
Indri mengambil hp nya dan mulai ketik pesan untuk mengirim ke James, secepatnya Indri ingin ketemu dengan James, Indri tidak ingin menundah waktu lagi jadi Indri langsung menghubungi James ternyata pesan dari Indri membuat James penasara.
("Hallo bisa kita ketemuan? kalau anda punya waktu luang sekarang juga bisa karena ini sangat penting").
(" Hallo juga siapa ya? Apakah sebelumnya kita perna saling kenal? maaf saya lagi sibuk jadi saya tidak punya waktu untuk hal-hal yang tidak penting").
("Anda tidak perlu mengentahui siapa saya, tapi saya pastikan anda menyesal jika anda tidak mau bertemu dengan saya, pikirkan lagi jika tidak ingin anda menyesal di kemudian hari karena aku tahu anda siapa").
Padahal Indri hanya pura-pura mengenal James, Oliv pacaran dengan James waktu di kota A jadi Indri tidak begitu kenal, namun perna lihat fotonya di hp Oliv.
Dari cara Indri mengirim pesan membuat James penasaran, sebenarnya James sementara di hotel tapi karena James engan untuk bertemu dengan orang lain, apalagi orang yang tiba-tiba minta ketemua yang ada di kota B sedangkan di kota B James punya teman tapi hanya dua orang karena bisa di bilang jarang James datang ke kota B, James datang lantaran ada Oliv.
"(" Bagaimana aku bisa bertemu dengan kamu jika aku saja tidak mengenal kamu , siapa tahu kamu orang jahat yang ingin menjahati aku, aku tidak perna merasa punya janji dengan seseorang apalagi di kota B, dan kalau memang ada hal penting kenapa tidak lewat wa saja").
(" Baiklah kalau memang kamu takut untuk bertemu dengan aku, biar aku kasih tahu sesuatu hal penting ini mengenai Oliv, apakah kamu mengenal Oliv? kalau benar kamu mengenal Oliv dan ingin tahu tentang kehidupan Oliv temui aku di Restoran dekat hotel Arjuna, tapi kalau kamu tidak ingin tahu tentang Oliv jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari aku hanya ingin membantu kamu saja")
"Oliv! Kok dia kenal Oliv? siapa orang ini kira-kira ya. Dan tahu nomor aku dari mana, apa aku ketemu aja kali ya sama orang ini aku juga penasaran deh dengan apa yang ingin orang ini sampaikan. Sepertinya bukan orang jahat dari pada aku penasaran aku bertemu aja sama dia. Aku pengen tahu tentang kehidupan Oliv." Gumam Janes.
("Baiklah saya siap menemui kamu ya tapi awas saja kalau kamu membohongi aku kamu akan tahu akibatnya, jam berapa kita ketemuan").
Indri tersenyum saat membaca pesan dari James akhirnya Indri bisa ketemu dengan James lebih baik Indri cepat pergi sebelum Oliv bangun nanti banyak pertanyaan lagi, Indri malas berdebat dengan Oliv. Saat ini suasana hati baik Indri maupun Oliv kurang baik jadi jangan sampai mereka bertengkar.
__ADS_1
("Baiklah satu jam lagi saya sampai di restoran jadi tunggu saja jika saya telat datang bersabar saja disitu pokoknya jangan kemana-mana dan awas kalau sampai kamu tidak datang kamu tahu akibatnya ancam Indri").
"Idihhhh siapa sih kamu pakek ngacam segala lagi."
Setelah kirim pesan Indri langsung bersiap dan keluar dari hotel dan menuju parkiran tanpa pengetahuan Bara dan Oliv. Memang Indri sengaja tidak memberitahu Bara dùlu tunggu sampai Indri tahu kebenaran dari James barulah Indri beritahu Bara. Takutnya saat Indri memberi tahu Bara ternyata tidak ada bukti bisa gawat.
Hampir satu jam Indri sampai di restoran tersebut sedangkan James setelah menerimah pesan dari Indri langsung bersiap dan berangkat ke restoran tersebut, sebenarnya James tadi ingin meminta Indri untuk datang aja ke restoran dimana James nginap tapi karena Indri sudah terlanjut menentukan tempatnya jadi James ikut saja.
"Mana sih orang itu, jangan-jangan penipu lagi dia sengaja ngerjain aku awas aja kalau aku di kerjain sama dia aku akan meremukan semua tulang-tulangnya bisa-bisanya dia menipu aku",
"Maaf aku terlambat, sudah lama ya disini tadi jalanan sangat macet, dan siapa yang ingin kamu remukan tulang-tulangnya?" ujar Indri.
James justru terpana dengan kecantikan Indri sampai James bengong aja menatap Indri.
"Ah tidak mbak, oh ya silahkan duduk, ada hal penting apa yang ingin mbak sampai kepada ku" tanya James to the point aja.
"Maaf mas sepertinya tidak perlu panggil aku dengan sebutan mbak soalnya berasa sangat tua panggil nama saja, saya Indri sahabatnya pacar kamu Oliv. Biar agar kita bicara santai dan t tenang kita pesan minum saja dulu"
"Kalau begitu jangan panggil aku mas panggil nama aku aja James, kamu tahu nomor aku dari mana?" Indri baru sadar ternyata mantan pacarnya Oliv yang perna memper**sa Oliv. Tapi ini bukan waktu yang tepat untuk Indri ngamuk terhadap pri yang ada di depannya tunggu setelah selesai semua baru Indri marahin James pikirnya sudah berani merusak anak gadis orang.
"Aku ambil dari hp pacar kamu Jam."
__ADS_1
Akhirnya Indri dan James pesan minum sambil menunggu minum Indri mulai obrolan dengan James.
"Jam maaf jika aku langcang, bukannya aku mau ikut campur urusan kamu dan Oliv aku tahu kalian sudah putus, tapi aku tahu kalau selama ini diam-diam kamu hubungi Oliv pakek nomor baru dan kamu mengaku sebagai Tuan muda Devan benarkah"? Tanya Indri.
"Maaf sebelumnya juga In, dalam kamus aku tidak perna ingin untuk putus dari Oliv dan jujur aku tidak perna mengaku kalau aku adalah Tuan muda Devan, Oliv saja yang salah paham karena aku pakek nomor baru, selama ini Oliv memblokir nomor ku setelah dia datang ke kota B, untuk mengejar Tuan muda Devan aku tahu Oliv tinggalkan aku bukan karena dia tidak mencintai ku lagi tapi memang dia terobsesi dengan Tuan muda Devan, dan aku tahu tadi pagi Tuan muda Devan melangsungkan pernikahan, memangnya ada apa dengan Oliv, In.? Oliv baik-baik saja kan"? Tanya James.
"Ya kalau di bilang baik sih tidak, dan bilang sakit sih tidak juga, tapi karena hal ini lah aku datang menemui mu, sekarang aku butuh kejujuran dari mu Jam....sudah berapa kali kamu melakukan hubungan dengan Oliv? Kamu harus jawab jujur aku tidak suka seorang pria pembohong kamu benaran mencintai Oliv bukan? Kalau memang benar jawab jujur percaya sama aku, aku sahabat baik Oliv aku ingin semua terbaik untuk Oliv karena papi maminya menitipkan Oliv kepadaku." Sambung Indri.
Untung James pria yang tidak suka emosi dan tidak suka berbohong dia juga tidak menyalakan Indri, James tidak salah paham dalam pertanyaan Indri karena bagi orang lain pasti sudah marah karena itu privasi seseorang kenapa Indri ikut campur dan bertanya masalah pribadi. Tapi James bukan tipe seperti itu James tahu jika Indri temannya Oliv sampai bertanya begitu mungkin ada maksud dan ada yang ingin Indri sampaikan.
James menarik nafas dalam-dalam baru dengan kasar membuangnya tapi belum menjawab, melihat itu Indri paham jika James masih belum siap. Sehingga Indri langsung kembali membuka suara.
"Jam, maaf jika aku lancang seharusnya aku tidak berhak menanyakan masalah pribadi kamu dengan Oliv tapi ada sesuatu yang harus kamu tahu dan hal ini sangat penting bagimu, dan ini juga ada sangkut pautnya dengan pertanyaan yang tadi sudah berapa lama kamu hubung dengsn Oliv."
"Kurang lebih lima kali In, satu kali waktu masih di kota A itu pertama kali. Dan setelah sampai di sini hitung-hitung sudah empat kali, ada apa memangnya In."? Tanya James.
Indri terkejut dan mengelengkan kepala, Indri mengangkat tangannya dan melayangkan satu tamparan keras tepat di pipi James hal itu sontak membuat James terkejut.
"Apa...apa,an kamu In, salah aku apa sama kok berani menamparku" tanya James dengan suara meninggih.
" Salah apa kamu bilang? Jadi kamu tidak merasa membuat kesalahan begitu, kamu tahu tidak gara-gara perbuatan kamu Oliv hamil." Ujar Indri seketika membuat James terkejut.
__ADS_1
"Apa....Oliv hamil?" teriak James karena terkejut.