Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
63:63 Kecemburuan Alin


__ADS_3

Ternyata semua kejadian yang terjadi pada saras, tak membuat saras kapok dan cepat, menyadari setiap perbuatan nya, namun saraa mala makin menjadi membenci alin, karena pikirnya semua terjadi karena ula alin.


Kalau dasar orang nya jahat, pikirannya selalu kotor dan jahat. Seperti saras, padahal ia yang salah tapi mala ia menuduh alin, atas perbuatan nya sendiri.


Saras di dalam kamar gak tenang, karena haris memikirkan bagaimana cara nya, agar bisa menjelaskan semua yang sudah terjadi ke pak donal sang papa.


Saras juga takut kalau sampai papa nya akan memarik kembali semua fasilitas yang sudaj diberikan untuk saras, seperti yang jhovan alami, pasti saras gak bakal mau itu semua terjadi.


Karena saras gak mau apa yang sudah menjadi milik nya akan di rebut kembali oleh alin, apa lagi sekarang hubungan daras dengan papa sudah gak baik, jadi itu yang membuat Saras makin panik. ia berpikir gimana caranya biar bisa meluluhkan hati sang papa.


"Bagaimana cara nya ya aku bisa mengambil kembali hati papa".


Di dalam kamar bu ratna pusing mikirin perbuatan saras, apa lagi tadi bu ratna berpikir pak donal pergi itu masuk ke kamar, namun ternyata, pikiran bu ratna salah, pak donal mala gak ada di kamar dan pergi meninggalkan hotel dan sekarang bu ratna gak tahu sang suami kemana.


Aduh mala papa gak ada disini lagi, kira-kira papa kemana ya atau papa balik ke rumah, besok saya harus balik ke rumah, kami harus bicarakan ini dengan baik.


Saya gak mau nanti papa gak menerima saras.Itu akan berbahaya, dan itu juga kesempatan untuk anak itu kembali merebut kembali semua nya.


Bu ratna berulang kali hubungi nomor pak donal namun masuk tapi tak di angkat, pa..... Angkat dong pa.. Jangan buat mama kuatir begini." bu ratna di kamar dengan perasaan kuatur, memikirkan kelana pak Donal pergi.


Saras, mama sudah berusaha semaksimal mungkin agar kamu bisa mendapatkan hidup yang layak, tapi ternyata kamu yang menghancurkan semua.

__ADS_1


"Kalau sudah jadi begini apa yang harus saya lakukan. Semua ini berawal dari si anak kurang ajar itu, saya harus secepatnya melenyapkan dia dari muka bumi ini seperti saya melenyapkan laras mama nya." ujar bu ratna senyum misterius


Loh... Loh.... Tunggu dulu bukan nya kemarin sih adam sudah janji mau bantuin saya untuk melenyapkan anak itu malam ini. Terus kenapa adam gak kelihatan ya? atau jangan-jangan adam bohong lagi sama saya.


Akhirnya bu ratna mengambil HP nya, dan berusaha menelpon adam, tapi ternyata sama juga kayak pak donal masuk tapi gak di angkat.


Brakkkkkkk........!!!!


Nich orang pada kemana sih , di telpon dari tadi juga gak di angkat sama sekali, papa juga di telpon juga susah. Apa lagi sih adam di kasih pekerjaan, mala gak becus kerja nya, tapi giliran minta uang nomor satu.


Karena bu ratna sudah emosi tingkat dewa, daras langsung membanting HP sampai berserakan di lantai, giliran butuh goni gak ada yang peduli.


Sedangkan dalam perjalanan, ada tiga buah mobil melaju di jalanan dengan kecepatan agak sedikit tinggi, apa lagi sudah malam begini jadi jalanan agak sedikit sepih.


Alin hanya diam aja, gak ada respon sama sekali. Karena ia masih jengkel dengan devan, yang menurut alin devan membiarkan saras memeluknya begitu saja tanpa memberontak.


Dasar alin yang cemburu, padahal bukan devan yang membiarkan saras meluk nya, devan mala sudah sekuat tenaga untuk melepasnya pelukan daras tapi sayang, kuat banget di peluk saras.


"Sayang jawab dong, kenapa muka cantik kamu di tekuk bengitu, apa aku buat salah sayang, kalau ia cobak kasih tahu dimana letak kesalahan aku sayang." ujar devan merayu


Devan masih berusaha untuk merayu alin, agar gak cemburut lagi dan rayunan devan berhasil akhirnya alin mau bicara tapi, perkataan alin membuat devan sangat bahagia, tiba-tiba senyum mengembang di bibir nya, karena devan baru menyadari kalau ternyata alin cemburu dari tadi.

__ADS_1


"Kamu senang kan di peluk nempel sama perempuan, makanya gak mau lepaskan dari pelukan kamu, yakan". tanya alin dengan nada suaranya agar sedikit meningih.


" Ya ampun sayang, jadi hanya karena masalah itu kamu cemberut, sayang kamu kan tahu aku sudah berusaha melepaskan nya tapi memang kuat banget sayang di peluk sama saras, makanya aku sampai minta tolong sama leo dan dimas." ujar degan menjelaskan


"Ah sama aja bilang aja kamu juga senang di peluk sama perempuan itu bukti nya kamu nyaman".ujar alin gak mau kalah


"Hahaha ternyata sayang ku ini cemburuan, gapapa sih aku senang lihat calon istriku ini cemburuan, itu tanda nya kamu itu sangat mencintai aku sayang, karena kalau kamu gak cemburu itu yang membuat aku sedih dan sakit hati. Karena kemungkinan kamu memang gak mencintai aku", dengan senyum mengembang devan sengaja toel hidung alin


"ihhhh... Bukan nya merayu mala ketawa lagi gimana sih, usah tahu aku cemburu seharus berusaha merayu" ucap alin dalam hati pastinya


Kita pindah ya ke leo dan yora, yora dan leo di dalam mobil yang mereka tumpangi, sepanjang perjalanan mata leo selalu melirik ke yora. "Hummm kalau diam aja dia manis banget apa lagi senyum, membuat jantung ini gak aman semoga yora gak dengar." ujar Leo cukup dalam hati


Karena dari tadi leo memperhatikan yora itu membuat yora salah tingkah."Aduh mas Leo kenapa sih pak lirik segala lagi jadi grogi kan, tapi tampan juga kalau ia senyum begitu." ujar Yora dalam hati.


"Yor, malam ini kamu cantik banget tahu, tambah manis lagi". ujar Leo akhirnya Leo berani bicara.


"Ah mas bisa aja deh, tapi makasih ya mas atas pujiannya".ujar Yora, ya ampun manis banget gunanya aku gak jatuh hati cobak, usah manis perhatian lagi.


"Yor besok kamu ada waktu gak, kalau aku bajak kamu makan malam di luar, itu pun kalau kamu mau dan ada waktu, aku gak bisa maksa.


deg deg deg!!!!

__ADS_1


Jantung Yora sudah gak aman, mendengar permintaan Leo tiba-tiba buat Yora gak tahuau jawab apa sangking senang nya. "Be benar mas, mau ajak aku makan di luar, mas gak bercanda kan ya"?


"Gak bercanda yor aku serius". ujar Leo akhirnya mereka kembali diam


__ADS_2