
Sudah di teriakin berulang kali tapi parcuma Jhovan sama sekali tidak menghiraukan teriakan kedua orang tuanya karena pak Roy panik akhirnya mendobrak pintu. Walaupun pak Roy agak kesal sama bu Anita dan Jhovan tapi mau gimana pun Jhovan anak satu-satunya jadi pak Roy juga takut terjadi apa-apa sama anaknya itu.
Brakkkkkk.....brakkkk....bukkkkk!.
"Jhovan ya Allah kamu kenapa nak sampai babak belur begini, kamu sudah gila ya melulai tubuh sendiri kamu harus sadar nak kalau semua ini terjadi karena leegoisan kamu, dulu kamu sendiri yang memutuskan untuk batal pertunangan dengan Alin bahkan waktu itu kamu sendiri yang bilang sama papi kalau kamu tidak akan menyesal sampai kapan pun terus kenapa sekarang justru kamu ngamuk begini siapa yang menyuruh kamu menyakiti Alin." teriak bu Anita saat melihat Jhovan sudah berlumuran darah.
Namun bu Anita tidak sadar dengan semua ucapannya, bahwa yang membuat Alin dan Jhovan pisah karena ulanya untung Jhovan belum menyadari setiap perkataan bu Anita.
"Mah...Jhovan tidak iklas Alin menikah dengan pria lain, seharusnya Jhovan yang ada di samping Alin bukan Tuan Devan mah, ini semua salah Saras dan ibu...sakit banget hati Jhovan saat menyaksikan Alin begitu bahagia berada di samping Tuan Devan. Jhovan tahu Alin sebenarnya masih mencintai Jhovan tapi Alin sengaja untuk menikahi dengan Tuan muda Devan agar bisa membalas sakit hatinya ke Jhovan, padahal Jhovan masih menunggunya tapi justru Alin sudah menikah.
__ADS_1
Memang Jhovan tahu kalau untuk Alin kembali sama Jhovan tidak mungkin lagi, setidaknya berikan kesempatan sekali untuk Jhovan jelasin semua kepadanya biar tidak ada kesalah pahaman di antara kami, tidak masalah Alin menilah dengan pria lain asal Alin mau Jhovan masih menjadi temannya untuk selalu delat dengannya" ujar Jhovan.
"Argh.....bukkkkk"!
Bu Anita yang mendengar semua perkataan Jhovan sakit hatinya karena bu Anita yang menyebabkan semuanya, sekarang anaknya yang tidak terimah di tinggal nikah oleh Alin.
Namun perkataan bu Anita justru membuat Jhovan makin marah karena menurut Jhovan, dia hancur karena bu Anita dulu bu Anita yang selalu mengaturnya Jhovan tidak bisa mengatur hidupnya sendiri. Apa-apa harus mengikutk kemauan bu Anita, Jhovan menatap wanita paru baya yang ada di sampingnya dengan tatapan tajam, membuat bu Anita seketika ciut bu Anita takut Jhovan ngamuk padanya.
"Apa mami bilng tadi? Jhovan yang memilih? Apa tidak salah tuh mih, bukankah semua ini terjadi karena mami, bukankah mami yang sudah menghancurkan kehidupan Jhovan , apa perna dulu mami berikan Jhovan kesempatan untuk memilih kehidupan Jhovan sendiri, tidak mih! Mami yang melakukan ini semua diam-diam mami sekongkol dengan ibunya Saras dan mrnjebak Alin, mami juga menjelekan Alin pada Jhovan dan memaksa Jhovan untuk membatalkan tunangan dengan Alin, mami dan ibu Ratna juga yang menjebak Jhovan dan Saras selama dua hari di hotel akhirnya terjadi hal yang tidak di inginkan semua terjadi atas kehendak mami, tapi kenapa sekarang seolah-olah Jhovan yang salah?.
__ADS_1
Jangankan Jhovan, papi aja mami sama sekali tidak mau mendengar perkataan papi, mami perna tidak sekali saja nurut dengan perkataan papi tidak mih! Bahkan papi saja seperti tidak ada harganya bagi mami dan sekarang mami seolah tidak melakukan kesalahan, Jhovan masih ingat mih waktu itu mami menyuruh Jhovan untuk tidak menuruti apa kata papi, karena mami tahu papi tidak menyukai Saras papi hanya menyukai Alin saja, jadi gimana kesalahan Jhovan? bukankah Jhovan sudah mengikuti perkataan mami, banyak orang memgatakan jika seorang ibu akan melakukan sesuatu yang terbaik untuk anaknya tapi menurut Jhovan justru terbalik. Mami melakukan sesuatu untuk kepentingan diri sendiri dan menghancurkan masa depan anaknya, sekarang mami sudah puas bukan? Sudah puas menghancurkan hidup Jhovan dan kehilangan wanita yang sangat baik dan yang sangat Jhovan cintai tapi sekarang justru dia jadi istri orang lain." Ujar Jhovan.
Pak Roy mendengar semua perdebatan anak dan ibu nya itu tapi tidak ada reaksi dari pak Roy karena menurut pak Roy apa yang di katakan Jhovan ada benarnya, selama ini bu Anita yang selalu menekan Jhovan untuk mengikuti kemauannya jika Jhovan tidak mengikuti apa yang di katakan bu Anita, bu Anita selalu mengatakan jika surga di telapak kaki ibu jadi jangan suka melawan ibu kalau tidak mau jadk anak durhaka, itu yang selalu jadi andalan bu Anita membuat Jhovan yang memang masih polos dan sangat menyayangi bu Anita hanya nurut saja.
Soal kenapa Jhovan terpaksa memutuskan pertunangan dengan Alin karena waktu itu Jhovan di ancam karena bu Anita dan bu Ratna memberikan Jhovan dan Saras obat perangsang setelah itu mereka di kunci di hotel sehingga terjadi hubungan terlarang di antara Jhovab dan Saras mulai dari situ saat Jhovan mau meninggalkan Saras dia selalu di ancam untuk melaporkannya karena sudah menghancurkan masa depan Saras.
"Nak semua itu sudah berlalu nak jadi jangan mengungkit kembali masa lalu itu lagi lagian gara-gara perempuan itu juga perusahaan kita bangkrut, apa kamu masih mau menikahinya kamu lupa apa yang sudah dia lakuka, lagian mami lakukan itu untuk kebaikan kamu nak bukan untuk kepentingan mami sendiri mami mau anak mami mendapatkan wanita yang baik, mami mau melakukan yang terbaik untukmu nak, kenapa hanya karena perempuan itu kamu melawan mami lagi padahal sudah lama masalah ini."ujar bu Anita mulai menyalakan Alin.
"Cukup mih...kalau mami terus-terusan menyalakan Alin jangan salahkan Jhovan pergi dari rumah ini, Jhovan sudah capek mih di atur oleh mami terus kayak masih anak kecil, mami bilang mau berikan yang terbaik untuk Jhovan mana terbaiknya? Bukankah hanya kehancuran yang Jhovan dapatkan dari mami, Jhovan yang bodoh dulu tidak mau mendengar perkataan papi ternyata benar apa kata papi suati saat aku akan menyesal dan semua sudah terjadi, Jhovan ingatkan mami sekali lagi mulai sekarang mami tidak perlu ikut campur urusan pribadi Jhovan kalau mami tidak mau Jhovan pergi dari rumah." ujar Jhovan
__ADS_1