
Kita berali ke bandara tepat setegah sembilan dua wanita paru baya, yang sudah kepala empat tapi masih cantik mempesona, sekarang mereka baru turun dari dalam pesawat pribadi dan keluar dari loby, sedangkan leo sudah satu jam lalu sampai di bandara menunggu kedua wanita cantik itu.
Kedatangan kedua wanita paru baya ini hanya di ketahui oleh leo seorang, karena permintaan leo juga kedua wanita ini datang jauh dari kota A ke kota A. Jadi sama sekali gak di ketahui oleh siapapun termasuk devsn dan alin, kedua orang itu nanti akan diberikan kejuta oleh kedua wanita paru baya itu.
Setelah bu asta dan bu neska keluar dari loby mereka langsung di sambut oleh leo, pagi bunda, pagi tante selamat datang" ujar leo dengan suara lembut.
"Pagi juga nak sudah lama menunggu disini?" jawab mereka kompak membuat leo tersenyum.
"Nak leo mama gak setujuh ya, nak leo panggil tante, gak enak di telinga mama, mulai sekarang panggil mama, karena kamu adalah adik nya mantu mama, jadi panggil mama aja" ujar bu asta mala di sambut tawa oleh, oleh bu neska
"I iya ma, maaf," jawab leo gugup tapi ia sangat bersyukur karena dengan ada nya alin leo di kelilingi banyak orang baik. "Makasih ya dik, awalnya saya bukan siapa-siapa nya kamu, hanya seorang pengawal rendahan yang tak segaja bekerja di keluarga kamu dulu, tapi entah kenapa, kepergian kamu dan nyonya laras, membuat saya juga ikut terpukul saat itu, sampai saya mengikuti kemana pun kamu pergi, dan saya berusaha membayar orang untuk membantu kamu diam-diam, namun ternyata tak ku sangka kamu tahu, dan kamu pergi tanpa tinggalkan jejak.
Tapi sekarang saya bersyukur kepada Tuhan kerana kamu sudah kembali, bahkan bukan hanya itu dengan lembut hati kamu memanggil saya sebagai kak kamu, sekarang semua karena kamu saya bahagia dek di kelilingi banyak orang baik.
"Nak leo....loh melamun? Kamu kenapa nak, seperti ada pikiran cerita aja sama mama siapa tahu mama bisa bantu dari pada di pendam sendiri" tanya bu asta sambil menepuk pundak leo membuat nya tergeloncat kanget karena melamun.
"Eh maaf mam, gapapa, yuk mam, bunda kita berangkat, takut nya kalau lama-lama di sini banyak pria yang melirik kirain bunda dengan mama masih anak gadis lagi hahahs"ujar leo
"Hahaha kamu ya nak, bikin ngakak aja, kamu lucu menyenangkan, gak kayak ipar kamu tuh kaku banget, lagian siapa juga yang mau sama nenek-nenek seperti kamu berdua nak sudah tua " ujar bu asta di sambut anggukan oleh bu nekas sambil senyum.
" Ah mama bisa aja, hanya umur aja yang tua ma, tapi mama dengan bundan awet muds masih cantik pari purna Bun, ma kita kemana dulu nih langsung ke apertemen atau kemana" tanya leo.
" Sebaik nya kita langsung ke apertemen alin aja nak, soalnya mama dan bunda kamu merasa capek juga dan lelah jadi istirahay sebentar, nanti agak sore mama dengan bunda mau masak makanan yang enak untuk kalian nanti malam, kasih kejutan untuk adik kamu dan calon istri kamu nak" ujar bu neska di setuju oleh bu asta. Sedangkan muka leo sudah tengang dengan calon istri.
"Jujur bunda dengan mama senang mendengar kamu sudah melamar nak yora, dari awal papa juga sudah suka sama kamu nak waktu di acara pertunangan devan, kata papa kamu kelihatan laki-laki yang baik, karena kalau gak alin gak mungkin mau jadi adik kamu." ujar neska
__ADS_1
"Makasih ya bunda, mam. Sudah baik sama leo, sekarang leo bahagia punya keluarga yang sangat menyanyangi leo." ujar leo penuh haru
"Sama-sama sayang, kamu sekarsng anak mama sama bunda, jadi kalia secepat nya resmikan tunangan kalian nanti setelah devan dengan alin kalian berdua nyusul." ujar bu neska.
"Makasih mam, bund. Tapi nanti leo dan yora pikirkan dulu dan atur waktu nya tepat, soal yora juga masih sering keluar negeri karena ada tuntutan pekerjaan, yang sekarang ini kita fokus aja untuk mempersiapkan pernikahan devan dengan alin sebentar lagi."
"iya kamu benar nak, tapi kalian juga harus pikirkan itu semua kalau butuh apa-apa bilang sama mama ya, mama sih harap yora resign aja dari perusahaan itu kan bisa kerja di kantor alin kalau gak devan."
'Bagaimana saya bisa membalas kebaikan kalian semua, yang sangat perhantian sama saya padahal kita juga baru kenal, bahkan kenal juga karena gadis cantik yang sekarang sudah jadi adik saya sendiri, kalau bukan berkat dia saya gak disini.'
Dan pada akhirnya leo menyetir mobil dengan kecepatan normal, melajukan mobil menuju ke apertemet alin, karena pagi ini jalanan sedikit agak macet, sekitar satu jam lebih perjalanan yang di tempuh mereka akhirnya sampai juga di apertement.
Bu asta, bu neska dan leo keluar dari mobil dan masuk kedalam apertemen, mereka langsung masuk ke kamar alin, karena bu neska punya kartu cadangan, setelah mereka masuk leo pamit mau keluar.
Akhirnya leo pergi sedangkan kedua wanita paru baya merebahkan tubuh mereka di atas kasur yang empun, mereka mau istirahat sejenak baru mulai masak.
"Lepaskan saya bajingan, mbak aliiiinnnnn tega kamu mbak memperlakukan adik sendiri seperti ini, saya akan kasih tau kelakuan mbak sama papa. Biar mbak di kasi pelajaran.
karena saras sudah tersulut emosi jadi sudah lupa deng dengan setiap kata yang ia keluarkan akibat dari itu yang akan mbuat hidup nya tamat, lagian di sekitar situ banyak cctv apa lagi di ruangan alin.
"Hahaha, mbak tahu saya sangat bahagia waktu mbak di usir dari rumah, saya itu iri mbah semua yang mbak inginkan selalu di penuhi sama eyang dan papa, bahkan jhovan juga waktu itu seharusnya jadi calon saya.
mbak yang rampas jadi saya lah yang membunuh eyang dan bersekongkol dengan mama, untuk menfitnah kamu mbak dan satu lagi yang membunuh mama mbak itu adalah mama saya mama ratna, karena mama kamu mbak merebut kebahagiaan mama ratna.
Perkataan saras kali ini benar-benar membuat alin murka, dan badan alin semua gemetar mendengar semua pengakuan dari saras, padahal alin juga sudah memgetahuinya tapo entah kenapa mendengar sendiri dari pelaku utama seolah alin gak terimah.
__ADS_1
Alin gak habis pikir dengan orang yang ada di depan matanya hanya karena rasa iri ia berani menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan nya.
Pakkkkk pakkkkkkk bumkkkkkkk"
Boby dengan lisa syok dan kaget dengan reaksi alin yang menghajar saras sampai babak belur, bukan hanya tangan alin yang melayang ke wajah saras namun kaki alin juga itu menendang perut saras sampai berteriak histeris karena sakit.
"Ahkkkkkkkkk hentikan manusia iblis" teriak saras kesakitan tapi masih juga maki.
"Boby lepaskan perempuan sialan ini, karena hari ini saya pengen minum darah seseorang. Dia datang dengan sendiri nya untuk menyerahkan nyawanya," ujar alin senyum nya menyeramkan, boby dengan lisa yang berdiri tak jauh dari situ bergidik ngeri lihat alin.
mendengar itu saras ketakutan ia terduduk di lantai menahan sakit, akibat tendangan dari alin tadi. Ia bergeser mundul ke belakang menjauh dari alin tapi, semakin menjauh alin semakin maju, "Hari ini saya akan membuat kamu menderita seumur hidup.
Bumkkkkkk bumkkkkk!!
pakkkkkkk pakkkkkkkkk!!
Tendangan dan tamparan bertubi-tubi alin layangkan seperti orang gila. Sambil berteriak "dasar manusia ****** latnak enyah lah kamu dari sini manusia serahkan saya akan kirim kamu ke nerakan."
"Kamu tahu betapa menderitanya saya waktu mama saya meninggal belum juga selesai penderitaan ku kalian membuat penderitaan baru untuk hidup ku. Dan setelah saya pergi dan kembali kalian manusia munafik gak henti nya menganggu hidup ku. Mati lah kamu karena setelah ini hidup kamu dan mama kamu di penjara."
Akibat tendangan dan tanparan dari alin membuat saras histeris minta ampun banyak karyawan yang menyaksikan kejadian itu tapi tak ada satu pun yang berani melerai.
Saras walapun sakit menjalar semua tubuhnya tapi dia berusaha kabur karena sekarang boby dan lisa menahan alin kalau gak saras bisa mati.
"Sekarang anda nona segerah pergi dari sini sebelum terjadi sesuatu sama anda, semoga anda gak perna kesini lagi, karena saya takut anda akan kehilngan nyawa." ujar boby
__ADS_1
"Sekretaris lisa tolong hubungi tuan devan dan leo mereka segera kesini cepat bilang.