Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
82:82 Bu Ratna Dan Saras Dipenjara


__ADS_3

Kembali ke kota B masih di rumah pak ronal drama terus berlanjut, karena setelah kesaksian bik sumi selalu di bantah habis-habisan oleh bu ratna, bahkan bu ratna, mencap bik sumi omong kosong karena sudah di bayar sama alin dan devan, karena pak donal pusing dengan tingkah, sang istri akhirnya, pak donal hajar bu ratna habis-habisan sampai babak belur.


Namun itu belum cukup untuk bu ratna, ia mala makin menjadi mengancam akan melaporkan alin kepolisi karena sudah berani menganiaya anaknya. Padahal bu ratna gak sadar jika ia lapor polisi bukan alin yang masuk penjara namun sebaliknya


Karena belum puas juga pak donal, akhirnya meminta lagi bukti selanjutnya, karena alin sudah gak tahan lihat tingkah laku bu ratna akhirnya ali kirim semua rekaman cctv ke pak donal bahkan pengakuan dari saras waktu di kantor juga alin kirim.


Berapa menit kemudian, tiba-tiba tubuh pak donal genetar hebat sampai hp yang ada di tangan terjatuh ke lantai hingga hancur berantakan setelah membuka satu persatu video yang ada, jumlah video ada enam.


Untung dengan sigap boby menangkap tubuh pak donal kalau gak, bisa saja pak donal jatuh tergeletak di lantai. Setelah pak donal merasa kuat ia memandang saras dengan ratna bergantian dengan tatapan mematikan.


Melihat itu baik bu ratna maupun saras ketakutan langsung pucat pasih, saras peluk mamanya dengan tubu gemetas " ma sepertinya papa marah sekali ma, saras takut, ini semua gara-gara mama, jadi saras yang juga itu bermasalah".ujar saras benar-benar ketakutan, masalah luka tadi yang di kantor belum juga kering sekarang tambah lagi luka baru.


"Loh kok kamu salahin mama sih kan yang berikan ide duluan kamu yang minta saran sama mama." ujar bu ratna


"Iya tapi mama juga mala mendukung si" ujar saras ia gak mau mamanya mala menudutkannya.


Melihat itu bu ratna segera berkata: pah sadar pah...papa kenapa mama dengan saras gak melakukan apa-apa itu hanya fit.....


Bumm.....pakkkk...pakkkkk!!


Belum juga selesai kaki tangan pak donal sudah melayang di wajah bu ratna dan saras bahkan mereka dapat tendangan bertubi-tubi dari pak donal


"Argn.... Pah...tolong hentikan papah saras benar-benar minta ampun maafkan saras mbak karena sudah menfitnah mbak, maafkan saras pah karena sudah membohongi papa ampun..." saras memohon ampu sambil mengatupkan kedua tangannya memohon.

__ADS_1


Namun karena pak donal sudah tersulut emosi jadi ia sudah gelap mata, langsung mengambil ikat pinggang dan menghajar mereka berdua membabi buta. Namun bu ratna benar-benar perempua keras kepala jadi gak ada tobatnya tiba-tiba ia tertawa kuat sampai membuat semua orang disana binggung.


"Haha...Memang perempuan ****** itu pantas mati, karena berani sekali ia merebut kebahagiaanku, dia sudah tahu aku mencintai mas donal tapi dia berani menerima lamaran mas donal dan menikahinya, sahabat macam apa itu, sahabat jahanam."ujar bu ratna


"Biarkan ia hidup di neraka jahanam sana karena itu pantas buat wanita rendahan dan murahan seperti itu"


Jadi sekarang kamu sudah tahu kan pah, kalau saya lah yang membunuh perempuan rendahan itu, setelah dia mati saya sengaja datang dan berkabung padahal itu hanya trik ku untuk dekat dengan kamu pah, dan setelah itu aku juga yang sengaja menjebak kamu di hotel.


Tapi kebahagiaan itu gak berlangsung lama, setelah saras lahir mama dan papa gak perhatikan saras, malah kasih sayang kalian berdua sepenuhnya berikan ke anaknya perempuan biadab itu, makanya aku dan saras sekongkol untuk membunuh mama dan memfitnya perempuan sinting ini, ternyat berhasil hahaha...."


Mendengar itu darah alin mendidih, alin maja dan sekali lagi bummmm prakkk. Tendangan dan tamparan dari alin membuat kedua perempuan itu tersungkur dan dari bibir keluar darah segar.


Setelah, ia menatap kedua perempuan itu dan berkata:" saya pastikan kalian berdua akan membusuk di penjara, terutama kamu wanita tua bangka mati kau bumnm.


"Ternyata selama ini saya sudah salah memelihara manusia ular seperti kalian berdua, saya akan segera mengurus perceraian kita dan kamu saras, kamu bukan anak kandung saya jadi gak harap kamu dapa apa pun dari saya.


Mendengar itu saras dan bu ratna tercengang, apa lagi bu ratna gak terimah kalau pak donal menceraikannya.


"Gak pah...jangan lakukan itu, tolong pah ampuni mama, jangan ceraikan mama."


"Boby..tolong panggi dimas masuk" ujar alin


Tak lama kemudia datang dimas beserta empat orang berseragam. polisi melihat itu saras berteriak histeris begitu juga dengan ratna ia gak mau di bawa ke penjara.

__ADS_1


"Bawah mereka berdua pak nanti kami akan datang" ujar alin.


"Pak tolong jangan bawa saya dan anak saya, alin tolong jangan lakukan ini kemama dan dan adik kamu nak tolong ampuni kami, mama gak mau masuk penjara, pah tolong mama dengan saras, mama gak mau ke penjara."ujar bu ratna memohon sama alin


" Boleh saya maafin bahkan gak akan penjarakan kalian" ujar alin


Seketika senyum terukir di bibir bu ratna, "mama tahu nak kamu anak baik jadi gak mungkin kamu tegah penjarakan mama dan saras kan," ujar bu ratna.


"Hahah jangan senang dulu nyonya ratna, saya belum selesai bicara, tadi saya bilang kalau saya akan memafaafkan bahkan gak di penjara, kecuwali, anda dan anak anda. Bisa menghidupkan kembali ibu saya dan eyang. Tapi kalau syarat itu tak bisa kalian lakukan kalian tahu akibatnya" ujar alin dibaregin katawa semua orang yang ada di sana.


Seketika wajah bu ratna yang tadi senang sekarang suram, dasar anak kurang ajar, berani-beraninya kau mempermainkan orang tua. Awak kualat nanti kau.


"pak bawa mereka saya gak mau melihat mereka lagi, dan tolong jaga ketat saksi yang sudah ada di penjara. Karena dengan saksi itu makin memberatkan perempuan iblis ini." ujar alin.


"Ha, saksi....he anak kurang aja maksudmu saksi apa lagi, jangan harap saksi baru karena gak bakal ada." ujar bu ratna karena ia berpikir bahwa adam gak mungkin di tangkap padahal ia gak tahu kalau sekarang adam sudah mendekam di penjara.


"Lihat aja nanti wanita tua, saya mau lihat sampai di mana congkak anda setelah ini." ujar alin.


"Papa tolong mama dengan saras dong jangan diam saja, pah, mama dengan saras gak mau masuk penjara tolong pah" ratna memohon sampai sujud dan cium kaki pak donal tapi pak donal bergeming.


Karena pak donal juga terguncang dengan semua kenyataan pahit yang ia ketahui hari ini, namun semuanya sudah terlambat ia melihat alin dari tadi dengan rasa rindu tapi sulit untuk mendekat, karena pak donal tahu saat ini hati alin sudah tertutup dengan rasa benci yang mendalam.


jadi soal memaafkan itu sudah sulit, pak donal gak mau memaksakan kehendaknya kerena ia tahu semua terjadi karena kurang kepercarcayaan sama anak nya sendiri, sekarang darah dangingnya seperti orang asing baginya.

__ADS_1


__ADS_2