Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
58 :58 Keharmonisan


__ADS_3

"Hahha aduh ma, udah deh sakit pinggang papa loh, dari tadi mama cubit terus nich mama harus bayar pakai devan kecil, aduh ma ampun....devan tolong papa nak, mama kamu jadi jahat setelah kepergian kamu, giliran papa minta buatkan adek buat kamu mala mama kamu ngamuk devan." ujar pak davin


Lucu juga ya kalau pak davin sama keluarga di rumah harmonis, ternyata dingin hanya berlaku bagi sesama bisnis aja tapi kalau sama keluarga harmonis bercanda ria juga, pada hal devan di kota B mana mungkin mendengar teriakan pak davin pak davin ada-ada aja deh.


"Maka nya papa jangan jailin mama terus, mala minta tolong lagi sama devan, memang anak kamu disini ya pa, kan gak ada kenapa minta tolong, gak bakal dengar, lagian nich ya pak biar pun devan ada disini mama yakin deh, devan gak bakal nolongin papa, tapi devan mala belain mama".ujar bu asta


"Haha iya juga ya, etsss tapi tunggu dulu, papa juga yakin devan akan belain papa secarakan papa ini kan papa nya devan, gsk mungkin dong anak sendiri gak mau nolongin".ujar pak davin


"Gak pak, degan lebih memilih membelah mama dari pada papa, karena apa, karena mama yang mengandung nya selama sembilan bulan, mama juga yang melahirkan nya.".ujar bu asta


"Tapi gak bisa guru juga dong ma, itu juga gak adil bagi papa, orang selama ini papa yang berusaha kerja keras malam-malambaru depan terletak di dalam perut mama kalau bukan usaha ekstra papa mana mungkin degan ada". ujar pak davin dengan senyum kemenangan.


"Gak pokoknya mama gak mau tahu, karena mama juga ikut berusaha, Hahaha".ujar bu asta sambil tawa renya membuat pak davin gemas melihat kesucian istri nya.


pada hal bisa terbilang mereka sudah umur rentan tapi masih terlihat awet muda dan keharmonisan yang selalu mereka ciptakan.


Sedangkan asisten atau beberapa pekerja di rumah itu senyum-senyum mereka menyaksikan majikan mereka bercanda ria, apa lagi di mata mereka bu Asta dengan pak Davin majikan yang sangat baik pada mereka, sering juga bu asta gak tanggung -tanggung memberikan bonus kepada pekerjaan di rumah itu, makanya mereka betah


"Bik aku kok bahagia ya lihat nyonya sama tuan bercanda begitu, suasana di rumah ini makin terpancar kebahagiaan , cobak ada den devan, pasti makin seruh".


"Iya kamu benar bibik juga senang melihat kebahagiaan tuan dan nyonya apa lagi den devan dengan calon nya datang makin ramai, calon nya den devan juga gak kalah cantik sama nyonya dan sangat baik pula, pantas aja den devan sangat mencintai nona muda alin.


"Semoga tuan dan nyonya tetap harmonis terus tetap jadi orang baik dan mereka sehat-sehat selalu dan apa yang di inginkan tuan davin terkabul."


"Amin amin" jawab mereka kompak namun dederuk kemudian mereka baru sadar kalau doa teman mereka tadi ada sedikit kesalahan.


"Hahahaha" mereka kembali kompak tertawa.

__ADS_1


Karena sekarang sudah pukul jam delapan malam, pak davin ajak bu asta untuk istirahat karena besok kerja lagi.


"Yuk ma, istirahat, soalnya besok kerja lagi untuk mendapatkan uang banyak dan berikan nafkah lahir batin untuk nyonya di rumah ini." ujar pak davin terkekeh sedangkan bu asta senyum sambil geleng kepala lihat tingkah suami nya


"Papa duluan aja nanti mama nyusul mama mau bicara sebentar dengan bibik".


"Yauda mama bicara aja, selesai baru kita istirahat"


Bik.. Bik


" Iya nyonya, ada yang bisa bibik bantu nyonya.


"gak ada bik, saya hanya mau bilang, kalau semua sudah beres boleh bibik dengan yang lain istirahat, tapi kalau belun selesai tapi bibik sudah capek biarkan aja besok baru lanjut."


"Ok baik nyonya".


Setelah bibik undur diri, pak davin dan bu asta beranjak ke kamar mereka mau istirahat.


Sedangkan kembali ke kota B, devan yang sementara minum tiba-tiba keselek." sekarang sudah setegah tujuh malam berarti tinggal setegah jam lagi acara pertunangan akan di langsung, semua keluarga besar baik dari pihak laki-laki mau pun pihak perempuan mereka sudah siap untuk masuk ke gedung acara.


Bahkan sebagian tamu undang sudah hadir, gedung dihiasi dengan lampu yang terbuat dari kristal dan bunga tertata rapih di setiap jalan masuk ke gedung, setiap tamu yang datang dengan senyum yang mengembang,


"Wah mewah banget mih, kalau nanti aku menikah lebih mewah dari pada ini ya mih". Ujar tamu undang


"Iya dong anak gadis mamih apa yang gak mamih lakukan untuk mu".


Seperti ini lah pujian demi pujian terlontar dari para tamu yang hadir, karena sangking mewah nya, namun tak ayal jika nanti acara gak berjalan dengan lancar karena suatu kejadian, itu akan menjadi buah bibir.

__ADS_1


Sedangkan di apartement alin, sekarang sudah pada siap dimas dengan boby juga sudah datang sedangkan alin dengan yora juga sudah selesai.


Setelah devan dan leo melihat alin dengan yora datang mereka berdua terhipnotis, "Wah adek ku cantik pari purna gak ketanding" ujar leo memuji alin


"Husss dia calon istri ku, seharus nya saya yang duluan muji bukan kamu". ujar devan gsk mau kalah


"Gapapa dong ipar, saya sebagai kak nya harus memuji duluan".ujar leo


Dan akhirnya mereka berdua devan dengan leo berdebat, sedangkan dimas dengan boby yang menyaksikan mereka berdua, memberikan kode kepada alin dan yora biar tinggal mereka berdua disana.


Karena asyik mereka berdebat jadi mereka gak menyadari kalau ke empat orang itu sudah gak ada, tak lama baru mereka sadar kalau ternyata ke empat orang itu sudah kabur.


"Loh mereka berempat kemana kok gak ada bukanya tadi mereka disini. Kamu sih leo gara-gara kamu nih."


Leo juga gak mau kalah" loh kok gara-gara saya sih, Yuk kita susul mereka atau mau tetap disini"


Dan mereka berdua bergegas masuk ke dalam lift untuk turun ke bahwa senangkan boby, dimas, yora dan alin mereka sudah sampai di mobil dan menunggu kedua orang itu di sana.


Setelah mereka sampai di bahwa."Mereka berdua sudah selesai berdebat belum" tanya dimas.


"Seperti nya belum deh, mereka masih berlanjut"


Tak lama mereka berdua muncul" nah tuh udah muncul mereka." ujar boby di sambut tawa yang lain sedangkan kedua orang itu memasang wajah gak bersahabat.


"Kenapa kalian tinggalkan kami berdua disana bukan nya ngajak kek main pergi aja". Ujar devan.


"Bagaimana mau ajak kalian berdua, sedangkan kalian gak ada henti nya berdebat, hanya karena masala sepeleh, kirain sudah gak mau turun lagi kami bertempat mau pergi kamu juga sayang, kalau sudah ketemu dengan kak leo.

__ADS_1


Kalian berdua kayak tom dan jerry tahu gak, dikit-dikit berdebat tapi setelah itu berteman lagi". Ujar alin di sambut gelak tawa dari yang lain sedangkan kedua orang itu pasang muka memelas karena sudah kena omelan dari alin


Setelah drama panjang selesai, mereka masuk kedalam mobil masing-masing.


__ADS_2