
Oliv dan cinta sampai di club Jam delapan kurang, mereka berdua masuk kedalam dan mencari tempat yang aman, setelah dapat mereka berdua duduk dan seperti biasa pesan minum yang kadar alkoholnya rendah, tapi kalau kebayakan minum pasti mabuk juga,
Saat minuman sudah ada diatas meja mereka berdua segera minun karena asyik, mereka gak menyadari seorang pria tiba-tiba datang menghampiri mereka, membuat kedua gadis itu terkejut karena mereka gak mengenal nya.
"Hay boleh gabung" dengan ramah laki-laki itu minta bergabung, kalau oliv pasti cuek gak menangapi pria tersebut tapi cinta yang gak enak hati akhirnya ia mempersilahkan pria itu duduk.
"Boleh silakan" kata cinta membuat oliv memutar bola matanya.
"Makasih" ujar pria asing tersebut.
Dan hening kembali gak ada obralan di antara mereka, melihat itu pria asing itu buka suara."Sudah lama disini? Dan hanya berdua aja atau sama pasang"? Tanya nya.
"Oh kami baru saja datang dan kami berdua saja, ada yang bisa saya bantu " tanya cinta agak sedikit curiga dengan gerak gerik pria itu.
"Kenalkan nama saya alex, apa kalian sering kesini atau baru pertama kali" ujar alex menyodorkan tangannya ke arah cinta dan oliv, kedua gadis itu juga memperkenalkan diri.
"Oh kami sering kesini hanya untuk sekedar menghilangkan lelah aja setelah itu kami pulang." jawab cinta
"Oliv" ujar oliv.
"Cinta" ujar cinta.
Dengan senyum pria itu berkata: "Nama yang indah sama seperti orangnya juga cantk-cantik." ujar pria itu
__ADS_1
"Ah makasih pujiannya tapi menurut saya tak perlu berlebihan". Ujar oliv
"Nona oliv jangan salah paham, saya orang jujur jadi itu sebuah pujian bukan olejekan". Pria tersebut menyela.
Dan akhirnya mereka bertiga ngobrol sambil bercerita tentang pekerjaan, cinta dan oliv gak nyadari kalau tangan laki-laki itu dengan linca memasukin sesuatu ke dalam minuman oliv yang akan membuat oliv dalam bahaya. Dan karena dari tadi cinta dengan oliv minum terus jadi kepala mereka berdua sudah sedikit pusing.
Namun tiba-tiba oliv pamit ke toilet sebentar karena katanya kebelet sedangkan pas cinta mau antar oliv gak mau ia berjalan menelusuri lorong kecil yang menuju ke toilet yang agak sedikit redup lampunya.
Sedangkan setelah oliv pergi, pria asing itu minta ijin keluar sebentar karena ada telpon dari orang penting katanya.
pria itu bergegas keluar pas sampai di luar ia segerah menelpon seseorang.
"Hallo bos, target sudah menuju ke toilet pastikan tak ada yang melihat. Kalau soal temannya biar saya saja yang urus" ujar pria itu.
"Ok bail lex tolong recokin temabnya ya bila perlu buat dia juga jadi santapan kamu malam ini" ujar seorang pria dari seberang diiringi dengan gelak tawa.
Saat sampai didalam ternyata ia melihat cinta masih duduk sambil minum. "Maaf tadi ada sedikit masalah." ujar alex
"Gapapa" .ujar cinta
Oliv tertati tati jalan nya menuju ke toilet melalui lorong, namun oliv gak menyadari kalau ada orang yang mengikutinya dari belakan. Sehingga Pas di lorong tiba-tiba ada yang memukul oliv dari belakang dan menyeretnya masuk kedalam sebuah kamar, ternyata laki-laki tadi adalah orang suruhan james, karena james tahu kebiasaan oliv waktu masih berhubungan dengannya jadi james sengaja jebak oliv agar, oliv gak minta putus dengannya.
Memang james sempat mau menikah dengan perempuan yang di jodohkan oleh orang tua nya, tapi gak tahu kenapa tiba-tiba perempuam itu menghilang entah kenama. Pada akhirnya mereka membatalkan pernikaha walaupun undangan sudah disebar.
__ADS_1
Dan james menyeret oliv dibawa masuk kedalam kamar yang sudah di siapkan oleh james, hmm akhirnya kamu kembali lagi le pelukan ku, makanya jangan macam-macam dengan saya oliv, saya sudah perna bilang sampai kapan pun saya gak akan lepasin kamu begitu saja." ujar james seringai licik.
Saat sampai di dalam kamar tak lama oliv sadar tapi ia merasakan gejolak yang gak bisa di hindari, sebenarnya oliv kaget pada saat melihat james ada di dalam kamar bersama nya tapi hasratnya juga sudah mengebu gak bisa di kendalikan lagi.
"Ha.. Aku ada dimana? James jangan macam-macam..Ahkkkkkkkk kenapa badan panas banget james apa yang sudah kamu lakukan james. Hummmm panas..james tolong bantu aku jems....tolong.
Oliv gak bisa mengendalikan hasratnya lagi, jadi dengan tak tahu malunya ia meminta james untuk menghentikan itu semua.
Saat james melihat oliv tersiksa ia menyerigai licik." sayang yuk, saya bantuk kamu agar kamu bisa bebas kamu mau kan, gak usa takut bukannya dulu kita sudah perna bersama walaupun kamu belum mengijinkan saya untuk menyentuh kamu saya yakin sekarang pasti kamu mau." karena oliv juga mabuk di tambah lagi dengan obat itu akhirnya oliv juga mau.
"Ia jems aku mau maafin aku ya yang sudah menyakiti mu," ujar oliv
Dan pada akhirnya mereka melakukan sesuatu yang tak bisa di lakukan, apa lagi belum ada ikatan di antara mereka, tapi disatu sisi james sangat senang karena sebentar lagi oliv sepenuhnya jadi milik james.
Mereka melakukan berulang kali karena james ikuti kemauan oliv yang meminta terus itu karena efek obat, setelah puas mereka oliv dan james ambruk di tempat tidur oliv langsung nyenyak sedangkan james ia baringkan tubuhnya di samping oliv dan memeluknya sambil mereka berdua tidur.
Sedangkan cinta sudah kebinggungan cariin oliv yang gak kunjung ketemu, mereka sudah cari keliling club cinta bersama dengan alex yang sengaja bantu cinta cari oliv agar cinta gak curiga. Namun semuanya nihil gak ada oliv dimana-mana.
Hal itu membuat cinta pusing, kemana lagi cari oliv, sedangkan sekarang jarum jam sedah menunjukan jam dua belas malam.
Karena sudah capek nyari tapi gak kunjung ketemu juga, mau gak mau cinta pulang sendiri. Di antar sama alex yang menawarkan diri karena katanya kasian sama cinta, apa lagi anak gadis pulang jam segini gak bagus tambah alex lagi.
Akhirnya cinta mau di antar oleh alex walaupun kalut pikirannya. Sepanjang jalan cinta gak tenang takutnya orang tua oliv nanya cinta oliv dimana ia mau jawab apa.
__ADS_1
Sedangkan oliv yang sudah wenak tidur ia dengan senang memeluk james yang juga memeluknya, oliv gak tahu apa yang terjadi nanti besok, lagian oliv lakukan tanpa sadar, karena pengaru obat.
Karena senakal-nakalnya oliv ia mampuh menjadi dirinya, tapi jali inj pupus deh, semua harapan nikah dengan devan.