
Berbedah dengan Alin dan Devan yang sudah berhasil menjebol gawang...di tempat lain James dan Oliv bertengkar hebat. Oliv sama sekali tidak terimah jika James datang dan mengagalkan rencana Oliv di pesta pernikahan Devan dan Alin, Oliv juga tidak mau kalau anak yang di kandung adalah anak James. Padahal Oliv sudah melihat sendiri bukti yang di berikan James kepada Devan waktu di pesta tadi tapi Oliv menyangkal jika pria yang bersama dia selama ini adalah Devan bukan James.
James juga sudah jujur kepada Oliv jika selama ini yang pakek nomor baru itu adalah dirinya, karena James tidak mau kehilangan Oliv makanya James menyusul Oliv ke kota B dengan bantuan Temannya, yang cari tahu soal tempat tinggal Oliv, jadi selama ini yang mengikuti Oliv adalah orang suruhan James. Namun penjelasan James itu sia-sia Oliv sama sekali tidak mengibdahkannya.
Plakkkkk....!
"Pria bajingan ngapain kamu kesini, siapa yang menyuruh kamu kesini dan apa hubungan kamu sama aku sampai kamu ngaku-ngaku sebagai calon suamiku dan ayah dari anak yang aku kandung? sejak kapan aku jadi calon istri kamu sehingga kamu mengaku sama semua orang bahwa aku adalah calon istrimu. Apa kamu tidak sadar jika kita tidak punya hubungan apa-apa lagi, semua hancur gara-gara kamu tahu bajingan...
Kenapa kamu tidak mau melihat aku bahagia dengan orang yang aku cinta, kamu tahu betapa aku mencintai Devan, kamu datang dan menghancurkan semua padahal aku sudah hampir berhasil mendapatkan cintanya Devan dan kedua orang tuanya pasti setuju kerna anak yang aku kandung. Tapi karena kamu semuanya hancur, kamu juga yang menghancurkan masa depanku dan sekarang kamu datang untuk menghancurkan hidupku juga" teriak Oliv padahal masih di parkiran.
"Oliv sadar woy.....sadar...!Kamu itu tidak mencintai Devan aku tahu sifat kamu Oliv, kamu tidak mencintai Devan kamu hanya terobsesi dengannya, jadi berhenti kamu bertindak bodoh, kamu sadar tidak pria yang kamu bilang calon suami kamu adalah suami orang. Baru beberapa jam yang lalu dia sah menjadi suami nona Alin, dan kamu bilang dia mencintaimu kamu tidak malu datang ke acara Tuan muda Daven dan ngamuk-ngamuk di sana kayak orang gila.
__ADS_1
Kamu itu wanita cantik banyak pria yang mencintaimu termasuk aku Liv, aku sangat mencintaimu tapi kenapa sikap dan pikiran kamu seperti ini kamu egois tahu tidak, hanya karena obsesimu terhadap Tuan muda Devan kamu menghalslkan segala cara. Kenapa kamu begitu berubah saat kamu tahu Tuan Devan mau tunangan? dulu kamu kemana saat kamu selalu bersama Devan, kamu juga yang mengatakan jika kamu mencintaiku tapi sekarang justru kamu mendustai itu semua."
" Aku hanya pura-pura mencintai kamu saja, karena aku mengetes apakah Devan cemburu atau tidak saat aku bersama kamu, namun Devan sama sekali tidak cemburu justru dia mendukung kita berdua menikah, aku tidak bisa begini terus aku harus mengagalkan semuanya tapi karena kedatangan kamu semunya gagal paham kamu" teriak Oliv.
"Kamu tahu Liv siapa Tuan Davin dan nyonya Neska bukan" keluarga nona Alin itu bukan keluarg sembarangan mereka bisa melakukan apapun yang mereka kendaki, bahkan menghancurkan kamu dan keluarga kamu juga bisa Liv dengan jentikan jari aja semua hancur, kamu siap-siap saja menanggung malu di komsumsi publik.
Kalau papi dan mami kamu dapat nonton Live di TV tentang kejadian tadi kamu bisa habis kamu nanti , tadi aku datang hanya ingin menolong ibu dari anak ku, aku tidak tega melihat kamu di hujat semua orang disana kamu tidak malu kah ribuan orang menonton tingkah kamu disitu kayak wanita tidak punya harga diri, he... Liv kamu ini perempuan yang sangat berharga jadi jangan permalukan dirimu, aku heran sama isi pikiran kamu kok bisa kamu bertindak tanpa berpikir" tergas James.
James kesal dengan tingkah Oliv yang keras kepala tidak mau mendengar apa kata James, padahal James sudah menyelamatkan dari hujatan banyak orang, dan kalau James tidak datang bisa jadi Omiv sudah di seret ke kantor polisi karena ulahnya.
Dan satu lagi aku tidak butuh belas kasihan kamu, tidak masalah aku di hujat yang penting aku hidup bersama Devan, karena hanya Devan yang aku cinta bukan obsesi seperti yang kamu bilang, dan aku tidak takut jika papi dan mami datang kesini karena dengan papi dan mami datang kesini mereka tahu siapa kamu, kamu tahu dari siapa aku datang ke pestanya Devan siapa yang beritahu kamu kalau aku ada disini?"
__ADS_1
Oliv memang benar-benar keras kepala tidak bisa di ajak bicara baik-baik memang di satu sisi James salah, karena sudah berani membohobginya tapi satu sisi lagi James lakuin itu karena dia sangat mencintai Oliv, walaupun Oliv menuntut James beritahu siapa yang menyuruhnya datang ke acara Devan dan Alin, tapi James sama sekali tidak memberitahu kalau Indri yang sudah memberitahu James.
"Aku tidak mungkin memberitahu Oliv jika Indri sahabatnya yang memberitahu aku kalau Oliv hamil dan akan datang ke acara Tuan Devan untuk minta pertanggung jawaban atas kehamilannya"gumam James, karena James diam sehingga Oliv semakin marah.
"Kenapa kamu diam? Kamu tidak bisa jawab ya atau kamu jadi orang bisu tiba-tiba, aku kasih tahu kamu ya Jem aku tidak peduli Devan sudah punya istri atau belum, intinya aku tetap datang dan menuntutnya sampai dia ceraikan istrinya dan satu hal yang perlu kamu tahu jangan perna menganggu hidupku lagi, ingat anak ini bukan anak kamu tapi anak Devan. Jadi sampai kapan pun aku tidak akan mau anak ini bersama kamu karna ayahnya adalah Devan." ujar Oliv.
"Astaga Liv kamu memang benar-benarnya masih beruntung aku datang dan menyelamatkan kamu, kalau tidak sekarang kamu sudah diseret ke penjarah, kamu tahu cara kamu tadi itu sudah merugikan banyak orang terutana keluarga Tuan Devan, kamu datang menghancurkan acara orang kamu pikir itu hal biasa, memang kamu tidak punya otak ya, he Liv asal kamu tahu ya jika sifat kamu kayak gini terus dan kamu tidak mengubahnya tidak ada pria yang mau sama kamu.
Hanya aku yang benar-benar tulus mencintaimu, tidak masalah jika kamu tidak ingin menikah denganku dan tetap pengen menikah dengan Tuan Devan, silahkan sekarang aku tidak akan melarang kamu lagi tapi ada satu hal yang harus kamu tahu bahwa keluarga Tuan Davin bukan keluarga sembarang jadi mereka melskukan apapun untuk mendapatkan bukti kalau suatu saat mereka mendapatkan bukti bahwa anak yang kamu kandung benaran adalah anak aku, aku pastikan kamu tidak akan lolos dari mereka dan mendekam di penjarah."
Seketika Oliv terdiam apa mungkin Oliv sudah sadar oleh perkataan James Atau Oliv berpikir untuk menjawab perkataan James, memang Oliv tidak bisa di nasihati nanti kalau sudah kena karma baru teriak-teriak minta tolong.
__ADS_1
Padahal James sudah sangat baik tapi justru Oliv tidak perna menghargai James sedikit pun. Siapa yang tidak sakit hati melihat orang yang sangat dia cintai tidak mengangap dia ada justru lebih memikirkan pria lain didalam hidupnya, James sebenarnya sudah sangat marah hanya saja James masih tahan mengingat anak yang ada didalam kandungan Oliv adalah anaknya bukan anak Devan. Jadi kalau James marah bisa jadi Oliv tidak mau bertemu dengannya lagi dan anak yang di kandung tidak akan mau memberikannya kepada James.
Itu yang membuat James menahan emosinya agak tidak sampai meledak terhadap Oliv, si Oliv juga memang tidak tahu diri banget sudah di tolong bukannya berterimah kasih justru marah dan katanya tidak mau bertemu dengan James lagi. James juga sudah mengatakan kepada Oliv bahwa tidak masalah jika Oliv tidak ingin menikah dengannya asalkan anak yang di kandung Oliv di jaga sampai melahirkan dan bisa di ambil oleh James terserah Oliv mau menikah dengan siapa asala jangan berikan anak itu ke pria lain.