Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
57 :57 Kenekatan Oliv


__ADS_3

Berpindah ke kota A di sebuah rumah yang gak kalah mewah seorang gadis cantik, meminta ijin kepada kedua orang tua nya untuk menyusul laki-laki yang ia incar selama ini.


Pada saat sih gadis itu mendengar kalau laki-laki incaran nya itu, sudah punya pilihan tersendiri dan bahkan sudah bertunangan, gadis itu uring-uringan, pada hal awal nya ia mendekati laki-laki itu bukan karena cinta melainkan karena incar harta nya saja.


Bahkan gadis itu juga sudah punya pacar, tapi tiba-tiba ia memutuskan hubungan nya dengan pacar nya itu, karena ternyata tanpa menyadari ia bukan hanya mengincar harta laki-laki itu tapi karena ia sudah mulai mencintai laki-laki itu namun sayang nya.


Gadis itu terlambat menyadari jadi sekarang laki-laki itu sudah tunangan, dengan gadis pilihan nya, namun gadis di kota A gak mau menyerah ia akan berjuang mendapatkan kembali cinta nya itu.


" mi , pih. ijinkan oliv ya pergi ke kota A, oliv mau ketemu sama devan, mi pih, oliv mencinta nya jadi oliv gak mau kehilangan devan." ujar oliv minta ijin


"Nak bukan nya mamih dengan papih kamu gak mau, kalau kamu nyusul devan ke kota A, tapi ingat kamu itu punya pacar, kamu jangan egois gitu." ujar mamih nya oliv


"Mih, kan oliv sudah bilang kalau oliv dengan James sudah putus jadi kami gak ada hubungan apa-apa lagi mih, tolong ngerti perasaan oliv mih". ujar oliv masih bersihkukuh


"Nak kamu dengar sendiri kan waktu kamu berkunjung ke tempat jeng Asta, sudah jelas di bilang kalau devan itu sudah tunangan, bahkan ada di siaran tv juga cuman kamu aja yang gak mau nonton, terus untuk apa kamu kesana. Itu hanya membuat kamu sakit hati."


"Benar kata mamih kamu nak, untuk apa lagi kamu kesana, jangan jadi perusak hubungan orang nak, papih sama mamih gak perna mengajari kamu seperti itu." ujar papih oliv


"papih sama mamih gimana sih, siapa yang mau jadi perusak, oliv hanya pergi kejar Cinta oliv kesana, lagian bukan nya papih sama mamih mendukung oliv kok mala salahin oliv".


"Bukan salahin nak, tapi kamu itu harus tahu, devan itu sudah tunangan, mamih gak mau hanya karena ke egoisan kamu hubungan kita dengan jeng Asta rengang."


Dasar oliv nya yang keras kepala gak mau mendengar nasehat orang tua, pada hal apa yang di katakan orang tua nya benar ada nya.


Devan sudah tunangan mana mungkin ia mau menerima oliv lagi sedangkan devan yang susah payah cari alin sampai dapat, gak mungkin devan lepaskan alin begitu saja.


Oliv gak mau mendengar apa yang di katakan mamih nya sama papih nya, dan ia memilih masuk kedalam kamar, namun sebelum masuk oliv bilang kalau ia tetap berangkat ke kota A satu minggu lagi.

__ADS_1


"Pih bagaimana ini kalau benaran oliv nekat ke kota B, mamih takut dia macam-macam disana, soalnya papih tahu sendiri oliv itu kadang nekat".


"Itu yang papih juga takutkan mih, apa lagi devan sudah tunangan, papih malah takut oliv buat jahat sama tunangannya devan, papih gak bisa bayangkan kemarahan devan nanti."


Sebenarnya orang tua oliv juga suka sama devan, tapi karena awal nya oliv karena hanya menganggap devan sebagai teman saja dan oliv sudah memilih james sebahai pacar nya, akhirnya orang tua oliv diam aja.


Namun lambat laun oliv mulai terobsesi dengan devan untuk mengincar hartanya. Sekarang giliran devan tunangan baru ia kata nya cinta sama devan.


Oliv.... Oliv ngaco tahu gak, kalau berani datang aja ke kota B semoga kamu gak sakit hati.


"Sama pih, itu juga yang mamih takutkan sekarang."


Kita doakan aja pih semoga oliv gak macam-macam disana."


Sedangkan oliv di dalam kamar berusaha menghubungi devan namun gak kunjung angkat.


Akhhhhh, ini gak bisa di biarin pokoknya aku harus cepat datang dan memisahkan mereka sebelum terlambat, penasaran secantik apa sih tunangannya.


Oh iya bukan kah waktu itu di beritakan ya, cobak aku buka aja deh di berita sepertinya wajah wanita itu di dalam.


Ah malas lihat nya gak usa deh nanti aja, kalau nanti aku lihat terus lebih cantik dari aku gimana, jadi mendingan gak usa.


Karena oliv takut kalau nanti alin lebih cantik dari nya, jadi ia urunkan niat untuk membuka kembali berita tentang pertunangan devan dan alin.


"Nanti aja kalau pas aku datang aku berikan kejutan untuk devan pasti dia senang, oh ya, mendingan aku gak usa kasih tahu dia kalau aku datang biar tiba-tiba aja."


Oliv berbicara sendiri seperti orang gila aj. Pada hal waktu devan masih ada ia gak menganggap, tapi giliran devan bertunangan baru ia mau kejar cinta nya.

__ADS_1


Masih di kota A, sekarang pindah ke tempat kediaman keluarga pak davin.


Setelah kepergian devan, di rumah keluarga pak davin agak sepih, karena biasanya devan selalu buat suasana menjadi hangat. Namun sekarang tinggal bu Asta dan pak davin, dengan semua para pekerja di rumah.


Itu yang membuat Bu Asta merasa agak kesepian, kalau pak davin masuk kantor kadang tinggal bu Asta sendiri di rumah, nanti kalau bosan pergi ke butik, kadang ke mall, kadang ke salon kalau gak ketemu teman arisan.


"Pa, papa merasa kesepian gak sih setelah kepergian devan dari rumah ini, mama merasa sepih banget pa," ujar bu asta


"Iya sama juga ma, biar pun devan kadang dingin tapi kadang juga seru, kalau sama dia apa lagi waktu masa kecil, selalu ngajak papa main bola, tapi sekarang sudah besar, dan sebentar lagi dia juga sudah menikah ma," ucap pak davin senduh, seolah ia juga merasa kesedihan.


"Iya pa, anak kita sudah besar sebentar lagi dia akan menikah." ujar bu Asta namun gak di tangpi oleh pa davin, seperti nya pak davin memikirkan sesuatu. Karena terlihat seutas senyum terpancar di wajahnya.


"Ah, haaaa. Ma, seperti nya papa punya ide, kalau ini papa yakin pasti mama sejutuh. Ujar pak davin senyum misterius.


Karena bu Asta gak menyadari senyum pak davin, bu asta dengan antusias bertanya. "Apa tuh pa, cobak bilang".


"Sini ma, papa bisikin" ucap pak davin


"Akhhhh mak sakit". teriak


"Makanya jadi orang jangan jail, sudah tua juga sebentar lagi sudah punya cucu, mana mungkin kita punya anak lagi pa". ucap bu asta heran dengan tingkah suaminya


"Ya siapa tahu aja ma, kita usaha ekstra dapat adik nya devan kan lumayan ma, nambah stok nganti devan hahahah".ujar pak davin


"Pa...... astaga tuan davin ini ternyata genit juga ya"


hahaha kasian pak davin habis di cubit sama bu asta

__ADS_1


__ADS_2