
"He anak kurang ajar kau ya gak ada sopan santu kamu bisa sama orang tua, apakah setelah kamu terusir dari rumah ini dan punya orang tua baru, kamu gak di didik dengan baik atau kamu selama ini diajarin untuk gak sopan sama orang tua" ujar bu ratna menyindir bu neska.
Langsung murka bu neska ia maju dan membela anak nya. "He perempuan ular ngaca dulu sebelum bicara ya yang gak bisa ngajarin anak itu siapa saya atau anda, tuh lihat anak gadis anda sangat memalukan sama seperti anda yang gak punya urat malu lagi. Apa kah seperti ini istri yang di pilih oleh seorang taun donal yang terhormat, gak berkualitas banget mulut nya. berani sekali anda katain anak saya ya."ujar bu neska emosi
"Tuan donal, saya pikir setelah kepergian jeng Laras anda pintar memilih istri penganti jeng laras yang lebih berkualitas dan berwibawa gak bar-bar seperti. Tapi ternyata saya salah, tuan donal dapat perempuan sampah ini dimana sehingga kelakuan nya buruk sekali tolong tuan donal ajarin lagi istri anda." ujar bi asta yang dari tadi diam sekarang juga tak mau kala
Pak donal sudah sangat murka dengan istri nya. karena kelakuan buruk nya semua hancur, pak donal pikir ratna akan belajar dari kejadian sebelum nya untuk beruba namun ternyata makin kesini makin parah kelakuan nya.
"Tuan donal saya gak mau lama-lama disini rasa nya saya muak sekali melihat muka dua manusia ini , boby....mana barang itu ." ujar alin
Boby maju dan menyodorkan satu amplop warna coklat, ini bos".ujar boby
Tuam donal enam tahun yang saya pergi dari tempat dimana saya diberikan kasih sayamg oleh ibu saya, namu kebahagiaan itu beruba menjadi petaka bagi saya ketika hadir seorang wanita rubah di rumah ini, dan saya perna di Fitanah oleh dua manusia ular yang ada di rumah ini atas meningalnya eyang dan hari ini saya datang kesini membawa sebua rahasia besar yang di sembunyikan oleh kedua ular ini, saya bawa bukti akurat siapa pelaku yang sesungguhnya."
"Hahaha kamu datang ke sini mau nakutin siapa ha, anak ******, berani-benarin nya kamu datang dengan rombongan mu dan segaja bilang cari ke adilan dasar pembunuh." ujar ratna.
Alin hendak mau maju kedepan tapi di tahan sama bu neska, "Jangan sayang tagan kamu talalu bersih biar bunda bunda yang bereskan. Lantas bu neska maju dan berdiri tepat di depan bu ratna.
"Cobak sekali lagi anda katakan anak saya pembunuh, apa yang ia bunuh? apakah anda punya bukti cobak anda berikan kalau memang ia anak saya pembunuh, saya sendiri yang akan membawa dia ke kantor polisi, tapi kalau bukan dan itu fitnah siapa pun orang nya saya jamin ia membusuk di penjara".ujar bu neska
Seketika tubu bu ratna bergetar hebat muka pucat pasi, apa lagi saras sudah gak kuat dia benar-benar ketakutan, ia gak menyangka hari ini akan tiba, ia akan mengalami nasik mengerikan ini.
Tapi bukan bu ratna namanya kalau gak bisa melawan." Ia dengan sombongnya mengangkat dagu nya ke atas baru menatap bu neska dengan sinis," saya yang bilang anak anak pembunuh, karena memang benar ia sendiri yang membunuh eyang nya karena iri sama saras" ujar
__ADS_1
Prakkkkkkk prakkkkkkkk.
"Sekali lagi kamu berani ngatain anak saya, saya gak segan patahkan leher kamu, parempuan ular, kamu yang pembunuh itu" ujar bu neska
"He perempuan bajingan kau......."belum selesai bu ratna bicara suara pak donal sudah mengelegar melengking di teliga sangking kuatnya teriakan
"Diam kau ratna...........bisa gak jadi istri itu jangan rendahan sekali, kamu dari tadi bicara terus gak jelas, sedangkan suami kamu ada disini apa kamu gak menghargai saya disini.kalau sekali lagi saya akan beri kamu pelajaran." ujar pak donal samgat emosi
Teriakan pak donal seketika membuat nyali ratna menciut tapi masih menatap orang sekeliling dengan tatapan sinis. Selama waktu mereka datang devan masih diam tak buka suara apapun tapi kali ini devan maju dan berkata:
"Tuan donal maafkan kedatangan kami kesini bukan bermaksud mau buat keributan, tapi kami kesini kareha saya mau cari keadilan untuk calon istri saya dan calon mertua saya yang sudah meninggal." ujar devan
"Kasus itu sudah lama di tutip kenapa di buka lagi lagian semuanya gaj perlu karena memang istri pertama saya meninggal karena kecelakaan yang menimpahnya dan mama saya meninggal karna perbuatan calon istri anda tua muda devan. Jadi untuk apa mu di buka lagi
Kami gak mau lama-lama di sini untuk mau menonton drama dalam keluarga anda tuan jadi kami hanya mengantar.ini, rahasia besar yang selama ini istri dan anak anda sembunyikan dari anda, sayang tolong berikan amplop itu"
Setelah devan menerima amplop nya ia lansung serahkan ke pak donal..Namun belum juga sampai di tangan pak donal dengan sigap bu ratna merampas amplop itu, dan membukanya dengan tangan gemetar, bu ratna benar-terkejut melihat foto- yang terpampang dengan jelas ia bertemu dengan adam di caffe bahkan di tempat kecelakaan bu larasati.
"Tidak......ini tidak benar kurang ajar kalian semua berani kalian memfitnah saya, pak mereka menfitnah mama pa, ini semua foto editan pa, percaya sama mama, mama mohon pa" Ujar bu ratna sambil mengatupkan kedua tagan nya.
"Nyonya ratna kalau memang kamu gak melakukan itu kenapa kamu sampai ketakutan seperti itu, apa belum puas dengan bukti itu mau saya tambahkan bukti seperti apa, mau bukti seperti saksi mata, atau seperti cctv atau seperti apa anda tinggal pilih jangan jadi manusia serahka."
ratna gak terimah dengan semua perkataan alin, jadi bu ratna maju mau menampar alin, tapi dengan sigap alin menangkap tagan bu ratna, dan mendorong dengan keras sampai ia hampir terjatuh karna bu ratna gak siap.
__ADS_1
"Jangan cobak-cobak tangan busuk anda itu menentu badan, saya karena kulit saya elergi di sentu sama manusia permbunuh serperti kamu".
"Kamu yang menjijkan anak jaha.........."
Prakkkkkkkk prakk!
Bumkkkkkk bumkkkk!
Ahkkkkkkkkkkkkrrrr!
Teriakan kuat keluar dari mulut bu ratna setelah berkali-kali di tampar dan di tendang sama alin.
Pa.....tolongggg pa....ampun....biarpun ratna sudah minta ampun dan minta tolong dari sang siami tapi gak ada yang bergeming. Alin berjongkok dan mencengkram kuat rahang bu ratna" tatap mata saya ha...ini tak seberapa di bandingkan dengan apa yang sudah anda lakuka terhadap ibu saya tak, anda membunuh ibu saya perempuan iblis
prakkkkkkk!!!
Akhhhhhhhh......!
Pak donal yang melihat istri nya di siksa alin ingin menolong karena mau bagaimana pun ratna masih istri sah nya. Namun ia urungkan setelah mendengar suara berat dari devan.
Tuan donal tolong hentikan niat tuan untul menolong seorang pembunuh jikalau anda tidak mau hari ini juga wanita dan anak gadis anda kehilangan nyawah.
*******
__ADS_1
Selamat tahun baru untuk para pembca setia semua nya.