
Sedangkan nyonya Neska yang mendengar perkataan nyonya Asta menaikan kedua alisnya heran karena nyonya Neska meresa sikap nyonya Asta ane.
"Neska kenapa kamu tiba-tiba jadi ane begini sih bukankah dari dulu aku sudah bilang tidak mau menikah lagi, kalau aku mau menikah lagi mungkin sudah lama Ta, sekarang hidupku sudah senang karena Alin sudah menikah jadi ada yang sudah menjaganya jika nanti aku matipun sudah bisa tenang, lagian aku tidak memaksa Alin tinggal dimana mau dia di kota A atau kota B itu hak dia karena sudah dewasa senyaman dialah."
Jawaban nyonya Neska seketika membuat harapan nyonya Asta untuk Devan dan Alin kembali ke kota A pupus, karena kalau nyonya Neska tidak mau menikah dengan Tuan Donal berarti Alin sulit untuk kembali ke kota A.
"Mbak jangan gitulah bantu aku mbak untuk membujuk Alin dan Devan balik kesini karena aku yakin mbak bisa meluluhkan hati mereka berdua."
"Caranya bagaimana, memangnya kamu dan mas Davin gak bisa Ta membujuk Devan untuk tinggal disini lagi, kalau aku ikuti apa mau mereka aku tidak mau menekan mereka"?
"Caranya mbak menikah saja dengan Tuan Donal karena sekarang ini yang Alin kuatirkan di kota B adalah Tuan Donal, jadi kalau mbak menikah dengan Tuan Donal terus pindah kesini pasti gampang Alin dan Devan kesini."
"Astaga kamu ya Ta, tega benar menyuruh aku menikah dengan pria yang sama sekali aku tidak punya rasa, jangan ngaur Asta itu tidak akan terjadi karena aku tidak akan mau jadi jangan berharap"
"Aku tahu mbak masih binggung jadi tidak masalah tapi mbak harus memikirkan kedepannya kalau nanti Alin tinggal juah terus mbak sakit siapa yang merawat mbak kalau bukan Alin hanya dia satu-satunya yang mbak miliki saat ini, kalau nanti mereka tinggal disini ada apa-apa tinggal hubungi mereka langsung datang. Tidak masalah mereka tidak tinggal satu rumah dengan kita mereka berdua beli rumah baru saja yang penting mereka masih dalam satu kota dengan kita."
"Saat ini aku belum bisa mengambil keputusan Ta, karena aku lebih nyaman hidup sendiri dari pada punya pasangan cintaku hanya untuk satu orang almarhum suami aku, jadi sampai kapan pun tidak bisa tergantikan biarpun kalau ada itu bukan cinta tapi pergorbanan".
"Aku tahu mbak, tapi mbak juga harus pikirkan lagian mas juga sudah tenang dan bahagia disurga seharusnya mbak juga bahagia dibumi."
__ADS_1
"Jadi menurut kamu aku gak bahagia selama ini Ta?"
Setelah selesai nyonya Asta dan nyonya Neska mereka berdua hendak mau pulang karena sudah selesai acara arisannya. Nyonya Asta rencana mau ke butik sedangkan nyonya Neska mau pergi ke perusahaan.
"Ya, sudah mbak mau pulang atau mau kemana"? Tanya nyonya Asta.
"Rencana mau ke perusahaan sebentar mau cek sesuatu disana baru langsung pulang"
" Oh, ya, sudah mbak hati-hati dan mbak tolong pikirkan lagi saran aku ya mbak"
Akhinya setelah sampai di parkiran nyonya Asta dan nyonya Neska berpisah, tapi perkataan nyonya Asta membuat nyonya Nesta pikiran tidak tenang sepanjang perjalanan nyonya Neska ke kantor memikirkan apa yang di katakan oleh nyonya Asta.
Sedangkan nyonya Asta berharap penuh semoga nyonya Neska setuju.
"Aku yakin pasti mbak Neska mau apalagi ini menyangkut Alin semoga Allah menjamah hati mbak Neska untuk mau menerima tawaran aku hehehe.
*******
Sedangkan kembali ke kota B seorang pria tanpa saat ini duduk termenung didalam kamar karena tidak ada lagi kerjaan yang harus dia kerjakan setelah perusahaan sang ayah bangkrut.
__ADS_1
Yang mereka miliki sekarang hanya sebuah restoran yang bisa membantu perekonomian mereka agar bisa bertahan hidup, kemewahan yang mereka dapatkan dulu hancur seketika, karena tidak ada kerjaan jadi pria tersebut memiliki niat jahat untuk merencanakan sesuatu terhadap Alin dan Devan. Agar mereka salah paham dan batal menikah disitulah si pria segaja jadi pahlawan kesiangan untuk menolong dan menghibur Alin, namun pria tersebut berencana kerja sama dengan seorang cewek untuk menjebak Devan.
Hahaha...kalian belum tahu seperti apa kelicikan Devan dan Alin sih bisa jadi mereka pura-pura mrngikuti permainan kalian tapi ternyata mereka sudah merencanakan sesuatu yang akan membuat kalian malu.
"Aku tidak bisa berdiam diri begini aku harus cari cara agar bisa membatalkan pernikahan Alin karena sebenarnya aku masih mencintainya, jadi tidak ingin melepaskannya begitu saja apalagi sekarang aku sendiri aku harus minta bantuan perempuan itu biar kami berdua kerja sama agar bis menjebak mereka"
Jadi ternyata sih Jhovan belum bisa move on dari Alin, setelah ketahuan kedok Saras Jhovan mulai menyadari bahwa dia sudah salah memilih. Diam-diam Jhovan kembali mengincar Alin dan ingin merebutnya dari Devan, sehingga saat Jhovan ketemu dengan Oliv Jhovan langsung menawarkan diri untuk membantu Oliv mendapatkan kembali Devan dan Jhovan kembali merebut Alin, namun Jhovan menunggu Oliv menghubunginya sampai saat ini Oliv belum menghubunginya.
"Kemana perempuan itu ya, kenapa sampai sekarang dia belum menghubungiku sih padahal aku sudah menunggu. Kalau aku kembali dengan Alin hidupku kembali mewah karena Alin kaya gak kayak aku sekarang sudah tidak punya apa-apa semua serbah terbatas. Aku harus cari perempuan itu sampai dapat jangan sampai Devan dan Alin menikah aku tidak mau"
Jhovan yang awalnya duduk di kamar langsung bangkit berdiri dari duduknya dan gegas kedalam kamar mandi, Jhovan berencana mandi dulu karena dari tadi malas banget mandinya.
Nanti setelah selesai mandi baru pergi cari tahu dimana Oliv tinggal Jhovan sudah bertekat untuk kembali merebut Alin dari Devan, silahkan saja Jhovan kalau bisa dari dulu kamu kemana, termakan rayuan iblis, bukankah dulu kamu yang pergi meninggalkan Alin sekarang kamu datang dan pengen menghancurkan hubungan Alin dengan Devan jangan harap itu tidak akan terjadi.
Jhovan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, Jhovan membuka semua pakiannya sampai tidak ada sehelaipun yang tertinggal di tubuhnya, dan masuk kedslam bakhtub untuk merendam diri karens banyak sekali yang di pikirkan oleh Jhovan.
Dari kebutuhan keluarga mereka saat ini sangat serbah kekurangan dan mobil Jhovan juga ada beberapa sebelum bangkrut perusahaan sekarang sudah di jual jadi tinggal satu, mobil di rumah mereka hanya tiga punya sang ibu dan sang ayah terus Jhovan.
Itu juga yang membuat Jhovan nekat untuk merebut kembali hati Alin karena Jhovan mengincar harta Alin. Jangan harap Jhovan kamu berhasil karena aku yakin kamu yang akan menyesal karena kembali menyengol keluarga Devan.
__ADS_1
"Perempuan itu tinggal dimana ya, bodohnya aku tidak sempat ku tanya tinggal dimana, sekarang kalau aku pergi cari kemana? Binggung jadinya tapi biar aja deh aku mandi saja dulu nanti setelah keluar dari rumah baru cari solusi yang baik kemana aku harus mencarinya atau aku kembali ke tempat dimana kami ketemu bisa jadi dia sering kesitu."