Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
165


__ADS_3

Kalau bukan karena anak dalam kandungan Oliv, mungkin James sudah nyerah dengan sikap Oliv yang sangat tidak sopan, menampar James di depan umum dan mengatai James. Tapi karena James masih memikirkan kandungan Oliv sehingga James menahan malunya itu siap menerima cacian dan hinaan dari Oliv.


Sebenarnya James juga sudah menahan emosi dari tadi karena parcuma juga James datang, Oliv sama sekali tidak menghargainya bahkan didepan James sendiri, Oliv memohon kepada Devan agar tidak percaya perkataan James.


"Ternyata kamu sama sekali tidak menganggap aku ada Oliv...hati nurani kamu sudah tertutup karena obsesi dengan suami orang, baiklah saat ini aku harus sabar untuk membawah mu keluar dari sini karena aku sudah terlanjur masuk jadi biar sekalian malu saja.


Disini aku tahu seperti aps sifat kamu Liv memang ini salahku karena aku yang membuat kamu jadi begini, karena aku sangat mencintaimu aku pikir dengan adanya aku tidur dengan kamu, kamu berubah pikiran dan tetap bersama ku tapi ternyata aku salah baikkah setelah ini aku tidak nganggu kamu lagi tapi aku akan bertanggung jawab atas anak ini, tapi sebelum aku bawah Oliv dari sini aku harus berikan bukti kesemua orang kalau anak itu adalah anakku."gumam James dalam hati


"Devan jangan percaya dengannya, dia itu pria pembohong dia sengaja menghancurkan hubungan kita berdua dan dia mau memisahkan kamu dari anak yang aku kandung makanya pria ini sengaja mengatakan seperti itu, percaya sama aku Dav...tante, om. tolong percaya sama Oliv dan jangan dengarkan perkataan pria ini dia seorang pembohong om, tante." Teriak Oliv ketakutan kalau Devan dan orang tuannya percaya dengan perkataan James. Tapi memang Tuan Davin dan bu Asta bahkan Devan sangat percaya dengan perkataan James.


"Hahaha....apa kamu bilang barusan Oliv, aku pembohong? Bukankah sebaliknya kamu lah yang membohongi semua orang yang ada disini, kamu mau bukti aku punya aku bisa membuktikan kepada semua tamu undangan kalau aku memang perna tidur sama kamu dan anak itu adalah anak kita berdua, bukan anak Tuan Devan....bagun Liv bangun dari mimpi mu...jangan ketingian mumpi mu nanti jatuh.


Kamu datang kesini dan sudah membohongi semua orang dengan alibi mu, kalau Tuan Davin ingin melaporkan kamu sangat gampang, tadi saat aku masuk aku melihat banyak polisi di luar jadi kamu tinggal di seret saja dari sini tapi untuk keluarga Tuan Devan masih memiliki hati nurani yang baik bukan kayak kamu mempermalukan diri sendiri."


"Diam kamu bangsat....aku tidak menyuruh mu berbicara, kamu datang menghancurkan semuanya belum puas kamu sudah menghancurkan hidupku ha.." bentak Oliv James baru saja ingin menyambung perkataan Oliv Devan langsung menyelah.

__ADS_1


Pukkkk!


"Brow makasih sudah datang menyelamatkan saya dari calon istrimu brow, tolong bawah calon istri brow keluar dari sini sebelum kesabaran ku habis, maafkan saya, karena saya sudah terlanjur emosi tadi sehingga saya sempat menampar calon istri mu brow, bukan tanpa alasan tapi karena calon istri brow menampar istri saya dan menghina istri saya" ujar Devan.


Dari awal kedatangan Oliv sampai kedatangan James Tuan Donal dengan Tuan Davin belum ada reaksi apa-apa, mereka berdua masih tenang dan membiarkan yang lain berbicara bukan tanpa alasan mereka diam hanya saja mereka menyimak dari semua yang terjadi.


Tuan Donal bangkit dari duduknya dan mendekati Oliv dan James sembari berkata. Nona Oliv? Sepertinya kita perna ketemu kalau tidak salah di sebuah parkiran hotel, apakah nona Oliv masih ingat sama saya? Tapi itu tidak begitu penting apa pun nona Oliv lakukan di hotel itu, dan dengan siapa itu bukan urusan saya, yang mau saya tekankan disini lebih baik nona Oliv pergi dari sini dan urus kehidupan nona dengan calon suami dan anak yang nona kandung. Jangan menganggu kebahagiaan putry saya, karena saya juga bisa jahat dan juga bisa baik kepada siapa pun tergantung sikap orang tersebut.


Kamu nak, saya tahu kamu pria yang baik dan bertanggung jawab, jadi tolong bawah pulang calon istri kamu dan biarkan dia istirahat dirumah, jaga dia dengan baik karena kalau sampai dia berani macam-macam sama putry saya mau dia hamil atau tidaknya saya tidak peduli, saya akan jobloskan dia ke penjara, sekarang ini kami semua masih memberikan kesempatan untuk dia berubah" ujar Tuan Donal.


"Ayuk kita pulang jangan bikin malu disini. Kamu kayak tidak punya harga diri saja, aku aja malu sedangkan kamu urat malu sudah putus. " ujar James.


"Lepaskan sakit tahu aku tidak mau kamu siapa main narik aku" bentak Oliv.


"Tunggu nak James!...sebelum kamu membawah calon istrimu pergi...saya sebagai pemilik acara ini tidak minta sesuatu dari calon istri kamu yang sudah merugikan kami karena membuat keributan disini, saya hanya berikan satu peringatan untuk calon istri kamu mulai detik ini jangan perna tunjuk muka di kota ini lagi jika saya melihat dia masih menganggu rumah tangga putra saya, saya tidak segan memberikan dia pelajaran.

__ADS_1


Dan untuk kamu nona Oliv, sikap kamu yang sekarang jauh berubah di banding dulu, sayang sekali sikap kamu yang sekarang om sangat kecewa dengan sikap kamu, padahal dulu om mengenal kamu adalah gadis yang baik ramah dan sopan, tapi kenapa kamu jadi seperti ini, bahkan om dan tante sudah menganggap kamu sebagai putry kami karena kamu teman baik Devan. Tapi sekarang om sangat kecewa dengan sikap kamu jadi mulai sekarang jangan perna tunjukan wajah kamu di depan kami lagi"


Setelah selesai Tuan Davin berbicara Tuan Davi kembali duduk dan membiarkan James dan yang lain tetap berdiri masih di tonton oleh banyak orang, James yang sudah muak dengan sandiwara Oliv mengeluarkan sebuah amplop berwarna coklat dari balik jaketnya dan menyerahkan kepada Devan.


"Tuan Devan ini adalah bukti bahwa anda bukan ayah kandung dari anak yang di kandung Oliv, tapj saya ayah kandungnya. Saya sudah berulang kali tidur dengannya di hotel jadi ini buktinya kalau kurang biar saya tambahin masih ada video juga, Oliv hanya terobsesi dengan anda Tuan Devan saya minta maaf, dan untuk nona Alin maafkan calon saya karena sudah mengacaukan acara nikahan nona Alin saya pastikan Oliv tidak akan menganggu Tuan muda dan nona Alin lagi." ujar James


"Tidak masalah Tuan James...saya berterimah kasih karena anda datang untuk mengakui semuanya sebagai ayah biologis anak yang di kandung nona Oliv. Itu suatu pertolongam untuk saya, jadi saya berterimah kasih dan tolong bawah calon istri brow pulang, saya percayakan nona Oliv kepada anda brow suatu saat nona Oliv kembali membuat masalah saya akan cari anda brow." ujar Devan.


"Baik brow saya parmisi" ujar James.


James langsung menarik tangan Oliv yang berusaha memberontak sampai kotak yang di pengangnya jatuh, namun sebelum Oliv keluar dari acara pesta Oliv menatap Alin dengan tajam sembari berkata lirih." Jangan senang dulu perempuan licik karena semua belum berakhir aku akan kembali untuk membalasmu, jangan kamu banga karena kamu berhasil menikahi Devan, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan untukmu.


Kamu pikir dengan kamu merebut Devan dan orang tua nya dari aku jadi kamu menang jangan harap aku akan lakukan apapun demi kebahagiaanku semata, aku akan gugurkan kandungan ini dan kembali untuk menghancurlan hidupmu."


Setelah berkata demikian Oliv berbalik dan mengikuti James keluar walaupun Olov memberontak karena tidak mau di pengang oleh James hal itu membuat para tamu undangan menghujat Oliv, tapi Oliv sudah putus urat malunya jadi sama sekali tidak peduli dia justru dia balik menyerang para tamu undangan gila nih Oliv.

__ADS_1


__ADS_2