Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
187


__ADS_3

Anak gadis itu menatap James dan Indri yang sementara duduk berdua di bangku taman. Mungkin anak itu pikir James dan Indri adalah pasangan kekasih makanya dia menyuruh James membelikan bunga untuk Indri.


"Kakak tanpan...ini pacar kakak ya? sangat cantik. Cobak kakak belikan kakak cantik bunga pasti kakak cantik senang, satu tangkai hanya lima ribu saja kakak tidak mahal kok" ujar anak gadis itu.


Indri yang mendengar itu terkejut dan mau menyelah perkataan anak gadis itu jika Indri bukan pacarnya James. Namun langsung di bantah oleh James sehingga Indri hanya diam saja.


"Eh....dik kamu salah...kakak buk........" ujar Indri belum selesai James langsung memotong pembicaraan Indri.


"Oh, ya benar ya dik kalau pacar kakak sangat cantik? Baik lah karena kamu sudah memujih pacar kakak, biar kakak borong semua bunga kamu, berapa semua?" ujar James tersenyum, sedangkan Indri dan anak gadis itu tertegun.


"Ha...benar kakak tanpan, mau beli semua bunga saya, makasih ya kakak tanpan semua hanya dua ratus ribu...kakak tanpan baik sekali ya belikan kakak cantik bunga yang banyak, kakak cantik beruntung punya pacar kakak tanpan yang sangat baik dan perhatian." Ujar anak gadis itu antusias. Sedangkan Indri melongoh menatap tajam ke arah James.


" Kamu ya dik pintar merayu tapi serius pacar kakak memang sangat cantik dan juga baik makasih ya atas pujiannya, karena kamu sudah memujih pacar kakak jadi kakak kasih kamu uang jajan, ini dua ratus ribukan harganya" tanya James dan anak gadis itu ngangguk, James menyodorkan tiga lembar uang merah ke anak gadis itu membuat anak itu berbinar matanya karena mendapatkan uang dari James.


"Ini untukmu" ujar James.


"Serius kakak tanpan, makasih ya, semoga kakak tanpan dan kakak cantik bahagia selalu dan sampai maut memisahkan" ujar anak gadis itu dan berlalu pergi. Indri yang melihat itu membalikan badan dan hendak mengejar anak gadis itu tapi sayang anak Gadis itu sudah jauh, namun saat Indri berbalik betapa terkejutnya melihat James berlutuh sambil memengang bunga di tangannya, Indri menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Jam.....ka....kamu kenapa? Ngapai"? Tanya Indri terkejut.

__ADS_1


"In...maafkan aku jika aku tidak bisa menahan perasaan ku untuk mengatakan ini padamu, sebenarnya waktu kita bertemu pertama kali aku sudah ada rasa sama kamu, tapi aku tidak berani mengatakan sama kamu karena aku ingin mengambil anal yang di kandung Oliv makanya aku masih diam, tapi sejujurnya aku tahu kamu adalah gadis yang baik. Maaf jika kamu merasa tidak nyaman karena perkataan ku dan kamu merasa ini terlalu cepat untukmu, tapi aku ingat perkataannya tadi jangan lama-lama takutnya di ambil orang ini tidal secara kebetulan bukan pagi ini kita letemu disini dan tiba-tiba anak gadis itu menjual bunga berarti itu tandanya ini momen yang tepat untuk aku mengatakan ini padamu.


Maaf aku buka cowok yang pandai merangkai kata-kata yang indah dan romantis, aku juga bukan cowok yang baik tapi namanya manusia punya kesempatan untuk mencintai, aku tidak memaksa kamu In jika kamu belum bisa menjawab tidak masalah, In maukah kamu hidup bersama ku? Maukah kamu menjadi pasangan hidupku selamanya, jika kamu mau terimah bunga ini namun jika tidak buang saja bunganya."


Indri terkejut sekaligus terharu, karena selama ini Indri menanti ungkapan cinta dari Bara tapi Bara tidak menunjukkan reaksi apapun. Namun Indri binggung apakah dia siap menerimah lamaran dari mantan calon suami dari sahabatnya. Karena masih pagi dan banyak orang masih jonging di taman sehingga banyak yang menyaksikan acara romantis yang di ciptakan oleh Indri dan Jemes sampai mereka berteriak terimah.....terimah.


"Wah....Cowoknya tanpa dan ceweknya juga cantik....hayo....terimah....terimah....." teriak orang-orang yang ada di taman ternyata banyak yang senang James melamar Indri.


"Cobak itu aku.....mungkin dari tadi aku sudah menerimahnya tunggu apalagi jarang-jarang pria begitu romantis terhadap ceweknya loh...kalau mbaknya tidak mau biar sama aku aja. Soalnya tanpan sekali masnya."


"Mbak terimah aja kasian masnya sudah sakit kakinya loh....atau kalau mbak tidak mau biar masnya sama aku aja, aku mau kok di lamar begitu,"


"Ya aku mau jadi pasangan kamu Jam...." ujar In.


"Hore....akhirnya di terimah juga sama mba cantik, senangnya di lamar begitu"


James langsung peluk Indri dan mengucapkan terimah kasih karena Indri mau menerimah cintanya, James janji akan melindungi Indri dari Oliv.


"Makasih ya In udah mau menerimah cintaku, aku janji akan menjaga mu dari Oliv, jika Oliv berpikir buruk tentang hubungan kita, tapi menurutku mulai sekarang kita jangan panggil dengan sebutan nama deh tidak enak di dengar." ujar James.

__ADS_1


" Iya mas...mas tidak perlu kuatir aku tidak merebut mas dari dia kok, dia sendiri yang tidak mengakui mas di muka umum jadi tidak salah dong kalau aku dan mas punya hubungan" ujar Indri.


Sekarang James dan Indri resmi pacaran, Indri tidak takut jika nanti Oliv tahu hubungan mereka lantaran Oliv tidak menerimah James lagi sedangkan James tidak mencintai Oliv lagi jadi sama-sama tidak saling cinta.


Setelah James selesai mengungkapkan perasaannya kepada Indri, James merasa plong karena cintanya sudah di terimah oleh Indri. James inisiatif mengantarkan Indri ke kantornya.


*****


Di lain tempat setelah Indri pergi Oliv hubungi Cinta namun sudah beberapa kali di hubungi Cinta sama sekali tidak respon membuat Oliv emosi. Setrlah berulang kali Oliv telpon akhirnya Cinta mengangkat talponnya.


Dressssss.....drssssss.....dresssss!


Cinta yang masih tidur ternganggu dengan bunyi hp sehingga Cinta membuka mata perlahan dan melihat hpnya ternyata yang telpon adalah orang yang ingin Cinta hindari, namun karena Oliv telpon terus menerus akhirnya cinta amgkat sambil mengerutuh.


"Apa,an si Oliv telpon mulu dari tadi, bukannya dia nggak mau menjadi sahabat ku lagi selama disana sombong banget, gilirang sekarang dapat masalah viral dimana-mana baru telpon aku." gumam Cinta. Cinta langsung mengangkat telponnya.


"Hallo Liv....ada apa si menganggu aja tahu gua masih ngantuk banget, tumnen lo telpon gua biasanya juga lo nggak ingat sama gua, oh ya apakabar dengan hubungan lo dengan Devan semua lancar bukan, Bagaimana dengan James lo sudah ketemu dengan James" tanya Cinta Pura-pura tidak tahu.


"Ah...lo ya Cin nggak usah bahas itu dulu Cin, karena gua butuh bantuan lo Cin, tolong bantu boking gua tiket dong please." ujar Oliv membuat Cinta kaget kok Oliv tiba-tiba menyuruhnya boking tiket memangnya mau kemana dia, Cinta juga tahu kalau maminya Oliv sakit belum keluar dari rumah sakit bahkan yang terakhir Cinta datang menjenguk maminya Oliv lagi kritis karena.

__ADS_1


"Liv lo mau kemana? Lo mau balik kesini, baguslah kalau begitu soalnya mami lo lagi kritis di rumah sakit Liv kasian loh sama papi lo dia sendirian sedih banget deh gua lihat, cepatan lah balik kesini ya"ujar Cinta antusias karena Cinta pikir Oliv mau pulang ke Kota A ternyata Cinta salah Oliv minta boking tiket karena mau nyusul Devan.


__ADS_2