Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
151


__ADS_3

Oliv sadar dari tidurnya ternyata kembali di kejutkan dengan tidak ada sehelai benang pun di tubuhnya, Oliv lupa kalau ternyata dia kembali ke hotel dimana tempat dia nginap, Oliv mengeliat dan ternyata sudah jam satu malam kepala Oliv pusing banget dan Oliv jug merasa lapar tapi karena malas akhirnya Oliv kembali tertidur, menunggu besok pagi bangun baru makan karena Oliv berpikir kalau sekarang dia sudah nginap di hotel bersma dengan Indry makanya Oliv kembali tidur.


Keesokan harinya sekitar jam delapan Oliv kembali sadar baru lah dia tahu kalau ternyata dia masih nginap di hotel yang sama dari kemarin.


"Gila..Aku kok tidak jadi pulang ya aduh bagaimana ini Bara dan Indry pasti marah besar aku harus pulang, tapi sebelum pulang aku hubung mereka dulu agar mereka tidak cemas, ane kok aku masoh disini sih bukannya tadi siang aku sudah di restoran dan mau pulang?," Oliv memunggut pakiannya dan langsung masuk kedalam kamar mandi dan memberaihkan diri.


Hampir satu jam di kamar mandi akhirnya Oliv keluar juga dari dalam kamar mandi dan kembali memakai pakian yang sudah di belikan James untung James belikan dua pasang jadi bisa ganti.


"Baik banget kamu Dev. Kamu sampai menyiapkan pakian untuk ku kamu juga berikan kepuasan kepadaku, semoga aku cepat hamil anak kamu biar kamu tidak jadi menikah dengan perempuan itu, aku akan melakukan apa pun hanya untuk mendapatkanmu, lihat saja perempuan gila aku akan menyingkirkan kamu dari samping Devan dan aku yang akan menjadi nyonya Devan."


Setelah selesai menganti pakian semua Oliv langsung mengolesi wajahnya dengan make up dan Chek out pagi itu juga dari hotel, karena Oliv pengen pulang ke hotel diman Oliv tinggal.


Namun sebelum chek out Oliv membuka hpnya yang ternyata mati dalam hati Oliv siapa yang mematikan hpnya sedangkan Oliv tidak merasa mematikannya.


"Loh, siapa yang mematikan hp aku ya perasaan aku tidak matikan deh atau jangan-jangan Devan karena dia tidak mau ada yang menganggu kami saat lagi menikmati, ah sudahlah yang penting aku puas kalau bersama Devan aku bahagia."


Oliv menghidupkan hpnya dan setelah hidup ternyata banyak sekali telpon dari Indri dan Bara, tuh kan Indry dan Bara pasti sudah marah mereka telpon sampai balasan kali ada juga wa, betapa terkejutnya Oliv baca pesan dari Indry dan Bara.

__ADS_1


"Astaga bisa gawat kalau berani mereka nenyuruh aku pulang ke kota A aku belum mau pulang, karena tinggal selangkah lagi aku sudah mendapatkan Devan aku tidak membiarkan ini terjadi aku harus pulang kalau sampai Indry dan Bara menelpon mami dan papi bisa mampus aku. Ternyata Bara dan Indry marah besar sama aku kenapa juga aku sampai ketiduran jadi tidak hubungi mereka aku harus pulang.


Ah aku telpon mereka dulu biar aku minta maaf sama Indry dan Bara aku tidak mau mereka sampai marah dan melaporkan aku ke Mami dan papi.


Oliv langsung telpon Indry pertama sudah berapa kali Oliv telpon tapi justru nomor Indry tidak aktf, membuat Oliv makin takut.


"Aduh kenapa nomor Indry pakek tidak aktif segalah sih aku telpon juga bikin kesal deh, Aku telpon Bara aja deh biar aku beritahu kalau aku baik-baik saja jadi tidek perlu kuatir"


Oliv kembali menelpon Bara tapi sama hasilnya nihil tidak aktif juga kayak Indry." Sebenarnya mereka berdua kemana sih kok tidak ada satu pun yang aktif, lebih baik aku pulang saja"


Oliv langsung bersiap dan keluar dari kamar hotel dan turun kebawah, karena Oliv harus sarapan dulu di bawah baru pulang sebenarnya parcuma juga Oliv pulang pagi karena pasti Bara dan Indry sudah berangkat kerja, tapi maksud Oliv biar kembali istirahat nungguin mereka pulang baru minta maaf.


Oliv masuk kedalam restoran dan duduk sambil menunggu makanan datang Oliv kembali membuka hp ternyata Oliv dapat pesan dari James karena tanpa Oliv sadar James duduk tidak jauh dari meja yang diduduki Oliv, hanya saja ada dua pasangan duduk menghalangi James makanya Oliv tidak melihat james, jantung James tidak aman karena takut ketahuan semua rencananya jadi kacau.


"Aduh...ternyata Oliv makan disini juga bagaimana ini kalau ketahuan gimana, jangan pkoknya jangan sampai ketahuan nanti dia membenciku aku belum siap." James bergumam dalam hati sudah ketakutan kalau sampai Oliv melihatnya bisa bahaya.


Oliv baca wa dari James menanyakan Oliv ada dimana dan masih di hotel atau dimana.

__ADS_1


("Sayang kamu masih di hotel atau ada dimana, sudah pulang dari hotel belum") Oliv cepat-cepat balas.


(" Nih baru mau pulang mas tapi singah di restoran dulu untuk sarapan baru pulang ke hotel, mas dimana rupanya") tanya Oliv.


(" Maaf sayang mas ada di kantor jadi tidak bisa datang kesana hati-hati ya di jalan, makasih ya sudah berikan kepuasan kepada mas nanti kapan-kapan lagi boleh tidak") tanya Jamea.


("Boleh dong mas, masa tidak boleh sih semua yang ada di tubuhku ini sudah menjadi milikmu seutuhnya tinggal sahvkan aja di Agama dan negara hehe")


Mereka berdua yang lagi asyik balas pesan tidak lama kemudian datang seorang pelayan dan menyajikan makanan untuk Oliv, Oliv langsung makan dengan lahap tanpa menunggu karena memang semalam Oliv tidak makan.


"Lapar banget sumpah lagi menikmati setiap sentuhan mas Devan sampai tidak memikirkan makan, tapi memang cara dia memberikan kenimatan lembut banget jadi kangen aku di sentuh terus sama dia, pengen cepat aku menikah dengannya agar aku selalu ada untuknya, semoga Tuhan kabulkan doa ku kalau aku hamil aku yakin perempuan itu dengan sendirinya akan pergi karena dia pasti tidak mau membagi suami dengan aku hahaha Oliv mau di lawan."


Sangking laparnya Oliv sampai nambah satu porsi lagi. James yang melihat Oliv nambah hanya tersenyum karena cara makan Oliv pagi ini banyak sekali.


"Tumben dia makanya banyak sekali biasanya dia makannya sedikit satu porsi segitu kadang tidak habis karena katanya jaga polah makan dan biar badannya sehat. Tapi sekarang tumben dua posri jumbo habis."


"Loh kenapa aku banyak sekali makan ya tidak biasa seperti ini memang sih semalam aku tidak makan tapi bukannya aku harus makan begini banyak juga, ya mau bagaimana lagi sudah habis juga biarlah nanti sampai di rumah siang tidak perlu makan takutnya gendut nanti" gumam Oliv dalama hati."

__ADS_1


Oliv makan dua porsi besar di tambah lagi minum jus kok sanggup juga Oliv


__ADS_2