekati pak Donal mau bagaimanapun selama ini pak Donal baik sama bibik kecuwali bu Ratna dan Saras selalu kasar.


"Tua..." bibik yang memanggil pak Donal membuat pak Donal kanget karena pak Donal tidak menyadari kedatangan bibik.


"Aduh bik..ngagetin aja deh, apa apa bibik"


"Maaf Tuan bibik sudah lancang memang bibik hanya seorang pelayan disini, bibik seharusnya tidak ikut campur urusan Tuan tapi boleh bibik kasih saran. Bagaimana kalau Tuan datangi nona Alin aja ke tempatnya dan minta maaf bibik yakin sekeras apapun dia pasti nona Alin masih memiliki hati untuk memaafkan Tuan."


"Tuan jujur saja ke nona Alin jika Tuan sekarang sakit keras, dan satu lagi bagaimana Tuan mau membahagiakan nina Alin jika Tuan saja tidak mau pergi berobat dan sembuh kalau nona Alin tahu dia makin marah sama Tuan. Maaf Tuan itu hanya saran dari bibik"


"Aku hanya minta satu hal dengan sisa hidupku ini aku mau melihat dia bahagia dan dihari bahagianya aku orang yang pertama mengantarkannya dan menyerahkan kepada laki-laki pilihannya, setelah itu aku pergi menjauh dan meninggalkannya untuk tidak akan menganggu kebahagiaannya lagi."


"Bibik tahu Tuan, tapi Allah saja sanggup memaafkan kesalahan dan dosa umatnya padahal kita sebagai orang berdosa tidak bisa terhitung berapa besar dosa yang kita lakukan itupun Allah sanggup memaafkan kita, masa manusia tidak bisa memaafkan sesamanya"


Perkataan bibik membuat pak Donal terharu, karena selama ini bibik juga sudah merawat pak Donal dengan baik sehingga membuat pak Donal tersentuh kalau umur pak Donal dengan bibik, pak Donal lebih Tua sepuluh tahun dari bibik tapi karena sudah terbiasa panggil bibik jadi ya diteruskan saja.

__ADS_1


Bisa juga sih di jodohkan bibik dengan pak Donal aja biar bibik menikah dengan pak Donal dan bisa merawatnya dengan baik dari pada tidak ada yang merawat pak Donal.


"Lebih baik Tuan masuk kekamar dan Istirahat nanti bibik buatkan Tuan air jahe biar bisa menghangatkan tubuh, dan tolong Tuan pikirkan lagi dengan perkataan bibik, lebih baik Tuan datangi nona Alin dan meminta maaf tunjukan kesungguhan Tuan kepada nona Alin kalau Tuan benar-benar menyesal."


"Karena kalau Tuan berdiam diri disini pasti nona Alin berpikir kalau Tuan hanya pura-pura minta maaf karena Tuan tidak ada perjuangan sama sekali untuk mendekati nona Alin jujur Tuan memang bibik baru kerja disini tapi waktu bibik mendengar semua masalah yang menimpah nona Alin. Jika bibik di posisi itu mungkin bibik juga akan membenci Tua seumur hidup"


Pak Donal tidak percaya dengan perkataan bibik, karena memang bibik sangat berani berkata seperti itu kepada Tuannya ia tidak takut nanti Tuannya marah dan memecatnya punya nyali juga sih bibik hahaha.


"Baiklah bik kalau begitu saya kekamar dulu ya nanti kalau sudah selesai bibik buat air Jahe tolong antar ke kamar ya bik, aku mau istirahat dulu"


"Baik Tuan nanti bibik akan antar ke kamar Tuan"


Setelah pak Donal pergi bibik segerah kembali ke dapaur untuk membuatkan pak Donal air jahe.


"Kasih kali hidup Tuan Donal tapi lebih kasian lagi dengan nona Alin kenapa kalau orang kaya hidup mereka selalu berantakan ya, punya banyak harta tapi keluarga gak harmonis, ya aku bersyukur sih tidak menikah dan masih hidup sendiri jadi masih bebas tidak terkengantung dengan orang lain semoga Tuan mendegarkan perkataanku"

__ADS_1


Bibik sibuk buat air jahe untuk antar ke kamar pak Donal jadi bibik tidak menyadari jika tadi pak Donal gak jadi masuk kekamar tapi ia justru mengikuti bibik ke dapur dan mendegar semua pembicaraan bibik namun pak Donal hanya tersenyum.


__ADS_2