
Alex yang mengemudi mobil sedang dalam perjalanan kembali ke rumah bosnya, namu berbedah dengan james dari tadi ia mala memikirkan kondisi oliv, entah kenapa ia benar-benar merasa bersalah, kenapa hanya karena cinta ia melakukan hal tak senono itu terhadap mantan pacarnya.
"Maafkan saya liv, saya memang pantas di pukul tadi seharusnya saya menjaga kamu walaupun kamu sudah putus denganku tapi saya tahu kamu pasti masi memiliki rasa cinta sama saya."
Sekarang pkiran james lagi kalut, apakah ia pergi ke rumah oliv pura-pura tanya kabar atau gak usa, sepanjang jalan james hanya diam, sedangkan alex perhatikan bosnya yang melamun ia sengaja mencairkan suasana.
"Bos kenapa dari tadi bos melamun terus, apa bos masih memikirkan nona oliv bos" tanya alex
"Iya lex bagaimana cobak saya gak mikirin, dimana oliv pasti sangat membenci saya lex, dan sekarang ini belum tentu dia pulang ke rumahnya apa gak, saya takut dia frustasi terus bunuh diri saya yang tanggung dosa nya lex karena saya yang menyebabkan kematian itu terjadi."
"Aduh bos jangan bicara begitu bikin bulu kuduk berdiri ah...Tapi gak mungkin lah bos masa hanya masalah itu nona oliv bisa lakukan hal konyol."
"Bukan masalah itu lex kamu belum tahu si kalau ternyata oliv itu masih virgin belum kesentu sama sekali" ujar james
"Ha..yang benar bos, masa si memangnya selama beberapa tahu bos pacaran dengan nona oliv gak perna ngapa-ngapain gitu" tanya alex kanget karena gak mungkin gadis secantik oliv masih bisa menjaga dirinya.
"Gak perna lex..sering kali saya membujuknya tetapi jawabannya tetap sama, ia akab berikan kepada laki-laki yang akan sah menjadi suaminya, dia benar-benar menjaga dirinya lex." ujar james
"Pantas aja nona oliv frustasi." ujar alex
Sedangkan masih di jalan oliv mengendarai mobil dengan kondisi ya sangat prihatin, ia benar-benar frustasi dengan apa yang ia alami, oliv juga gak habis pikir james setega itu melakukan perbuatan keji itu terhadapnya.
"Aku gak nyangka, ternyata kamu sebejat itu jems jangan harap aku akan kembali sama kamu, jika nanti devan gak menerima aku pun tak apa, karena aku tahu sekarang diriku sudah hina dan kotor, tapi biar lah aku berusaha dulu" ujar oliv
Karena sepanjang perjalanan ke rumah cinta oliv gak berhenti menangis akhirnya matanya bengkak, rambutnya acak-acakan seperti orang stres.
__ADS_1
Tak lama mobil yang di tumpangi oliv berbelok dan masuk ke pekarangan rumah cinta, ia membunyikan klakson dan tak lama cinta keluar.
Namun pada saat cinta membuka pintu betapa terkejutnya, ia melihat sahabat baiknya berdiri didepan pintu dengan kondisi prihatin. Oliv gak bicara apapun tapi ia hanya diam dan memandang cinta dengan tatapan kosong.
Cinta yang menyadari ada sesuatu hal yang terjadi sama oliv ia langsung memeluknya dan bawa masuk kedalam rumahnya, untung cinta sendirian di rumah karena saat ini orang tuanya lagi di luar kota.
Setelah cinta memapah oliv masuk ia mendudukan di sofa ruang tamu dan bergegas pergi ambil minum, cinta belum berani bertanya sama oliv, karena melihat kondisi oliv cinta bisa menyimpulkan kalau oliv mengalami hal yang tak wajar.
Setelah selesai minum dan cinta melihat oliv agak tenang sedikit, baru lah cinta mulai bertanya, dan ia juga cerita kalau semalam ia dan alex cari ke seluruh club tapi gak ketemu.
"Liv cerita ke gue semalam lo kemana, sampai gue nyariin lo keliling club tapi gak ketemu lo akhirnya gue terpaksa pulang dan kenapa kondisi lo seperti ini ceritain ke gue liv, gue sahabat lo." ujar cinta yang tak tahan melihat kondisi oliv ia pun ikut menangis
Namun oliv belum juga buka suara namun bulir beling tiba-tiba lolos begitu saja tanpa di undang. Seketika itu membuat cinta merasa bersalah karena sudah bertanya tentang hal itu ke oliv.
Namun tiba-tiba oliv berhambur ke pelukan cinta sembari berkata" cin gue wanita kotor, gue sudah kotor cin, gue sudah gagal menjaga diri gue, lo masih maukan berteman dengan gue yang bukan wanita suci lagi.
Jantung cinta berdebar kencang, Mendengar itu cinta jadi marah, kenapa oliv bisa bicara seperti itu, sedangkan mereka sahabat jadi apapun kondisi mereka salah satu tetap sahabat gak bisa pisah
"lo kenapa jelasin ke gue liv si james apain lo, kenapa lo seperti ini"?
Sambil menangis oliv ceritakan semua yang dia alami ke cinta yang membuat cinta yang mendengar shok berat di tambah cinta benar-benar murka terhadap james yang menurutnya james gak lebih dari seorang laki-laki penjahat.
Tiba-tiba hp milik cinta berdering, itu tandanya ada telpon masuk, awalnya cinta abaikan karena pikirnya gak penting, entah siapa yang telpon cinta juga gak perhatikan.
Akhirnya hp mati dengan sendirinya, cinta bernapas lega karena pikirnya gak ada yang telpon lagi, namun baru juga buang napas hp berdering lagi karena kesal cinta dengan kasar merai hpnya namun ia membulatkan matanya pas melihat siapa penelpon itu.
__ADS_1
Lantas cinta memandang oliv yang masih setia memeluknya itu terpaksa cinta bilang sama oliv kalau sang mamihnya telpon, oliv kasih isyarat ke cinta untuk bilang sama mamihnya bahwa sekarang oliv masih tidur dan dari semalam oliv nginap dirumahnya.
Akhirnya cinta mengangkat telpon nya.
"Hallo tan, maaf tadi cinta ada di toilet jadi gak sempat angkat telpon tan, ada apa tante." tanya cinta pura-pura gak tahu.
"Oh maaf nak cinta tante sudah mengganggu tante mau nanya apa oliv ada sama nak cinta, soalnya dari semalam pergi sampai sekarang belum pulang sedangkan ada nak james berkunjung ke rumah."
Seketika cinta terkejut sekaligus geram mendengar nama james laki-laki bejat itu. "Hallo nak cinta apa kamu dengar tante"
Karena cinta melamun jadi kanget dengan suara yang ada di seberang." I iya tan, oliv dari semalam tidur disini sama saya. Soalnya orang tua saya lagi di luar negri jadi saya minta oliv nemanin saya tante maaf baru kabarin."
"Oh boleh tante bicara dengan oliv nak"
"Maaf tante oliv masih tidur, nanti kalau ia sudah bagun saya suruh kabarin tante."
"Oh syukurlah kalau begitu nak, baiklah kalau oliv bangun tolong beritahu dia kalau tante telpon karena nak james ada berkunjung ke rumah.
"Ok tante," cinta langsung matiin telponnya dan memandang oliv dan berkata:" lo tahu gak laki-laki bejat itu datang ke rumah lo, makanya nyokap lo nelpon."
Jadi begini ya, waktu james dan alex dalam perjalanan pulang ke runah, hati james gak tenang sehingga ia minta usulan dan saran dari alex untuk berkunjung ke rumah oliv, ternyata alex setuju kalau ide bosnya itu bagus juga.
Pada akhirnya mereka pergi ke rumah oliv, namu ternyata di rumah besar itu hanya mamihnya oliv aja, karena papihnya sudah berangkat kerja, sedangkan dari pengakuan sang mamih oliv pergi dari semalam belum pulang sampai sekarang.
James jadi takut dong bagaimana pun dia orang yang sudah membuat oliv frustasi. James meminta kepada mamih oliv agar menelpon cinta teman oliv. Dan akhirnya sang mamih tahu kalau oliv ada di tempat cinta, namun hati james gak tenang mendengar pengakuan dari cinta.
__ADS_1
Kalau dari semalam oliv tidur dengannya di rumah sedangkan james yang bersama oliv di hotel, makanya james mengambil kesimpulan kalau cinta sedang berbohong.