Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
22:22


__ADS_3

Hari-hari telah di lewati, sekarang sudah dua minggu devan dengan alin di kota A. sekarang mereka bersiap besok akan kembali ke kota B.


Karena, tinggal dua minggu lagi perusahaan akan diadakan pesta besar, jadi devan dan alin harus kembali.


Walaupun yang mengurus semuanya adalah dimas dan omnya devan tapikan devan juga harus persiapkan diri karena akan ada melamar alin,


Sekarang di rumah Bu Neska, alin lagi membereskan apa yang akan dibawa nantinya, walaupun tak banyak bawaan. Sedang asyik menyimpan tiba-tiba benda pipi alin berbunyi tandanya ada panggilan masuk.


Drrrttttttt drrrttttt


Lantas alin menegok ke benda yang ada diatas nakas, sekilas muncul nama yora.


Alin mendegus kesal karena sohibnya itu sudah lama gak ada kabar semenjak pergi keluar negeri, sekarang tiba-tiba di hubunginya.


" Hallo Yor, lo kemana aja sih ha, selama pergi lo lupa diri, mala gak ada kabar sama sekali tau gak, apa lo udah lupa ama gua ."


"Oalah baru juga di telvon angkat sama alin suddah dicerca orang di seberang. Membuat yang mau mendegar menelan selivenya.


"Ya ampun lin, baru juga gua nelvon ko, bukannya nanyain kabar apa gua masih hidup atau sudah mati, mala lo cerca gua, apa lo gak kangen sama gua gitu".


"Hade sohib gua kirim setelah lulus S2 makin pintar ternyata gua salah, kalau ko isa mati hak mungkin kan ko Nelvon gua lagi tau gak, ups..tunggu dulu jangan-jangan yang nelvon gua nih bukan kamu yor, tapi area ko, jalan bisa jadi hahhahaha"


" Sue ko pada masa area gua bisa nelvon ko gunanya sih yang jelas yang Nelfol ko gua lah Yora,


" Iya ya sorry gua cuman bercanda"


"Maaf ya lin kalau selama gua di luar negeri, gak perna hubungi lo, soalnya sibuk bangat, banyak kerjaan, tapi gua hubungi lo karena mau kabarin kalau dua hari lagi gua pulang".


"Gimana gua gak emosi cobak lo susa bangat di hubungi, kirain gua, lo udah hilang di culik laki-laki disana."


" Idihhh mana ada, gak tertarik gua sama cowok di disini"


" Loh kenapa, bukannya cowok disana ganteng-ganteng. "


"Gak ah menurut gua cowok lokal lebih bagus".


"Jadi benaran dua hari lagi lo sudah pulang Yor".?


"Iya lin"


" Ok deh kalau gitu, hati-hati kalau pulang gua tunggu lo, oya nanti kita lanjut lagi ya soal gua juga lagi beres-beres mau kembali ke kota B besok".


" Loh emang lo dimana sekarang lin"?


" gua lagi di kota A, sudah dua minggu, jadi rencana besok mau pulang".

__ADS_1


"Wah, ada acara kah disana li, kok lo gak kabarin gua sih, tega bangat lo, padahal gua sahabat lo,".


"Oalah, giman gua mau kabarin lo sih Yor, sedangkan lo aja ilang enta kemana. "


"Hehe iya juga ya, sorry gua sibu bangat beb, tapi lo gapapa kan li, atau ada yang lo sembunyiin dari gua.


" Iya bawel nanti pulang aja gua ceritain ke lo soalnya panjang ceritanya, udah dulunya.


Seusai nelvon alin kembali melanjutkan menata pakiannya ke koper, belum juga selesai. Sudah ada bunyi ketokan pintu dari luar.


Bersamaan dengan suara sang bunda " Sayang boleh bunda masuk"


" Masuk aja bunda pintu gak dikunci, setelah mendengar perintah di suruh masuk, bu Neska melangkah masuk kedalam kamar alin".


"Sayang bunda gka nganggu kamu kan,"


" Gak dong bundaku, apa yang bunda mau sampaikan ke alin"? Tanya alin hati-hati takut menyinggung perasaan bundanya


" Gak ada sayang, bunda cuman mau nanya sudah beresbelum, semua barang yang mau di bawah, dan bunda mau bilang dua minggu lagi baru bunda datang bersama dengan Asta dan suaminya, kamu jaga diri baik-baik disana ya.


" Semua sudah beres kok bunda, dan alin akan menunggu kedatangan bunda, karena kehadiran bunda adalah suatu kebahagiaan untuk alin",


Lantas alin bagun dari tadi duduk langsung berhambur ke pelukan sang bunda, makasih ya bunda, makasih banyak, sudah memunggut alin di jalanan.


"Issssttt, lupakan semua itu, sekarang kamu anak bunda semua keinginan kamu akan bunda penuhi. Bu Neska elus pipi mulus alin untuk melap air matanya. Bunda gak suka anak bunda cengeng, setahu bunda, anak bunda itu wanita yang kuat dan pemberani, bukan wanita yang lemah ok.


" siap bunda cantik"


"Kalau gitu bunda keluar ya, oya soal baju untuk lamaran kamu nanti gak usa pikirin soalnya bunda sudah siapkan semua."


" Makasih bunda terbaikku"


"Sama-sama sayang. Dan bu Neska keluar dari kamar dan masuk ke kamarnya."


Sedangkan di kediaman devan, pagi ini benar-benar rusak mood, dimana gak rusak cobak orang yang sudah susa paya devan hindari tiba-tiba muncul, membuat orang rumah lagi pada sarapan di meja makan langsung pada gak berselera.


Selamat pagi, tante, om, eh devan sudah balik kapan kok gak bilang-bilang, padahal si oliv sudah tau kalau devan sudah balik tapi hanya pura-pura. Namun yang di tanya diam aja malas kali jawabnya.


"Eh oliv yuk mari sarapa bersama, karena bu Asta lihat sang putranya gak ada tanggapan trus di perhatikan wajahnya gak bersahabat makanya bu Asta basa-basi aja sama oliv,


"Hmm emang boleh tan gapapa, saya boleh gabung kebetulan tadi kesini buru-buru juga jadi belum sarapa. Ujar si oliv santai emang dasar si oliv muka tembok.


"Emang siapa juga yang menyuruh kamu, masih pagi-pagi sudah bertandang ke rumah orang kayak kurang kerjaan."


Devan dari tadi diam saja sekarang buka suara tapi bukan kata manis untuk oliv melaingkan kata kasar, membuat oliv awalnya sudah senang mau ambil roti terhenti.

__ADS_1


"Loh kok kamu bicara seperti itu si dev, aku datang kesini karena kangen sama kamu, dan kamu juga baru balik kan dari kota B makanya aku kesini mau lihat keadaan kamu, emang salah seorang teman perhatikan temannya sendiri.


Dari kedatangan oliv, sampai perdepatan panjang, pak devin hanya diam dan menyimak, dari tadi, akhirnya buka suara juga.


"Devan jangan bicara begitu sama perempuan, yuk lanjut sarapan,". dan mereka lanjut sarapa dalam diam setelah selesai seperti biasa mereka duduk di rang keluarga sedangkan pak davin langsung berangkat ke kantor.


" Ma papa langsung berangkat ya ke kantor,


"gak duduk bentar dulu pa,"


"Gak usa ma, papa mau ketemu sama klien, "


"Ok pa hati-hati"


Pak davin gegas keluar menuju ke mobilnya yang sudah menunggu, "langsung berangkat pak", tanya pak sopir, "iya langsung aj. "


Setelah kepergian pak davin, oliv dan bu Asta duduk di ruang keluarga sedangkan devan langsung masuk kamar.


"Oliv maafkan sikap devan ya mungkin moodnya kurang bagus pagi ini"


"Gapapa tante oliv paham, tapi boleh tau kenapa devan moodnya gak bagus tante apa ada masalah".


"Gak ada masalah serius cuman besok devan Akan kembali ke kota B, Dia pengen tante dengan om ikut tapi mana bisa disini juga banyak kerjaan. "


" Loh kok devan kembali ke sana tante ada urusan apa lagi bukannya perusahaan yang ada di sana sudah di penggang sama omnya devan tante.


" Iya benar tapi dua minggu lagi ulang tahun perusahaan dan renana akan di buat acara kali ini di kota B.


"Oh gitu ya tan kirain ada acara apa gitu.


"Gak ada acara apa-apa kok liv. Untung bangat aku gak kasih tau kalau bukan hanya ulang tahun perusahaan tapi juga lamaran juga.


"Tan, tante..


Karena bu Asta melamun akhirnya gak dengar pangilan dari oliv, "Eh ada apa oliv maaf tadi tante gak dengar."


"Tante kenapa kaya melamun gitu,


"Gapapa oliv, ada apa"?


" Tan oliv mau nanya selama ini tante lihat devan punya cewek gak sih."


" Emang kenapa oliv, kalau emang ada wanita yang devan suka terus di bawah kerumah ya tante terimah aja, selagi wanita itu tulus mencintai anak saya bukan karena mengibcar harta anak saya".


Jawaban bu Asta sangat menohok, dan itu tamparan keras untuk oliv karena memang benar oliv kejar devan bukan karena cinta tapi karena harta sehingga keluarga oliv pengen devan jadi suami oliv, dan rencana itu di ketahui oleh bu Asta.

__ADS_1


__ADS_2