Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
142


__ADS_3

Kali ini sudah habis kesabaran Indry dan Bara, karena Oliv tidak menghargai perhatian kedua sahabatnya, itu mereka berdua sibuk kerja sudah pulang capek ingin segerah istirahat tapi ternyata Oliv justru bikin mereka kecewa, Oliv pergi dari semalam sampai sekarang belum pulang padahal sebelum Indry berangkat kerja sudah menghubungi Oliv, dan Oliv sendiri yang bilang kalau dia akan segera pulang jadi tidak perlu mengkuatirkan dia bahkan Oliv sempat janji pada Indri untuk mengajak mereka jalan.


Tapi buktinya pada saat mereka pulang justru tidak mendapati Oliv dirumah, dan yang membuat Bara dan Indri makin kecewa adalah kenapa tidak ada kabar sama sekali dari Oliv dan justru nomor hpny tidak aktif.


"Bar, aku kok jadi takut ya terjadi sesuatu sama Oliv soalnya ini baru pertama kali loh dia pergi tanpa kabar begini, dan ini juga pertama dia nginap di luar ." ujar Indri mengkuatirkan sahabatnya itu.


"Terus kita harus gimana In, biarkan sajalah paling nanti juga pulang tapi kalau dia tidak pulang baru kita telpon beritahu tante dam om. Lagian Oliv sudah dewasa In jadi dia tahu jalan pulang biarkan saja, dia tahu pergi dia juga tahu pulang kecuwali anak kecil baru kita kuatir karena takut dia lupa jalan pulang ini dia sudah dewasa."


"Cobak pergi begitu kasih tahu ke kalau dia pergi kemana, jadi kita tidak perlu kecarian dan cemes bengini kalau seandainya terjadi sesuatu diluar bagaimana." ujar Indri


Bara dan Indri baru pulang kerja dan belum mandi justru mereka sibuk cari sih Oliv, sedangkan orangnya lagi bercinta di hotel tanpa memikirkan kedua sahabatnya yang lagi kuatir tentang dirinya.


"Bar jujur aku capek sepertinya besok aku tidak pulang deh ke hotel, aku mau nginap di apertemen teman, terserah kamu deh mau pulang atau tidak, aku pusing menghadapi Oliv aku mau lihat saat dia pulang terus kita tidak ada bagaimana reaksinya, apakah dia juga kecewa sama seperti kita yang saat ini merasakan kekecewaan terhadapnya atau justru dia mala senang karena kita tidak ada."


"Ya sudah kalau begitu besok aku juga tidak pulang, aku nginap di tempat teman saja lagian dia juga sering minta aku untuk sekali-sekali nginap sama dia tapi aku menolak karena berpikir kamu sendirian, tapi kalau kamu besok nginap di apertement teman ya sudah besok aku juga ikut biarkan dia sendirian disini"


Jadi Bara dan Indry sepakat untuk sementara waktu mingat dari hotel meninggalkan Oliv sendirian hotel saja, biar dia tahu bagaimana rasanya dikecewakan.


"Kamu serius Bar mau ikut nginap juga, bukankah kamu tidak perna mau nginap di tempat orang lain" tanya Indry.

__ADS_1


Bara menatap wajah Indry dengan tatapan intimidasi membuat Indry merasa agak ngeri lihat tatapan Bara.


"He markona, sudah berapa kali aku bilang sama kamu, kalau aku tidak mau ngiap itu karena kasian sama kamu sendirian di hotel, biarpu kita tidak tidur satu kamar setidaknya aku bisa menjaga kamu jika sewaktu-waktu ada sesuatu terjadi, dari tadi sudah di jelaskan berulang kali juga tidak mengerti sama sekali anak ini, entah pake bahasa apalagi aku harus jelaskan agar kamu mengerti"


Indri langsung diam tidak membalas perkataan Bara, tapi dalam hatinya senang, karena Bara ternyata kuatir terhadap dirinya.


"Makasih ya Bar kamu sudah perhatian sama aku, ya sudah nanti besok kita tinggalkan hotel sementara waktu nanti baru kita pulang kalau Oliv sudah pulang." ujar Indri


"Ya sudah kalau begitu kita masuk kamar saja kamu sudah makan belum Bar, tadi pagi aku masak sih jadi kayaknya makanan masih ada karena Oliv tidak pulang kamu mau nakan tidak biar aku panaskan semoga makanannya masih enak atau kamu mau aku masak baru lagi."?


"Iya In sebetulnya aku lagi lapar tapi tidak perlu masak baru In, panaskan makanan itu saja kayak dari kemarin saja makanan itu, aku tidak masalah makanan pagi asala panas aja udah."


Akhirnya Bara gegas ke kamarnya begitu juga Indri masuk kekamarnya ternyata makanan masih utuh belum tersentuh sedikit pun, sebenarnya Indry sakit hati tapi dia diam saja.


Indry langsung panaskan makanan karena Bara mandi agak lumayan lama juga jadi Indry rencana setelah selesai panaskan makanan dia nanti dulu baru makan.


Indry langsung mengambil wajan terus makanan yang ada diatas meja dan langsung panaskan, setelah selesai panaskan semua makanan Indry kembali menatah makanan di atas meja, setelah selesai semua akhirnya Indri langsung merampas handuk yang bertegger di centolah pintu dan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Indri mempercepat mandinya karena takut Bara akan menunggu terlalu lama diluar untuk mengambil makanan, apalagi memang ini sudah jam tujuh malam gara-gara Oliv jadi Indry dan Bara telat mandi.

__ADS_1


Setelah Indri selesai membersihkan diri, Indri keluar dari kamar mandi, dan langsung duduk di meja rias untuk mengolesi sedikit cram ke wajahnya sebelum makan, tidak lama kemudian Indry selesai pakek cream dan menunggu Bara.


"In...mana makananya aku udah lapar nih," panggil Bara.


Crekkkkk!


"Ini bawah saja kekamar kamu Bar biar makan saja disana" ujar Indri.


"Ah, siapa yang mau makan dikamar, aku kesini untuk makan bersama masa kamu mengusirku, memangnya kamu tidak mau ya makan bersama aku In, kamu tidak perlu takut aku hanya ingin makan bersamamu bukan macam-macam."


"Hehehe...kamu ini ya Bar, kadang lucu siapa juga yang mikir ane-ane tidak juga, justru aku senang karena ada teman untuk makan disini karena makan sendiri tidak enak, yoklah kalau memang kamu mau makan kita makan."


Akhirnya Bara masuk kekamar Indry untuk makan, mereka langsung makan tanpa ada obralan diantara mereka berdua sama-sama cangung, walaupun mereka dekat tapi tidak ada ikatan diantara mereka berdua.


"Masakan kamu enak ya In jarang loh seorang gadis pintar masak apalagi gadis zaman sekarang, hanya tahu bergaya tapi tidak tahu masak sama sekali mereka menang di perawatan tapi cobak nyuruh mereka masak mana tahu mereka, aku cari calon istri yang cantik dan pintar masak kayak kamu In."


Astaga Indri yang mendengar tersipuh malu, setelah selesai makan Bara langsung kembali ke kamarnya, dan Bara juga menyuruh Indri untuk istorahat karena besok kerja.


"In makasih ya makannya enak, dan kamu istirahat lah besok kerja jangan bagadang, tidak perlu mikirin Oliv dia saja tidak memikirkan perasaan kita sebagai sahabatnya, nanti juga dia pulang sendiri kerumah aku yakin palingan besok dia pulang ke hotel juga."

__ADS_1


Setelah selesai bicara demikian Bara langsung berlalu pergi dan masuk kedalam kamarnya, sedangkan Indri membersihkan meja dan mencuci semua barang kotor dam setelah itu Indri naik ke atas ranjamg dam tertidur begitu juga Bara.


__ADS_2