
Sedangkan disebuah kamar hotel seorang wanita cantik baru saja tiba tadi pagi, ternyata hotel yang wanita ini nginap berada tepat di depan hotel Devan sehingga berharapan. Memang wanita ini sengaja karena dulu waktu masih menjadi teman Devan, Tuam Davin perna cerita jika mereka punya hotel di dubai bahkan Tuan Davin juga tidak segan memberitahu letak hotelnya, sehingga wanita ini gampang sekali menebak saat melihat postingam dari sepupu Devan
Setelah perempuan itu sampai di hotel karena kelelahan akhirnya Oliv istirahat sebentar sekarang Oliv sudah bagun dari tadi tadi karena badannya lemas sehingga dia tidak ingin kemana-mana mungkin pengaruh kehamilannya.
Namun Oliv tetap memantau dari kamar hotelnya apakah Devan benaran nginap di hotel itu atau tidak.
"Aduh kenapa badan ku pengal-pengal sih...aku tidak boleh sakit karena tujuan aku kesini untuk mencari Devan, setau aku mereka nginap di hotel depan, tapi kenapa dari tadi tidak kelihatan ya apa jangan-janga mereka tidak nginap disini. Tapi aku ingat jelas waktu itu Tuan Davin bilang ini hotelnya nama hotel juga di ambil dari nama Devan, ah tunggu aja sampai sore disini, jika mereka tidak tinggal disini biar aku ganti hotel lagi, tapi kalau aku ganti hotel terus uangku bisa-bisa habis dong.
Ah ngapain takut nanti aku tinggal minta saja sama Devan, lagian kalau aku sudah ketemu dengan Devan pasti aku disuruh tinggal satu hotel dengannya tanpa bayar hehe...sayang kamu tenang ya didalam kita akan ketemu dengan ayah kamu nak, kamu tidak boleh kenapa-kenapa karena kamu adalah senjata mama untuk memikat ayah kamu " ujar Oliv jadi setelah Cinta selesai mengirim tiket hari itu juga Oliv langsung berangkat ke dubay dan Oliv sudah sampai tadi pagi di dubay.
Saat Oliv lagi memandang ke arah hotel yang Oliv yakin disitu Devan tinggal, tiba-tiba ada beberapa mobil masuk ke hotel, hal itu menarik perhatian Oliv. Oliv menajamkan penglihatannya dan menatapi tajam ke arah hotel itu sambil bertanya-tanya dalam hati siapa yang datang.
"Siapa itu ya kayaknya rombongan deh nginap di hotel itu sampai beberapa mobil, loh....bukankah itu Devan dengan sekretaris Dimas?...astaga bisa-bisanya Devan mengendong perempuan ****** itu, seharusnya aku yang di gendong bukan dia, manja lebay masa masuk ke hotel aja harus gendong, awas aja aku akan membuat perhitungan denganmu, berani merebut calon suamiku tunggu aku ya Devan aku akan datang kesana untuk bertemu denganmu" ujar Oliv
__ADS_1
Jadi ternyata Devan dan Alin sudah kembali ke hotel namun Alin ketiduran, karena Devan tidak tega membangunkan Alin makanya Devan mengendong Alin masuk kedalam hotel.
Aksi Devan di lihat oleh Oliv sehingga Oliv marah....Oliv buru-buru turun ke bawah dan pergi ke hotel di mana Devan nginap tapi sayangnya Oliv di usir oleh pengawal dan sekretaris Dimas. Oliv tidak sempat ketemu dengan Devan karena Devan sudah keburu masuk kedalam hotel.
Sekretaris Dimas saja kaget kenapa Oliv bisa tahu tempat tinggal mereka, sedangkan tidak ada yang tahu hotel yang mereka nginap.
"Maaf nona....anda mau kemana ya? apakah anda penghuni di hotel ini? Kalau anda bukan penghuni anda tidak boleh masuk, karena hotel ini adalah hotel keluarga, yang bisa nginap disini adalah keluarga dan tamu yang sudah boking hotel ini" ujar sekretaris Dimas. Sekretaris Dimas dan yang lain kenal Oliv tapi pura-pura tidak kenal. Hanya satpam di hotel itu yang tidak mengenal Oliv.
"What.....!sekretaris Dimas tidak mengenal saya? ini saya nona Oliv calon istri dari Tuan muda anda, masa saya tidak bisa mssuk kedalam untuk ketemu dengan calon suami saya sendiri, saya sudah jauh-jauh loh sampai disini hanya untuk berlibur dengan calon suami saya, mana Devan saya mau ketemu dengannya, anda hanya pura-pura bukan tidak mengenal saya, bukannya kita sudah beberapa kali ketemu?" ujar Oliv dengan tidak tahu malunya.
Jadi lebih baik nona pergi saja dari sini, karena Tuan muda tidak akan peduli dengan kedatangan nona Oliv kesini, nona Oliv kesini kan sendiri jadi silahkan pergi jangan cobak-cobak anda menganggu Tuan kami, sekarang ini Tuan muda lebih menghabiskan waktu dengan nona muda di kamar mereka mau bersenang-senang atau bermanja-manja" ujar Sekretaris Dimas.
Perkataan sekretaris Dimas itu di tanggapi serius oleh pengawal yang lain, karena sekretaris Dimas tidak kasih kode dulu biar pengawal paham bahwa sekretaris Dimas hanya berbohong saja agar Oliv pergi.
__ADS_1
"Apa.....nona muda hamil? sejak kapan? kok kami tidak tahu?" ujar semua pengawal hampir bersamaan dengan Oliv.
Astaga dasar pengawal tidak bisa di ajak kerja sama, padahal sekretaris Dimas hanya mau memanas-manasi Oliv biar dia pergi, bisa ketahuan kalau begini, lagian baru nikah satu minggu masa hamil dua minggu gimana sih sekretaris Dimas mau bohong tapi tidak tahu berbohong hehehe....
"Ya....ya...tadi hamilnya, makanya kalian itu jangan tidur aja jadi tidak tahu jalau nona muda sudah hamil, masa kalian tidak tahu kalau nona muda hamil nona muda itu tadi mual-mual dan pusing kepalanya makanya Tuan muda mengendong nona muda tadi" ujar sekretaris Dimas sambil mengedipkan mata, baru lah mereka mengerti jika sekretaris Dimas berbohong, pada akhirnya mereka juga ikut membantu sekretaris Dimas untuk mengusir Oliv.
"Oh iya betul saya lupa tadi waktu di restoran itu pas kita makan nona muda mgidam kan sampai Tuan muda menyuapinya sambil di gendong nona muda romantis sekali, lebih baik nona pulang jangan ganggu Tuan dan nona kami" jelas Pengawal Boby.
"Tidak....! Kalian semua bohong, saya tidak percaya perempuan itu hamil, hanya anak saya yang menjadi cucu pertama Tuan Davin, bukan dia. Tolong jangan menghalangi saya karena saya mau bertemu dengan Devan, kalian lepaskan saya jangan menghalagi saya " teriak Oliv akhirnya mencuri perhatian pengunjung yang ada di restoran.
"Nona Oliv anda harus tenang ingat sekarang anda lagi hamil bukan, kalau anda teriak terus tiba-tiba perut anda sakit gimana siapa yang mau bertanggung jawab, lihat anda tidak malu nona di lihatin banyak orang apa nona lupa video nona baru-baru masih hangat-hangatnya loh viral, anda mau viral yang keberapa kali, anda tidak malu kah, kasian orang tuan anda menahan malu dan menahan cibiran orang karena anda di cap semua orang anda wanita perusak rumah tangga orang.
Lagian anda sudah punya calon suami ayah dari anak yang anda kandung tapi kenapa anda justru datang kesini hanya mengejar suami orang, nona anda harus sadar jangan sampai anda menyesal, saya tahu mana pria yang tulus mencintai dan mana yang tidak, dan calon suami anda itu sangat mencintaimu, lebih baik anda pulang dan urus nikah kalian biar kalian bisa sama-sama merawat anak itu dengan orang tua lengkap dan penuh kasih sayang." ujar Sekretaris Dimas memberi nasihat tapi parcuma saja Oliv tidak mau mendengar.
__ADS_1
"He....kamu itu bukan siapa-siapa saya jadi kamu tidak perlu menceramahi saya karena saya tidak akan mendengar apapun nasihat murahan kamu itu, saya kesini hanya ingin bersama calon suami saya, bukan mendengar cerama mu." bentak Oliv.